Alasan Mengapa Kita harus Menghindari Magh

April 24, 2012
Kena magh, lalu saya dalam kondisi capek, stress, makan makanan yang pedas sekali dan juga pisang ambon. Yap..langsunglah saya keram dan dalam hitungan menit..pingsan.

Pelan-pelan, MAAG sudah menjadi salah satu gejala yang kini "ditakuti" banyak orang. Pasalnya, buat penderitanya, maag banyak "menganggu" aktivitas penting. Maag sering datang tak terduga disaat yang penting dan menentukan. Tak cuma itu, maag akut yang bisa membawa penderita kepada kematian.

Dalam artikel di sebuah majalah kesehatan, asam lambung sebenarnya punya daya hancur yang kuat. Konon, menurut ilustrasi dalam majalah tersebut, Kalau kita bisa mengeluarkannya dari lambung, kemudian meneteskannya di kulit, pasti kulit akan terluka. Daya hancur itu memang dibutuhkan untuk mencerna makanan. Yang membuat lambung kita tidak hancur oleh asam lambung adalah lapisan buffer. Dalam kondisi normal, kekuatan asam lambung dan buffer berimbang. Sedangkan pada kasus sakit maag, asam lambung lebih kuat. Ketidakseimbangan ini akan mengiritasi lambung dan menimbulkan luka.

Gejala-gejala sakit maag selain nyeri adalah sakit di ulu hati, mual, muntah, lemas, kembung dan terasa sesak, nafsu makan menurun, wajah pucat, suhu badan naik, keluar keringat dingin, pusing, atau selalu bersendawa. Dan pada kondisi yang lebih parah, bisa muntah darah.

Dalam sebuah riset sederhana yang dilakukan dokter di Rumah sakit Cipto Mangunkusumo, banyak penyebab maag yang terjadi Indonesia. Yang pertama jelas karena aktivitas yang padat, sehingga jadual makan sering berantakan atau malah terlupakan. Ini alasan paling sering yagn muncul dari penderita maag. Kemudian, tingkat stress yang tinggi di kota-kota besar juga menjadi pemicu munculnya penyakit lambung ini. Makanan dan minuman yang memicu tingginya sekresi asam lambung, seperti makanan dan minuman dengan rasa asam, pedas, kecut, berkafeiin tinggi, mengandung vitamin C dosis tinggi, termasuk buah-buahan.

Ada beberapa pantangan yang perlau diketahu oleh penderita maag. Anda mungkin sudah sering membaca apa saja yang tidak boleh dan boleh dinikmati. Tapi apa salahnya mengingatkan, betapa pentingnya menjaga dan mengontrol makan sehingga benar-benar sehat dan layak untuk tubuh kita. Hindari makanan yang banyak mengandung gas, seperti lemak, sawi, kol, nangka, pisang ambon, kedondong, buah yg dikeringkan dan minuman bersoda. Kemudian juga hindari makanan yang merangsang keluarnya asam lambung seperti kopi, minuman beralkohol 5-20%, anggur putih dan sari buah sitrus.

Pantangan lain yang perlu diwaspadai adalah hindari makanan yg sulit dicerna yg membuat lambung lambat kosong misal makanan berlemak, kue tart, keju. Kemudian juga makanan yg merusak dinding lambung seperti cuka, pedas, merica dan bumbu yg merangsang. Perhatikan juga makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah, seperti alkohol, coklat, makanan tinggi lemak dan gorengan. Masih ada ajuga, seperti beberapa sumber karbohidrat seperti beras ketan, mie, bihun, bulgur, jagung, singkong, tales, serta dodol. Hindari juga mengkonsumsi goreng-gorengan yang berlebihan juga makanan yang banyak mengandung es dan margarin. Gorengan dan margarin mengandung lemak tinggi yang membuat tubuh rentan terserang batuk dan memperlambat pengosongan lambung. Repot 'kan kalau sudah kena?
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature