Ikhlas dalam Menerima itu..

April 22, 2012
Bermain bolawati kemarin di puncak. ketika saya harus melempar bola ditangan kanan ke teman di sebelah kanan dan dalam waktu yang sama tangan kiri saya harus menerima lemparan bola dari teman di sebelah kiri saya, apa yang ahrus saya lakukan? keadaan riuh, konsentrasi kacau. saya fokus kemana? ke tangan kiri untuk menerima ataukah ke tangan kanan untuk memberi? karena saya tidak mungkin fokus pada keduanya. 
setelah beberapa kali mencoba, gagal, mencoba, gagal, mencoba, akhirnya saya bisa. saya putuskan untuk fokus pada tangan kiri saya. Yaitu menerima lemparan bola teman saya. ketika saya memberikan bola ke teman di sebelah kanan, meskipun saya lempar asal saja, pasti dia akan berusaha untuk menangkapnya. 
apa esensinya? esensinya adalah ikhlaslah dalam menerima. Ini yang sering terlupa. kejarlah apa yang jadi rizki kita meski kadang yang memberi itu melemparnya jauh jauh atau melempar terlalu tinggi. Fokus pada diri sendiri dalam menerima.jangan menyalahkan orang lain yang memberi. 
Jika pikiran sdh mendahului hati, maka kita akan kehilangan nilai kehidupan. Salah satu nilai yg mudah hilang adalah mengucapkan terima kasih. 
Keikhlasan merupakan poros semua amalan dan ibadah, termasuk dalam berdoa.  Doa orang yang ikhlas, akan lebih didengar dan diperhatikan oleh Allah. Allah Subhanahu wa ta’alla berfirman,
ادْعُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ
“ Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.” (QS. Ghafir : 14).
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature