Fenomena KRS-Online IPB (ternyata masih ada)

September 01, 2012
Selalu menjadi fenomena setiap pergantian semester di kampus hijau IPB. Mungkin semenjak pemberlakuan sistem KRS dengan cara online. Saya kira kehebohan itu akan sirna seiring berjalannya waktu dan kecanggihan teknologi. Tapi TIDAK. Sabar ya yang masih harus KRS-Online di IPB :)
Jadi trending topic Twitter itu pasti, dan pasca lebaran ini ternyata keyword tersebut malah jadi trending Topic google. apppa?? seheboh itukah?
Sistem KRS yang awalnya manual kemudian diganti online diharapkan mampu mempermudah user maupun pihak IPB sendiri. Tapi selalu saja ada trouble. Yang bukan mahasiswa IPB pasti bingung seheboh apakah? haha. Saya akan berbagi pengalaman nich..


Jauh-jauh hari sebelum KRS Online dibuka biasanya saya sudah me list mata kuliah yang akan saya ambil. Di IPB diberlakukan sistem mayor minor. Jadi misalnya mayor saya teknik mesin, minor saya teknik industri, artinya harus ambil beberapa kuliah dari teknik industri (berebut dengan anak mayor teknik industri berbagai angkatan). aduh ribet kan ya ceritanya,,,haha. tapi saya tidak ambil minor, hanya ambil SC (supporting classs) ya..bahasa mudahnya ambil mata kuliah bebas dari departeman lain untuk mencukupi SKS total. SC juga tidak mudah lo, lagi-lagi saya harus berebut dengan mahasiswa lain. Ada SC favorit (mata kuliah dengan sks tinggi, kuliah mudah, dapat nilai gampang) haha..itu pasti laris manis. 
Semester 3 dan 4 jaman saya belum banyak smartphone dan laptop. Sebagian besar mahasiswa harus KRS an di warnet. dan itu suasananya heboh banget, haha..sampai banayk yang nginep di warnet. Nunggu kalau tiba-tiba kelas yang diinginkan masih ada quota karena ada yang cancel. Yang tragis, tidak sedikit mahasiswa yang tidak bisa log in ke sistem, tidak bisa isi mata kuliah mayor yang wajib, salah isi KRS, dan lain sebagainya. Masa mengisi KRS itu masa penggalauan masal di IPB. Warnet, koridor kampus, kantin, sampai rektorat penuh orang isi KRS. 
tips: salah satu strategi saya dan teman-teman sekelas adalah kompak dalam ambil SC. Jadi, sebelum isi KRS kita mendata SC apa yang akan diambil, lalu kita pilih SC yang paling mayoritas. Kita buat surat ijin pembukaan kelas baru ke departemen, lalu dibawa ke departemen lain si pengampu SC tersebut. nah..kalau seperti ini, kita teman-teman sekelas akan lebih mudah dalam isi KRS karena ada kelas khusus. selain itu lebih mudah menentukan jadwal, ga harus mikir akan bentrok dengan mata kuliah lain. Dan serunya, bisa tetap bersama teman-teman sekelas di kuliah maupun saat ujian. Together to be better :)
KRS Online padahal tidak hanya ada di IPB, tapi entah kenapa selalu masih jadi fenomena. Pihak rektorat IPB pastinya tidak tinggal diam untuk hal ini, tinggal mahasiswanya saja lebih bersabar dan tahu sistem. Jadi, kalau ada masalah segeralah meluncur ke rektorat, antri sebentar, nanti terlayani kok . 
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature