Dirgahayu 256 Yogyakarta Kota Yang rapi dan bersih

October 07, 2012
Sejak pertama menjejakan kaki di Yogyakarta di awal tahun 2010, aku langsung kerasan. Terbiasa dengan hiruk pikuk dan semrawutnya lalu lintas di Bogor, membuat saya merasa aman kemana-mana tidak takut nyasar. Kalau lihat di peta, kota jogja itu rapi banget penataan jalannya. Bukan Cuma di peta, kenyataanya juga seperti itu. Setiap gang, ada namanya dan pasti tembus ke gang lain. Papan petunjuk jalan juga terpampang dengan jelas dimana-mana. Traffic light tersebar di mana-mana dan dipatuhi.
saat traveling di jogja


Suatu pagi, aku menuju Yogyakarta menggunakan bis dari arah Bantul. Saat itu jam anak sekolah berangkat. Aku pun terbelalak saat melihat banyak sekali polisi disebar di setiap zebra cross guna menyeberangkan siapapun (meski jalanan tidak terlalu ramai). Kalau saya bandingkan dengan kota lain di jabodetabek, tidak ada yang seperti ini.
Salah satu hal yang sampai saat ini belum terjawab adalah kenapa di jogja tidak ada angkot? Keberadaan angkot memang membantu, tapi aku tidak bisa membayangkan kalau angkot itu ada. Pasti kota jadi semrawut. Warga jogja patuh juga ya, kalau engga patuh pastilah muncul angkot-angkot plat hitam disana.
Meskipun jogja ekonominya menggeliat, tapi sumber-sumber aktivitas perekonomiannya teratur. Yang dagang ya di tempat dagang, berbeda dengan kota lain. Wajah jogja itu tidak bisa disamakan dengan kota lain di Indonesia. Tata kota yang apik sejak dibangunnya kota ini, pemerintahan yang mantap, rakyat yang patuh membuat penghuninya berhati nyaman.
Tahun ini Yogyakarta berulangtahun yang ke 256. Cukup tua, dan mapan. Semakin banyak yang kesengsem dan betah. Banyak pula yang tidak disana dan berharap ke jogja lagi.
sumber: facebook.com

Bukan Cuma tatanan kota yang bersih dan rapi , tapi jogja juga masuk 10 besar kota yang bersih dari korupsi. DIY kota terbersih dan masuk 10 besar di Asia versi Global Corruption Index. Di tingkat nasional, lima Kabupaten DIY menjadi 10 besar kota terbaik dalam pajak.
Di ulang tahunnya ini jogja melibatkan masyarakat secara maksimal, agar masyarakat merasa bahwa mereka merayakan ulang tahun.
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature