Siapakah Ahlul Qur'an? apakah hanya penghafal 30 juz?

November 03, 2012

Salah satu doa Ibu yang sering beliau ucapkan dan diingatkan ke saya adalah agar anak cucunya menjadi ahlul ilmi dan ahlul qur’an.  Ahlul ilmi tentu saja orang yang berilmu, berwawasan. Lalu siapakah ahlul qur’an? Apakah mereka adalah para penghafal Al-Qur’an? Ataukah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengamalkannya walaupun ia belum menghafalnya?
Anas bin Malik menuturkan bahwa suatu ketika Rasulullah pernah bersabda, “Sesungguhnya Allah memiliki keluarga dari manusia.” Para shahabat yang mendengarnya pun terkejut lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah mereka?” Lantas beliau menjawab, “Mereka adalah ahlul Qur’an. Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang Dia istimewakan.” (HR Ibnu Majah: I/78).
Dari sumber yang say abaca, dan saya quot penjelasanya mengenai Siapakah ahlul Qur’an itu adalah sebagai berikut.  Ahlul Quran adalah orang-orang khusus pengemban amanah risalah Al-Quran, kedudukan mulia ini lantaran mereka mau mempelajari Al-Quran, mengajarkan, menghafalkan, memamahi, mengamalkan, memasyarakatkan serta menjadikan Al-Quran sebagai pedoman selama hidupnya. Al-Quran selalu menjadi imam dalam ibadah, muamalah mereka. Akhlak mereka mulia karena mulianya Al-Quran Karena mereka mengharapkan pahala dan ganjaran dari Allah SWT.
Namun, apakah ada syarat, bahwa ahlul quran itu harus hafal 30 juz?

by instagram #tadarus 

Masih dari sumber yang sama,  menurut salaf, tidaklah demikian. Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa ahlul Qur`an adalah orang yang memiliki ilmu tentang Al-Qur’an dan mengamalkannya meskipun ia tidak hafal di luar kepala. Adapun orang yang hafal, tetapi tidak memahami apalagi tidak mengamalkannya maka ia bukan termasuk ahlul Qur`an meskipun pelafalan huruf-hurufnya setepat bidikan anak panah.
Inilah kelebihan para ahlul Qur’an. Bisa jadi di mata manusia, dia adalah orang biasa bahkan tidak dianggap. Namun, anggapan itu lain di hadapan Allah. Mereka adalah orang-orang yang istimewa. Oleh karena itu, Rasulullah pernah bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”
Jadi, intinya, meskipun seseorang tidak hafal qur’an 30 juz, bisa jadi dalam pandangan Allah, dia adalah ahlul qur’an. Alhamdulillah..
Saya mengenal seorang dosen yang bergelar professor di kampus saya. Beliau sangat disegani bukan hanya karena keilmuwan beliau yang tinggi, tapi juga karena beliau hafidz. Bapak yang satu ini, benar-benar hafidz yang benar versi saya dan insyaAllah juga versi Allah Swt. Contoh yang paling mendasar adalah interkasi di facebook. Ketika status update didominasi status tak bermutu, beliau selalu menyejukan timeline facebook. Qurani, tapi tak menggurui, tak ada bias bias kesombongan, pengeluhan, tak juga terlihat nyata sebagai dakwah yang keras tapi sungguh kalimatnya merasuk jiwa J subhanallah.
Memang sudah sepantasnya dan seharusnya penghafal alquran itu Mampu menjadi teladan yang baik dalam ucapan dan perbuatan serta membiasakan diri memberi nasehat baik kepada saudaranya agar lebih dekat dengan Al-Qur’an. Sehingga orang seperti saya yang ingin menjadi ahlul quran bisa semakin mendekat dan qurani.

source:http://nikenpuspitasari.wordpress.com/2011/10/15/siapakah-ahlul-quran-itu/

Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature