Cerita senja di Malioboro

December 27, 2012

Matahari baru saja turun ke peraduannya dan menyisakan jingga di langit jogja. Udara cukup dingin karena sejak siang tadi turun hujan yang meski rintik tapi kontinyu hingga sekarang. Delman, becak, lalu lalang manusia, tetap tumpah ruah di jalan malioboro kala adzan magrib petang itu.
senjanya jogja
“beli apa aja Rul?” tanya seorang kawan kepadaku di samping masjid yang tak begitu ramai di ujung jalan malioboro.
“ada nih, Dagadu doang..tar mau belanja lagi tapi habis sholat aja deh” jawabku sembari mengeluarkan 2 potong kaos oblong khas jogja.
masjid malioboro 
Sesaat kemudian aku bergegas menuju tempat wudhu dan sholat . Tanpa kusadari, di tempat itu ada seseorang yang sudah 6 tahun tak kutemui. Tanpa kutahu apa yang dia rasakan saat melihatku, mungkin juga dia pun lupa dengan yang dia rasakan kala itu. 
©©©©©©©©©©©©©©©©

Kembali langkahku menyusuri lorong-lorong jalan malioboro. Sengaja memisahkan diri dari rombongan agar lebih leluasa berjalan. Berjalan? Ya,,tujuan utamaku bukan belanja, tapi sekedar menikmati suasana malioboro untuk pertama kalinya. Hingga beberapa saat kemudian, secara beruntun dan berulang-ulang aku membuka ponsel, mengirim sms, menutupnya, begitu terus hingga hampir kehabisan batre. 
Gerimis makin deras, sesekali aku memeriksa jarum arlojiku.
“hufftt,,sebentar lagi rombongan harus kembali ke Prawirotaman, hp hampir lowbat, tapi aku harus menemuinya” ungkapku dengan diriku sendiri yang sudah lelah.
at night
Sampailah aku di depan hotel Mutiara dan tak menemukan siapapun kecuali seorang Satpam.
“Pak, hotel mutiara ini kan ya..?” nafasku sudah tak beraturan setelah berlari berusaha menghindari hujan.
“ada dua mbak, satu lagi di sana..lurus saja” sambil menunjukan arah ke Utara Pak Satpam menjawab.
Langsung aku berlari sekuat tenaga ke tempat yang dimaksud, dan tepat di depan hotel Mutiara, di bawah hujan, aku bertemu dengan dia. Dia adalah seorang yang sudah 6 tahun tak kujumpai. Malioboro saat itu begitu dingin, seperti ekspresinya.
Lima menit kemudian, aku sudah duduk di McD dalam keadaan lebih akrab. Di meja seberang , ada dosenku menikmati sepotong burger dengan belanjaan batik “Mirota” nya. Dan di ujung belakang dekat jendela, ada tiga orang temanku cekikikan entah membicarakan apa. 
                                                                             ©©©©©©©©©©©©©©©©

Prawirotaman, penghujung Januari 2010

image by:
http://piyudh.wordpress.com/2009/01/15/malioboro-at-night/
http://voyageofillusion.wordpress.com/tag/love-travel/
http://malioboro11.blogspot.com/2011/03/masjid-malioboro.html

Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature