Review : Yoyoh Yusroh Mutiara yang Telah Tiada

December 17, 2012
Title: Yoyoh Yusroh: Mutiara yang Telah Tiada
208 pages
Published August 1st 2011 by Gema Insani
ISBN139789790772731
edition language: Indonesian

Saya tahu tentang Ummi Yoyoh Yusroh di pengajian kampus, seorang ahlul quran menurutku. sempat tahu juga sepeninggal beliau ada biografinya. mencari buku ini tidak mudah, dan secara tidak sengaja melihat sebuah buku nyelip di rak yang bukan tempatnya di sebuah toko buku kemarin.
Hanya perlu waktu 7 jam untuk membaca seluruh halaman buku ini. subhanallah..teladan wanita masa kini. wanita karir, shalihah, ibu atas 13 orang anak, dan hobinya itu yang bikin iri. baca quran.
mengikuti jejak hidup beliau sedari lahir hingga tiada, membaca pesan-pesannya yang mengharukan, ah..saya  malu. Apa yang sudah saya lakukan selama ini? sibuk dengan urusan dunia? jadi punya keinginan ekstrim. berhenti kerja, kuliah ambil bahasa arab, dan masuk pesantren tahfidz. Tapi apa ini tidak akan menimbulkan polemik?
bisa tidak sih saya seperti beliau? Ahlul quran,,saya ingin Ya Allah..meninggal dengan tersenyum di dekat orang orang tercinta karena lelah di dunia terbalas dengan santai santai di surga.
bahasa buku ini memang sangat ringan untuk sebuah biografi malah terkesan seperti bertutur lisan. Tapi,,penuh makna..

Beliau yang telah berhasil mendidik 13 putra/putrinya menjadi hafidz/hafidzah Qur'an. Seseorang yang memberikan teladan luar biasa. Sukses mendidik anaknya menjadi anak yang saleh dan salihah. Ummi pernah berkata pada anak-anaknya, "Ummi senang anak-anaknya berprestasi, tapi ummi lebih senang anak-anaknya saleh dan salihah." Sukses juga di karir sebagai anggota DPR.
Di rumah mereka mereka tidak terdengar kata-kata yang jelek. Ummi pernah berkata, "Di rumah kami, kata-kata penghakiman, hujatan, sesalan, atau cemoohan diharamkan." Ummi menanamkan bagaimana mencintai Allah dan Nabi, bukan mengidolakan ayah dan ibu mereka yang bisa saja berbuat khilaf.
Dalam kesibukan yang luar biasa, ummi sering menyempatkan waktu bercengkerama dengan anak-anaknya. Salah satu yang ditanyakan adalah perkembangan hafalan Al Qur'an anak-anaknya.
Sepanjang perjalanan berangkat ke kantor, ummi terbiasa membaca Al Qur'an sebanyak 1 juz, begitu juga pulangnya. Minimal ummi punya target 3 juz harus beliau baca seharinya.
Engkau dapat mengubah keyakinan orang
Dan menguasai hati mereka tanpa kau sadari
Bukan karena sihir, bukan pula dengan jampi
Namun dengan senyumanmu
Dan kosa katamu yang lembut
Dengan keduanya, kau dapat menyihir
Oleh karena itu, tersenyumlah
©©©©©©©©


2 comments on "Review : Yoyoh Yusroh Mutiara yang Telah Tiada"
  1. Replies
    1. ayo baca bukunya bhek..bagus banget..mendadak jd pgn punya banyak anak deh..hehe

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature