Rhoma Irama mendadak Capres di Mata Najwa

December 08, 2012
“Saya hanya bisa tertawa mendengarnya, karakter seperti Bang Rhoma Irama ini memang menjadi satu typikal masyarakat Indonesia. Namun untuk menjadi publik capres, tentulah harus hati-hati mengemas kata-kata dan opini pribadi. Dan kejujuran Bang Rhoma ini sudah bisa dikategorikan sebagai tindakan gegabah lantaran bagaimanapun dia adalah publik figure”.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sore tadi tanpa sengaja remote TV memilih saluran yang sedang menyiarkan ulang acara Mata Najwa. Yang membuat saya tak beralih adalah karena ada sosok lelaki berkacamata hitam yang menurut saya aneh banget untuk acara talkshow indoor seperti itu, maap yah Bang Haji.

Yak..topik Mata Najwa nya adalah Rhoma Irama Mendadak Capres. Whow banget kan? Selain mengkritisi kacamata hitam bang haji, banyak hal yang bikin saya tercengang nonton acara itu. Oya..mari kita selesaikan dulu bahas kacamata hitam. Apa ya alasan Bang Haji pakai gaya ala Ian Kasela begitu. Jarang lho saya lihat beliau pakai kacamata baik di infotaiment atau show (mungkin sedang sakit mata). Ternyata di acara talkshow yang mirip tapi beda stasiun TV bang Haji juga pakai kacamata hitam (mungkin syutingnya sehari jadi tidak ganti kostum).* info terbaru sih, ternyata beliau memang habis operasi mata
Bagi saya, dan mungkin sebagian besar orang mata adalah cerminan jiwa. Kadang kita bisa menilai kalimat seseorang bohong atau tidak, tulus atau asal cuap, itu dari matanya. #eeaaa.. nah kalau pakai kacamata hitam? Saya juga tidak tahu tadi Bang haji Rhoma Irama natap ke Najwa atau ke mana. Hemm..
Pasti Najwa Syihab yang sangat kritis itu telah menyiapkan list pertanyaan yang panjang di kertas yang ada di depannya itu. Tapi, diberi pertanyaan yang “common” banget pun jawaban Bang Haji Rhoma Irama mengecewakan (bukan Cuma persepsi saya lho, Mata Najwa juga). Sebagai seorang seniman dan mantan mahasiswa sospol (drop out universitas 17 agustus Jakarta) seharusnya beliau bisa menjawab dengan enteng pertanyaan-pertanyaan tentang isu BP migas, subsidi BBM, APBN, yang umum banget.
Misalnya saat ada pertanyaan tentang isu yang lagi hot tentang BP migas, bagaimana pendapat beliau..ah ternyata jawabannya “saya tidak mengetahui detil” lalu najwa bertanya lagi “Anda tak harus jawab detil, pendapat Anda saja” dan tak terjawab. (mungkin beliau tidak mau sok tahu, dan mengatakan yang beliau tidak tahu, tidak menjawab asal bunyi tapi penuh retorika ngalor ngidul).
Dan yang paling seru pas ditanya tentang poligami karena sebagai presiden seseorang harus siap dikuliti hingga ke ranah personal. Jawaban beliau “Anda sudah tahu lah”
Lalu Najwa “berarti Anda benar poligami?”
“berarti Anda belum tahu saya” jawab Bang Haji.
Sama sekali saya tidak mengerti dengan kalimat itu apa maksudnya. Kata beliau sih beliau itu sekarang masih WaCapres (wacana calon presiden) jadi belum tahu banyak soal isu di negeri ini. Nanti kalau sudah benar benar jadi capres, ya akan pelajari secara detil. (sebenarnya, jadi capres atau tidak kita harus punya sense of belonging terhadap negeri ini dengan tahu apa yang sedang terjadi. Care. Berwawasan ).


Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature