Lab Siswadhi Supardjo TMB IPB dulu Lab Leuwikopo

January 03, 2013


Posting saya kemarin tentang lab leuwikopo dikomentarin oleh teman saya +Tri Yulni . Dia bilang, lab leuwikopo sudah ganti nama jadi lab siswadhi supardjo. Hah? Siapa tuh..
salah satu sudut lab leuwikopo

Pada suatu acara sidang S1 teman saya yang bernama +ahmad jani di bagian metode dia masih menuliskan “lab lwikopo”. Kesalahan ini lalu dikoreksi oleh dosen pembimbing bahwa lab leuwikopo sudah berubah nama jadi Lab siswadhi supardjo. Lalu +ahmad jani ditanyai siapakah siswadhi supardjo, dan dia tidak tahu (sayapun sama). Oleh dosen penguji ditunjukan foto-foto yang ada di dinding. Di dinding ruang sidang memang terpasang foto-foto para dekan sejak Fateta IPB didirikan.
praktikum di lab leuwikopo
Siswadhi Supardjo adalah pendiri Jurusan Mekanisasi Pertanian, IPB. Dalam perjalanannya jurusan ini kemudian berubah menjadi Teknik Pertanian dan sekarang perkembangannya menjadi Departemen Teknik Mesin dan Biosistem. Siswadhi juga merupakan dekan pertama Fakultas Teknologi Pertanian IPB. Karya-karya dan kiprahnya dikenal baik di tingkat nasional maupun internasional khususnya dalam mekanisme pertanian.
Jujur saja saya baru tahu tadi malam, wow. Jadi,,pengkaderan mahasiswa baru itu gagal? Hal yang seperti ini terlupa. Pengkaderan mungkin hanya sekedar formalitas seru-seruan acara bentak bentak. Ups...maaf.
Laboratorium Lapang Siswadhi  Supardjo tersebut terdiri dari Laboratorium Alat dan Mesin Perikanan, Bengkel Metanium, Laboratorium Energi Terbarukan, Galeri Inovasi dan Teknologi, Laboratorium Green House dan Kebun Percobaan dengan luas 4 hektar.
Praktikum energi terbarukan (buat arang dari batok kelapa)

Pertama kali saya mengenal tempat ini ketika acara Sapa Himateta (pengkaderan). Praktikum banyak dilakukan di lab lapang ini. Perbengkelan, energi, teknik greenhouse dan hidroponik, teknologi hasil pertanian, teknik pengolahan, rancangan mesin, rancangan teknologi, dan juga mungkin ada mata kuliah lain yang saya lupa.

Praktikum yang berkesan itu pas buat sawah. Mana waktu itu musim kemarau. Mengendarai tarktor di lahan basah dan kering, menanam biji-bijian dengan traktornya, seru banget. Nanem padi pakai penanam otomatis juga lho. Lalu kita tunggu sampai panen, seru banget kan TMB.
Ada lagi praktikum yang unik, yaitu pas praktikum giling padi. Sortir beras berdasarkan kualitasnya dengan penyosohan yang berbeda-beda.
kupas beras, giling padi, sortir
Bibit padi sudah di atas mesin penanam otomatis
Kalau kategori praktikum ter-survive ya praktikum briket mata kuliah energi dan elektrifikasi pertanian. Bab ini memang tidak ribet, tapi yang buat hari itu survive banget adalah saya harus praktikum di jam yang sama di 2 tempat berbeda. Praktikum energi di lab Siswadhi  Supardjo dan praktikum teknik irigasi dan drainase di Gedung Fateta. Kok bisa? Karena besoknya saya mau ijin keluar kota, jadi mau tidak mau harus rapel deh praktikumnya. Dengan modal sepeda saya gowes ke leuwikopo (absen+penjelasan)-fateta (absen+penjelasan)-leuwikopo (bantu-bantu record data)-fateta.
Semoga dengan ganti nama begini, lab bisa lebih baik. Kalau kata falsafah orang jawa sih ganti nama itu salah satu cara buang sial. Sial dari apa? Dari berbagai peristiwa tidak enak. Selama perjalanannya lab leuwikopo pasti sudah makan asam garam kehidupan yang kadang pahit. Juga biar semangat praktikum, research, bagi mahasiswa serta dosen semakin bertambah.



5 comments on "Lab Siswadhi Supardjo TMB IPB dulu Lab Leuwikopo"
  1. Selalu menimbulkan rasa kangen kalau liat poto2. Inget maen layang2 Rul? Inget bikin singkok bakar cokelat keju? Hahaha, itulah kita {}

    ReplyDelete
    Replies
    1. ingat donk yung..ada nih fotonya..hehe..nanti aku pasang di posting lain ya..huhu...

      Delete
  2. Replies
    1. anggi komennya sama kayak kemarin, hahaha

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature