Hari Perempuan Dan Kekerasan

March 08, 2013

Hari ini google doodle sangat menarik dengan animasi wanita-wanita di dunia dari segala ras. Hari ini katanya adalah hari perempuan sedunia. Iyakah? Situasi yang sulit, jika dulu perempuan berjuang untuk mendapatkan kesetaraan sekarang perempuan berjuang untuk aman. Yaps..paling tidak, perempuan jaman sekarang sudah diperlakukan setara dengan pria dalam memperoleh pendidikan dan pencaharian. Perjuangan para pembela hak gender sudah nampak. Tapi, ada tantangan baru. Perempuan berjuang untuk bisa hidup aman.

Kasus kekerasan yang makin sering kita saksikan di berbagai media. Perempuan seakan adalah objek kejahatan, objek nafsu, objek pelampiasan. Siapa yang salah? Kaum pria? Tidak 100% benar. Patilah suatu hal bisa terjadi karena ada pencetus. Dan perempuan pasti memiliki porsi di situ. Misalnya saja dalam kasus mutilasi yang sedang hangat. Si korban juga memiliki porsi pencetus masalah karena telah membuat suaminya cemburu. Terlepas dari benar atau tidaknya si korban selingkuh, yang pasti suami tidak akan cemburu tanpa suatu sebab.

Menjaga diri secara fisik maupun psikis, dan bertindak sesuai norma adalah benteng perempuan disamping juga perempuan harus cerdas. Cerdas melihat situasi, tidak mudah percaya dengan orang yang baru dikenal apalagi dunia maya, dan cerdas emosional.

Tentu kita para perempuan tidak ada yang 100% selalu luput dari salah dan menjadi porsi pencetus suatu kejadian tidak mengenakan. Tapi, sesungguhnya pengalaman adalah guru paling berharga buat kita ke depan maupun generasi penerus kita. Ini seperti kalimat yang klasik, tapi benar adanya. Selalu ada kesempatan untuk Taubat sebelum nyawa menyongsong di kerongkongan.

Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature