Kawin-Cerai Ter-La-Lu

March 17, 2013

Kita ini kadang terlalu hitam-putih soal cinta & hubungan. Cinta memang penting, tapi bukan segalanya dalam hubungan. Mengapa saya tulis topik ini? Saya yang masih lajang, akhir-akhir ini miris melihat kondisi sekitar yang mana perceraian tidak hanya jadi habit selebritis. Ordinary people juga ikut-ikutan. Ada apa sih? Jujur saja saya jadi takut.
Tanpa tujuan bersama, komitmen bersama, hirarki nilai bersama, sulit mempertahankan pernikahan yang baik & fulfilling. Perceraian banyak terjadi karena tidak mampu menjaga aspek 'hidup bersama' & terlalu mengagungkan cinta. 340ribu angka perceraian tahun 2012, 30% terjadi di bawah usia nikah 5th. Karena apa? Cintanya hilang? Bukan.
Kebanyakan orang punya nilai-nilai atau prinsip-prinsip hidup, tetapi tidak jelas urut-urutanya. Kadang-kadang jadi tabrakan & bingung sendiri. Tidak banyak orang yang secara sengaja menyusun Hirarki Nilai (Values Hierarchy) pribadi, apalagi yang untuk hidup bersama. Punya hirarki nilai personal bukan hal mudah. Lebih kacau lagi, kita sering menghakimi orang lain berdasarkan nilai-nilai kita.
Hirarki personal itu misalnya: 1) Prestasi , 2)finansial 3)kenyamanan 4)social. Prinsip seperti ini harus diketahui bersama sebelum menikah. Saya yang pengejar prestasi bisa berantem terus dengan orang yang prioritas utamanya social JIKA TIDAK SALING TAHU, MEMAHAMI DAN IKHLAS.
Hampir 80% dari 400 lelaki bilang: "lebih baik jomblo tapi dihormati, daripada punya pasangan tapi tidak dihargai". Semua butuh dicintai. Bagi perempuan, bentuknya disayang-sayang pasangan. Bagi lelaki, bentuknya dihargai pasangan.

source:
https://twitter.com/AlissaWahid
pinterest.com/marry



Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature