Menghindari Hipnotis

March 26, 2013

Kejahatan bisa terjadi dimana saja, terutama untuk para wanita. Baru baru ini, seorang sahabat saya kena musibah dihipnotis di terminal. Dia memang terbiasa naik kereta, dan baru kali itu lewat terminal. Pinter banget ya si tukang hipnotis, sampai dia tahu objek mana yang bawa barang berharga. Si sahabat saya itu sebutlah namanya bunga, saat itu sendiri menuju Depok dari salah satu daerah di Bekasi. Ada seorang bapak yang ngajak ngobrol tapi tidak dia tanggepin. Lalu datang bapak lain yang akhirnya 2 bapak itu ngobrol. Singkat cerita, barang-barang teman saya (tas berisi laptop, dompet, baju, Id card, kunci rumah, PIN ATM DAN KARTUNYA) diambil.

Secara teknis, untuk menghindari kejahatan hipnotis sangatlah mudah. Berikut ini tips dan trik untuk menghindari kejahatan gendam / hipnotis jalanan (http://www.tadungkung.com) :

1. Percaya dan yakin sepenuhnya bahwa kejahatan hipnotis tidak akan mempan, karena seluruh proses hipnotis adalah proses “self hypnosis ” (kita mensugesti diri sendiri) dimana rasa takut kita dimanfaatkan oleh penggendam.

2. Hati-hati pada orang yang baru anda kenal dan berusaha mendekati anda, karena seluruh proses hipnotis merupakan teknik komunikasi yang sangat persuasif.

3. Waspadalah terhadap orang yang menepuk anda dan hindari dari percakapan yang mungkin terjadi. Ketika anda fokus pada ucapannya, pada saat itulah sugesti sedang dilontarkan. Segeralah pindah dari tempat itu dan alihkan perhatian anda ketempat lain.

4. Sibukkan pikiran anda dan jangan biarkan pikiran kosong pada saat anda sedang sendirian ditempat umum, karena pada saat pikiran kosong /bengong, bawah sadar terbuka sangat lebar dan mudah untuk tersugesti.

5. Waspadalah terhadap rasa mengantuk, mual, pusing, atau dada terasa sesak yang datang tiba-tiba secara tidak wajar, karena kemungkinan saat itu ada seseorang yang berusaha melakukan telepathic forcing kepada anda. Segera niatkan untuk membuang seluruh energi negatif tersebut kebumi, cukup dengan cara visualisasi dan berdoa menurut agama dan keyakinan anda.

6. Bila ada orang yang memiliki kebiasaan “latah” usahakan agar kalau bepergian ditemani oleh orang lain, karena latah adalah suatu kebiasaan membuka bawah sadar untuk mengikuti perintah. Usahakanlah untuk menghilangkan kebiasaan latah tersebut.

7. Hati-hati terhadap beberapa orang yang tiba-tiba mengerumuni anda tanpa suatu hal yang jelas dan pergilah ketempat yang ramai atau laporkan kepada petugas keamanan. Kadang penggendam melakukan hipnotis secara berkelompok, seolah-olah saling tidak mengenal.

8. Jika anda mulai merasa memasuki suatu kesadaran yang berbeda, segeralah perintahkan diri anda agar sadar dan normal kembali, dengan meniatkan, “Saya sadar dan normal sepenuhnya! ” Dan andapun akan sadar dan normal kembali.

Yang terjadi pada si bunga adalah di point 7, hipnotis berkelompok yang seolah-olah para pelaku tidak saling kenal.

Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature