Melawan ranjau

April 17, 2013

Jika hidup ini seumpama rel kereta api dalam eksperimen relativitas einstein, maka pengalaman demi pengalaman yang menggempur kita dari waktu ke waktu adalah cahaya yang melesat-lesat di dalam gerbong di atas rel itu. Relativitasnya berupa seberapa banyak kita dapat mengambil pelajaran dari pengalaman yang melesat-lesat itu. Banyak orang yang panjang pengalamannya tapi tak kunjung belajar, namun tak jarang pengalaman yang pendek mencerahkan sepanjang hidup (Edensor).

Tabiat orang tak berhubungan dengan gelar yang disematkan kepadanya, bukan pula bagaimana ia menginginkan orang hormat kepadanya, tapi lebih pada berapa besar ia menaruh hormat kepada dirinya sendiri. Aku berusaha menghormati diriku sendiri, meski aku Cuma manusia yang tidak mungkin suci dari dosa...aku akan berusaha. Jangan sampai aku masuk ke dalam ranjau setan yang dulu sudah memerangkap. Bukankah Tuhan siap menerima taubat?

2 comments on "Melawan ranjau"
  1. tulisan tulisan kamu bagus sekali siihh,, :D
    semoga suatu saat bisa menjadi penulis dan fotografer terkenal yaa penulisku :)

    amiinn :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amien...aku tidak ingin menjadi terkenal. Aku hanya ingin menjadi org berpengaruh positif

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature