Masuk UGD karena cutton bud

June 16, 2013

Ini adalah sebuah kekonyolan. Kalau biasanya orang masuk UGD itu dalam keadaan tidak sadar, penuh kegawatan. Tapi saya segar bugar bahkan sambil naik sepeda. Minggu siang suasana rumah sakit sepi, hanya bagian UGD yang menerima pasien. Pasien satu satunya siang itu adalah saya, yang membuat petugas terheran heran. "Mba, bagian UGD mana ya?". "Mba mau ngapain, berobat?". Haha yaiyalah,,ya.Karena jam makan siang, tak ada satupun dokter jaga. Ini adalah pengalaman pertama kalinya saya masuk UGD. Dan cukup itu saja, UGD adalah tempat yang mengerikan. Banyak peralatan, tabung oksigen, dan foto foto menakutkan. 
Beberapa saat sebelumnya, saya sedang membersihkan telinga memakai cutton bud. Entah kenapa, telinga itu langsung mampet. Saya menduga kotorannya malah masuk ke dalam. Tindakan saya adalah membasahi cutton bud dan memasukannya ke telinga lagi. Keadaan tidak membaik, sayapun memutuskan ke apotik membeli obat tetes telinga. Si petugas apotik tidak mau ambil resiko, obat harus disertai resep dokter. Dengan berat hati sayapun ke rumah sakit. Karena hari itu hari minggu ya mau nggak mau harus ke UGD.
Dokter memberi saya obat tetes. Sebanyak 2 tetes saya masukan ke telinga. Dan,,,panaaass,, si obat yang cair itu berubah jadi gel. Sekitar 2 menit kemudian telinga saya normal. PLONG,,alhamdulillah.
Saran saya sih jangan pakai cutton bud, terlebih buat anak bayi. Bisa bisa kotoran telinga malah masuk dan menutupi gendang telinga. Lebih baik, tiap hbs mandi diseka pakai tisu secara lembut. Bagi yang muslim, wudhunya dibenerin pas basuh telinga. 
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature