Syukur, akur, makmur

July 29, 2013
Agama apapun mengakui bahwa Syukur adalah kunci kebahagiaan. Menerima apa yang di karuniakan Tuhan. Seringkali kita terlalu sibuk memikirkan orang lain. Melihat kebahagiaan mereka, padahal belum tentu sebuah kebahagiaan itu bernilai jika tidak kita syukuri. Sering lho materi yang kita punya malah membuat kita tidak tenang (coba pikir sebelum lanjut baca).
Jika kita sudah bersyukur, dan tidak saling menjatuhkan orang lain hidup akan damai dan akur. Saling percaya, bahagianya adalah bahagia kita. Seringkali dua atau lebih orang berkumpul dan dekat secara fisik namun tidak dekat hatinya. Itu bukan akur.
Kemakmuran bisa didapat jika syukur dan akur sudah berpadu.

Contoh kasus:
Mensyukuri THR seberapapun meski di tempat lain THR nya lebih "wow". Keberkahan suatu rizki tergantung bagaimana kita mensyukurinya. Tidak perlu juga kita iri hingga saling membenci.
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature