20 an

November 29, 2013

Gleg - ekspresi saya selalu sama ketika dapat undangan nikah. Akhir-akhir ini makin banyak teman seumuran yang jadi istri orang. 
Gleg - ekspresi saya pun selalu sama ketika teman-teman laki-laki saya sudah pada nyicil rumah, mobil. 
Semua memang sudah ada porsinya. Kata buku yang pernah kubaca, usia 20an itu rentan. Kalau remaja tentan karena pencarian jati diri, tapi usia 20an itu rentan pertanyaan yang nggak tahu jawabanya apa. "Pacarnya siapa?..kapan nikah?..pacar kerja dimana?" Hampir tiap hari ditanya gitu kan bosen. Ya lagian nanyanya ke perempuan sih. Sebagai orang Indonesia bukannya sudah sangat wajar kalau lelaki yang melamar perempuan? Tanya hal gitu ke lelaki donk. Biar para pria jadi merasa punya tanggung jawab, dan kesiapan. Hello,,usia 20an itu pria-pria yang ngaku Lelaki harus sudah punya plan masa depan dan ngga tergantung sama si A atau si B. 
Saya menjalani usia 20an dengan menuntut ilmu dan menambah wawasan.  Memang sudah porsinya bagi saya untuk ketemu mesin dan berinteraksi dengan mereka setiap hari. Seperti barusan sampai nyeri punggung gegara nemenin owner mesin yang dari Jerman.
 Silakan kalau kalian mau nyalip, saya nggak akan kesalip ya karena jalan kita beda mungkin. 
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature