Janur Kuning Irni

January 12, 2014

Janur kuning melambai-lambai di depan sebuah gedung. Saya bergegas melewati obelisk yang menjulang dekat gerbang TMII. Semakin dekat, dan..ohh tidak saya salah gedung. Mata saya mengarah ke tulisan dari neon warna merah ke gedung sebelah. Right, jam menunjukan pukul 22.30 saat saya masuk area Resepsi pernikahan Irni & Adhi. Mempelai masih di pelaminan, dan kami (Saya, Danang, Ribut, Zae, Cia, Fani, Evan) adalah the last guest. 
Bukannya tanpa persiapan, kami merencanakannya sudah jauh-jauh hari. Manusia hanya berencana, Tuhan yang menentukan. Lewat kuasaNya, hujan turun dengan sangat lebatnya saat kami hendak berangkat ke resepsi. Belum pernah terjadi dalam sejarah, komplek kebanjiran. Dengan dandanan lengkap dan rapi siap ke kondangan, saya lari tanpa alas kaki dari mobil ke rumah. Menunggu banjir surut dan hujan reda adalah absurd. Peluangnya bisa 10% saja bisa ketemu pengantennya mengingat kondisi malam minggu yang biasanyapun macet. Sembari menunggu dalam keabsurdan itu, kami ngobrol kesana kemari dan foto-foto. Si Ribut yang sudah sangat semangat karena habis makeover akhirnya bisa bahagia lagi waktu tahu kalau banjir surut.

Resepsi dimulai jam 19.00 dan kami baru berangkat jam 20.30. Rute yang kami pilih berdasarkan info dari Waze adalah Cibitung. Tapi sodara-sodara....mobil sedan harus tercelup banjir lagi. Semua yang ada di dalam mobil diam dengan doa masing-masing saat suara air "krubyuk-krubyuk" terdengar nyata dan dekat dengan telinga. 
Dengan segenap kekuatan, sampailah di TMII pukul 22.00. Tantangan belum berakhir, pintu gerbang TMII sudah ditutup. Jadilah mobil putar arah, parkir di depan Pizza Hut. Berjalan kaki lumayan jauh menuju gedung dengan meninggalkan kado di bagasi. Tak memungkinkan membawanya saat itu karena terlampau berat. Kadonya akan diberikan menyusul ya Irni...
Happy wedding, ini adalah kondangan paling fenomenal..hehehe. Janur kuning Irni membawa cerita luar biasa. Meski kami jadi tamu terakhir, hikmahnya bisa ketemu face to face lebih lama dan salaman nggak pakai antri. 




Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature