Jerawat dan sinar biru

January 15, 2014

Facial itu lebih menyeramkan dari nyabut gigi. Saya masih bisa santai-santai kalau nungguin dokter, masuk ruang dokter, dilakukan tindakan, gigi digerinda, dll. Lain halnya kalau nunggu giliran facial, uh apalagi kalau sudah dengar denting alat-alat pencukil komedo. Keringat dingin, disusul dengan erangan (lebay). Kemarin saya sampai mau jatuh dari tempat tidur pas lagi dicukil-cukil saking sakitnya.

Jadi ceritanya sejak beberapa bulan kebelakang ini mendadak kena jerawat. Sekarang sedang tahap awal pembersihan. Oiya kemarin juga atas saran dokter dilakukan penyinaran pakai sinar biru. Waduh, bete banget mata ditutup hampir setengah jam. Nggak ada rasa apa-apa cuma sedikit anget. Katanya sih sinar biru itu fungsinya buat membunuh bakteri dan menghilangkan jerawat. Kalau dipikir, sinar biru itu sama saja dengan berjemur lho. Saya jadi ingat dulu pas praktikum fotosintesis dimana daun cabai ditutup mika biru. Sinar matahari yang diteruskan ke daun jadinya cuma sinar biru. Jadi, tanpa bayar ratusan ribu kita bisa melakukan penyinaran biru sendiri (berjemur, tutup muka pakai mika biru). 
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature