Tren Kecantikan Dari Masa ke Masa

February 25, 2014
Kalau merasa sehat setelah sakit itu mood jadi naik berkali-kali lipat. Kalau mood bagus, hidup jadi lebih berwarna dan percaya diri. Seperti aku hari ini, dengan semangat membahana hariku jadi cantik berbunga. Apa deh...ahahah.

Kalau lagi migrain, udah nggak mikirin lagi cantik nggak cantik. Tapi kalau lagi Fit begini, sudah dari sananya wanita suka hal-hal yang rapi dan indah.
37 tahun sebelum masehi, Cleopatra sudah memiliki spa pribadi yang komposisinya berupa aspal dan garam yang diambil dari laut mati. Masyarakat mesir kuno juga memiliki tradisi merawat keindahan badaniah. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya residu kosmetik di dalam sebuah makam yang berusia lebih dari 3000 tahun. Kalau di zaman yunani kuno, masyarakatnya memakai yogurt dan kotoran buaya sebagai anti penuaan. Masyarakat Iran kuno menggunakan darah sapi dicampur berudu dan daun pacar untuk mewarnai rambut. Di abad pertengahan, wanita jepang memakai tepung beras dan kotoran burung biar wajah tampak pucat. Ada lho yang freak biar kelihatan pucat sampai melukai dirinya sendiri. Yang ngeri lagi di zaman renaisans. Kulit pucat masih jadi tren kecantikan. Perempuan di jaman itu memakai kosmetik yang mengandung karbohidrat, hidroksida dan oksida timbal. Hal ekstrim lain, biar pucat ada yang pakai lintah sengaja agar lintah menghisap darah. Kalau ratu elizabeth mempopulerkan kosmetik yang sebenarnya beracun, yaitu lapisan tebal cat timbal sebagai pemutih. Untuk memperbesar pupil juga digunakan bahan beracun, yaitu dari tanaman nightshade. 
Back to zaman sekarang. Definisi cantik sudah macam-macam. Kalau menurut aku, cantik itu sehat dan nggak migrain kayak hari ini. Terpancar semangat gitu wajah aku. Perawatan wajah aku standar sih, dimulai facial foam, pelembab, bedak, hand body, eye brow, parfum. Udah..aku nggak pakai eyeliner atau lipstik (buat harian). Zaman moderen metode perawatan sudah menggila banyaknya. Tapi yang aku paling nggak habis pikir adalah sulam alis dan sulam bibir. Buat kalian yang muslim, itu haram yah.


Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature