Jangan Lupakan Walisongo

March 09, 2014
Siapa yang menyebarkan islam di nusantara? Beberapa diantara kita mungkin akan jawab "walisongo". Siapa saja? Kalau ditanya lebih lanjut, kemungkinan banyak yang lupa-lupa ingat, bahkan mungkin juga ada yang berkomentar "walisongo itu cuma legenda". Berikut ini adalah kutipan dari pengantar di buku "Atlas Walisongo" oleh Prof. Dr. K.H said Aqil Siradj.

Jika Anda membaca ensiklopedia islam yang tujud jilid dan mencari informasi tentang Wali songo, dijamin tidak akan menemukannya. Itu artinya, pada masa depan (kira-kira 20 tahun kedepan) wali songo akan tersingkir dari percaturan akademis karena keberadaan mereka tidak legitimate dalam ensiklopedia islam. Wali songo kedepan akan tersingkir dari ranah sejarah dan tinggal mengisi ruang 'folklore' sebagai cerita mitos dan legenda. Anehnya, di dalam ensiklopedia islam itu tercantum kisah tiga serangkai: Haji miskin, Haji sumanik, Haji piabang sebagai pembawa ajaran islam (wahabi) ke sumatera barat. Itu berarti, anak cucu Anda kelak akan memiliki pemahaman bahwa islam baru masuk ke Nusantara pada tahun 1803 Masehi, yaitu sewaktu tiga serangkai haji itu menyebarkan ajaran wahabi ke sumatera barat. 

Maka dari itu, saya tadi waktu di islamic bookfair bela-belain beli buku yang harganya lumayan ini. Tapi kalau sudah pegang, nggak nyesel lho. Kualitas kertasnya bagus, full color, hard cover, dan saya yakin ini bukan buku abal-abal. Pengantarnya saja oleh ketua umum PBNU, Mendikbud, dan guru besar arkeolog UI. Saya rasa, Atlas Wali songo ini semacam jilid pengantar untuk ensiklopedi wali songo. Jujur belum baca sampai selesai, jadi review lengkapnya belum saya tulis di goodreads. 

Judul: Atlas Wali Songo
Penulis: Agus Sunyoto
Penerbit: Pustaka IIMaN
Cetakan ke: 4, Februari 2014
Genre: Islam, sejarah
Halaman: 406
Harga: Rp. 268.000

     

Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature