Waspada Jebakan tiket kereta Harina Cikampek

March 29, 2014
Bisa dibayangkan bagaimana galaunya saya yang sudah di depan loket kereta mendapat kalimat gini “maaf mbak,ini tiketnya buat hari kemarin” ..”apa? tolong pak periksa lagi..masukkan kode bookingnya ke system”..”iya mbak,,ini untuk kemarin”. Jam digitalku menunjukan angka 21.45, dan aku berada di Cikampek. You know..Cikampek ke Jababeka itu puluhan kilometer..bahkan harus melewati 1 kabupaten. Terlalu riskan untuk naik angkutan umum, taksi pun tak ada.pulang kampung naik bis? Sudah teramat sangat capek.
Waspada deh yang mau naik kereta Harina dari stasiun Cikampek. Jadi gini, kereta Harina Bandung-Surabaya itu berangkat dari Bandung jam 22.00 dan sampai di Cikampek 00.12. Artinya apa? SUDAH GANTI HARI. Saya pesan tiket online di tiket.com, search pakai tanggal “28 Maret 2014” jumat. Keluarlah sederet pilihan termasuk Harina. Dan cerobohnya saya, saya nggak ingat kalau Harina itu pemberangkatanya dari Cikampek sudah ganti hari. 28 Maret jam 00.15 itu adalah jumat pagi,,bukan sabtu pagi (dini hari). Yang ceroboh dan jadi korban tiket harina cikampek nggak Cuma saya malam tadi..tapi ada 5 orang.

Saya sudah capek dari sore.berangkat dari stasiun lemah abang sudah terlambat. Ada kecelakaan kereta di karawang, semua kereta antre. Galau pertama adalah “gimana ke stasiun cikampek?”…hampir naik bis.hujan lebat dan petir. Tapi akhirnya dengan terseok-seok sampai juga di cikampek. Kereta tujuan Jakarta menumpuk juga di stasiun cikampek, jadilah saya harus melompati kereta pakai acara sepatu saya jatuh. Dan…beberapa menit kemudian menelan pil pahit tiket hangus. Sudah lupa lapar lupa haus pokoknya.
Bantuan datang dari teman saya, si Ribut. Dengan dedikasi tinggi Ribut (ini adalah nama sebenarnya..)  menjemput kami (saya dan laras) di jalur pantura yang ramai jelang tengah malam. Sebelum Ribut datang, kebetulan banget ada Bapak-bapak yang mengenali seragam kerja saya (iyak..saya masih pakai seragam) dan memberikan rute naik motor dari cikarang ke cikampek. Kebetulan ke-2..ada teman laras pas kami mau nyebrang rel nan gelap dan menembus jalan kampung menuju jalan pantura.

Masukan untuk PT KAI, tolong dievaluasi jam pemberangkatan ini. Tiap hari ada saja korban, bisa kan..majukan 15 menit saja. Tolonglah...

Pagi ini, aku bangun kesiangan..menyisakan tanda Tanya orang tua“kenapa saya belum sampai rumah”. Iyak..saya sengaja nggak ngabari orang rumah biar mereka nggak panic tengah malam. Sepertinya keputusan saya ini mengecewakan orang di rumah..okelah nanti saya diskusikan lagi. Masih banyak tanggal merah, dan saya akan pulang insyaAllah..


Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature