Kritik acara junior chef

April 07, 2014
Kemarin sore saya nonton pertama kalinya acara pencarian bakat chef tapi dari usia anak-anak. Sungguh di luar ekspektasi saya, anak-anak SD itu sudah jago masak dengan enak, tampilan cantik, dan kebanyakan masakan western. Bayangin aja, steak..chicken aneka olahan..cupcake..membuat saya takjub sama anak-anak ini. Jaman saya kecil, usia SD palingan bikin nasi goreng, mi goreng, dan masakan rumahan lain. Itu mereka bisa sampai seperti di resto gitu tampilan makananya ya? Apa ini settingan? 

Kita semua tahu acara masak di stasiun TV yang itu kan terkenal jurinya kejam kalau kasih komentar, tapi sama chef bocah mereka lunak. Semua makanan enak, semua sajian cantik. Well...kurang greget. Tapi miris sebenernya sama acara ini. Kasihan anak-anaknya, harus megang peralatan masak (kompor, minyak goreng, mixer, blender, pisau) aman nggak sih?. Belum lagi meja dapurnya yang tinggi, ngeri anak-anak kepleset karena harus berdiri di atas papan penambah tinggi. Entah kenapa sett untuk chef junior dan chef adult nggak ada bedanya. Ya..setidaknya jangan se tegang itu, ruangan serta alat dapurnya mungkin bisa disesuaikan lagi. 

Semoga next nya acara ini bisa lebih baik. Tidak terlalu nampak mengekploitasi anak-anak dan lebih mempertimbangkan aspek safety di dapur.
5 comments on "Kritik acara junior chef"
  1. Setuju mbak. Kemaren baru pertama nonton (apa emang episode pertama?). Mengenai komentar juri, aku sih mikirnya itu karena pesertanya masih anak-anak semua. Kalo komentarnya sekelas komentar cheff juna, ya langsung minggat semua itu anak-anak.
    Kemaren juga sempet liat ada yang kesulitan bawa mixer, bahkan sampe jatoh. Uniknya, itu justru diekspos dan seakan dijual, menambah dramatis. Tapi dibalik itu, pastinya ada kekurangsesuaian set dengan pesertanya yang masih anak-anak semua.

    Aku belum liat sih yang versi luar negeri. Kyknya dulu sempet liat trailer acara sejenis di luar negeri, Australia kalo nggak salah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tadi aku nonton yg Australia..kayaknya lbh Fun. Mungkin harus ada host yg lbh seru dan bikin anak2 nggak tegang.

      Delete
    2. Emang yg australia kyk gimana mbak? Set-nya beda nggak?

      Delete
    3. Set nya mirip sama yg Indonesia, mgkn mereka lbh terbiasa aja sih pakai alat dapur canggih2. Truss..jurinya kerasa nggak angker,,fun..penonton juga satu lantai dg peserta

      Delete
  2. Halo.. Mau info nih..
    Jika butuh Dus Makanan bisa hubungi kami Greenpack :)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature