Perjanjian yang Berat

June 07, 2014
Saat nafsu berubah menjadi cinta. Haram jadi halal. Maksiat jadi ibadah. Keji menjadi suci. Bebas menjadi tanggung jawab....betapa besarnya perubahan tersebut hingga Tuhan menyebutnya sebagai mitsaqan ghalizah atau perjanjian yang berat. 
Hanya tiga kali Tuhan menyebutkan kata mitsaqan ghalizah dalam Al-Qur'an. Yaitu, pertama saat membuat perjanjian dengan para nabi (nabi Nuh as, nabi Ibrahim as, nabi Musa as, nabi Isa as, dan nabi Muhammad saw), kedua saat Tuhan mengangkat bukit Thur di atas Bani Israel dan menyuruh mereka bersumpah setia kepada Tuhan, dan ketiga saat Tuhan menyatakan hubungan PERNIKAHAN. 
Dia tahu, bahwa pada saat manusia diburu untuk mengejar cita-cita, melaksanakan impian, menunaikan niat, manusia memerlukan seseorang untuk bersedia berdiri di sampingnya. Untuk memberi semangat yang tak lekas padam. Tanpa pura-pura. Tanpa prasangka. Tanpa pamrih. 
Menikah adalah sebuah perjanjian berat yang menggetarkan bumi dan isinya. Menikah adalah pertautan hubungan yang membahagiakan Allah, menggembirakan para malaikat, dan membuat patah hati para setan. 

Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature