Presiden ke 7

August 21, 2014
Selamat Datang Presiden ke-7. Saya belum tahu siapa yang jadi nanti. Tadi pagi cek berita TV pemberitaanya nakutin rakyat. Saat Jakarta siaga 1, segala akses ke Jakarta dipastikan keamananya. Aparat didatangkan dari seantero Polda di Jawa. Apakah ini hanya semacam penjagaan agar tidak kecolongan, ataukah memang ada informasi dari intelejen jika ada ancaman serius. 
Hemm..si Bapak itu semoga nggak ada drama lagi. Setelah drama "menarik diri"..lalu drama "bikin rame".."dapur umum".."perjuangan baru dimulai". Jika Bapak nggak nggak ngomong gini, ya media juga nggak akan panas..rakyat nggak akan terancam. Eh jadi si Bapak itu siapa? Sebut saja dia Mas Bram. Hahahhaa. Bukannya saya nggak setuju Mas Bram jadi Presiden Ke 7 Negara Kesatuan Republik Indonesia, tapi ya gitu...saya mulai berpikir ada team manajemen layaknya artis yang ngatur semua drama ini.
Siapapun Presiden ke-7 NKRI, masalah bangsa ini harus segera diselesaikan. Jangan kita berlarut dalam drama pilpres. Beberapa hari ini sih yang saya pikirkan adalah tentang arabisasi. Saya sedang mempelajari tentang bagaimana awal mula gerakan separatis seperti Taliban dan ISIS berkembang di Afghanistan dan Pakistan. Saya nggak rela banget kalau NKRI bakal seperti 2 negara itu. NKRI harus ada selamanya...sepanjang umat manusia masih menghuni planet ini.



Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature