Owa Jawa di Pekalongan

September 16, 2014
"Hidup bertetangga dengan satwa langka endemik (Cuma tinggal di daerah tertentu) adalah pengalaman tersendiri. Bisa jadi Anda belum pernah dengar suara Owa Jawa kan? Mendengar langsung suaranya lho ya bukan lewat soundcloud. Syahdunya ketika bukan hanya suara ayam dan burung yang membangunkan tidurmu, tapi juga suara owa. Itu...pagiku yang dulu...beberapa tahun lalu."

Owa Jawa
Owa Jawa yang dikenal dengan nama UWA-UWA (Hylobates moloch), adalah salah satu kera kecil, endemik Jawa yang saat ini masih terdapat di sisa-sisa hutan hujan tropis di Pulau Jawa, tersebar di propinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Kabupaten Pekalongan saat ini masih mempunyai sisa hutan hujan tropis yang relatif baik, dimana Uwa-uwa hanya bisa bertahan hidup di hutan alam, karena jenis primata ini adalah jenis penghuni pohon dan bergerak di antara tajuk-tajuk pohon, dan makanan kesukaannya adalah buah-buahan hutan.
Uwa-uwa mempunyai perilaku unik, bersuara keras di pagi hari, ketika sebelum terbit matahari dan ketika matahari sudah terbit. Mereka adalah jenis primata yang monogami (artinya hanya mempunyai satu pasangan), hidup dalam kelompok kecil (2-7 individu) dan mempunyai jelajah yang tetap.

Owa Jawa di Pekalongan
Beberapa potongan-potongan hutan alam masih bisa di jumpai di beberapa kecamatan, yaitu Kec. Petungkriono (Dusun Sokokembang), Kec. Kajen (hutan lindung di sekitar Linggoasri), Kec. Kandangserang (Ds. Sigugur), Kec. Karangayar (Alas Daon-Ds.Sonto), dan Kecamatan Lebakbarang (Ds.Bantar kulon). Aku tinggal di Donowangun, kecamatan Talun. Dulu di sini saat aku masih SD, sering sekali mendengar suara owa di pagi hari. Bayanganku waktu itu, owa sama dengan orang utan. Sekarang, aku sudah tak pernah mendengar suaranya lagi.
Hutan yang masih Asri di Sokokembang, Petungkriono

Menjaga Habitat
Owa Jawa itu binatang langka, jadi harus dilindungi. Klasik ya kalimatnya...hehehe. Tapi sebenarnya, saat kita melindungi habitat para Owa..tindakan itu sekaligus merupakan penjagaan stabilitas keseimbangan alam yang manfaatnya juga bisa kita rasakan.
Uwa-uwa

Hutan di kawasan Pekalongan bagian selatan merupakan daerah resapan air sekaligus hulu dari sungai-sungai yang mengalir ke seantero kabupaten dan kota Pekalongan. Apa jadinya kalau daerah hulu tak terjaga? Rasanya tidak perlu lagi saya jelaskan panjang di sini.
Bagi yang belum tahu bahwa di Pekalongan ada satwa endemik langka, ini saya sudah bagi infonya,,,sedikit informasi yang semoga bisa membuka keingintahuan ke hal-hal yang lebih luas lagi.


Quote

“Jangan pisahkan dirimu dari binatang."
"Biar apa, Ayah?"
"Biar kamu tidak sombong jadi manusia," ujarnya sambil tersenyum.” 
Sumber:
Informasi pada tulisan: http://www.pekalongankab.go.id/



2 comments on "Owa Jawa di Pekalongan"
  1. lincah unyuu
    cuma kalo dari deket serem juga nyentuhnya haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. pernah deketan emang sama owa Nin?

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature