Teman Hidup

September 22, 2014
Seorang wanita dengan kado mungil di depan wajahnya, di sebuah meja dengan taplak putih, garpu dan sendok masih terjajar rapi di samping piring. Penunjuk lokasi momen itu adalah sebuah restoran di Bandung. 

Reaksiku ketika melihat momen itu di path seorang teman adalah....langsung bengong, mata berkaca-kaca, ahh..ini romantis. Ini nggak norak, ini nggak alay,,,,tuh buktinya yang ngeLove momen itu banyak banget.

Melihat kemesraan di social media itu sudah biasa banget. Mau itu kemesraan sepasang suami istri maupun kemesraan sepasang ‘kekasih’. Lebih sering  ngerasa risih, atau bahkan geli sendiri. Pokoknya jarang banget sampai yang berkaca-kaca. Si teman aku ini memang orangnya asik, maksudnya ke temen yang nggak akrab kayak aku aja sopan dan baik. Ada sih orang yang sok asik, jatuhnya malah jadi gimanaa gitu hahah. Kalau lihat momen-momen temenku sama pacarnya itu..jauh dari ‘romantis ala ABG’ . Nah..kondisi yang kayak gitu, bikin yang ngelihat  ‘nggak mau ngusik’ artinya nggak akan bisa aku tega ganggu mereka. Ya walaupun nggak ada niatan juga sih ya..hahahah amit-amit jadi orang ke-3.

Ada temen lain yang pernah bilang gini...
“Anggap aja lu milih pacar kayak mau beli mobil. Pilih yang paling cocok, nilai jualnya nggak cepet jeblok, dan yang paling penting itu dirawat, sering di-service.”

Pengalaman senin pagi ini pas sama lagu yang dari tadi terngiang-ngiang di telinga..

Dia indah meretas gundah
Dia yang selama ini ku nanti
Pembawa sejuk, pemanja rasa
Dia yang selalu ada untukku
Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang
Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia



Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature