Kenapa nggak traveling atau naik gunung?

December 17, 2014
Setiap liburan datang, bersiaplah melihat berbagai macam foto traveling teman-teman Anda. Pantai, gunung, bangunan khas luar negeri, dan lain sebagainya. 

Obrolan antara saya dan diri sendiri

"Aku sudah kemana aja?"
"Masih di sini, prefer pulang kampung"
"Kenapa? Ih kamu introvert banget sih, atau pelit ya?"
"Haha..setiap orang punya prinsipnya masing-masing, bukan masalah karakter introvert atau sifat pelit. Ketauhilah, bahwa aku jauh dari keluarga sejak kuliah, sekarang kerjaku ya jauh. Tiap weekend bisa hangout sama teman-teman,,,bisa me time,,ngapain aja. Dan kadang pas ngelakuin itu semua aku keinget keluarga. Aku nih,,,yang ditimang-timang dari bayi, dijagain, dikasih fasilitas termasuk sekolah...malah nggak pernah melibatkan mereka dalam aktivitas kesenanganku. Kalau pas long weekend kok aku malah jalan sama Teman-teman...ya kapan aku sama mereka. Pikirin deh, jika nanti seorang wanita sudah berumah tangga. Makin bakal susah lho".
"Makanya traveling selagi muda"
"Iya..tapi aku maunya sama mereka. Keluarga aku"

Ngerasa bersalah aja kalau sebulan nggak pulang. Transfer duit aja nggak ngefek. Ahhh...ini nggak akan kamu rasain, kalau kamu nggak pernah jauh dari keluarga atau kamu bukan anak pertama atau kamu masih menuntut ilmu. Yang terakhir ini,,,,kalau sudah kerja,,,rasa sayang ke keluarga kita tuh beda, makin gede. Kalau dulu cukup seminggu sekali telponan, sekarang tiap malem.

~ sekian


Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature