Hujan Mei

May 03, 2015
Inilah hujan bulan Mei. Kupikir sudah tak ada lagi, sudah pergi. Dan akhirnya, semua ini terlalu berlebihan. Aku tidak mampu membujuk diriku untuk mengabaikan perasaan ini, dan perasaan ini menjadi tak tertahankan. Aku melesat masuk dalam pikiranku, mendorong segalanya. Suara hujan, suara talang air, suara 'knok knok' dari kompor gas yang dinyalakan, suara televisi dari ruang sebelah...aku melangkah masuk dalam kenangan kedamaian hujan sore di rumah. 
Hujan sore ini terasa begitu indah dinikmati di dalam kamar dengan kakiku terlindung bed cover. Murni. Pikiranku mulai berlari kecil, memberi jarak yang lebih dekat antara diriku dan kenangan. 

Berat sekali untuk pergi---sampai kita pergi. Dan kemudian itu menjadi tindakan termudah di dunia. ---- tapi selanjutnya apa? Apakah aku akan terus menerus meninggalkan tempat demi tempat, dan meninggalkan mereka, dan meninggalkan mereka, mengarungi perjalanan abadi? 
- Paper Town, John Green

Aku hanya rindu. Sangat rindu dengan rumah
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature