Wanita Mengungkapkan Perasaan?

May 11, 2015
Suatu hari, Ranger Merah (bukan nama sebenarnya) menasehati saya "Yen seneng karo wong yo tinggal ngomong" yang artinya "kalau suka sama orang ya tinggal bilang."

Senada dengan yang Banyu bilang "kalau perempuan tidak suka menunggu, kenapa perempuan tidak pernah menyatakan perasaan duluan?"
"Karena..kulit perempuan dibuat dari gengsi."
"Kalau kulit laki-laki?"
"Dari terigu sama kanji."
"Hahaha..laki-laki, kan, bisa gengsi juga.."
"Bisa tapi nggak boleh."
"Kenapa?"
"Ada tiga hal yang melunturkan gantengnya seorang laki-laki. Pertama, ketidaksholehan. Kedua, kegeeran. Ketiga, kegengsian."
"Hmm..ada tiga hal yang melunturkan cantiknya seorang perempuan."
"Apa?"
"Pertama, tidak menyadari bahwa laki-laki tidak ingin dinilai sebagai seseorang sempurna. Justru laki-laki jatuh hati sama  perempuan yang bisa melihat titik tak sempurnanya. Supaya ia bisa terus berubah menjadi lebih baik. Ketidaksholehannya dalam bahasamu. 
Kedua, tidak menyadari bahwa laki-laki juga makhluk yang mudah tersentuh hatinya. Mudah dibuat senang apalagi ge-er. 
Ketiga, tidak menyadari bahwa ketika laki-laki membuat perempuan menunggu, sesungguhnya ia sedang meneguhkan perasaan. Supaya nanti-nanti, tak perlu lagi ada gengsi. "

Apa yang dipikirkan laki-laki tidak sama dengan yang dipikirkan perempuan.

Jatuh cinta butuh alasan kuat. Tapi alasannya bukan ada pada yang kita cintai. Melainkan pada diri sendiri. 
----dari Teman Imaji
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature