Aku kini

June 22, 2015
Betapa sahabatnya itu telah berkelana dan tak pernah ragu untuk menjadi dirinya sendiri. 
Seseorang yang berani berdiri tegak untuk mengatakan apa yang diinginkan dan tak diinginkan.
Seseorang yang dapat memerdekakan diri dari kebergantungan atas apa pun, termasuk atas rasa malu yang tak beralasan.
Seseorang yang selalu tersenyum meski kesulitan mengimpit dan melangkah lagi untuk melihat kemungkinan baru.
~ Novel Ayah, Andrea Hirata (245)

Mungkin aku kini, seperti Marlena yang digambarkan Zuraida dalam kalimat di atas. Iya. Aku kini. 

2 comments on "Aku kini"

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature