[sajak] Masih Menanti Hujan

August 11, 2015
Kemarin...
Memang hujan tiada turun
Di siang hari dengan aroma khasnya
Yang kugambarkan laksana ‘ketek’ kekasih
Meskipun tidak ada 'ketek' kekasih

Kemarin...
Memang hujan tak turun
Di sore hari dengan kesejukannya
Yang kuibaratkan wajah kekasih usai wudhu
Tak ada hujan, tak ada kekasih

Pun semalam hujan tak datang
Sebagaimana kunanti dengan debaran
Layaknya menunggunya
Ya, dia..yang kukasihi diam-diam

Sebab do’a mencipta ketenangan jiwa
Semoga Tuhan mengijinkan
Pembuktian dan perayaan cinta
Dengannya, tanpa maupun beserta hujan
Thanks for this image



Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature