Blogger ‘Ndeso’ ketemu sinyal 3G

March 28, 2016
Indosat ooredoo, im3 ooredoo, funblogging
Santai sambil internetan

Jangankan sinyal 4G, lihat ada im3 ooredoo 3G muncul di smartphone saja saya bahagia. Begitulah rasanya ketika awal tahun 2016 ini saya di rumah agak lama. Blogwalking, social media, bahkan posting blog lancar jaya. Siapa sangka, jika sebelumnya desa saya yang terletak 40km di sebelah selatan Pantura Pekalongan itu darurat sinyal. Ketika zaman telah beralih dari manual ke digital, rasanya akan pincang menjalani hari tanpa terhubung dengan dunia luar via internet. Apalagi dengan dimulainya MEA (masyarakat ekonomi Asean) yang memaksa semua orang bersaing bukan lagi di tingkat desa atau kecamatan. 

Desaku Darurat Sinyal
Im3 ooredoo, freedom combo, indosat ooredoo, funblogging
Taken by mas @nuno_orange
Ini adalah ekspresi saya saat bercerita kepada marketing communication Indosat Ooredoo Jateng DIY pada acara Fun Blogging 9 di Semarang. Curhatan tentang pengalaman berinternet di desa saya yang kini sudah lebih baik ini ditanggapi dengan saksama. Kondisi geografis yang berbukit serta berlembah mengakibatkan desa saya darurat sinyal.

Setiap kali teman atau saudara datang, akan selalu terdengar kalimat
“whah,,ga ada sinyal” atau
“sebelum ke sini aku udah ngabarin pacarku, kalau aku mau ke tempatmu..bahaya ntar dia ngga bisa ngubungin aku”.

Keterbatasan sinyal  ini menghasilkan kebiasaan-kebiasaan janggal.

1.| Meletakkan smartphone di dalam gelas
Akan aneh melihat smartphone nangkring di dalam gelas, tapi ini lumayan ampuh. Gelas mampu mengambil peran sebagai penangkap sinyal. Repot? Iya..repot sekali. Apalagi kalau kondisinya sedang chatting, hemm..susah. 

2. | Meletakkan smartphone di jendela
Rumah saya terhalang oleh pepohonan besar selain memang letaknya di lembah. Inilah yang makin memperburuk kedatangan sinyal internet. Sinyal itu lumayan tersedia jika saya meletakkan smartphone di jendela. Oke,,problem teratasi. Ketika saya sedang duduk di depan TV lalu ada notifcation dari smartphone, saya bergegas ke jendela. Sesudah itu kembali ke depan TV, lalu kalau ada notif ya kembali lagi ke jendela. Kurang fleksibel dan bikin capek. 

Kejadian yang tragis pernah saya alami karena meletakkan smartphone di jendela. Suatu pagi, Bapak masuk ke kamar saya yang kondisinya gelap dengan maksud membuka jendela. Beliau menghempaskan jendela sekuat tenaga tanpa tahu ada smartphone saya di sana.
“klotak...bug..” suara itu jelas terdengar,  bersumber dari iphone yang terkapar di tanah. 

3.| Harus beli modem wifi portable
Ketika era nya modem wifi portable menjangkiti, saya termasuk yang tergoda memilikinya. Mahal sih, hampir 500ribu harus saya tebus. Saya pikir masalah sinyal akan teratasi dengan meletakkan modem di jendela. Si smartphone bisa saya bawa duduk di depan tv atau masak di dapur dengan network connection jalan terus. Ternyata modem wifi juga pakai baterai, kadang kala ketika saya sedang asyik berselancar di internet malah si modem lowbat. Hemm...ngga asik juga nih.

Sinyal Itu Akhirnya Datang
Akhir tahun 2015 saya mengambil cuti panjang dan menghabiskannya di rumah. Saat itu saya mulai merasakan perbedaan pada penangkapan sinyal internet.

“lho..kok 3G..biasanya cuma Edge” ucapku sambil berbinar-binar.

Bagi blogger ndeso seperti saya, berbekal sinyal 3G saja sudah sangat bersyukur. Aktivitas ngeblog, social media, dan segala pritilan as a blogger lancar jaya. Dengar-dengar sih Indosat Ooredoo sedang memperkuat jaringannya di wilayah Pekalongan. Meski belum mendapat jatah 4G, saya sudah merasakan kemerdekaan berinternet. 

Membawa Indosat Ke Petungkriyono
Indosat ooredoo, im3 ooredoo, funblogging, petungkriyono
Panorama Petungkriyono Pekalongan
Petungkriyono adalah wilayah paling selatan dan paling tinggi di kabupaten Pekalongan. Bahkan kecamatan yang terkenal dengan panorama alam serta hujan hutan tropisnya ini berbatasan langsung dengan dataran tinggi Dieng. Februari 2016, saya beserta kawan-kawan SMA berpetualang ke sana. 

“ah,,update di path ah..” kata saya.
“lho..emang ada sinyal? Kok aku engga” kata seorang teman.
“ada kok, nih lho full 3G” sambil nyodorin smartphone.
“yo wis..sini mana password tathering nya”.
Indosat ooredoo, im3 ooredoo, funblogging, petungkriyono
Berbagi sinyal adalah sedekah
Akhirnya teman-teman saya internetan pakai tathering ooredoo. Sungguh tidak menyangka sebelumnya jika provider ini juga kuat sampai pelosok.

Ternyata 4G itu kece
Awal bulan ini saya beli smartphone baru, yang bisa nangkap sinyal 4G. Pertama kali melihat penampakan “4G” di layar adalah saat makan siang di Semanggi, Jakarta. Langsung deh nyobain performanya, dan ternyata waass wuusss kayak bis malam.

Sinyal 4G belum muncul di desa saya, tapi di Semarang sudah. Ketika di acara Fun Blogging itu, saya bisa dengan lancarnya live tweet serta upload video ke youtube.



Paketan yang saya pakai adalah Freedom combo. Dengan 99 ribu saya sudah mendapatkan 3GB sinyal 3G dan 10GB sinyal 4G plus unlimited call dan sms ke sesama Indosat. Lebih dari cukup buat sebulan internetan.
Indosat ooredoo, freedomcombo, im3 ooredoo, funblogging
Pilih mana yang disuka
Antara Sinyal Internet dan MEA
Tanpa sinyal internet yang mumpuni, mana bisa saya share keindahan Petungkriyono langsung dari tempatnya ke path, facebook, instagram, dan social media lain. Banyak hal yang bisa kita lakukan dalam menghadapi MEA (masyarakat ekonomi Asean). Dan internet adalah jembatan penghubung dengan portal dunia luar. 

1.| Positive sharing
Hal sesepele upload gambar ke instagram atau post blog adalah yang bisa saya lakukan dalam menghadapi MEA. Apa sih potensi daerah saya? Wisata? Keindahan alam? Sudah pada porsinya jika saya bisa membagi semua itu sekaligus menginfluence orang lain untuk bertindak bijak terhadap alam. 

2.| Belajar lebih banyak
Kesempatan untuk belajar lebih banyak dari berbagai sumber. Siapa sih yang tidak tahu bahwa internet bisa melakukan segalanya termasuk mengajarkan banyak hal pada kita? MEA yang katanya kejam itu tidak akan menakutkan jika kita sudah punya skill. Dan skill bisa diasah dengan terus belajar dan mengaplikasikannya. 

3. | Memperluas networking
Tidak akan kuat jika sebuah usaha kita lakukan sendiri. Dan percayalah bahwa internet telah menghubungkan lebih banyak orang tanpa kita bayangkan sebelumnya. Misalnya saja, di desa saya Pak lurah sekarang punya facebook. Social media facebook adalah yang paling hits dan hampir dimiliki setiap kepala keluarga. Keterhubungan yang dulu renggang, bisa semakin erat. Kuatnya networking di lingkup paling kecil sebuah masyarakat adalah modal bagus menghadapi perubahan. 

Perlu effort yang lebih untuk menikmati internet di desa. Sebagai blogger ‘ndeso’ saya bahagia sekali jika sinyal 4G bisa pula menjangkau kami. Internet sangat penting sebagai survival kit di jaman digital terlebih untuk menghadapi MEA (masyarakat ekonomi Asean). 

Bagaimana pengalaman serumu dalam memakai internet? pasti punya kan? yuk bagi di kolom komentar.


57 comments on "Blogger ‘Ndeso’ ketemu sinyal 3G"
  1. Alhamdulillah ya di desa pun masih bisa internetan. Dunia makin tak berbatas :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betuul sekali mba. Belakangan ini provider mulai mengimbangi kemajuan smartphone yang juga sudah merambah desa desa

      Delete
  2. Waaahh.. sudah setor. Keren inna ceritanya :D
    Tapi iya loh, pake freedom combo anti stress pas internetan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemarin ini aku jalan ke daerah selatan jawa tengah. Malah dapat 4G lho mba..

      Delete
  3. Rumahku yg seperdelapan urban dan tujuperdelapannya memang deso juga sudah ada sinyal 4G. Emang keren ya ooredoo ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah...semoga kita selalu dilimpahkan rizki buat beli pulsa ya mba

      Delete
  4. Alhamdulillah ikut seneng internet audah masuk desa mbak innayah, kalau tidak salah program pemerintah juga untuk bisa menyediakan fasilitas internet untuk seluruh warga negara indonesia karena itu jadi salah satu hak asasi kita *lebay ya hihi..tapi beneran lo. Indonesia akan jadi negara broadband internet akses soon. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin. Segeranya jangan kelamaan..
      Sinyal adalah bagian dari kesejahteraan. Nanti kalau aku nyalon DPR mau bawa program kerja ini ah..wkwkwk..

      Delete
  5. Waktu di Surabaya sinyal nggak ada masalah.
    Kini saya tinggal di kampung, sinyal similikiti. Padahal salah satu kesejahteraan blogger adalah sinyal yang excellent.
    Saya sekarang pakai modem Andromax M2S dengan paket sekitar 60 ribu.
    Jos banget sinyalnya
    Salam hangat dari Jombang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe similikiti. Kalau di Jombang kota sudah 4g belum ya Pak Dhe?

      Delete
  6. Allhamdulillah aku sudah pakai 4G mbak. semoga disana segera dapat juga ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiinn..semoga 4G menjangkau desaku

      Delete
  7. di kampungku juga lumayan sinyalnya nih...aku udah pake sekarang.. haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Assekk. Kartu yang dapat dari indosat semarang? Kalau di kota Semarang mah udah 4G semua ya mba..

      Delete
  8. wakakakka seriusan itu gelas, bikin postingan khusus deh, perbedaan signal pake gelas dan tidak, pasti rame

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tunggu aja tutorial menangkap sinyal dariku hahahah

      Delete
  9. Ngeliat sinyal 4g was wes wos? Itu aku banget wkwkwk
    Btw ini buat lomba ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Nit..ini sharing pengalaman sekaligus diikutin lomba :-)

      Delete
  10. Masukin hp ke dalam gelas? ah serius heheheh

    ReplyDelete
  11. Sekarang Indosat sudah masuk sampe Petung.. Keren, berkibarlah sinyalku.. Ahihihi

    Oh iya, fun blogging itu salah satu acara yang diselenggarakan dari komunitas blogger perempuan, cmiiw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fun blogging sudah jadi komunitas tersendiri mba. Namanya "fun blogging comunity" nah kalau blogger perempuan,,itu bukan lagi komunitas tapi networking dengan nama "blogger perempuan network"..hehe

      Delete
  12. Makanya mbk gak salah yaaa milih INDOSAT OREDOO ^_^ sudah 4G juga, ikutan hepi nih mbak denger desa yang semula gaptek en susah ditembus dunia maya (baca internet) sekarang jadi maju jaya abadi selalu. Slaam sukses selalu untuk bangun desanya. Sukses juga untuk kontesnya ya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bali deso mbangun deso. Semoga menara bts menyambangi desaku

      Delete
  13. Aku termasuk blogger ndeso, tinggal di pinggiran kota dengan sinyal yang kadang tak bersahabat. Terutama kalo malam plus abis hujan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku paham perasaanmu mbak..hehehe

      Delete
  14. Aku belum ganti simcard yg 4G nih. Btw setuju sama kamu nay, internet tuh membuka wawasan banget sejauh bisa digunakans secara bijak.

    ReplyDelete
  15. Wah, kreatif caranya. bisa dipraktekkan nih. Jadi bingung gimana ya bikin tulisannya. Ini keren banget!

    ReplyDelete
  16. Wuih, udah setor aje, mantaaappp. Kayaknya adem hawanya ya?

    ReplyDelete
  17. Seriusan gelas bisa nangkap sinyal ???

    ReplyDelete
  18. aku sih udah nggak ngurus sinyal kalau pulang ke desaa rul :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahah..ngurus si mas ajah kamu mah

      Delete
    2. Hahahah..ngurus si mas ajah kamu mah

      Delete
  19. di rumahku malah edge pun cuma 1 bar,, harus keluar gang kalau mau dapat 3G. :) semua provider.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduuh lebih parah. Semoga ooredoo segera menjangkaumu mba

      Delete
  20. di daerahku masih 3G Mbak, makanya saya suka ngeblog pake internet kantor :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha di kantorku..blogspot diblokir

      Delete
  21. Pernah mengalami seperti itu di rumah kontrakan lama mbak. masalahnya ada di pepohonan yang terlalu rindang. rumah memang teduh dan tidak panas, tapi miskin sinyal bisa bikin hati panas. hahahahaha....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pohon ngefek banget emang mba..selain beton

      Delete
  22. ceritanya lucu...
    dulu saya juga pernah ke desa tempat saya, ya hasilnya ga jauh dari cerita mba.
    bedanya kalo mba begitu ngeliat 3G bahagia kalo saya begitu tau ga ada 3G stress..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahhaha...begitu pentingnya internet ya sampai bisa menentukan kebahagiaan seseorang

      Delete
  23. Hihihi, kebiasaan-kebiasaan aneh nyari sinyal itu duluuuu banget saya lakukan pas di kampung halaman saya di Sumatera sana fakir sinyal. Punya hape sudah kaya telpon fix line karena harus nyantel sama antena sinyal yang tingginya balapan sama antena tivi. Hahahaha... Terus kalo sudah dapet spot yang sinyalnya bagus, jangan sekali-kali bergerak, atau suara di telepon berubah jadi kaleng rombeng. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Indonesia masih begitu. Sekoga sekarang gda lagi desa yang miskin sinyal ya..

      Delete
  24. syg nya di desa kami gak ad sinyal 4G, ada sinyal 3G aja udh syukron :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mba..tapi di desaku 3G nya sudah lumayan stabil

      Delete
  25. Hai Mbak, blogger macam saya ini selalu bermasalah sama urusan sinyal dan kanker, hihihi...tapi sekarang dah nemu paket internet yang cocok , yaitu freedom combo nih jadi bye bye masalah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeay...sama dong kita pakai freedom combo.

      Delete
  26. hihihi ... cerita yang tentang menangkap sinyal bikin saya ngikik :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha begitulah mba. Aneh..tapi terbukti bisa

      Delete
  27. nie namanya technologi masuk desa mbak..baguslah kalau didesa sekalipun masih bisa berinternet ria

    ReplyDelete
  28. kalau saya sih nggak pikirin itu sinyal, mau 3G, 4G, 5G. yang penting bisa internetan.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature