Susindra, Blogger Jepara Penerus Semangat Kartini

April 21, 2016

Jepara selalu diidentikan dengan ibu kita Kartini. Wanita yang dikenal oleh hampir seluruh rakyat Indonesia dan hari ulang tahunnya selalu dirayakan. 21 April, saat anak SD didandani pakaian adat untuk berpawai. Anak SMP atau SMA lomba aneka rupa yang berfokus dengan kegiatan wanita seperti memakai kain jarit, membuat tumpeng, dan lain sebagainya. Kini, saat mendengar Jepara saya tidak hanya akan ingat dengan Kartini saja. Beliau adalah Susi Ernawati Susindra alias Susi bukan menteri, blogger wanita asal Jepara yang sangat semangat memajukan kotanya. 


Dialah Susindra

Saya mengenal Susi dari komunitas blogger perempuan. Tak pernah menyangka sebelumnya bahwa selain seorang pengajar dan pengrajin mebel kayu, dia juga bukan blogger biasa. Bersama sang suami yang bernama Indra, mereka berdua berkolaborasi menjadi aktivis sosial di Jepara. Kegiatan pungut sampah, workshop menulis, dan masih banyak lagi.  Susi Susindra begitulah branding untuk pemilik blog “cakrawala susindra” ini. Susindra adalah akronim dari nama susi dan indra suaminya, wah..kok kompak banget ya. 


A photo posted by Susindra Craft (@susierna1) on

Lifestyle blogger dari kota kecil bernama Jepara ternyata adalah sosok di belakang banyak komunitas, termasuk warung blogger yang saya ikuti. 


“salah satu rahasia menjadi penulis hebat adalah menganggap semua orang sama. Dengan tukang becak tidak mendongak, dengan orang penting tidak membungkuk”

profil blogger susindra, susi ernawati susindra, blogger jepara, faktakartini, kartini, blogger perempuan


Quote ini saya dapatkan dari Susi Susindra dan harus saya ingat terus. Lewat blognya, Cakrawala Susindra saya percaya bahwa beliau bukan blogger yang suka pencitraan aneh-aneh. Tak banyak orang yang punya skill multitalent dan mau berbagi, apalagi lokasinya bukan di kota besar. 


#FaktaKartini

Kartini yang saya kenal ketika jaman sekolah adalah pahlawan wanita yang mengangkat derajat kaum hawa agar memiliki kesetaraan dengan kaum pria terutama di bidang pendidikan. Saat saya membaca tetralogi buru ke-3 Jejak Langkah yang ditulis Pramoedya Ananta Toer, fakta tentang kartini bertambah. Kartini juga adalah gadis yang dikorbankan. Semangatnya dipadamkan dan dihentikan dengan cara dinikahkan. Itulah cara halus yang menyakitkan. 




Dari Susi Susindra, saya mendapat fakta bahwa Kartini dan keluarganya adalah pengusaha mebel pertama dari Jepara. Remaja berusia 19 tahun yang berhasil membuat kagum Ratu Wilhelmina dengan seni ukir Macan Kurung dan batik Jepara. Kartini berperan aktif dalam pameran Karya Perempuan Pertama di Den Hag dengan mengirimkan detail pembuatan batik dan foto dirinya yang sedang membatik. Juga, seni ukir yang sangat dikagumi sehingga dengan menggunakan nama Oost en West, Kartini dan saudara-saudarinya mengekspor batik dan mebel ke Eropa.


Berkiprah di daerah

Ketika saya hari ini bisa berseragam dan bersepatu, melumasi part mesin dengan oli, bebas tertawa dan duduk setara sama bahu bahkan dengan bos saya, tentu tak lepas dari jasa Kartini. Ketika Jepara semakin maju, minat baca dan menulis kaum mudanya tergali, tentu tak lepas dari kiprah Susindra. Saya belum melakukan apa-apa untuk Pekalongan, bisakah mengikuti jejak Kartini dan Susindra? Tekad dan waktu yang akan membuktikan. Berkiprah di daerah sesungguhnya lebih diperlukan daripada di kota besar. 


Kontak Susindra

Jika kamu ingin mengenal lebih dekat Susindra, bisa cek sosial media akun berikut:


Semoga semangat Kartini dan pejuang wanita lainnya bisa menulari kita. pria, wanita, tua, muda, memiliki peran dalam kehidupannya. 


"Tanpa wanita takkan ada bangsa manusia. Tanpa bangsa manusia takkan ada yang memuji kebesaranMu. Semua puji-pujian untukMu dimungkinkan hanya oleh titik darah, keringat dan erang kesakitan wanita yang sobek bagian badannya karena melahirkan kehidupan." (Minke, Tetralogi Buru : Jejak Langkah, hlm. 430)


35 comments on "Susindra, Blogger Jepara Penerus Semangat Kartini"
  1. Saya sudah mengenalnya, pernah kopdar dengannya di Surabaya,Semarang,Yogyakarta, dan sering membaca blognya. Bagus.
    Salam hangat dari Jombang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya lebih bangga lagi dan merasa terhormat mengenal Pakde. Pertemuan oertama, kedua, ketiga, dan semoga segera yang keempat. Aamiin

      Delete
    2. Kapan ya bisa ketemu Pak dhe sama Mba Susi..wahh pokoke harus salim

      Delete
  2. “salah satu rahasia menjadi penulis hebat adalah menganggap semua orang sama. Dengan tukang becak tidak mendongak, dengan orang penting tidak membungkuk” Quote ini keren sekali..
    Terlebih quote terakhir, bikin merinding kembali..

    Keren ulasannya, bravo Nay en mabolous Mbak Susi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begitu yang saya sarikan dari sharing seorang Putra Jepara yang hebat Mbak. Saya manut saja karena ingin jadi penulis hebat

      Delete
    2. Saya juga suka bgt sama quote itu. Kereeenn.. :)

      Delete
  3. Artikel ini menambah percikan - percikan lentera di hati dan pikiranku. Sungguh dahsyat membaca diri ini dihargai sedemikian rupa. Saya biasa saja kok Mbak, malah sangat biasa. JIka di komunitas tampak hebat, karena kebetulan di usia tua mau bergabung aktif dengan anak muda. Saya menganggapnya sebagai cara mengabdi pada tempat saya tinggal agar lebih meriah dan dikenal.
    Terima kasih ya, untuk ulasan dan harapannya

    ReplyDelete
  4. Mbak Susi keren bangetttt memang... saya senang jd salah satu orang yg mengenalnya langsung :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayang pas funblogging beliau berhalangan ya

      Delete
  5. Suka banget quotes dan pemikiran mbak Susi.

    ReplyDelete
  6. wah, seru nih promosiin teman ya:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Networking yang keren kan mba? Hahaha

      Delete
  7. Walaupun belum kenal secara dekat, tapi insya Allah saya bisa merasakan bahwa Mba Susi ini memang mewarisi jiwa Kartini. Beliau tidak sombong, meski banyak ilmu. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Falsafah jawanya dipake bener ya mba. Ah...

      Delete
  8. “salah satu rahasia menjadi penulis hebat adalah menganggap semua orang sama. Dengan tukang becak tidak mendongak, dengan orang penting tidak membungkuk”

    perlu dicatat besar2 ini quote
    semangat Kartini juga mbak Susindra, sosok Kartini dari JEpara, patut diacungi jempol dan ditiru ^_^

    ReplyDelete
  9. Mbk Susindra keren ya Inayah. Serius, untuk Blogger baru seperti gue ini, ngerasa kalo masih banyak dan selalu akan terus tanpa lelah belajar dari orang2 yang punya kisah Inspirasi seperti mbk Susindra ini.

    Salam kenal ya mbk Susindra, dari Pangeran Wortel. Sukses selalu. Btw, gue juga suka ni, sama Quotenya. Keren!!

    ReplyDelete
  10. Salam sukses utk mbak Susi Kartini dr Jepara n anak muda keren yg selalu bersemangat menebar inspirasi, mbak Innyah.Semoga suatu saat kita bisa copy darat yaa.Semarang, Jepara n Pekalongan..

    ReplyDelete
  11. Inspiring blogger. Selamat Hari Kartini :)

    ReplyDelete
  12. Inspiring blogger. Selamat Hari Kartini :)

    ReplyDelete
  13. mbak susi memang ciamikkk.. Tulisannya juga sering jd bahan inspirasi saya dan ngak pelit ilmu

    ReplyDelete
  14. Saya sering baca blognya Mbak susi, jg berteman di FB. Dari sana saya tahu kalau Mbak Susi ini memang keren banget aktifitasnya. Dan yang saya tangkap dari setiap tulisannya, kesimpulan saya: Mbak Susi ini orang yang cerdas.

    Semoga satu saat bisa ketemu orangnya langsung. Jepara - Pati kan tidak jauh ya... :)

    ReplyDelete
  15. Wow, nggak salah lagi ya kalo Jepara sebagai kota kerajinan ukir sampai mendunia. La wong Ibu kita Kartini pun nggak jauh dari dunia ini, dari pengusaha mebel sama dengan Mba Susi :)

    ReplyDelete
  16. Tetap semangat mbak Susi bukan mentri. Kami mendukungmu... :D

    ReplyDelete
  17. Mbak susii warbiasaa!!! suka sekali sama quote-nya >>>>“salah satu rahasia menjadi penulis hebat adalah menganggap semua orang sama. Dengan tukang becak tidak mendongak, dengan orang penting tidak membungkuk”

    ReplyDelete
  18. Bun daga senang sekali karena sudah mengenal secara pribadi ketika Warung Blogger mengadakan ultahnya di Outback Cafe. Pribadi yang profile, karena di luar komunitas masih tidak sungkan menghubungi bunda melalui WA ketika Susi berada di Jakarta, TangSel. Sayangnya gak bisa ketemu karena jadwal Susi sangat padat. Innayah telah mengupas tentang Susi Susindra ini secara lengkap. Keren.

    ReplyDelete
  19. Bunda juga senang sekali....

    ReplyDelete
  20. Dan ternyata setelah ngobrol lebih jauh, masih banyak yang belum diungkap di Blog ya mbak... salut untuk mbak Susi...

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature