Bekal makanan yang wajib dibawa saat naik gunung

August 13, 2016
mendaki, pendaki,bekal mendaki, naik gunung

Sebagai pendaki newbie, saya menurut saja ketika koordinator pendakian ke gunung Prau menugaskan membawa ini itu sebagai perbekalan. Meski mendaki ke gunung prau terkesan sangat mudah dan bukan merupakan gunung yang berada di antah berantah, bekal tetap harus dipersiapkan. Sebenarnya bisa saja membeli bekal di sekitar pos pendakian, tapi demi kelancaran semua itu dipersiapkan dari Jakarta. Meski awalnya saya merasa bekal sudah cukup, ternyata teman-teman lain lebih lengkap. Iya, mereka yang sudah biasa naik gunung tahu apa saja yang dibutuhkan.

Bekal kelompok

Mas Andri menugaskan semua peserta pendakian membawa beras dan mi instan. Sedangkan untuk bekal kelompok, bagian saya adalah membawa sayuran dan tempe. Untuk tempe ini saya membeli tempe yang sudah sekalian dibumbui agar lebih praktis.

Bekal penunda lapar andalan

Sebenarnya membawa makanan yang menjadi andalan kita sebagai penunda lapar itu wajib ya. ada yang penunda laparnya biskuit, ada yang kacang atom, kalau saya sih sosis. Lebih praktisnya sosis yang bisa langsung dimakan, semoga produsennya  menggunakan pembungkus sosis terbaik yang didapatkan di markaindo.co.id  karena ada jaminan halalnya.
sosismarkaindo, bekal mendaki, pendaki
sumber :www.markaindo.co.id

Makanan yang wajib dibawa saat mendaki

Ketika kami sekelompok sudah tiba di gunung Prau dan membuka bekal masing-masing, ternyata banyak banget dan cenderung berlebih untuk stok 2 hari. Sebenarnya apa saja sih yang harus dibawa saat mendaki agar tidak memberatkan di ransel dan tidak meninggalkan banyak sampah?

1| beras

Mau tidak mau, orang Indonesia belum terasa makan kalau belum menyendok nasi. Apalagi setelah tenaga terkuras karena mendaki. Sebenarnya akan lebih praktis membawa roti sebab kita tidak perlu menyiapkan penanak nasi dan air untuk memasak. Tapi, namanya kebiasaan ya mau di darat atau di laut maupun di gunung harus tetap dijalankan. Khawatirnya, perut kita tidak siap makan roti saja. Masuk angin, hipotermia, malah lebih fatal lagi kan akibatnya.

2|cokelat, Permen, madu

Bekal ini lebih digunakan saat di perjalanan. Daripada sedikit-sedikit minum air, akan lebih praktis dan menghasilkan tenaga memakan kudapan manis seperti ini.

3| air mineral

Untuk gunung yang tidak ada sumber air seperti gunung prau, air mineral harus dibawa dari bawah sebelum mendaki. Air ini bukan cuma untuk minum, tapi juga untuk memasak. Jadi, hemat-hematlah saat perjalanan mendaki.

4| Makanan siap saji

Makanan siap saji tidak harus mi instan ya, tapi sudah menjadi adat sepertinya untuk mengaitkan mi instan dengan gunung. Kemarin itu, kita bawa otak-otak dan sosis. Cukup goreng saja bisa langsung dibuat lauk. Namanya juga di gunung, meski sangat sederhana tapi sensasinya mewah. Nasi lauk otak-otak rasanya kok sedap sekali ya.
bekal di gunung, sarapan di gunung, pendaki
sarapan sederhana

Perihal sampah sisa bekal

Tentang kemasan makanan siap saji yang biasanya terbuat dari plastik memang akan meninggalkan sampah. Sebaiknya memang kita meminimalisir, agar bawaan ke bawah nanti tidak berat. Tidak boleh pakai banget ya ditinggal di gunung, itu tidak sopan. Untuk mi instan memang kita mau tidak mau harus membawanya dalam keadaan berplastik, nah kalau sosis bisa sih kita bawa yang pakai kemasan edible alias plastiknya bisa dimakan. Lhah? Gimana? Pembungkus sosis terbaik yang didapatkan di markaindo.co.id  malah terbuat dari kolagen dan dijamin halal lho.

Bagikan sisa bekal

Sayang banget sih kalau bekal kita nyisa dan harus dibawa turun lagi. lebih baik sih tawarkan ke pendaki lain, siapa tahu membutuhkan.

Sudah siap naik gunung lagi? Jangan tinggalkan jejak kecuali foto, salam lestari.

this is a sponsored post, read disclosure on this blog


25 comments on "Bekal makanan yang wajib dibawa saat naik gunung"
  1. Wah ini bermanfaat sekali mbak, saya rencananya pengen naik gunung nih tahun depan. Bekel sosis io pasti suka karena mie instan terlalu mainstream :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Praktis juga ya..teh. wah gunung apa nih?

      Delete
  2. mungkin perlu ditambahkan, mendaki gunung adalah olahraga luar ruang yang menguras banyak kalori. perlu diketahui juga bahwa antara jumlah kalori yang terbuang harus seimbang dengan jumlah kalori yang masuk ke tubuh. gak adaa salahnya selama mendaki kita membawa makanan yg memiliki kalori tinggi seperti telur, daging sapi, ayam, sayuran dll. hindari makanan instan aeperti mie instan. karena mie merupakan makanan yang menyerap banyak air ketika di dalam tubuh kita. belum lagi zat pengawetnya.

    untuk makanan penunda lapar saya sarankan Fit Bar (bukan promosi 😂) fitbar biar kecil tapi buat kenyang. oh iya, jangan lupa buah-buahan ya. selain berkalori cukup besar. buah juga enak dan segar 👌🏻👌🏻👌🏻👌🏻

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah makasi lho tambahannya...siipp deh

      Delete
  3. Jangan lupa bawa buah-buahan seperti pisang dll. Pasti lebih bermanfaat :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duren gimana kak...? Seru tuh greget

      Delete
  4. Bekas beras buat bikin nasi liwet enak banget tuh :) tapi kayaknya yang praktis bawa bekal makanan siap saji aja deh dan jangan lupa juga bawa air :)

    ReplyDelete
  5. Jadi kebayang keseruan saat di puncak, bisa menikmati pemandangan sekitar.
    hiks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah waktu itu kebetulan cerah banget

      Delete
  6. Keren mendaki gunung....memang urusan perut penting banget hihi

    ReplyDelete
  7. Kira-kira makanan yg bungkusnya bisa ikut dimakan ada ga ya mbak. Wah, klo ngomongin Prau, kotor! Banyak bungkus permen, plastik, kertas nasi bungkus. Payah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lha ini sih aku lagi cerita soal sosis yang bungkusnya bisa dimakan :)

      Delete
  8. ayooo kemping di Petung Kriyono.....!

    ReplyDelete
  9. gak kebayang naik gunung dengan printilanku yg segitu banyak deh :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe pake porter Nin. Trus tendanya sendirian

      Delete
  10. Sosisnya yg tinggal lep itu ya?

    ReplyDelete
  11. Aku mau nya catering semua di siapin, capek kalo bawa sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dong...kalau oom Cum sih jangan capek capek bawa keril

      Delete
  12. saat mendaki memang paling pas bawa makanan yang instan tanpa perlu repot dengan banyak bahan dan lebih bisa menghemat waktu..

    ReplyDelete
  13. aku belum pernah naik gunung mbak malahan.huhuhuu

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature