Perempuan Itu Gaptek (?)

March 27, 2017
Minggu lalu saat wawancara untuk seleksi beasiswa, saya ditanyai topik seputar teknologi. Imajinasi saya menjadi sangat liar ketika memberikan opini mengenai desain smartphone masa depan. Entahlah, saya ngoceh berapa menit dalam bahasa Inggris siang  itu. Topik yang berhubungan dengan teknologi memang selalu menarik untuk dikulik lebih jauh. Bahkan perkembangan teknologi sama menariknya bagi saya dengan perkembangan tren make up. Perempuan sering dilabeli sebagai kaum gaptek, apalagi kalau penampakan luarnya adalah emak-emak.

blog inayah

Sadar atau tidak, label perempuan sebagai kaum gaptek itu bisa membunuh kreativitas. Merasa nggak mampu dan pusing duluan padahal belum dicoba. Atau...sudah tahu tapi takut mencoba karena khawatir dengan hasilnya. Bergaul dengan banyak blogger perempuan belakangan ini,  semakin membuka mata saya bahwa perempuan yang nggak gaptek itu banyak. Dan menurutku, itu adalah salah satu pesona yang menambah inner beauty dari seorang perempuan.

Berani Utak-Atik Blog Sendiri

Sebagai blogger, mau nggak mau saya harus bersentuhan dengan hal-hal teknis. Coding, webmaster, analytics, belum lagi optimasi foto, domain, dan lain sebagainya. Blog ini adalah rumah yang saya bangun sendiri meski perlahan-lahan. Pada masa awal-awal ngeblog, nggak banyak tutorial yang ditulis blogger berjenis kelamin perempuan. Apalagi jika itu sudah menyangkut coding dan seo (search engine optimation).

Sekarang, ketika mengetikkan sebuah kata kunci terkait tutorial, banyak juga lho blog dengan penulis perempuan yang muncul. Saya punya blogger-blogger perempuan yang sering menjadi rujukan untuk urusan ini. Memesona banget nggak sih kalau seorang perempuan bisa mereview lipstick sekaligus jago mengoprek blog?

Semua hal sudah ada petunjuknya, mau yang bentuk tulisan atau video. Jadi tidak ada alasan bagi saya untuk takut mengutak-atik blog. Baru-baru ini saya membuat blog di wordpress dengan self hosted domain. Dari mulai beli domain dan hosting, instalasi, seo, semuanya mengandalkan tutorial.
Sekian tahun yang lalu ketika saya masih pakai putih abu-abu, nggak ngerti deh kenapa harus belajar html. Manfaatnya sekarang, urusan blog mau pakai blogspot atau wordpress pasti bersinggungan dengan html.

Memaksimalkan Gadget Yang Dimiliki

Kamu punya gadget apa saja? Yang dipakai setiap hari yang mana? Setidaknya, setiap orang sekarang punya satu gadget andalan yang digunakan untuk berbagai keperluan. Smartphone setuju? perempuan yang nggak gaptek mampu memaksimalkan setiap gadget yang dimiliki. Untuk keperluan fotografi dengan hasil ciamik layaknya kamera mahal, untuk membuat video keren, dan masih banyak lagi.
“kak, ini fotonya pakai kamera apa? Lensanya yang berapa milimeter?”
atau
“kak, ini settingan kameranya biar bisa foto begini gimana?”
Yang lebih aneh
“kak, aku juga pakai kamera ini...cara pakainya gimana?”
Kadang saya bingung menjawab direct message (DM) yang masuk di instagram. Mau dijawab jujur nanti dibilang nutup-nutupi ehehhe. Biar pasti, saya sering cuma jawab begini:
“download aja manual booknya, googling. Atau cek di yutub, banyak tutorialnya.”
Gadget entah itu smartphone atau kamera, bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Banyak teman instagramers yang fotonya hasil jepretan smartphone kelas menengah saja tapi hasilnya bisa sejajar dengan jepretan smartphone high end. Terlebih jika objek fotonya adalah hal yang biasa seperti hasil masakan sendiri, eh tapi ketika masuk feed instagram jadi kece parah ala-ala foodgram yang kalau motret harus setting ini itu.
perempuan tidak gaptek

Foto-foto di instagram saya diambil dari mirrorless dan kamera smartphone tanpa tambahan lensa apapun. untuk aplikasi juga pakai yang gratisan saja kok. Begitupun video di chanel youtub Innnayah, sebagian besar hasil rekaman smartphone yang diedit pakai aplikasi gratisan.


Menginspirasi

Meski seorang perempuan sudah high tech banget, ketika kemampuan itu hanya dipakai sendiri maka hasilnya kurang memesona. Perempuan cerdas akan berusaha membuat perempuan lain ikutan cerdas. Begitupun dengan urusan teknologi, bukan berarti harus memiliki gadget-gadget terbaru lho ya. Jika merasa belum tahu tentang suatu hal yang berkaitan dengan teknologi, sumber jawaban sudah ada dimana-mana kok. #memesonaItu adalah perempuan yang nggak gaptek dan mampu membawa perubahan positif ke sekelilingnya. Teknologi yang semakin dekat dan memasuki ranah kehidupan tidak perlu ditakuti. 
lomba blog memesonaitu

Apa Arti #memesonaItu menurut kamu? Yuk bagikan curhatannya, siapa tahu dapat mirrorless. Jangan remehkan kalimat yang sedang berjejalan di kepalamu itu, mungkin sebagiannya bisa memberikan inspirasi lho. Kalau kamu blogger, bisa nulis di blog dengan minimal 500 kata dan jangan nyinggung SARA. Nah kalau nggak punya blog langsung bisa tulis di situsnya

Info lengkap soal lomba ini silakan cek di #memesonaitu. Lomba berlangsung dari 10 Maret-10 April 2017, masih ada waktu untuk merenung sejenak ya wahai kalian wanita yang memesona.
25 comments on "Perempuan Itu Gaptek (?)"
  1. Banyak belajar dr km nok,...
    Post mu byk mBantu, apalagi yg foto n video

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi video mu terakhir udah keren mba

      Delete
  2. utak utik blog sendiri harus dicoba, seru & menyengkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, resiko ditanggung sendiri ahahha

      Delete
  3. Dan terlihat dari blognya. Cakep. ^_^

    ReplyDelete
  4. aku gak berani utak-atik blog sendiri, emak gaptek soalnya hehe

    ReplyDelete
  5. makmak terkesan gaptek aku rasa karena beda generasi aja sama kita nay

    ReplyDelete
  6. Keren kamu Mbak, cewek serba bisaaa! 😍

    ReplyDelete
  7. Kadang, antara gaptek dan males belajar agak beda tipis ya... Hehehe hebat mbak... Serba bisaaa

    ReplyDelete
  8. Sejak awal ngeblog juga saya belajar html sendiri, soksokan pusing dgn coding, baca tutorial dan tanya2 ke teman yg expert, pokoknya ada rasa puas sendiri klo berhasil utak atik sendiri, hihihih.

    Memesona itu seperti Innnayah, yg bs buat orang lain terinspirasi utk maju juga 😊

    ReplyDelete
  9. Teman2 itu banyak yang takut2 utak atik blog. Padahal semua bisa di search caranya di google. Kalau tujuannya utk tampilan profesional memang harus membayar ahlinya, tapi kalau cuma mau customized dikit2 seharusnya nggak perlu takut. Cuma bahayanya kalau sdh pede, tiap mood berubah, ganti template sendiri wkwkwkkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah iya...ntar tau tau runyam wkkwkw

      Delete
  10. Benar Nay, lihat cewek dandan tapi ahli utak-atik emang kece yach. sebenarnya bukan gaptek kali yach hanya banyakan malas. itu berlaku bangat buat aku heehehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kamu memesona kak, yoga dimana-mana...

      Delete
  11. Wah... semangat mba... semoga cita-cita belajr tahap berikutnya dimudahkan...

    ReplyDelete
  12. Aaaakkkk jadi ketamparrr... Moga2 eyke gak masup katagori gaptek. Wkwkwk...

    ReplyDelete
  13. Nenek ku usia 70an masih lincah main whatsapan hahaha... sebenernya sih dogma perempuan gaptek apalagi emak2 emang ga bisa dipungkiri tapi sekarang ga semua sih.. tergantung perempuan itu mau mengembangkan diri atau engga...

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature