Kematian

April 30, 2013

Tulisan ini tidak ada hubungannya dengan pemberitaan di infotaiment saat ini atas meninggalnya seseorang. Sebelum peristiwa si artis meninggal, bayang-bayang ini sudah ada. Suatu malam saya mimpi ada seseorang yang memberitahukan bahwa usia saya sudah tak lama lagi. Mimpi memang kembang tidur, dan pesan itu ada benarnya. Bukankah hidup di dunia itu hanya laksana numpang minum saat di perjalanan? Sebentar sekali. Umur memang rahasia Tuhan, Allah swt. Rasa ketidak nyamanan fisik akhir-akhir ini memang membuat diri jadi sering menyebut nama Allah. Semoga rasa-rasa tidak nyaman ini mampu menggugurkan dosa-dosaku.

kematian, saat tiba-tiba merasa melayang dengan cahaya seperti di sore hari. Ada dedaunan berwarna hijau dengan backsound suara-suara yang sering kita dengarkan saat hidup. Nyaman, meski menegangkan. Itulah bayang kematian yang pernah kurasakan dalam suatu mimpi beberapa tahun lalu. Semoga kita meninggal husnul hotimah, dikenang sebagai orang baik, dan memperoleh surganya. Tidak merepotkan sebelum meninggal, meninggal dalam keadaan yang baik, dimudahkan saat sakaratul maut, dihindarkan dari siksa kubur. Amien ya robbal’alamiin.

Resensi Kata Hati

April 28, 2013

"Jika cinta dapat menghilang karena hal hal remeh dan tidak terlalu penting, sejak awal itu bukanlah cinta. Mungkin obsesi, keinginan sementara, mungkin juga permainan iseng".
Judul: Kata Hati
Penulis: Bernard Batubara
Penerbit: Bukune
Tahun terbit: 2012
Halaman: 196
Novel bergenre roman yang ringan tapi realistis. Tentang kisah cinta yang berdurasi lama tapi tiba tiba kandas oleh pengkhianatan. Di saat hati hancur, belum bisa move on, munculah sesosok makhluk yang mengingatkan dengan masa lalu. Ada keraguan karena takut akan tersakiti lagi. Memberi jalan seseorang masuk dan tinggal di dalam hati kita juga berarti menyerahkan sepenuhnya kepadanya untuk merawat atau malah mengobrak abrik hati. Hal hal indah mulai tumbuh saat masa lalunya kembali lagi dan berjanji akan menata kembali kepingan kepingan hati yang dulu dipecahkan.
Ini adalah karya Benzbara pertama yang saya baca. Terlamabat juga sih, bahkan setelah filmnya hilang dari peredaran. Cukup keren karena tidak berselang lama dari novel, munculah versi layar lebarnya. Saya bukan followers benzbara di twitter, tapi tertarik dengan buku ini karena covernya. Simpel, tapi saya banget. hehe. Ternyata gaya bahasa benzbara lumayan enak. Meski temanya biasa saja, karakter nya hidup dan terasa fresh. Bagian yang saya suka adalah saat Dera melabrak Fila, wow dialog dialog nya frontal tapi khas wanita sekali. Recomended kalau Anda cari novel ringan percintaan yang mudah dipahami.

Smell Beringharjo

April 27, 2013

Hiruk pikuk penjual batik menjajakan daganganya adalah pemandangan yang setiap saat kulihat. Makin ramai jika hari libur tiba, aku sampai susah bernafas. Di kios ini, aku sudah duduk hampir setahun. Kios mungil milik Uda Fadli yang selalu membuat pengunjung pasar Beringharjo ini berkata “loh kok ada kios parfum di sini?”. Aku sudah berkali-kali bertanya pada Uda “mengapa tidak pindah saja, ini area pedagang batik”. Uda selalu menjawab “Rizki itu ada dimana-mana, justru karena kita ‘nyelip’ diantara batik gini, kita akan semakin terlihat..penghasilan kita tak kalah dengan pedagang parfum di Malioboro sana”. Uda menjawab dengan berapi-api, sedang aku diam saja. Aku masih disini, dengan harapan akan segera ada yang membawaku pergi.
Siang itu, seorang wanita memegangku. Ah..akhirnya datang juga. Setelah tawar menawar, beberapa lembar uang dia keluarkan sambil berkata “parfum aroma cokelat ini akan saya campur dengan vanilla Uda, biar mantap” senyum menyeringai wanita itu.
“Uda..jangan jual aku, aku tidak mau diselingkuhi siapapun, aku mau aku sendiri yang mengharumkan pemilikku” aku berteriak sambil berontak.
“Prak..” aku terjatuh dari genggaman wanita itu. Aromaku menyebar seantero los batik Beringharjo. Langkah kaki pengunjung akan menyeret aromaku kemana-mana. Aku ingin tetap murni, tak ada yang mengganggu aromaku. Perkenalkan, aku parfum aroma cokelat.
http://pinterest.com/pin/165999936234588667/


Resensi Habiskan Saja Gajimu

April 24, 2013
Menyisakan gaji adalah cara mengatur keuangan yang menyakitkan dan tidak efektif. Menghabiskannya akan lebih efektif dan tentunya menyenangkan.

Judul buku: Habiskan saja gajimu
Penulis: Ahmad Gozali
Penerbit: Transmedia Pustaka
Genre: non fiksi (manajemen keuangan)

“Kalau gaji saya sudah naik,baru deh saya bisa nabung dengan rutin”.
Begitulah sejumlah alasan yang kerap terlontar untuk menyatakan persoalan “kekurangan uang”. Banyak keluarga yang mengeluh dan stress dalam mengatur keuangan mereka karena lebih sering “tekor” di akhir bulan ketimbang bersisa.Itulah kenyataannya! Tujuan kita selama ini adalah untuk mengatur bagaimana caranya supaya uang bersisa di akhir bulan untuk ditabung atau investasikan. Namun kenyataannya bukannya bersisa,kita malah “kehabisan” uang sebelum semua keperluan sempat dibayarkan. Nah,buku ini lahir dari banyaknya pertanyaan tentang bagaimana caranya menyisakan uang di akhir bulan.Bagaimana Caranya agar bisa menabung dan berinvestasi dengan rutin. Daripada “kehabisan” uang setiap bulan, kenapa tidak sekalian saja kita “habiskan”…..? Begitu Konsep mengelola uang dalam buku ini.
Cashflow yang biasa (otak kiri)
Habiskan uangmu di jalan yg benar..:-) Yang berpikiran uang itu harus disisakan kecenderungan pakai  otak kiri. sedangkan yang berpikiran uang itu dihabiskan di jalan yg benar (invest right after you get income) kecenderungan pakai otak kanan. 1. Pay your God first  2.saving before shopping (menghabiskan uang di jalan yg benar). mentalitas miskin..itu merasa kurang terus walaupun dikasih harta sampai diwariskan ke anak cucu. Mentalitas kaya itu bahagia ketika memberi, takut ketika tdk mampu memberi lebih :-).

Cashflow otak kanan
Overall buku ini mudah dipahami, akan tetapi membosankan. Bagaimana tidak, cover saja sangat datar dan tidak menarik. Warna putih, ilustrasi seadanya, dan font yang sangat biasa. Bagian dalam buku juga terasa sangat serius dan tidak santai. Lagi-lagi karena kurang ilustrasi dan font yang kaku.
Buku “Habiskan saja Gajimu” bermanfaat asal Anda tidak bosan mengikutinya lembar demi lembar.  

Kekuatan Sugesti

Pernahkah pura-pura makan obat ketika anda sakit lalu anda sembuh? Inilah kekuatan sugesti. Tadi pagi, kepala saya benar-benar berat. Saya tahu, kalau sering mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit efeknya juga tidak baik. Yang saya lakukan adalah membawa 1 strip asam mefanamat (sejenis penghilang rasa sakit) ke kantor. Sesampainya di kantor saya pegang bungkus si strip asam mefanamat. Saya lihat baik-baik, lalu saya sugestikan “saya minum 1 tablet agar sembuh”. Yang terjadi adalah...tada...sakit kepala saya reda, dan saya percaya kalau saya memang makan obat itu.

Adakalanya sugesti kita berhasil, adakalanya juga tidak. Mungkin tadi pagi, otak saya pas sedang fresh..nggak ada pikiran negatif, dan tentu atas izin Allah sang maha penyembuh.

image by pinterest

Comro Mania

April 22, 2013

Comro, oncom di jero (oncom di dalam) adalah makanan khas sunda yang terbuat dari bahan dasar parutan singkong. Bahan tersebut diisi ampas tahu atau oncom yang sudah dibumbui, lalu digoreng. Saya rasa sih, comro itu modifikasi lokal risoles dan lumpia, LOL. Karena comro terbuat dari singkong dan kedelai, makanan ini sangat pas untuk cemilan sehat dan mengenyangkan. Rasanya gurih, harganya murah, dan tanpa bahan pengawet. Comro itu warisan kuliner nusantara yang harus dijaga ya, jangan sampai diakui negara lain. Makan comro bisa anytime, anywhere, tapi usahakan masih hangat ya. Semakin lama singkong berada dalam suhu kamar maka akan semakin keras teksturnya. Comro juga bisa dipadukan dengan aksesoris berupa cabe hijau atau saus-sausan lain tergantung selera.

Di kantor saya, comro lagi happening nih buat cemilan menggeser gorengan tempe. 3 pcs comro dihargai 2000 perak saja lho. Saya adalah comro mania sekarang, setelah beberapa bulan vakum karena tidak menemukan pedagang comro sekitar komplek.

Makan comro berarti juga memasyarakatkan program diversifikasi pangan, biar tidak tergantung sama beras dan gandum. Perut dibiasakan merasa kenyang dengan singkong.

image by: twicsy.com

Ada Cinta di SMA (part.5; selesai)

April 20, 2013



Cinta itu kadang bisa membuat rabun penderitanya. Tapi, Galih mulai sibuk dengan aktivitasnya di Himpunan Mahasiswa Teknik hingga tidak ada waktu untuk memikirkan masa lalunya yang indah bersama seorang  wanita di SMAnya dulu. Entah dia sudah tidak mencintai Ratna sama sekali, berusaha move on, atau ada alasan lain yang absurd? Bagi Galih, justru status pacaran akan membuatnya serba salah. Harus memberi perhatian, harus khawatir, di samping harus menjalani aktivitas dia sendiri.
“masa aku harus membagi otakku jadi dua sih, satu otak untuk pacaran,,satu lagi otak untuk menjalani keseharian” Jawab Galih ke teman-temannya yang menanyainya usai rapat mingguan di koridor fakultas.
Selama 6 bulan, Ratna justru makin tidak bisa menjauh dari Galih. Fikirannya, mimpinya, bahkan isi kicaunnya di twitter. Sering Ratna iseng-iseng lewat koridor Teknik Mesin ITS, melongok ke beberapa lab, dan sering pula dia hampir kepergok dengan Galih. Ratna selalu berusaha menyembunyikan diri, meskipun sejujurnya ia ingin menampakkan dirinya di depan Galih.
-----

Sudah setahun berlalu sejak Galih dan Ratna putus, atau lebih tepatnya Ratna diputusin Galih. Seorang teman kos Ratna yang kuliah di fakultas Teknik ITS mengabarkan sebuah berita tajam sore itu
“Ratna, tadi aku lihat Galih udah jalan lho sama temen sejurusan gue” sambil ngos-ngosan
“Galih? Masa sih..? jalan doang kan?” masih cuek
“maksud gue mereka udah jadian, udah 3 bulan malah..sorry..ini buat kebaikan loe juga..loe musti tahu..biar loe bisa move on..okeyy” sambil memeluk Ratna
Ratna terisak, awan cumulus yang menjadi ornamen langit Surabaya sore itu runtuh..luntur..
“oke..dia mutusin aku bukan karena dia takut sama Tuhan, tapi karena bosan...fine..aku rela..” terbata-bata

Modus cowok bosen sama ceweknya yang paling naif adalah “pura-pura takut sama Tuhan", tapi beberapa waktu berselang sudah pacaran sama cewek lain”. Putus itu terasa menyakitkan bukan hanya karena rasa kehilangan yang akan dijalani, tapi kadang juga karena caranya yang terlalu keji dan alasan yang terlalu klasik.
------

Maret 2013, Jakarta

“dien..mantan aku mau nikah ..ni aku dapat undanganya..hehehe” Galih berkata ke rekan kantornya diena
“eciee...trus kamu gimana tuh perasaannya?”
“biasa aja sih..aku kan dah punya cewek..kamu taulah,,”
“yakin? Tapi dia bukan cinta pertama kamu kan?..”
“Dia cinta pertamaku


Diilhami dari kisah nyata teman kantor
image source: instagram/bentangpustaka

Resensi My Life As Writer

Penulis mencatat apa yang dialaminya sebagai sejarah kehidupan. Dan dengan itu ia tidak hanya mengubah hidup sendiri, tapi juga hidup orang lain. Inilah salah satu seri dari "my life as..". saya mendapatkan buku ini lewat preorder di bukabuku.com .

Penulis : Haqi Achmad & Ribka Anastasia Penerbit : Plot Point Rencana Terbit : April 2013 Jenis Cover : Soft Cover Halaman : 200

Tersaji 5 penulis yaitu Alanda Kariza, Farida Susanty, Clara Ng, Vabyo, dan Dewi Lestari yang berbagi cerita mengenai perjalanan karir mereka.
cara baru untuk menceritakan sebuah profesi. bukan biografi, bukan pula nonfiksi. membaca buku my life as writer seperti membaca majalah, apalagi dengan penyajian grafisnya yang dibuat santai dan warna-warni. Apalagi penyajian Quotes-quotesnya yang full kreatif. Mungkin ini sedang jadi tren di buku genre memoar, menampilkan kreasi grafis untuk mempertebal buku dan membuat pembaca tidak cepat bosan. mempertebal buku? iya..coba aja quotes nya ditulis biasa atau sekadar diberi bold, pasti buku ini jadi tipis banget ;-) .

Dari 5 penulis yang ada di buku my life as writer, hanya Dewi Lestari yang saya ketahui karya-karyanya. jadi, yang paling diresapi ya bagian ini saja. padahal berharap penulisnya itu yang benar-benar WOW,,dari segala genre. Kalau yangs ekarang kan fiksi semua.

overall, buku ini ringan dan cocok bagi yang suka nulis tapi nggak suka baca.

unfollow aja

April 18, 2013

Selalu heran sama orang yang suka nyinyir di twitter dengan twit orang lain. Kalau saya sih yah..unfollow aja kalau kesehariannya teman kita nyampah di timeline. Saya tetap berteman baik sama dia, tapi emang nggak follow di twitter. Yaelah twitter doank..sih. Daripada nyinyir yang nambah dosa, mending unfollow deh. Yang mau unfollow saya, silahkan saja...jadi gini, twitter itu yang merupakan microblogging beda sama FB. Kalau di FB secara nggak tertulis aturannya kalau berteman baik di dunia nyata wajib berteman pula di FB. Twitter itu isinya akun-akun yang OK aja menurut kita. Nggak perlu repot juga kalikk..

Jadi saran saya, unfollow aja akun yangs ering kamu nyinyirin itu, kalau itu saya..ya silahkan..SIMPEL.

Melawan ranjau

April 17, 2013

Jika hidup ini seumpama rel kereta api dalam eksperimen relativitas einstein, maka pengalaman demi pengalaman yang menggempur kita dari waktu ke waktu adalah cahaya yang melesat-lesat di dalam gerbong di atas rel itu. Relativitasnya berupa seberapa banyak kita dapat mengambil pelajaran dari pengalaman yang melesat-lesat itu. Banyak orang yang panjang pengalamannya tapi tak kunjung belajar, namun tak jarang pengalaman yang pendek mencerahkan sepanjang hidup (Edensor).

Tabiat orang tak berhubungan dengan gelar yang disematkan kepadanya, bukan pula bagaimana ia menginginkan orang hormat kepadanya, tapi lebih pada berapa besar ia menaruh hormat kepada dirinya sendiri. Aku berusaha menghormati diriku sendiri, meski aku Cuma manusia yang tidak mungkin suci dari dosa...aku akan berusaha. Jangan sampai aku masuk ke dalam ranjau setan yang dulu sudah memerangkap. Bukankah Tuhan siap menerima taubat?

Resensi Edensor

April 16, 2013

Published 2007 by Bentang Pustaka
ISBN: 139789791227025
edition language : Indonesian
original title: Edensor
series: Tetralogi Laskar Pelangi #3
literary awards: Khatulistiwa Literary Award Nominee for Prosa (2007)

Ini adalah kali kedua saya membaca novel ini. Pertama kali di tahun 2008 dan belum sempat meresensi. Meski mebaca ulang, tapi tetap seru lho..

Sinopsis:

Ikal dan Arai bukan lagi para pemimpi. Impian keduanya dulu untuk dapat bersekolah ke Perancis, menjelajah sampai afrika telah tercapai. Berkat kerja keras dan pengorbanan, Ikal dan Arai berhasil mendapatkan beasiswa untuk berkuliah di Universitas Sorbonne Perancis-sebuah impian yang telah sejak lama mereka cita-citakan. Ikal berkutat dengan teori-teori ekonomi, sedangkan Arai sibuk dengan penelitian ilmiah biologinya. Dan ketika liburan musim panas tiba, Ikal dan Arai membuat keputusan gila. Keduanya akan menjelajah Eropa dan Afrika dengan modal sebagai manusia patung!! Mereka menjelajahi dinginnya Belush’ye di bagian utara Rusia, dan menyeberangi panasnya padang pasir sahara di Mali. Mereka mengarungi Islandia di barat sampai ke Laut Kaspia di timur. Tak lupa selama perjalanan itu, Ikal mencari sosok A Ling, cinta pertamanya yang hilang. Cinta pertama yang membuatnya tergila-gila. Cinta pertama yang menghadiahinya novel Seandainya Mereka Bisa Bicara. Cinta pertama yg mengenalkannya pada keindahan Edensor, sebuah tempat yang dipikir Ikal hanya ada di dunia khayal. Penjelajahan usai, namun kuliah terus dilanjutkan. Ikal kemudian pindah kuliah ke Inggris. Sementara Arai pulang ke tanah air karena sakit. Siapa sangka kepindahan Ikal ke Inggris akan mengantarkannya ke tempat terindah yang sangat diidam-idamkannya; Edensor.

Resensi:

Membaca Edensor layaknya mebaca sebuah buku panduan travelling atau catatan perjalanan seseorang. Sangat menarik daripada buku yang memang aslinya buku travelling. Tanpa ada unsur kenarsisan sama sekali, bahkan bertabur metafora yang indah. Metafora yang tersaji sangat scientist tanpa terasa kaku. Meskipun setting ada di luar negeri, tapi penulis tetap menyajikan percakapan dalam bahasa Indonesia sehingga pembaca mudah memahami. Sebuah penyampaian yang tidak membosankan dan membuat penasaran. Karena saya belum pernah ke Perancis dan tidak paham keadaan di sana, saya ikuti saja alurnya meskipun banyak yang bilang ada hal-hal yang tidak logis dan terkesan didramatisir.

Moral value yang bisa ditangkap diantaranya adalah mengenai kegigihan menggapai mimpi. Tuhan memeluk mimpi kita, meski kadang kita sampai garis finish belum mendapatkan mimpi itu justru disitulah jawaban dari Tuhan. Sebuah kenyataan yang kadang pahit atas mimpi yang harus diterima.

Java Heat Movie, Full action

April 14, 2013


jarang-jarang bisa gini :)
Film yang full action dan memacu adrenalin dari awal hingga akhir. Film ini akan ditayangkan 18 April 2013 di seluruh bioskop tanah air, tapi saya tadi mendapat kesempatan menjadi masyarakat umum pertama yang menyaksikan di bioskop. Nonton bareng tadi diadakan di Djakarta Theatre xx1 bersama femina grup yang dihadiri sutradara, produser, dan Atiqah Hasiholan. Wow..

Sinopsis film Java Heat bisa dibaca disini sinopsis java heat . Kurang lebih 1 bulan yang lalu saya sudah menandai kalender untuk ke bioskop nonton film Java Heat. Setelah membaca sinopsisnya saya sangat penasaran. Selain karena dikerjakan oleh sutradara dan produser asing, saya ingin melihat bagaimana sebuah film bisa syuting di candi Borobudur. Saya suka Jogja, dan ini alasan pertama saya memasukan film ini ke “to watching list”.

Film Java Heat mengajak penonton untuk berpikir, artinya jalan cerita sangat sulit ditebak. Bahkan penonton masih bimbang tentang yang mana jagoan dan yang mana penjahatnya. Sett yang dibuat benar-benar “niat” dan keren. Soundnya yang mengagetkan, dan cara pengambilan gambar yang dramatis.

Djakarta Theatre with Femina Group
Genre film ini memang action untuk dewasa, jadi ada sedikit adegan yang menampakkan wanita berbusana minim. Wajar sih, karena alur ceritanya memang harus ada sett itu. Adegan kejar-kejaran, tembak-tembakan, ledakan, darah, penusukan, membuat saya tak sempat merubah posisi duduk karena tegang.
Ada satu bagian yang ditunggu-tunggu tapi tetap jadi misteri sampai film the end. Siapakah wanita yang menyamar jadi atiqah hasiholan? Dan bagaimana itu bisa terjadi?

Terlepas dari sisi action, ada sisi budaya yang kuat dan juga sisi relijius islam. Tentang orang jawa muslim bertindak tanduk di keluarganya, teroris yang dimanfaatkan oleh kapitalis, politik kekuasaan dalam keluarga sultan, dan secara tersembunyi diperlihatkan bagaimana konflik dalam tubuh polisi.

Quotes film ini yang menarik adalah “jangan banyak berbicara saja, tapi banyaklah mendengar”. Film ini sangat direkomendasikan untuk ditonton. Bosen kan disuguhi film Indonesia yang cinta-cintaan saja? Yang ini BEDA,,serruu. Terima kasih Reader’s Digest atas kesempatannya untuk saya.
habis nonton.. :)

Ada Cinta di SMA (Part 4)

April 13, 2013

Kisah sebelumnya…part 1 , part 2 , part 3 .

Surabaya, Agustus 2007
Mahasiswa baru di Teknik mesin ITS harus melewati serangkaian prosesi kaderisasi yang panjang tapi mengesankan. Menumbuhkan kecintaan terhadap jurusan dan kampus serta lebih mengenal para senior tujuannya. Galih yang baru beradaptasi dengan Surabaya langsung dihadapkan dengan kesibukan tersebut. Ratna, perempuan yang beberapa bulan sebelumnya menyatakan diri siap menjadi pacar pura-pura Galih juga kuliah di Surabaya meski beda universitas.
Sebagai sepasang kekasih yang sama-sama baru merantau dan merasakan kebebasan, kegiatan mereka tiap weekend tentu mengeksplore Surabaya, bahkan hingga Malang. Ada teori yang mengatakan bahwa cinta bisa expired, kadaluarsa..kalau terus memaksakan diri mengkonsumsinya justru akan keracunan bahkan meninggal. Apa benar?
-------
Di tepian pantai kenjeran ba’da Isya saat tempat itu ramai oleh umat Hindu yang menjalankan ibadahnya, 2 pasang bola mata itu tak saling beradu.
“kamu bosen nggak sih, kita gini terus?” Galih membuka percakapan.
“maksud kamu apa? Kamu mau macem-macem ya? Kamu suka cewek lain di kampusmu? “ sahutan Ratna ternyata penuh emosi hingga beberapa orang menengok kea rah mereka.
“kamu sensi banget sih?”
“aku bisa baca gelagat kamu, aku telah mengenalmu….dan..”.
Mata mereka beradu, sepasang mata penuh semburat emosi, dan sepasang mata lagi menerawang entah kemana mencari tempat persembunyian karena pikirannya telah terbaca lawan bicara.
“Ratna, dengarkan kalimatku ini. Masa depan kita masih panjang, bukankah kita dulu menjalani ini semua atas dasar pacaran pura-pura? Apakah aku pernah berkomitmen denganmu? Tolong pahami..kamu cinta pertamaku, tak akan mudah buat aku move on dari kamu, dan kamu harus tahu..aku tidak sedang atau berniat selingkuh…semua ini semata-mata agar kita fokus dengan dunia kita amisng-masing” kalimat-kalimat yang diucapkan seperti sudah dihapalkan Galih sehingga sangat panjang.
“Galih..aku kenal kamu..ingat itu? Bukankah dulu kamu mutusin aku sebelum kamu SPMB..dan kita balik lagi? Itu bukti kalau kita lebih baik berdua..” backsoundnya..lagu ini nih >> berdua denganmu, pasti lebih baik, aku yakin itu,,bila sendiri..hati bagai langit..berselimut kabut…
“jujur..aku ingin menikmati sisa masa remajaku, fokus kuliah, berprestasi, banggain orang tua,,,kalaupun kita jodoh kita pasti ketemu lagi..” sambil mengguncang bahu Ratna.
“aku janji nggak akan banyak nuntut dan ngekang kamu,,tapi plis kita jangan jadi teman aja,,aku nggak yakin bisa..Lih.., aku nggak ridho..” air mata mulai berderai.

“kamu nggak ridho kita pisah, apa kamu yakin TUHAN RIDHO DENGAN HUBUNGAN PACARAN INI?”
-------
Itu kalimat terakhir Galih, sebelum akhirnya mereka sama-sama diam. Setengah jam kemudian, aroma dupa dan suara gamelan di perayaan Saraswati umat Hindu itu mulai memenuh troposfer garis pantai. Seakan terbius, dan terhipnotis mereka jadi semakin diam. Suara Ringtone Acha septriasa dari ponsel Galih berbunyi
“mengapa berat ungkapkan cinta,,padahal dia ada..”
“hallo…iya..oke..masih di kenjeran, setengah jam lagi aku langsung ke lab..thanks ya..” suara Galih pertama justru bukan untuk Ratna, tapi untuk penjaga lab di jurusannya.
“Ratna, sudah malam, kalau kamu sudah tenang,,kamu akan ngerti,,ayo kita pulang,,aku juga harus balik ke lab,,aku lagi dikejar deadline lomba rancangan mesin ...yukk” bujuk Galih seperti tak pernah ada sesuatu yang gawat beberapa menit sebelumnya.
“kenapa kamu nggak bilang ‘kita akan tetap berteman’ ? apa artinya kita kan musuhan habis ini?”
“haha..kamu kebanyakan nonton FTV, ketika berpisah lalu ada kalimat ‘tapi kita tetep teman kan’ hanya sekedar ucapan atas rasa bersalah tanpa memaknainya” penjelasan Galih yang tak dibalas kalimat Ratna. Malam itu Ratna diantarkan Galih sampai depan kosnya tanpa mengeluarkan kalimat sepatahpun.
-----
Tengah malam, Galih sedang melanjutkan projeknya di lab dengan kawan-kawannya sambil sesekali melihat linimasa Twitter, sedangkan Ratna masih belum bisa terpejam. Malam yang panas di Surabaya, mungkin akan hujan. Ryan, teman Galih di sisi jawa timur yang lain ternyata juga masih belum tidur. Dia malah berkicau di akun twitternya. Ada satu tweet yang langsung Galih Retweet detik itu, pukul 02.15..isinya:

@Ryannn : memiliki mantan itu ga enak, makanya jatuh hati dalam diam saja :D

Ratna yang juga followers Ryan pun sama-sama meretweet kicauan itu pada pukul 02.17 karena merasa benar-benar tersindir. Sepasang mantan pacar itu, tak saling mengetahui hal ini karena setelah meretweet mereka sama-sama melakukan aksi block user. Demi move on…
-----
Setiap orang memiliki perspektif berbeda terhadap suatu hal, ia akan tetap jadi ia apa adanya. Manusia itu unik, memiliki ekspektasi berbeda-beda, itu yang harus Ratna pahami..juga tentunya Galih. Komitmen bukan saja menyatukan dua hal yang berbeda, tapi komitmen juga kadang hadir untuk sama-sama berpisah. Dalam sebuah komitmen tidak perlu adanya rasa kekalahan di satu pihak, menjaga apa yang sudah terbina agar tidak rusak tanpa mengulang hal yang tidak diinginkan terjadi lagi. 

dillhami dari kisah nyata teman kantor

Edensor The Movie (tetralogi laskar pelangi)

April 12, 2013

Tetralogi laskar pelangi Andrea Hirata yang ketiga adalah Edensor. Versi layar lebar dari Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi sudah lebih dulu ditayangkan dan menarik jutaan penonton bioskop. Ketika membaca novel Edensor di tahun 2008, imajinasi saya indah sekali. Berbeda dengan Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi yang setting nya adalah di Bangka, Edensor sebagian besar berlokasi di Eropa. Bagaimana ya filmnya..penasaran. Di akhir film Sang pemimpi diperlihatkan bahwa tokoh Arai ternyata diperankan oleh Ariel eks Peterpan. Saat itu memang citra Ariel belum seperti sekarang. Saya bertanya-tanya, apakah masih Ariel? Sepertinya tidak. Lalu siapa ya?..

Yang pasti, saya perlu membaca ulang novel ini karena terakhir membaca di tahun 2008...hehe..sudah lupa.

memilih buku

April 11, 2013

Saat kita melenggang di toko buku, seringkali tidak berniat membeli. Eh..tiba-tiba ngeloyor saja ke kasir bawa belanjaan, benar tidak? Buku memiliki daya tarik meskipun itu bagi orang yang tidak suka baca. Ada pepatah begini “don’t judge book from the cover” jangan menilai buku dari kafernya, apa benar? Tak dapat dipungkiri, berawal dari pandangan biasanya kita tertarik mengambil buku dari rak, lalu baca penulisnya, terakhir baca sinopsisnya. Kalau bukunya sudah tidak ada plastik pembungkus, kadang malah numpang baca beberapa bagian, heheh. Beberapa waktu lalu teman ada yang bilang kalau sekarang ini banyak buku dengan judul selangit, ditulis oleh penulis baru, dan isinya abal-abal. Saya sering juga kecele gitu (dulu) , biasanya sih karena tertarik harga yang miring. Akibatnya buku Cuma menuh-menuhin lemari tanpa dibaca sekalipun (rasanya ingin saya kiloin saja).

Dalam sebuh survei kecil-kecilan yang diadakan di twitternya @bentangpustaka , para followers mempertimbangkan buku dari beberapa aspek yaitu; Penulis, Sinopsis, Kafer, penerbit, dan terakhir harga. Benar juga nih, jika ada 2 buku yang hampir sama ditulis oleh 2 penulis berbeda pastilah saya lebih memilih penulis yang sudah terbukti kehandalannya. Walaupun sih banyak penulis baru yang keren-keren sekarang ini. Faktor yang kedua adalah sinopsis. Ini sangat menentukan, meski biasanya hanya setengah halaman di kafer belakang keberadaan dan isinya sangat menentukan. Selain sinopsis biasanya ada juga review dari tokoh atau orang famous yang menambah keyakinan calon pembaca. Aspek ketiga yang belakangan ini menjadi perhatian penerbit dan penulis adalah kafer. Dengan semakin majunya perkembangan dunia design digital rupa dari kafer makin menarik dan unik. Pemilihan ilustrasi, font, jenis kertas, dan orientationnya tidak melulu potrait. Desain kafer unik seperti buku “kreatif sampai mati” dan “benabook” juga merupakan daya tarik luar biasa untuk calon pembaca lho. Sekarang ini sudah banyak independent publishing, tapi faktor penerbitnya dimana juga menentukan. Karena apa? Penerbit yang sudah berpengalaman pasti tidak akan menerbitkan buku sembarangan. Penerbit andalan saya Mizan, yang di dalamnya ada bentang pustaka, plot point, bentang belia, dkk. Setelah semua faktor terpenuhi, tinggal lihat banderol harga. Biasanya kalau sudah terlanjur suka dengan suatu buku, meski uang belum cukup kita akan bela-belain nabung. Iya kan?

Selamat membaca... ;-)

Modus Poligami

April 10, 2013

Mulia itu dengan takwa, bukan dengan poligami. Itu adalah status blackberry messenger saya kemarin sore. Ada dua orang yang chat gara-gara status ini, dan semuanya pria. Hahah..topik poligami selalu mengundang amarah para pria ya agaknya.

Teman 1: poligami kan sunah rasul Rul..

Teman 2: poligami itu harus atas izin istri pertama, kalau nggak diijinin ya sembunyi-sembunyi

Itulah realitanya kontroversial poligami. Setiap orang pasti memiliki pandangan masing-masing. Dalam banyak kasus, wanita memang dihadapkan pada tuntutan harus sabar dan ikhlas tetapi kaum lelaki juga perlu menahan diri dan fokus pada hal lain di luar nafsu. Memang hal ini harus diluruskan dan menjadi jawaban permasalahan umat. Jangan sampai poligami dijadikan alibi pembenaran atas sebuah perselingkuhan. Kalau sudah ketahuan itu gara-gara selingkuh lalu bilang “ini sunah rasul”. Yang lebih miris lagi poligami dijadikan alasan “mengentaskan kemiskinan” halahhh...pret banget ini. Kalaupun alasannya takut zina, berarti ya jaga syahwat. Padahal Allah sudah suruh salurkan ke istri, bukan cari istri baru.

Bagi yang sudah melakukan poligami semog adil, yang belum tidak usah terprovokasi sekalipun itu dari guru spiritual Anda.

Aksi Damai

April 09, 2013

Setiap orang pasti memiliki keinginan yang membuatnya beraksi, ini adalah hukum alam. Dalam suatu company, seringkali kebijakan yang dibuat tidak sesuai dengan keinginan sebagian besar makhluk sosial yang ada di dalamnya (sebut saja karyawan). Bagi saya, ini wajar tatkala ada sekelompok karyawan yang menyuarakan pendapatnya untuk kesejahteraan.

Aksi buruh selalu dikonotasikan buruk akhir-akhir ini. Merugikan company, membuat takut investor, memacetkan jalan, bahkan menutup pintu tol. INI SALAH, DAN SAYA TIDAK AKAN IKUT-IKUTAN, INI BODOH.

Pagi ini, ada solidaritas aksi damai dengan pita merah. Tanpa harus mengganggu aktivitas kerja, kami menyematkan pita di seragam atau di lengan. Aksi damai adalah aksi cerdas, DAN SAYA IKUTAN..
Tuntutan masih berhubungan dengan kesejahteraan. Saya sih nggak maksain, ikut saja kebijakan manajemen. Tapi, solidaritas damai seperti ini juga saya dukung. Jadi ingat lagu aksi mahasiswa "kepada rakyat yang kebingungan, di persimpangan jalan. Wahai kalian yang rindu kemenangan.....dst".

Efek Pencahar

April 08, 2013

Sebelumnya saya belum pernah minum obat pencahar. Ini karena saya sudah terlalu lelah menjalani hari dengan perut begah. Perut begah bukan hanay saja jadi serba salah bersikap, tapi juga susah tidur dan tidak merasa lapar. Ini dia, selama sehari saya hanya makan sepiring nasi dan sebuah apel. Malam harinya saya hanya makan capcay dalam porsi kecil. Menjelang tidur saya minum obat pencahar, dan mensugesti penuh bahwa obat itu akan menimbulkan efek evakuasi sampah tubuh esok hari. Tengah malam saya terbangun dan menunggu adanya efek mulas tapi tak kunjung datang. Saya hanya merasakan lambung kosong dan berbunyi. Saya fikir ini biasa, kalau begadang memang sering laper tapi kalau tidur ya sembuh sendiri. Hehe. Sayapun tidur menjelang dini hari...dan...pukul 03.30, saya terbangun lagi. Rasa lemas, keringat dingin, dan sesak nafas, benar-benar sensasi emnjelang pingsan. Parahnya, di kos tidak ada makanan sedikitpun selain gula pasir. Dengan sisa tenaga, saya kayuh sepeda sambil ,makan sesendok gula pasir menuju toko waralaba 24 jam dekat rumah sakit. Di tengah jalan saya benar-benar sudah lemas..tapi karena melihat logo “24 jam” sudah terlihat saya kuat-kuatin “ayooo..sebentar lagiii..kalaupun pingsan, kan sudah deket IGD Rumah Sakit” kata saya dalam hati.

Tanpa pasang penyangga sepeda, saya langsung masuk toko, mengambil roti dan teh kemasan kotak. Setelah itu, saya tidak langsung pulang ke kos, tapi duduk ngampar depan toko makan roti dan minum teh. Nikmatnya...huffttt..setelah tenaga terkumpul, sayapun kembali ke kos. Ternyata, obat pencahar memang menguras seluruh isi lambung dan usus. Pagi itu, evakuasi sampah tubuh alhamdulillah terlaksana dengan diiringi rasa mulas tingkat tinggi. Hari ini badan saya keram semua, mungkin juga karena efek kontraksi seluruh otot saat perut diremas-remas pencahar.

Saya janji, akan hidup lebih sehat.

Lupa tanggal, salah beli tiket

April 06, 2013

Lupa tanggal itu hal sepele, tapi kalau posisinya dalam hal salah booking tiket itu fatal sekali. Semalam saya memang dalam keadaan capek, ketika diberi kabar harus pulang ke Pekalongan. Ok, seperti biasa booking online saja. Jam 21.30 saya sudah  beresin tiket pulang pergi, print tiket, dan order taxi online juga buat nganter ke stasiun karena saya berangkat pagi.
Semua berjalan lancar, saya sampai stasiun jam 6 pagi. Hemm..santai..kereta berangkat  07.45. Jam 07.15 kereta menoreh saya siap di jalur 3, sayapun masuk gerbong 1 dan cari tempat duduk. Ada seseorang sudah duduk di sana. Menunggu kereta berangkat 15 menit lagi deh...dan...tiba tiba.
Ada seorang Bapak datang dan menanyakan kursi.
"mbak kursi berapa?"
" 15 D, pak"
"lho..saya juga? "
"ah masa sih.." buru buru perikaa tiket.
"mbak..ini buat besok tiketnya,,ni kan tanggal 6"
Apa.....muka saya pucat pasi. Saya cek tiket pulang juga salah. Harusnya tanggal 7 dan disitu saya booking tangal 8. Dengan segenap raga, saya lari ke luar kereta. Turun tangga, naik tangga, menuju loket.
Damn...loket dalam keadaan ramai. Saya maksa ke loket lain dan disarankan ke loket selatan. Lari lagi..dimarahin petugas
"mbak..ini nggak bisa diganti tiketnya, kereta 10 menit lagi berangkat!!!!"
Dengan memelas, sayapun akhirnya bisa mendapat tiket yang benar untuk hari ini. Tentu dengan membayar lagi..yeeyeye. Jadi, kalau cancel tiket itu kita kehilangan 25% uang tiket itu. Nggak apa apa.
Lagi lagi..dengan segenap tenaga, aaya kembali lari menuju jalur 3. Turun lalu naik tangga. Huftt..
Hal sepele yang berakibat fatal. Kalau tadi saya masih asik di kereta dan baru nyadar tiket salah setelah di jalan dan diperiksa petugas gimana? Hiiii...ngeriii. Kemungkinan saya harus bayar berkali kali lipat atau diturunkan di stasiun terdekat.

Jangan lupa hari, tanggal, bulan, tahun....

Ada Cinta di SMA (Part.3)

April 05, 2013

Ini adalah lanjutan dari sekuel Ada Cinta di SMA, yang bisa kamu baca di sini episode 1 dan di sini episode 2 . 

Di samping loker depan lab kimia, siang menjelang sore dengan awan cumulus yang bergumpal-gumpal membuat suasana menjadi teduh.
“ya udah Lih, tinggal tembak aja cewek apa susahnya sih? Apalagi kamu kan ...ehem..cerdas. menurut aku, cowok cerdas itu lebih ganteng lho dari cowok charming.” cetus Ratna jujur. 

“kalau aku nggak lagi stress pasti aku sudah ngakak guling-guling dengar ini.” Galih tersenyum dalam kedataran. Seakan tak terima Ratna mulai sentimentil dan berucap dengan nada meninggi
“jadi, apa yang akan kamu lakuin? Kamu nggak akan lega klo belum ada solusi. Tapi, aku harap solusinya bukan dengan macarin 2 orang itu sekaligus”.
“enggak lah, siapa juga yang mau jadian sama mereka. Aku belum siap komitmen sama seseorang, lagian apa sih enaknya pacaran?” Galih tetap dengan kalimat polos muka datar.
“kalau aku jadi pacar kamu, kamu masih nggak siap komiten?” sambil mainin kuku. 
Galih terperanjat dari lamunannya, dia tidak percaya dengan apa yang barusan dia dengar. Ratna itu meskipun bukan cewek tercantik di sekolah, dan bukan anggota chears atau paskibra tetap saja menawan. Bahkan Ryan sahabat Galih tergila-gila dengan Ratna.
“hah..maksudmu apa?”
“umm,,,mmm..maksudnya kita jadian tapi pura-pura”
Galih semakin tidak mengerti dan bingung dengan solusi yang ditawarkan Ratna.
“Rat, aku ingin solusi..bukan nambah masalah. Tolong kamu jangan egois, kalau kamu bener suka sama aku...ngapain harus pura-pura jadian? Kalau sama kamu, aku siap komit kok..” sedikit gombal dan tidak konsisten dengan perkataan sebelumnya.
Hening, gerimis mulai turun menambah haru biru suasana merah jambu dan tiba-tiba..              
“hatchimmm..hatchimm..alhamdulillah,,upss”
Terdengar suara dari belakang kursi samping loker.
“Ryan,,sejak kapan kamu berdiri di.....” ucap Ratna penuh kekagetan dan tentu semua jadi terasa kikuk.
“Sory, semua..aku nggak ada maksud ganggu atau nguping, tapi pas tadi mau lewat..aku dengar percakapan kalian..selamat ya..atas jadiannya,,beruntung banget bisa jadi saksi” Ryan nyengir hambar.
“Ryan,,enggak gitu..maksud kita tuh..” jidat Galih memerah
“Udah Lih, aku bisa move on kok dari Ratna, pati bisa..lagian hati Ratna itu buat kamu..bukan aku, percuma dia ada di sampingku kalau hatinya buat orang lain” sambil menepuk bahu Galih.

Hujan masih terus turun bahkan sudah membuat halaman sekolah banjir semata kaki. Mereka bertiga tertahan di depan lab kimia dalam ratusan perasaan tak menentu meski raga mereka tampak asyik ngobrolin entah apa. Ada yang belum tuntas dalam pembicaraan Galih dan Ratna. Ratna ingin mencabut ucapannya yang terlalu jujur, meski kejujuran itu berdasar dari suara hatinya. Sedangkan Galih masih menganggap semua ini hanya gurauan meskipun Galih berharap Ratna akan bilang, "aku serius Galih, aku suka kamu". 

Diilhami dari kisah nyata teman kantor
image source:  gourmet.com via likeability on Pinterest

Cara Mengingat kreatif

Ingatan adalah mitra dalam mengembangkan semua keterampilan mental lain. Kunci untuk belajar adalah kemampuan otak untuk mengubah pengalaman yang ada sekarang menjadi sandi dan menyimpannya agar di kemudian hari pengalaman tersebut dapat dipanggil kembali. Saya sering terlibat tebak-tebakan dengan orang yang saya ajak berinteraksi. Misalnya tadi pagi..

A: nonton gi joe 1 ga?

Saya: enggak. Sebentar, film India juga ada kan yang judulnya gi joe?

A: hah ? (kaget)

Beberapa menit kemudian..

Saya : setelah googling, film Amir khan yang pernah aku tonton itu bukan Gi Joe, tapi Ghajini. Hahaha memoriku memang aneh, mengingat kata atau nama dengan huruf pertama atau huruf kuncinya saja.

Itu hanya sepenggal kisah, belum lagi kisah hampir sama yang saya alami di Indomaret, di jalan, obrolan di meeting, bahkan saat ujian. Pernah saya mau ngisi jawaban ujian dan Cuma ingat beberapa huruf saja. Saya sudah lupa pertanyaanya apa..tapi saya aksih contoh begini.

Question: siapa yang menciptakan lagu Indonesia Raya?

Saya: aduh..apa ya..saya Cuma ingat huruf “W” “S” dan “P”...

Ternyata memang ada metode mengingat seperti ini. Tentu akan lebih hemat memori ya? Hehe..saya sering membayangkan untuk mengingat. Membayangkan apa saja, kadang malah jadi kewalahan karena ada ingatan-ingatan yang nggak penting. Tapi ada manfaatnya juga sih, saya sering ingat lokasi toko atau nama jalan meski baru satu kali lewat. Ilustrasinya begini:

Keluar komplek tempat tinggal saya adalah kawasan yang ramai dnegan ruko-ruko. Tiap berangkat dan pulang kerja, saya tanpa sadar menghafal bangunan-bangunan dan plang namanya. Suatu kali saya butuh jasa reparasi sepeda. Meski saya nggak begitu yakin, saya samar-samar ingat imej bengkel dengan plang putih menjorok ke jalan. Lokasinya sebelum toko kue, dan setelah lapak majalah. Setelah saya datangi, memang ada bengkel sepeda, dengan plang nama tooko warna putih.

Semakin banyak pengalaman yang diterima otak, semakin banyak sel yang mengirimkan cabang-cabangnya dari akson dan dendrit mereka untuk menghubungkan sel-sel itu dengan sebanyak mungkin sel lain untuk membantu memecahkan masalah yang ada.

Selamat Move On

April 04, 2013

Percaya deh, mood akan jadi lebih baik kalau kita berinteraksi dengan orang lain. Ada rasa capek, bosan, jenuh, rasanya ingin kabur ke toko buku..lhoh. Masa penat nih namanya..kalau sudah penat gini saya sukanya ngobrol. Barusan saya ngobrol dengan seseorang yang tampangnya murung sejak pagi padahal biasanya kami pasti becandaan bahkan nyanyi-nyanyi di office.

“kamu kenapa sih?”

“lagi males aja, pengen istirahat, pengen cuti”

“heh..?”

“pengen tidur-tiduran aja di kos”

Dan beberapa saat kemudian, dia membuka percakapan

“hehe..mantan aku mau nikah mei ini?”

“hah..apa? sama siapa? kamu kenal cowoknya? Kamu diem dari tadi gara-gara ini?”

“enggak,,aku dah biasa aja sama dia. Aku nggak kenal cowoknya..”

“kamu masih sering berinteraksi sama mantanmu itu?”

“iya, di bbm (blackberry messenger) dia masih suka panggil ‘yank’..ke aku, aku ini cinta pertamanya”

“wah..parah..tuh, kok kamu bisa move on gitu sih. Dia bukan cinta pertamamu kan?”

“Dia cinta pertamaku”

Saya speechless dengernya, tapi luar biasa ya keteguhan hati untuk move on nya. Sama-sama cinta pertama, dan sekarang sudah memiliki dan dimiliki orang yang berbeda.

“Setiap manusia memiliki mimpi. Ada yang mengejar dan mewujudkannya. Ada yang mundur dan membuangnya. Ada pula yang diam dan hanya manyimpannya sepanjang sisa hidupnya.” ― Okke Sepatumerah, Cinta Pertama

Move On from Bebek Goreng

April 03, 2013

Saya hari ini menyatakan MOVE ON dari bebek goreng. Baru saja saya berdamai dengan perut yang tiga hari merana. semua ini terjadi karena selama long weekend kemarin, saya lampiaskan kesepian saya dengan makan bebek goreng pedas. Akibatnya, perut mulas nggak keruan dan sendi terasa sakit. Mungkin bebek goreng kolesterolnya tinggi, jadi berefek kemana-mana (saya juga nggak tahu pasti).
kamu belum move on kalau "ngeces" liat gambar ini
MOVE ON yang saya lakukan kepada bebek goreng ini nggak tahu bakal berhasil atau tidak. Yang jelas, sampai tulisan ini dimuat saya belum nafsu makan. Melihat timeline twitter yang membahas makanan saja saya mual. Peace yah Perut..bantu saya mencapai target berat badan bukan Mei tahun ini.
Kalau perut tenang, setidaknya saya bisa rileks pas di kantor. Trial Project, system informasi, dan "shockingEgypt" harus kehandle.

"kadang memang harus mabok dulu, sakit dulu, biar tahu bahwa hal itu nggak cocok sama kita. biar yakin"
image: 

Source: google.co.id via Carissa on Pinterest

Ramadhan sebentar lagi

April 01, 2013

Buka Path salah seorang senior dan lihat beliau posting gambar di bawah itu tuh. "Ramadhan 100 hari lagi", masa? Coba deh cek kalender. Nggak percaya kan? Waktu cepat sekali berlalu, dan tak kembali lagi. Berbagai targetan bahkan belum dijalankan. Padahal maut bisa saja segera datang. Wallahu a'lam
Yukk ah..persiapan..yang punya utang puasa jangan lupa ya dibayar dulu. Semoga masih bisa merasakan manisnya Ramadhan tahun ini dalam keadaan lebih baik. Ramadhan tahun lalu benar benar hambar. Yah..itu adalah ramadhan pertamaku berstatus karyawan dan perantau.

Cuma April Mop

Saya tidak peduli awal sejarahnya bagaimana sehingga bisa ada April mop. Dari Wikipedia diinformasikan bahwa April Mop, dikenal dengan April Fools' Day dalam bahasa Inggris, diperingati setiap tanggal 1 April setiap tahun. Pada hari itu, orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. Hari ini ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap keluarga, musuh,teman bahkan tetangga dengan tujuan mempermalukan orang-orang yang mudah ditipu.

Kalau leluconnya tidak memainkan hati sih nggak masalah. Tapi kalau sudah mengaduk perasaan, yang ada hanya berakhir dengan aktivitas menguras hati. Hehe..

Misal lelucon yang HARUS DIHINDARI ADALAH :

“maukah kau menikah denganku, menjadi pasanganku, hingga maut memisahkan”

“kamu serius?”

“Iya, serius..”

“Terima kasih..sudah lama aku menunggu saat-saat ini”

“Maksudnya aku serius ngerjain kamu, Just April Mop”

#Plakkkk...

Mohon jangan dipraktekkan ya, ini menyakitkan

Auto Post Signature

Auto Post  Signature