Two Days Trip At Cilacap

May 30, 2015
Kereta Purwojaya membawa saya ke Cilacap dari Gambir. Dengan gembolan yang cukup banyak, jam 6 pagi mobil sewaan sudah menunggu di stasiun. Cilacap itu tak terlalu luas, dua hari cukuplah buat ngafalin jalan. Objek wisata yang bisa kita kunjungi jika berkunjung ke Cilacap adalah Benteng Pendem, Pantai Teluk Penyu, dan tentunya pulau Nusakambangan.

Benteng Pendem adalah kawasan perbentengan tinggalan penjajah yang luas. Nggak ngebayangin bisa sekuat dan serumit itu bangunnya berapa lama. Kawasan benteng terdiri dari penjara, barak, ruang senjata, klinik, dan yang menarik ada terowongan tembus sampai pantai (saya nggak buktiin, uji nyali emang). Benteng pendem terletak di kawasan Teluk Penyu. Biaya masuk 5000 rupiah per orang. 

    
Pantai Teluk Penyu, Pantai panjang dengan pasir putih dan tersedia banyak perahu kecil. Pemandangannya kapal-kapal pertamina yang lagi nambang minyak. 
Malam hari kita bisa jalan-jalan di Kota, kawasan alun-alun lumayan lah ya. Nah besokannya, mari kita nyebrang ke Pulau Nusakambangan. Pengunjung umum bisa nyewa perahu ke sana. Pilih perahu yang ada pelampungnya ya, kalau sendirian sekitar 50.000 bolak balik. Pulau Nusakambangan dibagi jadi 3 wilayah. Timur, tengah dan barat. Yang dibuka umum untuk wisata yang timur. Jadi, jangan kira kita bisa foto-foto sama narapidana yah. 
Ini dermaga di Nusakambangan. Masuk ke lokasi wisata, tarifnya 5000 rupiah perkepala. Disitu ada goa naga, benteng Portugis, dan pantai Karangbolong. 


Angkutan di dalam pulau Nusakambangan ada kok, odong-odong 5000 perkepala. Tapi kami jalan. 
Pantai karangbolong, lumayan sih tapi nggak ada yang jual makanan. Kalau mau pantai yang lebih luas bisa ke pantai pasir putih,,,lokasinya setelah penjara bawah tanah portugis yang sereemmmm.















Nrimo

May 27, 2015
Sebenarnya saya sangat ingin nimpuk Anda. Iya Anda. Teman saya yang paling kurang ajar. Saya sudah berusaha nahan biar nggak nulis apapun di blog, tapi malah jadi sakit perut, hahahha. 
....itu salah guee,,salah temen-temen guee..(malah jadi AADC)

Saya timpuk pakai safety shoes ya? Tahu kan safety shoes? Yang kalau saya nabrak drum, bukan saya yang sakit tapi drum nya yang roboh. 
          
Kekesalan atas tingkah Anda yang kemarin-kemarin ini luar biasa. Tapi ketika buka blog, baca upadate an Ninda yang ini: 

Karena dalam hidup, panduan kita adalah sabar dan syukur. Sabar bukan berarti selalu menahan dan mengalah, sabar adalah kemampuan untuk bertindak benar dalam situasi apapun. Sabar bukan bentuk sifat mendasar suku Jawa di daerah tertentu yang nriman terus, mengalah terus apapun situasinya. Namun sabar adalah sesuai yang dicontohkan Rasulullah. Keputusan untuk mengalah dan menahan, keputusan untuk berperang... adalah berbagai macam wujud sabar: kemampuan bertindak benar dalam situasi apapun.
(www.Listeninda.com)

Saya nggak jadi mau melempar safety shoes. Biarlah. Harusnya justru bersyukur ditunjukan mana yang harus jadi prioritas dan mana yang ditinggal. Ditinggal jauh. Ditinggal jauh banget. Biarin. 

#akuWesBiasa #akuRapopo #atikuOraLoro #sampeanSopo #akuDuduSopoSopo

Ineffective relationship

May 21, 2015
"Jadi kalian pelajarin kayak ginian?" Inilah ekspresi saya sebagai engineer saat membaca buku pegangan perawat. Menarik banget, salah satu domain dari nursing adalah role relationships. Di class role performance ada penjelasan tentang ineffective relationship. Menurut saya ini penting, nggak hanya relationship dalam artian pacaran ya,,tapi lebih luas dari itu. Kadang kita heran, kenapa si A jadi jauh sama aku? Atau si A orangnya nggak asik sama aku. 

Ineffective relationship is a pattern of mutual partnership that is insufficient to provide for each others needs. 
Defining characteristics of ineffective relationship are:
1. Delay in meeting of developmental goals appropriate for family life-cycle stage.
2. Dissatisfaction with complementary relationship between partners.
3. Dissatisfaction with emotional need fulfillment between partners.
4. Dissatisfaction with idea sharing between partners.
5. Disaatisfaction with information sharing between partners.
6. Disaatisfaction with physical need fullfilment between partners.
7. Inadequate understanding of partner's compromised functioning (e.g, physical, psycological, social).
8. Insufficient balance in autonomy between partners.
9. Insufficient balance in collaboration between partners.
10. Insufficient mutual respect between partners.
11. Insufficient mutual support in daily activities between partners.
12. Partner not identified as support person.
13. Unsatisfying communication with partner.

Gimana? Ngerasain salah satunya? Atau malah semuanya...hahaha

Lalu apa sih faktor yang menyebabkan sebuah hubungan jadi nggak efektif lagi?
Related factors 
1. Alteration in cognitive functioning in one partner
2. Developmental crisis
3. History of domestic violence
4. Incarceration of one partner
5. Ineffective communication skills
6. Stressors
7. Substance abuse
8. Unrealistic expectations

Yang mana? Mungkin kebanyakan nomor 4,5, dan 6 ya.

Apa sih tandanya kita sudah ready berRelationship? Ya balik ke poin-point 1-13. Kalau kamu sudah bisa mengekpresikan kesiapannya,,,go ahead.
Sebaliknya, kalau kamu merasakan point 1-6 di related factors hmmm relationship bakal beresiko.

Source: Nursing Diagnoses; definition & classification 2015-2017

Cireng Cinta

Suka makan cireng? Itu lho aci digoreng. Kalau orang Sunda pasti tahu lah ya..
Ini bukan cireng biasa, namanya cireng cinta. Ahay..
Ceritanya kemarin pas di Garut beli oleh oleh ini. Adonan Cireng siap goreng seharga 12ribu saja. 
"Mbak ini tinggal goreng?" tanya saya ke penjual oleh-oleh
"Iya teh.."
"Kadaluarsanya berapa hari?"
"Lima hari"
       
Sesampainya di rumah, cireng saya amankan di kulkas. Nahh pas mau digoreng kok keras? Kalau adonan cireng mengeras, panasin aja di majic jar..taruh di atas nasinya nanti juga lembek lagi. Kalau sudah lembek, buka kemasannya, langsung deh goreng cireng cinta.
      
Ini dia,,cireng cinta rasa pedas. Enak dimakan selagi hangat.


Kayak Ada Manis-Manisnya Gitu

May 20, 2015
Lucu ya, kalau kita merasakan sesuatu yang beda dari sebelumnya. Terhadap hal yang sama. Terhadap seseorang yang sama. Dibilang lucu kalau kesannya sekarang beda ke arah lebih baik. Kayak ada manis-manisnya gitu
Minggu lalu saya pulang. Rasanya sejak berangkat ringaaan banget, di jalan juga santaaai banget. Dalam liburan itu, terpercik kenangan-kenangan indah dengan banyak sekali kawan lama. Yang oleh beberapa kesempatan, kami dipertemukan (kembali). 
Apa sih yang bikin teman kita terlihat beda? Kayak ada manis-manisnya gitu.
Mungkinkah karena dia single dan saya single? Hahahaha. Cemen banget, ya tapi kemungkinan ini bisa saja terjadi. Perubahan fisik? Sikap? Pasti ini sangat menentukan. 
Entah mungkin karena dulu nggak fokus atau karena alasan lain...setelah lama nggak ketemu, pasti ada satu atau dua teman kita yang rasanya beda, kayak ada manis-manisnya gitu.

Meme ini lagi happening banget. Iklan air mineral sih sebenarnya, kalau mau berkreasi dengan meme ini silakan saja pakai: 


Berdaur Tanpa Mengusang

May 19, 2015
Kebanyakan manusia merasa orang datang dan pergi dalam hidupnya, karena mereka melihat hidup dengan egois. Dari sudut pandang egois. Padahal..sebenarnya manusia itu sendiri yang datang dan pergi. Manusia...sahabat..teman...adalah gugusan-gugusan bintang. 
Selalu ada meskipun kadang nggak kelihatan. Punya cahaya sendiri-sendiri. Punya lintasan kehidupan sendiri. Tidak harus mereka selalu bersama-sama. Kadang mereka saling mendekat, di lain waktu saling menjauh. Tapi mereka tetap sahabat. Karena...setiap orang punya mimpi dan lintasan mimpinya sendiri-sendiri. 

"Bagaimana kalau, ternyata lintasan mimpimu jauh dari lintasan mimpiku. Kayak dua bintang yang cuma sebentar ketemu."

Mimpi-mimpi kita tidak akan ada artinya tanpa orang-orang yang berarti. Keluarga...dan sahabat

- Dari Teman Imaji
Menuliskan ini dalam kubangan rasa liburan yang belum hilang. Bersama kalian teman, sahabat, kawan lama, keluarga. Nada ritmis, denyut jantung seimbang, tawa ikhlas...ah subhanallah...


Love You Effortlessly

May 14, 2015
"Will you come. To my home and meet my father now?"
"Now?"
"Yep.now"
"Listen..Ay. We're over this issue so long time ago. I will come to your father. Just..not now."
"No.you listen"
"Aku nggak paham kenapa kita bicara kayak gini"
"The talks don't work. How could the silence?"
"Ay...ada apa sih sebenarnya?"
"Do you love me?"
"Of course i love you, Ay..That's very silly question."
......
"I know you love me. And i love you too. But you don't love me effortlessly. I don't love you effortlessly."
"Ay...that doesn't make any sense. We love each other."
"It doesn't make any sense. But it does matter. Not just to me. But also to you. To us."
"Ay..aku nggak paham sama sekali."
"See. You don't understand."
"Oke, Ay..let's just be honest. And frank. Okay? Ada apa?"
"Most of the times. You don't know the whats. Even if you do know the whats, you don't know the whys. You don't know ---then how whould you understand?"....."it's so hard for us to understand each other."
"But we had it easy, Ay."
"How could you listen if you don't even hear? How could you believe if you don't even see? How could you care if you don't even remember?"
"Ay, aku benar-benar nggak paham"
"Yes, or no...Do you love Kica?"
"Aku sayang Kica. Sebagai teman, Ay.."
"I thought nothing was between you both. I thought wrong. "
"Nggak ada apa-apa, Ay.."
"A man and woman can't be just friends."
"Tapi buktinya kamu juga punya banyak teman laki-laki, kan Ay?"
"Somebody loves me. Effortlessly. A friend. I can't help not to love him back. I don't know if it's wrong or not."
"It is wrong. You have me."
"Then you are wrong too. You have me."
"It's alright now. I know how it feels to be you. To have somebody else that you love---and loves you too in return."
"Ay..are we breaking up?"
"Untuk kebaikan. Kita emang nggak pernah tahu betapa berharganya seseorang sebelum dia pergi, tapi jangan sampai kita nggak tahu betapa berharganya seseorang lain sebelum dia datang."
"Ay..this is unbelieveable."
"Love has to be effortless. If you find it not so effortless to fall in love, you might not be in love. Falling in love is free. It always has to be efforless.."
"That's not true. Love always requires effort. To accept. To understand. To forgive. Those are what i'm always trying to do."
"What you are always trying to. Not what you are always doing. It burdens you."
"Ay..it doesn't have to go that way.."
"If i don't love you effortlessly--then i simply don't love you. So..don't you."
~ dari Teman Imaji, bagian Kunci

Ditulis di kereta Gumarang, 15 menit menuju Cirebon


Mempertimbangkan

"Kalau aku disuruh milih Adit atau Salman, aku masih mempertimbangkan...Tandanya aku nggak beneran sayang Adit, kan, ya? Kita nggak beneran sayang sama yang pertama kalau masih mempertimbangkan yang kedua."

Setiap manusia itu dilahirkan dengan sepasang gembok dan kunci. Gembok adalah hatinya. Kunci adalah cintanya. Sepasang tapi bukan pasangan. Gembok kita akan dibuka oleh kunci orang lain. Kunci kita akan membuka gembok orang lain. Kunci kita mungkin bisa membuka lebih dari satu gembok. Sama, gembok kita mungkin bisa dibuka lebih dari satu kunci. Tapi jodoh adalah kalau kunci dan gembok kita berpasangan sama gembok dan kunci satu orang saja. 
Gembok dan kunci itu..berubah-ubah terus bentuknya. Karena jatuh cinta itu harus setiap hari. Membuka hati itu harus setiap hari. Karena Allah Maha Pembolak-balik hati. 

Kalau kita bingung milih si A atau si B atau si C atau si D....Supaya adil, tanya sama Allah. Sholat istikhoroh, lebih gampang..tanya orang tua..lebih gampang lagi tanya diri sendiri. Katanya sih gitu. 

Hati itu nggak memilih, nggak dipilih, tapi dipilihkan. 
Cara paling gampang mendapatkan seseorang yang baik adalah dengan menjadi seseorang yang baik pula. 


-Dari buku Teman Imaji dengan judul Gembok. 

Semoga kunciku menemukan gemboknya. Semoga gembokku ditemukan kuncinya. 

Ditulis di selasar stasiun senen, ngampar

Matcha Latte Botolan

May 13, 2015
Berangkat kerja dengan rasa ngantuk dan lemes itu engga banget. Kalau sudah begini, biasanya saya siasati dengan minum teh. Niat awal sih mau ngeteh pas sudah sampai office, tapi sudah tak tertahankan lemes ini. 
Saya penggemar berat teh. Teh apa aja sih. Bebeapa bulan ini mulai mencoba "matcha" bubuk teh hijau. Awalnya cuma bisa ngerasain di cafe, suatu hati saat sedang belanja ketemu matcha powder instan yang sayangnya belum memcantumkan logo halal karena kebanyakan impor. Sempat terpikir "andai ada matcha latte yang botolan dan siap minum". 
     
This is it, tadi pas di minimarket senenarnya cari teh susu..malah ketemu matcha latte botolan yang ada label halal nya. Alhamdulillah....

Awali hari dengan semangat dan berikan senyum termanismu buat (..,,isi sendiri..,,.)

*ditulis di angkot yang agak ugal-ugalan

Wanita Mengungkapkan Perasaan?

May 11, 2015
Suatu hari, Ranger Merah (bukan nama sebenarnya) menasehati saya "Yen seneng karo wong yo tinggal ngomong" yang artinya "kalau suka sama orang ya tinggal bilang."

Senada dengan yang Banyu bilang "kalau perempuan tidak suka menunggu, kenapa perempuan tidak pernah menyatakan perasaan duluan?"
"Karena..kulit perempuan dibuat dari gengsi."
"Kalau kulit laki-laki?"
"Dari terigu sama kanji."
"Hahaha..laki-laki, kan, bisa gengsi juga.."
"Bisa tapi nggak boleh."
"Kenapa?"
"Ada tiga hal yang melunturkan gantengnya seorang laki-laki. Pertama, ketidaksholehan. Kedua, kegeeran. Ketiga, kegengsian."
"Hmm..ada tiga hal yang melunturkan cantiknya seorang perempuan."
"Apa?"
"Pertama, tidak menyadari bahwa laki-laki tidak ingin dinilai sebagai seseorang sempurna. Justru laki-laki jatuh hati sama  perempuan yang bisa melihat titik tak sempurnanya. Supaya ia bisa terus berubah menjadi lebih baik. Ketidaksholehannya dalam bahasamu. 
Kedua, tidak menyadari bahwa laki-laki juga makhluk yang mudah tersentuh hatinya. Mudah dibuat senang apalagi ge-er. 
Ketiga, tidak menyadari bahwa ketika laki-laki membuat perempuan menunggu, sesungguhnya ia sedang meneguhkan perasaan. Supaya nanti-nanti, tak perlu lagi ada gengsi. "

Apa yang dipikirkan laki-laki tidak sama dengan yang dipikirkan perempuan.

Jatuh cinta butuh alasan kuat. Tapi alasannya bukan ada pada yang kita cintai. Melainkan pada diri sendiri. 
----dari Teman Imaji

Tak Tahu

May 10, 2015
Saat seseorang tak mengeluarkan 'reaksi' saat mendapatkan 'aksi' dari kita, ada banyak kemungkinan. Hukum Newton III tetap berlaku kok. Jangan lantas berpikir dia tak merasa. Bisa saja dia tak nyaman, memilih tak memberi respon,,padahal dalam hati sudah pingin nimpukin kita pakai sendal,,hahhahaa. Saya tak tahu. 

Kadang, kita harus memilih membiarkan yang kita lakukan berlaku seperti air yang menguap--tak terlihat. Suatu hari, kita akan mendapatkan hujan. Adem.

Ranger Orange (bukan nama sebenarnya) baik sekali, sedangkan saya jahat. Masih saja tak menganggapnya teman. Entahlah. Seperti jelmaan kakak. 
Gimana rasanya punya kakak? Mungkin seperti ini. Tapi...setiap anak entah itu anak tunggal, anak bungsu, anak sulung, anak tengah, sama. Tidak ada istilah anak bungsu boleh tak dewasa, anak tunggal boleh manja, anak sulung harus jadi teladan. 

Kadang kita tak bisa mengungkapkan sesuatu sampai memilih mengatakan sesuatu di kutub lainnya. Atau memilih diam. Saya tidak tahu. Tak tahu lebih baik dari tahu. Lebih baik daripada tahu sesuatu, tapi tak jujur. Atau tahu setengah-setengah tapi ujungnya kita salah menduga. Atau tahu yang jujur, tapi terlalu pahit. 

Belum Pernah Naik Gunung

Obrolan serupa antara saya dengan Ranger Biru (bukan nama sebenarnya), juga antara Banyu dan Kica. 

Banyu: Kau belum pernah naik gunung?

Me: Ranger Biru, biasa ya naik gunung? 

Kica: Belum. Mana boleh sama Ayah. 

Ranger biru: Ga pernah Rul (apa? Bukannya sering?)
Kalau naik gunung sama Nurul (oh ada lanjutannya)

Me: aku mah apa atuh udah pakai 3 jaket juga tetep kayak di kulkas.

Ranger Biru: 
Kalau udah ada suami pakai satu aja ga bakal kedinginan kok...ihirrrr (hadehhh)

Banyu: kalau orang tua yang sudah bilang. Mau bagaimana lagi. 



Kica: cerita lagi dong, tentang jalan-jalan naik gunung.

Banyu: mau diceritakan atau mau mengalami?

Trip To Darajat Pass Garut

Sebuah express getaway yang kami lakukan, perjalanan dan kebersamaan tepat 24 jam dari kantor ke Garut dan balik lagi ke kantor. Sukses!!!
Ini adalah rencana spontan selepas dapat bonus tahunan. Tak ada meeting, cuma email-emailan saja. Jadilah,,acara Renang Bersama Di Garut. Pemilihan lokasi berdasar rekomendasi salah satu bos kami yang pernah kesana. Dengan biaya 200ribu saya sebagai satu-satunya wanita di tim benar-benar nggak ngurusin apa-apa, semua sudah diurus dengan planing yang mantap. Okehhh.

Musim di Jalan

May 09, 2015
Kuingin hadir di setiap musim
Saat mimpimu meranggas
Saat bunga cintamu bermekaran
Saat angin mengolengkan

Saat apapun kita bersama, melewati semua
Saat apapun kita kita bersama, melewati semua
Hidup ini labirin raksasa, jalannya beda-beda
Namun satu tujuan kita, terang di ujung sana
Jalan yang panjang tidak terasa, banyak pelajarannya
Beban kan kita pikul berdua, tersesat tak apa-apa

--Kayu putih, teman imaji

Ya Allah..aku mah minta yang terbaik saja. Si A, si B, si C, etc. 
Di ketinggian 1640 mdpl ini, saya teringat beberapa orang. Mereka yang sengaja saya undang dalam ingatan atau mereka yang tetiba muncul dengan kalimat-kalimat ajaibnya. hey..kamu teman aku? Yang 4 tahun kurang lebih kita sering bareng tanpa interaksi intensif.

---ditulis sambil kedinginan, di teras rumah di kaki gunung Papandayan


Cara Membuat Paspor Online

May 05, 2015
Paspor online yang saya maksud di sini adalah cara pendaftaran awalnya, kalau bentuknya ya tetap paspor kertas mirip buku nikah..ehemm. Hari ini, tanggal 5 bulan 5 tahun 2015 akhirnya salah satu target 2015 saya tercapai. Punya PASPOR. 
Cara membuat paspor online, paspor online, imigrasi karawang
Ini bukan buku nikah

[Review Book] Paper Towns

May 04, 2015
Hari senin jam empat pagi, sebuah pesan singkat dari sahabaku: 
Akan lebih menyenangkan melihat wajahnya di pagi hari diatas tempat tidur kita#suami
Saya hanya membalas dengan sebuah emoticon cengiran. 
Sekitar 7 jam sebelumnya, pesan singkat ajaib juga meluncur dari nomor whatsap teman saya:
Kalo liat kayak gini jadi pengen punya istri. Hahahaha
Itu adalah caption untuk foto yang dia kirim. Foto setumpuk baju yang belum disetrika di atas kasur.

Usia 20+ memang begitu adanya, topik apapun larinya kesana. Beda dengan Quentin dan Margo. Konflik mereka masih seputar 'gue nggak betah di rumah, gue pangen kabur, cowo gue selingkuh, temen gue kurang ajar'.

Judul: Paper Towns
Penulis: John Green
Penerbit: gramedia
Tahun Terbit: 2014, original 2008
Jumlah halaman: 360

Sinopsis
Saat Margo Roth Spiegelman mengajak Quentin Jacobsen pergi tengah malam––berpakaian seperti ninja dan punya daftar panjang rencana pembalasan––cowok itu mengikutinya. Margo memang suka menyusun rencana rumit, dan sampai sekarang selalu beraksi sendirian. Sedangkan Q, Q senang akhirnya bisa berdekatan dengan gadis yang selama ini hanya bisa dicintainya dari jauh tersebut. Hingga pagi datang dan Margo menghilang lagi.

Gadis yang sejak dulu merupakan teka-teki itu sekarang jadi misteri. Namun, ada beberapa petunjuk. Semuanya untuk Q. Dan cowok itu pun sadar bahwa semakin ia dekat dengan Margo, semakin ia tidak mengenal gadis tersebut.

Review
Kisah kehidupan anak remaja dengan konfliknya yang khas. Nggak nyangka kalau roman ini kuat banget aroma detektifnya. Bisa dipastikan,,,,seru diikutin dong. Alurnya maju dengan setting di Orlando USA. Para tokoh adalah murid SMA semester akhir. Paper Towns yang saya baca ini edisi terjemahan, hemmm...akan lebih baik baca versi aslinya yang berbahasa Inggris karena di beberapa tempat ada terjemahan yang terkesan ganjil. Desain sampul terlalu misterius, nggak menarik. 

Fyi, Paper Towns akan difilmkan di musim panas ini ya...cuplikannya sudah ada di bioskop.

Sebenarnya penulis ingin menyampaikan tentang sebuah proses mengenali teman-teman kita. Dalam berteman, kau tak bisa melihat salah satunya tanpa melihat yang satu lagi. Seringnya kita selalu mengharapkan orang lain tidak menjadi diri mereka sendiri. Misalnya, saya begitu terganggu dengan penampilannya yang berantakan...tapi keramahan dan sifat manly nya nggak bisa diceraikan dari sejiwa raga dia. 
Seperti nasihat Mom 'kalau kau sudah lebih tua, kau akan mulai bisa melihat mereka--anak nakal dan anak baik dan anak baik dan semua anak--sebagai orang. Mereka hanya manusia, yang pantas dipedulikan. Dengan berbagai derajat sakit, berbagai derajat neurosis, berbagai derajat aktualisasi diri'.
Membayangkan memang tak sempurna. Kita tidak mungkin bisa memahami orang lain sepenuhnya. Namun membayangkan menjadi orang lain, atau dunia menjadi sesuatu orang lain, adalah satu-satunya cara untuk memahami. 

Rate
3 dari 5 bintang

Quote
"Aku hampir bisa membayangkan kebahagiaan tanpa dia, kemampuan untuk merelakan dia, merasakan akar kami bertaut walaupun seandainya aku tak pernah melihat bilah rumput itu lagi" (315).

"Ketika mengatakan hal-hal buruk tentang seseorang, kita sebaiknya tak pernah mengatakan yang sebenarnya, karena kita takkan bisa dengan sungguh-sungguh dan jujur menarik ucapan itubkembali" (56).

Hujan Mei

May 03, 2015
Inilah hujan bulan Mei. Kupikir sudah tak ada lagi, sudah pergi. Dan akhirnya, semua ini terlalu berlebihan. Aku tidak mampu membujuk diriku untuk mengabaikan perasaan ini, dan perasaan ini menjadi tak tertahankan. Aku melesat masuk dalam pikiranku, mendorong segalanya. Suara hujan, suara talang air, suara 'knok knok' dari kompor gas yang dinyalakan, suara televisi dari ruang sebelah...aku melangkah masuk dalam kenangan kedamaian hujan sore di rumah. 
Hujan sore ini terasa begitu indah dinikmati di dalam kamar dengan kakiku terlindung bed cover. Murni. Pikiranku mulai berlari kecil, memberi jarak yang lebih dekat antara diriku dan kenangan. 

Berat sekali untuk pergi---sampai kita pergi. Dan kemudian itu menjadi tindakan termudah di dunia. ---- tapi selanjutnya apa? Apakah aku akan terus menerus meninggalkan tempat demi tempat, dan meninggalkan mereka, dan meninggalkan mereka, mengarungi perjalanan abadi? 
- Paper Town, John Green

Aku hanya rindu. Sangat rindu dengan rumah

Buang Saja

May 02, 2015
Saya termasuk jenis manusia yang susah membuang barang-barang lama. Nggak tega jadiin kaos lama sebagi keset atau serbet. Mau didonasikan sudah nggak pantes, dipakai sudah nggak nyaman,,,tapi...kalau meluncur ke tong sampah? Jangan jangan plis.
Pagi ini saya dengan sangat tega membuang satu pasang sepatu, dan dua pasang sandal. Kok bisa? Saya bisa setega ini karena ikatan dengan sandal dan sepatu itu nggak terlalu lama. Lagian nggak nyaman lagi, maklum ini barang murahan dan kualitasnya jelek. Ada setumpuk kaos jaman kuliah (kebanyakan kaos seragam) yang sebenarnya sudah nggak layak tayang. Tapi memorinya ituuuuu....
Jangankan kaos, kertas ujian dan catatan jaman SMA aja masih ada. Semua ada kenangan yang bikin saya nggak tega mbuang. 
Setelah saya pikir lagi, menghargai sejarah itu penting tapi....
"Seharusnya, untuk sesuatu yang berpotensi menyakiti, membahayakan, dan berefek buruk...harus saya ikhlaskan pergi"



May

May 01, 2015
Hawa kemarau sudah terasa. Apakah artinya aku akan merindukan senyumanmu yang selalu nggak nanggung? Pandangan mata yang takut-takut tapi sekalinya natap daleeem banget. 

Selalu memulai setiap bulan lebih awal. Okehh...kita sampai pada bulan Mei, alhamdulillah. Melewati April yang luar biasa menempa fisik dan mental. Hikmahnya banyaaakk banget.
       
Ini adalah schedule weekend bulan Mei yang ternyata juga sepadat April. Bedanya, April lebih fokus untuk kepentingan pribadi. Mei ini acaranya rame-ramean...silaturahim.

Wishlist Mei, saya cuma ingin melewati semuanya dengan lancar dan berkah. Jangan lupa kalau bulan puasa sudah semakin dekat, seengaknya nyadarin untuk memposisikan diri sebaik mungkin. 

Akhir-akhir ini banyak orang yang komentar "lagi kasmaran ya?" Hahaha inilah masa dimana posting konten sedih dibilang tukang galau, posting konten bahagia dibilang lagi jatuh cinta. 
...kadang terlihat gombal banget..memang aku akui, hahahha.

"Kita ingin menjadi yang memiliki, sebab bisa saja kita memiliki" 

Auto Post Signature

Auto Post  Signature