bye 25

October 29, 2015
It’s the day after yesterday. Kata orang, usia 25 itu keramat banget. 25 dalam bahasa jawa disebut selawe, yang filosofinya adalah Seneng-senenge Lanang Wedok. Masa-masa bahagia lelaki dan perempuan. Kebanyakan usia 25 dijadikan patokan untuk menempuh kehidupan baru, menikah. Dan, 25 untuk saya...sudah lewat.
25, birthday, 26, typography
menuju Undip, Tembalang


25 belum nikah
Saat masih kuliah, sering banget tuh kalau ikutan seminar motivasi...saya disuruh tulis ‘apa yang akan kamu raih di usia 25’. Yakin deh nggak Cuma saya yang nulis ingin nikah. Kalau saya sekarang masih sendiri, apa iya disebut gagal? Enggak !!! Daripada ngeluh dengan 1 hal yang belum kesampaian, mending coba deh dirinci, pencapaiannnya. Banyak. Banyaaak. Bahkan hal-hal yang nggak kepikiran sebelumnya baik materi maupun non materi.

Achievement
Menjalani 365 hari dengan embel-embel wanita lajang usia 25 itu luar biasa. Saya terpukau. Setahun yang lalu saya menuliskan target, dan alhamdulillah sebagian besar sudah tercapai (75%). Target yang setahun lalu hanya terasa sebagai AMBISI EGOIS bahkan. Apa itu? Kalau saya tulis disini nggak enak, hehehe. Ada hal-hal mustahil yang karena sesuatu jadi mudah banget didapat. Saya selalu percaya bahwa doa itu jawabanya selalu IYA. Iya sekarang, Iya nanti, dan Iya diganti dengan yang lebih baik menurut Allah.

Sosok
Terima kasih untuk dua sahabat saya, yang setiap hari bisa membuat saya merasa baik-baik saja. Salah seorang memang sudah bersahabat sejak lama, tapi tahun ini..disaat kita berdua mengalami krisis..saya rasa kita makin dekat. Seorang lagi, maaf ya..saya sempat salah menilaimu. Akhir tahun lalu, kamu itu masih sosok yang nyebelin banget..banget..banget. lewat kamu, Allah membuktikan sabda Rasulullah SAW yang menerangkan bahwa sebaiknya saat membenci seseorang kita tidak keterlaluan sebab suatu saat yang terjadi bisa sebaliknya.

Target
Untuk usia 26, saya akan menuliskan targetnya sekalian di awal 2016. Insya Allah. Yang pasti, target di 25 yang belum achieved harus dilanjutkan.

Saya kembali menemukan diri saya sendiri di usia 25. Diri yang sempat hilang entah kemana. Jika saya menjadi lebih baik karena nasihat-nasihat seseorang...saya rasa ini tidak salah. 26, hijrah untuk menjadi lebih baik. Terima kasih untuk segala doa baik yang sahabat-sahabat berikan untuk saya. Sesungguhnya ketika kalian berdoa untuk orang lain, kalian juga berdoa untuk diri kalian sendiri.



#semangat28

October 28, 2015
Semangat 28 Oktober, Selamat sumpah pemuda. Saya tidak pernah tahu gambaran lengkap peristiwa sumpah pemuda, tidak ada film. Selain di buku sejarah, pernah juga terlintas di buku 'Aku' nya Chairil Anwar. Kekuatan pemuda Nusantara untuk punya personal branding. Berbangsa, bertanah air, berbahasa, satu Indonesia.

Kontribusi
Apa jaman sekarang, kita para generasi Y (kelahiran 1981-1999) harus mengadakan kongres serupa? 

semangat28, typography, meme, sumpah pemuda

Itulah gambaran Indonesia hari ini. Sebagian besar gersang, meski tetap kokoh. Tapi, bagi sebagian pemuda itu tidak jadi soal. Mereka tidak kehilangan harapan. 

Semalam ada pesan broadcast yang berisi ajakan kepada para mahasiswa di kampus saya untuk melakukan aksi di Jakarta menuntut pemerintah. Aksi mahasiswa itu hal biasa. Tapi, faktanya besok adalah hari Ujian Tengah Semester. Sesederhana belajar dengan tekun, lalu UTS...itu bisa kita lakukan. Jangan sampai menyesal di belakang sebab mengabaikan UTS demi ikut aksi sebagai wujud semangat muda. 

Bagi blogger, peran yang penting adalah sebagai penyambung lidah ke dunia luar bahwa Indonesia itu ada, dan patut diperhitungkan. Jangan mempropaganda isu, menebarkan fanatisme, dan menyebarkan informasi sesat.

Renungan
Mungkin saat ini ibu pertiwi sedang berkata 'mengapa kau selalu berusaha keras untuk menjadi bukan anak Bunda?'
Apakah kita para pemuda merasa sebagai anak tiri jaman modern, tidak punya ikatan darah dengan Indonesia?



Hari Blogger Nasional 2015

October 27, 2015
Hari blogger nasional. Apa yang sudah kamu persembahkan untuk Indonesia selama jadi blogger? Lebay banget ya pertanyaan saya. Abaikan..abaikan.

Ngeblog ya ngeblog aja, tapi sebisa mungkin sajikanlah hal yang sekiranya baik. Apakah harus berat? Enggak..maksudnya, selama kamu nggak nyinggung SARA,,nggak jualan togel,,itu sudah cukup.
Memang, sekarang orang ngeblog sudah nggak seperti dulu lagi. Kalau dulu, ya..masih kehidupan sehari-hari..sekarang blog sudah jadi marketplace. Promosi produk ini itu baik punya sendiri maupun endorsement, giveaway, competition, dan semacamnya. Salah? Enggak dong, justru makin berwarna saja.

Saya ngeblog sejak 2008, jamannya posting masih PaKaI FonT Kecil bEsAR hahaha. Timeline nya sebagai berikut:

infografis, timeline, blogging

Apa yang membuat saya masih betah ngeblog?
Meskipun saat ini bisa nulis di path, di caption instagram, di twitter, pinterest, atau facebook..tetep saja paling nyaman kalau mau ngungkapin sesuatu ya di blog.

Harapan
Tiap hari blogger, biasanya saya mengupdate blog. Kalau hari ini, ganti template ke template bawaan blogger dengan sedikit memberi sentuhan di sisi design. 

Mulai tahun ini, saya mulai gabung di beberapa komunitas blog. Meskipun masih jarang blogwalking sih. Posting  blog saja sempatnya di sela-sela kerja. But, no excuse...keep writing. Seengaknya kalau yang ngasih komentar, akan dikunjungi balik.

Sebenarnya ingin ikut bloggercampID 2015, tapi ya gimana harus kerja kan. Jadi, ngikutin dari linimasa saja deh. Tema tahun ini adalah Membangun Kredibilitas Blog. Blogger harus dapat membangun kredibilitasnya sehingga menjadi penyaji informasi yang akurat dan terpercaya. Kita sendiri tahu kan, kalau sekarang banyak banget berita hoax. Info yang mudah nyebar lewat pesan singkat, maupun laman berita online. Masih mending kalau infonya sepele, lha seringnya info sensitif.

Personal branding, ini yang akan mencoba saya bangun. Meskipun blog isinya campur-campur, branding itu harus ada. Kalau kita sudah punya branding, pembaca akan percaya sama apa yang kita tulis.


Bagaimana denganmu? 

Jebakan Friendzone

October 22, 2015
Friendzone itu asiikkan? Ada yang bilang bikin baper, galau, ada yang malah menikmati. Lho kok? Kok loh?

Nih saya bikinkan infografis friendzone. Ya kali aja kamu lagi jadi korban, atau malah terdakwa.

Level Friendzone

1. The damage heart
Ini yang paling merana. Friendzone adalah takdir sekaligus pilihan. Hati sudah terlanjur sakit, trauma, sudah males lagi lah in relationship yang nggak jelas. Mending temenan aja daripada nyakitin dia, atau malah dia yang nyakitin kita. 

2. The dreamy
Ketemu cowok yang idaman banget, imamAble, bapakAble, tapi unreachAble. Aku mah apaa atuh. Yaudah yang penting bisa bareng-bareng dia terus, jadi temennya juga sudah alhamdulillah. 

3. The Bro-zone
Dimana ada si itu..di sana ada si ini. Sudah kayak adek kakak. Kompak abis, curhat sana-sini. Bantu sono-situ. Mau diseriusin malah khawatir ngerusak pertemanan yang sudah ada.

4. The Sprayer
Suka sama cowok, ehh suatu ketika ngedapetin hal yang bikin ilfil abeeez. Yaudahlah yahh temenan aja. Nothing too loose.

Jadi, kamu masuk level yang mana nih?
Hahaa..darioada baper atau galau, yuk ah beranjak dari jebakan friendzone.

Membuka hati, kenali, kalau ada yang bikin ilfil..coba cek lagi deh hehehe. Jauhin dia, lihat kamu dicariin apa engga. Tapi kalau kata Sujiwo Tejo, cinta nggak sebercanda itu. Trus gimana dong? Doa saya 'ya Allah jika ............(manggil nama lengkap) memang jodoh saya yang baik untuk dunia dan akhirat, maka permudah jalan kami menghalalkan hubungan ini. Tapi jika dia bukan jodoh saya, jauhkan perasaan ini. Tapi Jangan putuskan tali silaturahmi kami. Amiin'

friendzone, infographic, love, art




Kekinian

October 21, 2015
kamu kekinian banget sih! Sering kan dengar istilah ini? Pastinya. Barusan ada yang bilang itu juga, alasannya karena saya apa-apa pakai aplikasi. Sudah nggak jaman lagi ribet, karena teknologi memudahkan aktivitas. Lalu apa sih kekinian? Kenapa ya kadang stereotipnya jadi negatif? 

Menurut KBBI, kekinian itu keadaan kini atau sekarang. Lebih gampangnya kita sebut tren. Orang yang kekinian ya orang yang tingkah lakunya atau gaya hidupnya seperti kebanyakan orang saat ini. 

Jadi, minggu lalu..pas lagi mau sarapan di pinggir danau (sarapan nasi kucing), eh ada lagunya J-Flow, judulnya kekinian. Lagu itu saya buat infografis deh, heheh.
Kata J-Flow, ada beberapa ciri kekinian nih, check this out:

1. Fashion
Celana joger mix T-shirt. Awalnya saya nggak tahu apa itu celana joger. Pas googling, eh..ini ya? Ohh celana joger itu yang ada tali di pinggang dan bagian bawahnya pakai karet. Kalau celana ini sih punya, dan emang biasa dimix sama t-shirt. Hahahaha. Jujur saya nggak tahu kalau ini lagi hits. Pakai karena nyaman aja, enak buat jalan..buat tidur..buat olahraga..dan pastinya lebih pantes dipadanin sama hijab daripada skiny jeans.

2. Coffe shop
Kayaknya sekarang kalau ngumpul-ngumpul paling kece tuh di kedai kopi. Bahkan saya kalau udah bingung mau ngapain juga ke sana. Duduk aja gitu sendirian nikmatin buku, musik, ac, dan aroma kopi (padahal saya pesennya jus). 
Kedai kopi yang semua customernya disapa 'atas nama siapa kak?' buat ditulisin di wadah kopinya. Atas nama cinta mas. 
Ditambah lagi pas muncul film filosofi kopi, beuh..cowo cowo makin tertarik buat jadi barista. 

3. Foto
Sudah jadi kebiasaan ya, nggak cuma yang muda. Sebelum makan, foto dulu. Dulu saya gini, sekarang udah enggak lagi. Hahahah..

4. Wifi
Bahagia bertambah kalau ada wifi gratis, cepet, dan nggak pakai password. Wifi itu sudah jadi kebutuhan banget makanya saya bela-belain beli rooter. Biar nggak tergantung sinyal dari 1 provider saja dan bisa bawa sinyal kemana-mana.
 
5. Lari
Entah awalnya gimana hingga lari sekarang ngalahin olahraga kece lainnya seperti basket atau tenis. Lari ini jadi ajang eksistensi sama yang kekinian. Positif sih, yang penting kan olahraga. Ada color run, night run, trus apa lagi ya..

6. Nongkrong
Sebenarnya nongkrong atau ngumpul-ngumpul ini sudah ada dari jaman batu, tapi saat ini nongkrong sudah jadi lifestyle . Sebelum bubar, foto ramean..minta tolong ke pelayan sambil bilang 'jangan goyang ya mas' hayoooo ngaku.

Masih banyak hal-hal kekinian lain yang tanpa kita sadari, dulu terasa aneh...alay..tapi sekarang normal dan malah jadi tren.


infografis kekinian



[Review Buku] Anak Semua Bangsa, Tetralogi Buru #2

October 20, 2015
Buku ke-2 dari Tetralogi Buru, Anak Semua Bangsa. Bersyukur bisa membaca dengan santai buku yang pernah dilarang beredar ini. Makin cinta sama Indonesia. Nggak tahu kenapa sebenarnya buku ini pernah dilarang.
anak semua bangsa, buku, book, literary, pram, pramoedya ananta toer, tetralogi buru
Identitas buku
Judul: Anak Semua Bangsa 
Penulis: Pramoedya Ananta Toer
Penerbit: Lentera Dipantara
Tahun terbit: 2011 (diterbitkan pertama kali 1989)
Jumlah halaman: 533

Sinopsis (goodreads)

Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun juga mengisi isu kesusasteraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. Karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda.

Tetralogi ini dibagi dalam format empat buku. Pembagian ini bisa juga kita artikan sebagai pembelahan pergerakan yang hadir dalam beberapa periode.

Roman kedua Tetralogi, Anak Semua Bangsa, adalah periode observasi atau turun ke bawah mencari serangkaian spirit lapangan dan kehidupan arus bawah Pribumi yang tak berdaya melawan kekuatan raksasa Eropa. Di titik ini Minke diperhadapkan antara kekaguman yang melimpah-limpah pada peradaban Eropa dan kenyataan di selingkungan bangsanya yang kerdil. Sepotong perjalanannya ke Tulangan Sidoarjo dan pertemuannya dengan Khouw Ah Soe, seorang aktivis pergerakan Tionghoa, korespondensinya dengan keluarga De la Croix (Sarah, Miriam, Herbert), teman Eropanya yang liberal, dan petuah-petuah Nyai Ontosoroh, mertua sekaligus guru agungnya, kesadaran Minke tergugat, tergurah, dan tergugah, bahwa ia adalah bayi semua bangsa dari segala jaman yang harus menulis dalam bahasa bangsanya (Melayu) dan berbuat untuk manusia-manusia bangsanya.

Review
Jika di buku pertama (review di sini), masih dipaparkan tentang masa sekolah Minke..maka buku ke-2 ini adalah titik balik perjalanan Minke menelusuri kehidupan masyarakatnya. Minke blusukan, buat tahu dan kenal dengan bangsanya. Kenal sebenar-benarnya. 

Kalau kamu sudah merasa 'males banget' sama Indonesia, baca Tetralogi Buru. 
Gambaran semakin jelas bagaimana kondisi masyarakat jawa waktu itu, khususnya petani di sekitar perkebunan. Pernah berpikir sih 'kok orang Belanda kebunnya bisa seluas dan sesubur itu?' Ternyata oh ternyata...administratur perkebunan jaman itu luar biasa kuasanya. Bagaimana rakyat Hindia Belanda seakan masih sangat terbelakang. Saat Filipina sudah merdeka, Rakyat Hindia masih 'serem' lihat orang pakai sepatu. Tentang pergundikan, tak kalah menyayat hati. Fakta di balik perkebunan-perkebunan yang dikuasai Belanda dan kehidupan sosial di dalamnya sangat menarik bagi saya, sebab kebetulan ini nyerempet ke topik skripsi. 

Saya tersentak oleh kalimat ini 
"Hidupnya berputar siang-malam pada satu sumbu, dalam ruang dan lingkaran yang sama. Sibuk dengan impian sendiri saja." Ah..akukah seperti itu? Seperti pribumi masa itu?

"Dalam suatu bangsa, dengan satu asal makan dan asal minum, di atas satu negeri, bisa terjadi suatu jarak" rakyat jawa jaman itu. Bagi mereka, tak penting yang ada di luar sana. Tak terpikirkan malah. Jangankan berpikir merdeka, apa itu merdeka dan nasionalisme saja tak terjangkau oleh siswa HBS putra Bupati, Minke. 

"Sekali suatu golongan bangkit, suatu bangsa bangkit, kekuatannya takkan dapat dibendung lagi." Itulah kalimat yang menggetarkan Minke. Betapa selama ini dia benar-benar tidak tahu apa-apa. 
Rate
4 dari 5

Quote
“Sahabat dalam kesulitan adalah sahabat dalam segala-galanya. Jangan sepelekan persahabatan. Kehebatannya lebih besar daripada panasnya permusuhan.”
"Kalau kemanusiaan tersinggung, semua orang berperasaan dan berpikiran waras ikut tersinggung, kecuali orang gila dan orang yang berjiwa kriminil, biar pun dia sarjana.” 



5 kebiasaan buruk wanita saat berkendara

October 17, 2015
Kebiasaan buruk wanita saat berkendara.  Seminggu ini saya dikaruniai keberanian oleh yang mahakuasa. Setelah 4 tahun nebeng sana-sini atau ngangkot, akhirnya saya naik motor bolak-balik tempat kerja. Sebelumnya saya adalah pemotor amatir. Punya motor punya sim tapi nggak pernah makek. Sudahlah jangan dibahas yang itu, hahahah. 

Kebetulan saya bekerja di bidang otomotif. Jalan raya atau jalan tol adalah ladang kami, ahaay. Pas lagi barengan sama temen-temen di tol nih kita demen banget jadi komentator. Ngomentarin mobil, jalanan, sampai gaya nyetir. Tentang gaya nyetir ini sering jadi bahan tebak-tebakan. "Kira-kira tuh mobil item yang nyetir cowo atau cewe?" Mulailah kami analisa...kalau sudah cukup..kejar..pepet. Hahaha. Wanita bisa banget lho kedetect gaya nyetirnya. 
Mau tahu?

1. Slower motion
Saya kalau motoran belum berani di atas 50km/jam. Apalagi kalau di jalan kawasan industri sama pantura. Palingan 35. Serius. Udah kayak naik sepeda aja sih. Mobil juga palingan gigi 2. 60km/jam lah. Sampai tulisan ini dibuat saya belum berkesempatan nyetir di tol. Belum berani aja sebenernya. Gerakan lambat ini aman, tapi kalau pas manuver sebaiknya jangan. Manuver itu misal kamu nyalip kendaraan lain. Harus ngebut,.ya ladies. Resiko ngebut, kalau kamu pakai motor adalah motor kamu hilang kendali. Alamak. Makanya kalau belum berani, jangan manuver. Kayak saya, jarang nyalip. Hahahha,,bodo amat yang di belakang klakson-klakson.

2. Ngerem mendadak
Nasihat adek saya 'mbak, jangan rem-gas-rem-gas teruus'. Selain bensin dan ban jadi cepet habis, sering-sering ngerem ini bahaya buat kendaraan di belakangnya. Misal di jalanan yang nggak macet,,kamu tiba-tiba ngerem. Buahayaa. Wanita seringnya nggak sadar ngerem-ngerem. Solusinya, ya jaga speed aja yang konstan. Atur gas,,rem kalau emang kendaraan kamu belum juga berhenti. 

3. Tanpa aba-aba
Hayooo sering kesel kan kalau ada ibu-ibu atau mbak-mbak nggak pakai lampu sein tahu-tahu belok atau manuver nyalip? Padahal saya juga emak-emak. Salah satu hal yang ditekankan pas saya kursus nyetir adalah. Beri tanda ke kendaraan di belakang kalau kamu mau manuver (nyalip, belok, motong jalan). Lampu sein, klakson, mainkan !!

4. Nikung
Maaf saya anti nikung. Saya jomblo bermartabat. Eh!! Menikung di u turn pantura. Masih belum berani sampai hari ini. Tapi kalau menikung di jalan bypass arah tol sudah bisa (yakali kalau nggak nikunh lewat situ mau lewat mana lagi?). Bisa karena terpaksa. Wanita kalau nikung sudut putarannya lebar. Iyaps..kuncinya adalah pas nikung pelanin speed. Jangan ambil kekasih orang. Eh..jangan ambil jalur orang.

5. Fokus ke depan
Kalau kata psikolog, pandangan wanita memang fokus. Kalau pria, divergen..menyebar kemana-mana. Fokus ya bagus..tapi kamu punya spion. Ya kalau jalannya di pinggir sih masih mending. Kalau kamu jalan di tengah dan mengabaikan kendaraan di belakang, bahaya buat kamu dan pengendara lain. Masalah spion ini, set spion sebaik mungkin sebelum kamu jalan. Spion kiri-kanan.
infographic, woman, ride,

Ada pengalaman tentang gaya berkendara wanita selain ini? Share yuk di kolom komentar !







When you are professional at work

October 16, 2015
hot chocolate and mint: When you are professional at work... 

sebuah renungan untuk kita semua, sudahkah kita punya attitude yang baik? Bangsa kita ini, merasa sebagai bangsa tersopan. really? justru saya sering merasa sebaliknya..termasuk diri saya sendiri. saat melewati pintu misalnya. Meski saya tahu ada orang lain di belakang saya, ya sudah aja gitu pintu nggak ditahan dan mempersilakan orang lewat. Sementara, perilaku rekan-rekan kerja saya yang notabene orang luar (Jepang, Amerika, Eropa) mereka pasti menahan pintu..bahkan misal mereka posisinya di belakang saya, langsung tuh otomatis ke depan saya membukakan pintu sambil bilang 'please' atau 'ladies first'.
diana rikasari, quote, work, attitude

When you are professional at work, you tend to put customer satisfaction first. In your daily life, you will get used to caring about other people and their presence, like holding the door for the person behind you.  

When you are professional at work, you want to deliver more than expected. In your daily life, you will get used to trying to make other people feel comfortable with yourself, like arriving earlier for lunch and not making them wait for you.  

When you are professional at work, you tend to communicate effectively. In your daily life, you will get used to understanding that not everybody is as intellectual as you are, so you adjust your language to make sure the other person gets you instead of embarrassing her for not understanding you.  

When you are professional at work, you tend to share your knowledge at work because a company is a team's work. In your daily life, you willget used to wanting to help others, like telling a stranger where the toilet is when you see her confusedly looking for one.


thanks Diana Rikasari to share this. Dari pagi saya bolak-balik baca ini...sebelum akhirya memutuskan untuk re-blog. very SHARE-able

[Review Buku] Lautan Langit by @kurniawanGunadi

October 14, 2015
Lautan langit. Buku kumpulan cerita yang kembali mengoyak sanubari. Seakan-akan penulisnya mengintip buku harian saya, lalu meramunya sedemikian. 
lautan langit, kurniawan gunadi, buku, kumpulan cerita
Identitas buku
Judul: Lautan Langit
Penulis: Kurniawan Gunadi
Penerbit: CV IDS (indie)
Tahun terbit: 2015
Jumlah halaman: 208

Sinopsis
Luasnya hati tidak pernah bisa kita saksikan wujudnya. Setiap orang yang kita temui tengah bergelut dengan dunianya sendiri. Dunia yang tentu saja sebagaimana dunia yang kita pijak hari ini, memiliki lautan dan langit. Tempat yang luas untuk menampung segala keresahan dan ruang yang luas untuk dimaknai. Tempat itu adalah hati.

Review
Sebelum kamu membaca lebih lanjut, saya mau kasih tahu kalau buku ini tidak akan kamu temui di toko buku. Ini buku indie yang dipesan secara pre order. Seperti buku pertama Hujan Matahari (review bisa dibaca di siniyang ditulis Kurniawan Gunadi,  di lautan langit masih ada gaya penulisannya yang khas. Cerita-cerita pendek yang berasal dari akun tumblr. Tidak ada tokoh, dahimu tidak perlu berkerut, yang ada malah kamu akan bilang 'ahhh gue banget' atau 'eeeaaaak' hahahhaa.

Tidak menggurui, tidak juga layaknya pujangga, tapi ke-apa ada nya-an itulah yang siap mengoyak sanubari. Lebay ya. Tapi beneran kok. Kalau penasaran, buka aja blog nya : www.kurniawanGunadi.tumblr.com sebelum kamu memutuskan mencari, meminjam, atau membeli buku ini.

Enaknya baca buku ini pelan-pelan, sambil dicatat buat pengingat di kemudian hari. Lautan Langit bukan buku agama, bukan buku psikologi atau motivasi. Jadi saya rasa Lautan Langit akan cocok dengan hati siapa saja.

Rate
4 dari 5

Quote
Banyak banget.....saya ambil beberapa :

"Tujuan yang sama akan mempertemukan orang-orang dalam perjalanan" (49)

"Rahasiakanlah dengan baik sampai pada waktunya tiba. Meski perempuan memang pada dasarnya ingin diakui. Tapi kembalikan pertanyaan itu.."diakui sebagai apa?" Sementara Tuhan sendiri belu mengakui bagaimana seseorang bisa mengklaim dia milikku atau aku milikmu" (92)

"Kita semacam sepakat untuk menyimpan perasaan kita terlebih dahulu tanpa harus membuat kesepakatan" (100)

"Setiap perasaan memerlukan kepastian, memerlukan kesaksian, memerlukan ikatan. Kamu tahu seberapa jauh jarak diantara kita? Hanya sebaris kalimat dan sebaris jawab" (191)



Mencintai Dengan Bijaksana

October 13, 2015
Mencintai dengan bijaksana. Sudahkah? Sedang belajar. Beberapa waktu ini memang lagi concern baca-baca buku nikah. Eh..? Maksudnya buku bacaan tentang pernikahan. Kata seorang teman "kayaknya udah siap banget mbak?" Justru karena saya belum ada persiapan sih. Cara mencintai saja masih ala anak remaja belasan tahun.

mencintai, bijaksana, infografis, kurniawan gunadi, buku

Kebetulan di buku yang sedang saya baca ini ada pembahasan sekilas tentang mencintai dengan bijaksana. 

Tidak gegabah dan terburu-buru
Terburu-buru baper (kebawa perasaan). Belum tentu segala kenyamanan yang dirasakan harus berakhir pada pernikahan. Alamak. Jauh amat ngomongngya? Iyya..kode yang bukan kode. Jangan sampai jadi Koper (korban perasaan) deh. Baper itu bisa dikondisikan. Intinya, menjadikan asumsi sebagai landasan adalah tidak disarankan. Susah yahh kalau udah urusan rasa.

Tidak terlalu menampilkan isi hati
Nahhh..karena urusan rasa ini benar-enar nggak bisa bohong, maka menyembunyikannya pun butuh perjuangan. Bukankah mencintai dan bersin itu sama? Dalam hal nggak bisa disembunyikan. Secara otomatis pasti kita bakal ingin berkomunikasi, baik-baikin, mencari tahu, dsb. Trus gimana dong? Kalau bisa jangan sampai si dia tahu, kalaupun tahu..ya jangan 'terlalu'. 

Pandai menyiasati perasaan
Urusannya dengan baper lagi nih. Kalau lagi rindu-rindunya atau kalau lagi cemburu-cemburunya,,cobalah disiasati. 
Tapikan prakteknya susah? Iya tau, tapi coba pikir...kalau dia juga seorang individu yang punya kehidupan sosial, punya tanggung jawab dsb. In relationship nggak harus 100% bareng kan? 

Berhati-hati dalam berucap
Semua orang tahu bahwa sakit hati seringnya timbul dari ucapan. Ucapan sengaja atau nggak sengaja. Bahkan kadang niat kita baik. Tapi belum tentu diterima begitu. Sebaliknya diterima sebagai hinaan atau 'kamu ngatur banget sih!' . Hayoo...
Tugas kita buat tahu kepribadian dan cara komunikasi yang baik dengan pasangan atau calon pasangan. 

Pandai mengatur logika
Balik lagi ke pembahasan yang di atas, kalau sudah ngomongin perasaan logika kadang nggak tahu dimana. Asumsi malah muncul dimana-mana. Cinta nggak perlu logika? Perlu,,biar tetap bijak. 

Mengutip dari buku Lautan Langit, 'semeresahkan apapun keadaan disertai ketidakpastian, jangan berhenti melangkah'. Melangkahlah dengan bijak. 
Masih dari buku yang sama 'belajarlah untuk memperlakukan cinta kita kepada orang lain secara terhormat. Kita akan belajar menyikapi perasaan kita dengan bijaksana'. Kayaknya kalau bisa bijak 100% dalam mencintai, dunia tidak akan ada peperangan. Tidak ada kisah Roro Jonggrang dan Tangkuban Perahu.




Tips Jika Weekend Nggak Kemana-Mana

October 10, 2015
Akhir pekan tiba. Bagi sebagian besar orang, sabtu minggu disambut dengan senyum ceria. Bisa kumpul bareng keluarga, belanja, kondangan, pacaran, piknikan...dan masih banyak hal indah lain. Tapi,,ada lho yang weekend malah merana. Ada gitu? Ada..ada-ada aja.
Misalnya saya. Sabtu minggu ini bener-bener nggak ada plan mau ngapain. Yaudah tiduran aja? Big no tiduran seharian di kos saat cuaca lagi panas-panasnya gini. Kecuali kalau kamarnya senyaman kamar hotel, atau sesyahdu kamar di rumah orang tua (ah..jadi kangen). 

Kalau kata #G sahabat saya, "temukan aktivitasmu". So...ini adalah tips menjalani weekend jika kamu nggak kemana-mana.

                
tips, infografis, weekend,
1. Bangun pagi
Jangan salah ya, meski weekend...bangun pagi mah kudu. Kalau engga, bisa ngerusak jam biologis lho. Pas udah hari kerja kita perlu adaptasi lagi. Jika biasa bangun jam 5 ya bangun jam 5. Tapi biasanya weekend malah bisa bangun lebih pagi, trus kitanya males-malesan gerak ke kamar mandi. Hayooo ngakuuu...

2. Workout
Mas mbak...ayo joging. Saya biasanya lari 1km keliling komplek. Larinya santai aja sambil dengerin musik. Palingan 7 menit rampung. Jam buat workout ini jangan kesiangan ya, keburu tetangga pada manasin mobil. Jam 05.30-06.00 lah...
Rasain hasilnya. Meski lari 1km itu kesannya cemen, tapi bagi saya ini udah bisa bikin keringetan, fresh, jarang kena flu, dan mungkin masih banyak manfaat lain yang saya nggak sadari.
Workout nggak harus joging. Bisa kan angkat barbel, angkat cucian atau ngepel hehhehe.

3. Beberes rumah
Siapa yang setuju kalau ganti sprai bikin semangat? Semangat tidur. Hahahahha. Ruangan yang rapi bikin kita lebih asik kalau mau seharian di rumah. Karbolin lantai deh, biar bisa tidur-tiduran gulang guling (korban iklan). Buka jendela. Kebersihan sebagian dari iman.

4. Mandi
kalau ngerasa rumah udah rapi, olahraga juga udah, mmmm mandi. Weekend jangan skip mandi ah. Justru mandi saat weekend itu waktunya tak terbatas kan? Hahahaha nggak diburu waktu. Bisa creambath, luluran, scrubbing wajah, facial, maskeran. Elaaahhh cewek banget? Ya emang cewek kan...hihihihi *kibasJilbab

5. Lakukan hobi
Hobimu apa? Makan? Yo wess makan..
Mungkin ada yang hobinya baca seperti saya, ya baca. Kalau udah asik sama hal yang kita sukain biasanya jadi lupa waktu. Kill the time with good things...(kalau good people belum punya)

6. Hindari socmed
Ini penting. Feeling hurt kalau weekend nggak kemana-mana trus buka path atau facebook. Apalagi ini tanggal cantik, 10-10-15. Bakal tebar tuh foto nikahan, kondangan. Atau kamu udah siap lihat foto piknikan teman-temanmu? 

7. Sabar
Kunci dari semua ini adalah sabar. Ngapain aja kalau engga dilandasi sabar ya jadi ambyar,,ancur,,galau,,pilu. 

Jadi, sudah siap menjalani weekend tapi nggak kemana-mana? Siap yahhh...


kapan nikah?

October 09, 2015
kapan nikah? sudah sering banget nulisin tema ini di blog atau socmed lain. Nyatanya, saat hati sedang lemah dan iman sedang di bawah topik pernikahan adalah hal yang seharusnya saya hindari. why? karena belum tahu kapan..sama siapa..bagaimana.

seharian ini, dari malam hingga detik barusan seakan Allah menciptakan berbagai peristiwa yang sengaja menjurus ke topik pernikahan. Mimpi nikah. Masalahnya saya nggak tahu mau nikah sama siapa, padahal di undangan sudah tertulis nama mempelai (yang fiktif). Bingung kan? namanya juga mimpi. pagi-pagi nonton berita, malah ada liputan khusus mendesain baju akad nikah. agak siangan dikit pas blogwalking, malah temen mbahas rencana pernikahannya. di grup whatsap, temen kuliah share undangan nikah. di BBm feed, temen share foto pasca akad nikah. okedeh baca buku kumpulan cerita aja yang sudah beberapa hari ini belum kelar, ehh...malah pas sampai di cerita berjudul "resepsi". apa-apa an sih ini?
kapan nikah, infografis

tuh, saya bantu kasih jawaban kalau ada yang nanya "kapan nikah". 

masih mending kalau hati saya sedang tidak mengharapkan seseorang. Saat hati lagi bebas, ditanya kapan nikah mah santai aja. lha kalau ada kecenderungan ke seorang makhluk, yang mana makhluk itu nggak sadar lagi dicenderungin...atau pura-pura nggak sadar karena saya yang nggak qualified jadi istrinya? IM ON THE DEEPER BAPER .

jadi mau marah sama siapa? nggak...nggak marah kok, ya saya nya aja harus introspeksi. bukannya masih terlalu egois, masih belum bisa lemah lembut, masih belum se manis peri?
lawang sewu, quote, pernikahan


Menulis Dari Hati

October 07, 2015
Menulis dari hati. Dari awal niat ngeblog ya memang seperti itu. Sering ngga sih pas blogwalking ketemu blog yang ramai tapi hambar? Ya selera sih ya. Meskipun bukan blog motivasi, dan cuma isinya cerita sehari-hari...banyak kok blogger yang kalau posting itu 'nyess'. Kalimat-kalimatnya ngga perlu panjang lebar dan penuh quote juga, tapi ketika kita baca postingan yang ditulis pakai hati tuh hawanya beda kayak ada manis-manisnya gitu. Kayak lagi diajak curhat.

Pagi ini saya baper. Desperado. Lalu ada nasihat dari seorang sahabat "selalu ada yang sesuai Rul, gembok selalu punya kunci"

Lalu saya ingat. Pernah deh nulisin kayak gitu di blog. Langsung cari, baca lagi dan...yaaa cukup termotivasi #halah padahal itu postingan lama pas lagi ngampar-ngampar di stasiun senen.

menulis, lawang sewu, quotes
Jika kamu lagi ada inspirasi, tulis aja...suatu saat bisa bermanfaat setidaknya buat kamu sendiri.


Panggil Aku Bunda

October 05, 2015
Dipanggil "ibu" itu sudah biasa, kalau sedang di tempat kerja. Tapi kalau lagi ngeMall dipanggil "bunda" itu luar biasa. 3x kemarin mengalaminya. kalau kata sahabat saya "memang sudah saatnya berarti".
vintage, shoes, northstar, ootd, hijab
emak-emak yang belum valid

" kita. sudah saatnya dipanggil "bunda" dan "ayah". 

pakaian memang berefek banget sih. biasanya saya pakai celana, Tshirt,,kalau kemarin pakai rok panjang. Kalau sudah lihat 'muka' saya,,,pasti langsung dikoreksi 'eh maaf..mbak maksudnya' hahhahaha.

it's oke kok dipanggil seperti itu. seperti tadi pagi, siraman rohani di TV pas banget mbahas "gejolak mamah muda" hahahhaha. salah satunya mereka risih dipanggil mama, ibu, bunda, dan sejenisnya. meskipun manusia pada kodratnya akan mengalami metamorfosis, tidak selalu muda terus.

Panggilan sebenarnya lebih melekat pada peran, bukan bentuk fisik muda atau tua. semuda apapun, di Indonesia ya terutama...kalau di tempat kerja ya tetap dipanggil Ibu atau Bapak.

Jika memang sudah saatnya saya dipanggil bunda, alhamdulillah. semoga saat ini Allah tersenyum-senyum melihat aku dan kamu yang semakin dekat. kamu dan aku yang menempuh berbagai rintangan dan kelokan terlebih dahulu. Yang sempat dipatahkan baik oleh keadaan, orang lain, ataupun diri sendiri.
semoga. semoga. semoga. Amiin ya robbal 'alamiin.  

[Review Buku] Menikah Untuk Bahagia #MUB by @noveldy

October 04, 2015
Belajar untuk membangun pernikahan yang bahagia nggak harus nunggu dilamar orang dulu kan? Saya persiapkan dari sekarang. Munakahat itu penting, prinsip saya pay now, play later. 
buku, mub, menikah, pernikahan

Identitas buku
Judul: Menikah Untuk Bahagia, formula cinta membangun surga di rumah
Penulis: Indra Noveldy & Nunik Hermawati
Penerbit: noura books
Tahun terbit: 2015 (ekslusive edition), diterbitkan pertama kali tahun 2012
Jumlah halaman: 328
Genre: psikologi / pernikahan

Sinopsis (back cover)
Semua orang yang memutuskan menikah pastilah mengharapkan kebahagiaan. Namun, kenyataannya, mengarungi bahtera rumah tangga tidaklah semulus yang dikira. Riak-riak kecil kadangkala justru menjadi ombak besar laksana badai. Bahkan tak jarang, banyak orang yang justru tidak sadar akan masalah dalam perkawinannya hingga pasangannya menggugat cerai.

Jangan sampai hal tersebut terjadi pada Anda. Bahkan jauh sebelum menikah, Anda bisa mempersiapkan diri. Temukan caranya dalam buku ini. Penulis dengan lugas membagi rahasianya dalam membantu banyak pasangan untuk meraih kebahagiaan. Mereka juga membagi pengalaman jatuh bangunnya mempertahankan pernikahannya yang berkali-kali hampir kandas.

Mungkin awalnya Anda akan kaget, menangis, atau bahkan babak belur membaca buku ini. Namun, Anda akan mendapatkan hasil yang sepadan pada akhirnya. Sesuatu yang berharga untuk diperjuangkan, yakni sebuah pernikahan impian.
Jadi, siapkah Anda menjadi bahagia?

Review
menikah untuk bahagia adalah salah satu dari sedikit buku yang bisa mengubah cara pandang saya terhadap kehidupan. Serius! Meski saya termasuk kutu buku (kata orang), nggak semua buku merasuk dan bisa membuat saya teriak teriak..salto..lari..garuk tembok (halah lebay). 

Buku Menikah untuk Bahagia direkomendasikan oleh sahabat saya, makasih ya #G. Beliau bahkan sudah dua kali ngadoin buku ini buat nikahan temannya. Setuju. Menikah untuk bahagia juga akan masuk list kado buku buat sahabat-sahabat saya. Hayo..siapa yang mau,,,hands up!!

Emang segimana kecenya sih? 
Kebanyakan buku pernikahan nyeritain kisah-kisah yang mengharu biru. Kalau menikah untuk bahagia, fokusnya ke sisi psikologi. Didukung teori serta contoh action yang memang sudah dibuktikan oleh penulis. 

Buat yang sedang menjalani pernihakan, kalian bakal ketampar. Yakin pernikahan kalian bahagia? Yakin kamu sudah jadi pasangan yang tepat? Yakin kamu sudah merebut hatinya setiap hari? Yakin,,,anak kalian baik-baik saja secara psikologis? 
Problem pernikahan baru kerasa kalau sudah di stadium 3. Pernikahan bukan cuma status, tapi juga hubungan. Peran kita sebagai pasangan itu nggak cuma jadi istri atau suami dan ibu atau ayah, tapi juga partner, sahabat, dan KEKASIH.  Enak kan, kalau orang terdekat kita..yang bisa dicurhati apa aja..yang bisa disharein apa aja..adalah pasangan kita? Sahabat sekaligus kekasih halal. Subhanallah 33x. Komunikasi. Pembaca akan dibimbing menciptakan pola komunikasi yang benar dengan pasangan. Ingat ya, komunikasi itu nggak cuma bicara.

Kata penulis nih, baca buku ini harusnya dikit-dikit sambil action. Nah karena saya belum nikah, ya dicatet aja dulu.
Do we plan our marriage? Yes..i plan my marriage. Mungkin salah satu alasan saya belum dipertemukan dengan jodoh karena saya masih terlampau lugu. Nggak ada bekal apa-apa (ehh tjurhat).

Salah satu bagian yang saya suka adalah 'stop the victim mentality'. Seringnya mental kita disett sebagai korban. Terpuruk, down, yaaa gitu. Padahal, apapun masalahnya kita turut andil dalam kerusakan sebuah sistem (kecuali jika pasanganmu emang ngga normal; ini kata penulis). 

Seringnya kita mencintai seseorang dengan cara kita. Padahal bahasa kasih tiap orang berbeda. Di buku ini dipaparkan terntang 5 bahasa kasih. 
Ada kan, orang yang dikasih hadiah mukanya datar aja. Tapi ada yang cuma dibantuin jalan di tempat licin aja udah sampai susah tidur karena kebanjiran hormon cinta hahahahhaha (curhat lagi). 

Nggak harus nunggu ada masalah untuk membaca buku ini. Baca sama pasangan kamu biar sama-sama tahu. Untuk menjalani pernikahan perlu skill&knowledge, mindset, komitmen, dan berserah. Anak-anak kita nanti adalah hasil programming dari kita. 

Rate
4 dari 5

Quote
Tuhan menguji doa hambaNya. Seakan Tuhan berkata, "kamu serius dengan doamu? Jika serius, coba...Aku akan mengujimu lagi, ya."




Ekspektasi VS Realita

October 03, 2015
Menertawakan diri sendiri saat ini rasanya kok lebih baik ya, daripada meratapinya. 
Tertawa atas realita sabtuku. Sabtu setelah 2 kali sabtu piknikan terus, hari ini malah ngantor. 

Ekspektasi: sabtu mau scalling gigi
Realitas: ngantor, training ISO
Its oke. Nggak ada ruginya. Apalagi perusahaan udah mbayarin mahal-mahal, beuuhh. Apalagi dapet snack,,apalagi dapet makan siang. 

Ekspektasi: sore habis training masak nasi goreng seafood bareng pasangan
Realitas: masak pop mi di pantry kantor, sendirian (yakan masih jomblo juga)
Sambil makan pop mie gelap-gelapan (sengaja) sambil mikir dalam. Isi pikirannya apa? Dengerin aja lagu Bintang Kehidupannya Nike Ardila. Hahahah

Ekspektasi: malam minggu ngopi cantik bareng pasangan
Realita: ngejus sendirian
Santaiii. Selasa..traktir temen-temen kantor ngopi di starbucks. Katanya kan salah satu cara biar enteng jodoh banyak sodaqoh. 
Apapun aktivitasnya, seberapa besar penyimpangan antara ekspektasi dengan realita yang kamu hadapi....jalanin saja dengan happy.

Coba ceritakan ekspektasi vs realitamu yang bisa bikin ketawa ! Nggak ada? Wahh..selamat ya,,,

-malam minggu, leyeh-leyeh di jendela





Phytagoras

October 02, 2015
Hari pertama ngajar. nerveous? dikit sih..karena belum tahu mau ngajar siapa dan berapa orangnya. jadwal ngajar jam 12.30. yap ini jumat bro..so,,peserta yang saya ajar telat karena jumatan. Yang penting saya ready, because this is my first impression kan. 
baru tadi pagi saya menyiapkan materi. simpel sih, teorema phytagoras. tapi, sebisa mungkin saya mengemasnya fun, aplikatif buat orang yang kerja di factory, dan konsepnya harus mereka pahami. ada 21 pria di depan saya untuk 2 jam. well, saya belum kenal mereka semua. menit demi menit kami lewati dengan heboh. ya..gaya ngajar saya emang dari dulu gini. 
so far respon mereka baik. Dua jam berlalu begitu saja. Meski jam tidur siang saya terlewati, yang penting materi saya bisa diterima dan bermanfaat. Amiin.

Tulisan ini saya draft dari jaman di kantor, di angkot, dan detik ini di kasur. Saya lelah banget, nasi penyet (kemahalan) tadi nggak bisa balikin mood. Yang ada malah uring-uringan ngerjain PR akuntansi. Saya memang perlu istirahat. Power napp yang biasa saya jalanin 10 menit setelah dzuhuran, tadi kelewat. Efeknya gini nih. 

-kamar setengah gelap, bersama chatmu yang belum terbalas #eeaa

Oktober ku

October 01, 2015
Oktober 2015, tanggal satu. Kuawali dengan menyalakan tv dini hari dan menyaksikan MU juara. well, selamat ya buat kamu #eh. Seperti postingan setahun yang lalu, Oktober bagiku adalah bulan refleksi atas targetan tahun lalu. Anggap saja ini bulan periode tutup buku. Tanggal satu, harus mulai menyusun target untuk usia baru, insyaAllah.

Tentang September yang memang benar-benar ceria, alhamdulillah.
Tentang hujan yang sempat saya ciumi, alhamdulillah.
Tentang kehangatan yang kaya rasa, alhamdulillah.
September memang benar-benar berjalan sesuai rencana.
"Tapi sungguh, aku tidak merencanakan rasa ini..rasa rindu atau semacamnya..yang benar-benar tidak sopan. Datang begitu saja

october, wishlist, sampookong
sepanjang oktober ini akan berusaha menjadi pribadi yang nggak setengah matang. Dengan segala tanggung jawab baru dan problem lama yang kumat-kumatan (mesin ohh mesin).

wish list: mesin cuci




Auto Post Signature

Auto Post  Signature