Kabupaten Pekalongan jangan ganti nama

June 27, 2014
Siapa diantara kalian yang pernah ganti nama? Entah karena sakit-sakitan sewaktu kecil atau karena penulisan di Ijasah yang salah jadi terpaksa harus ganti nama. Ganti nama seseorang biasanya butuh ritual khusus, setidaknya selamatan. 
Suatu ketika, saya berbincang-bincang dengan senior manager marketing di perusahaan tempat saya bekerja. Beliau menceritakan tentang logo produk kami yang diubah. Rebranding. Membutuhkan konsultan yang bisa dibilang nggak murah, terpercaya, dan tentunya analisa rinci agar dihasilkan logo yang sesuai. Setelah logo ditemukan, tentunya butuh pula penyebarluasan lewat berbagai upaya membentuk brandimage produk.
Nama seseorang dan nama produk, menyangkut 1 hal saja..1 objek. Bagaimana dengan nama daerah? Saya pernah tinggal di Bogor, yang terdiri dari dua daerah otonom kabupaten dan kota. Namanya sama. Nggak ada masalah, nyatanya segala kultur, kebiasaan, sejarah baik tertulis maupun tidak telah merujuk pada suatu nama "Bogor". Pun dengan daerah yang saya tinggali sekarang, Bekasi. 
Wacananya, daerah tempat dimana saya dilahirkan dan dibesarkan Kabupaten Pekalongan tercinta akan diganti namanya jadi Kabupaten Kajen. Saya berada pada kubu yang kontra. Apalagi yang mewacanakan adalah "Bupati". Meskipun beliau sudah menjabat dua periode, rasanya kebijakan ini kok "nyeleneh" seakan sudah tidak ada cara lain untuk reBranding Kabupaten Pekalongan lepas dari bayang-bayang Kota Pekalongan. Meski pada kenyataanya Kabupaten Pekalongan sudah mandiri, image nya masih belum terlalu terlihat. Tapi, yakin semua itu harus dilakukan dengan cara ekstrim "ganti nama"?

Sebelum ganti nama, sebaiknya benahi dulu yang "tampak" seperti infrastruktur, image apa yang akan dikeluarkan, dan hal-hal lainnya. Jika tidak, malah akan kehilangan identitas. Sungguh mengerikan jika sebuah daerah lahir, memulai sesuatunya dari 0, tapi identitas dan ciri dari daerah itu abu-abu. Bagaikan manusia palsu, yang memiliki separuh bayangan yang bahkan tidak memiliki kenangan. 
Mohon kepada pihak yang terkait khususnya DPRD untuk mempertimbangkan dan mengkaji lebih jauh. Kalau perlu, pakailah konsultan..jangan berdasar pikiran pribadi, wangsit dan semacamnya. 

[Review Buku] Kafka on The Shore

June 26, 2014
Kisah yang penuh misteri dan aneh tapi seolah-olah nyata. Ah pinter banget penulisnya. Pantas saja bisa jadi international best seller. Ini rekor bagiku, menyelesaikan 600 halaman novel terjemahan dalam 5 hari. 
Judul: Kafka on the shore
Penulis: Haruki Murakami
Penerbit: Pustaka Alvabet 
Tahun terbit: 2005, terjemahan bahasa Indonesia 2008.

Ini novel yang detail dan kompleks tapi mudah dipahami dan seru, bagaikan baca komik detektiv conan. Tapi kisahnya bukan kisah detektif. Setting Kafka On The Shore adalah Jepang tahun 40an hingga 70an. Tokohnya Kafka, Nakata, nona Seiko, Oshima, Hashino, Jhoni walker, Kolonel Sander. Aneh kan? Memang aneh. Tapi seperti yang saya bilang diatas, ini menarik. Pasti kita pernah berpikir tentang sebuah dunia lain. Dunia arwah, dimana di situ adalah tempat netral antara hidup dan mati. Di kebudayaan kita Indonesia, hal itu sudah biasa. Tapi karena ini penulisnya Jepang, jadilah ada bumbu scifi, permainan emosi, san aroma filsafat. Saya saja jadi penasaran dengan karya Beethoven Trio ArchDuke. Hemm...jadi gini alurnya.

Ada 3 kisah yang akhirnya akan bertemu pada suatu titik. 
1. Kisah misteri anak-anak SD pingsan
Saya pikir, kisah masa lalu di tahun 40 an saat Jepang sedang perang ini adalah kisah tentang Ufo. Sampai akhir cerita, penjelasan lebih lanjut tidak ada. Misterius.
2. Kisah Kafka
Bocah 15 tahun yang kabur dari rumahnya karena ingin membebaskan diri dari kutukan ayahnya.
3. Kisah Nakata
Lanjutan dari kisah 1, dimana Nakata adalah korban dari sebuah misteri di masa lalu. Terperangkap dalam jiwa setengah mati. Bagian Nakata ini saya paling suka. 

Penulis lihai dalam memilih kata. Quotes saya sampai bejibun, bisa cek di www.inamangunkusumo.tumblr.com ya. Saya baca versi terjemahan bahasa Indonesia dengan cover dan judul yang tidak menarik. Kafka On The Shore "labirin asmara ibu dan anak". Entah ya, penerbit seenaknya saja buat judul dan covernya seperti itu (kalau buku di gambar atas itu versi bahasa Inggris). Tapi, hasil terjemahanya bagus. Mudah dipahami dan tetap terasa indah. Dibandingkan dengan Norwegian Wood karyanya yang saya baca sebelum ini, Kafka On The Shore memiliki konflik yang lebih banyak dan lebih asyik. 
Inti dari kisah Kafka On The Shore adalah orang-orang yang berusaha lari dari kenyataan. Di bagian akhir, Haruki Murakami menuliskan "waktu membebanimu bagai sebuah mimpi lama yang ambigu. Kau terus bergerak, berusaha untuk lepas darinya. Tapi, bahkan seandainya kau pergi ke ujung dunia pun, kau tidak akan dapat lari dari waktu. Namun demikian, kau tetap harus pergi ke sana--ke ujung dunia. Ada sesuatu yang tidak dapat kau lakukan kecuali joka kau pergi ke sana."
Overall, recommended. Tapi, bagi yang belum cukup umur harap waspada membaca kisah bagian Kafka ya...agak vulgar sih. 
Jadi, 4 dari 5 bintang untuk Kafka On The Shore Haruki Murakami.



[Review Buku] How To Be An Explorer Of The World

June 22, 2014
Semua orang adalah seniman. Itu benar. Tapi kadang nggak kita sadari. Kreativitas terbentur kalimat "ah ngapain sih, banyak hal yang harus aku lakukan sekarang". Mungkin terasa aneh, di sela aktivitas saya suka mengumpulkan benda-benda yang saya temukan dan mempunyai makna. Suatu ketika saya membuka journal saya saat SMA. Hahaha wow ada bungkus permen, ada surat ijin, ada kertas coret-coretan yang kusut (saya ingat yang ini saya pungut dari laci meja). Ada juga rumput kering dan bunga melati kering yang sengaja saya tempel di buku Fisika. Hahhaah..masih banyak yang lain lagi. Pun di buku-buku kuliah, kadang saat mendengar kata-kata tertentu saya langsung tulis di manapun (termasuk di buku catatan). Makanya saat suatu ketika catatan saya dipinjam teman-teman dan difotokopi lucu aja ada catatan nggak relevan nyempil di sana.
Mengasyikan. Hal-hal yang saat ini biasa saja, beberapa tahun lagi bisa bernilai. Bernilai karena kesan. Inilah yang sebenarnya disampaikan Kari Smith di buku ini "how to be an explorer of the world". Isinya kurang lebih begini:
      
      
      
Jadi, seorang petualang itu bukan cuma yang naik gunung..memasuki daerah terpencil...kamu yang cuka beredar di komplek dan di kota yang itu-itu saja bisa juga jadi explorer. Cobain cara ini;
       
So, selama ini saya sudah lakuin apa yang Kari Smith tulis. Ya..alamiah saja. 
Enjoy your life...






Belahan Jiwa

June 21, 2014
Pada zaman dahulu, manusia tidak hanya terdiri dari pria dan wanita, tapi satu dari tiga jenis manusia: Pria/Pria, Pria/wanita, atau wanita/wanita. Dengan kata lain, setiap orang diciptakan dari komponen dua manusia. Setiap orang merasa bahagia dengan cara ini dan tidak pernah mempermasalahkannya. Tetapi kemudian, Tuhan mengambil sebilah pisau dan memotong setiap manusia menjadi dua, tepat di bagian tengah. Sehingga setelah itu dunia terbagi menjadi hanya pria dan wanita, akibatnya manusia menghabiskan waktu mereka dengan terus berusaha mencari belahan diri mereka yang hilang.
-mitos kuno-



[Review Buku] Norwegian Wood ; Haruki Murakami

Inilah pertama kalinya saya nyempetin dan niatin banget buka soundcloud cuma buat denger lagu "Norwegian Wood" nya The Beatles yang dirilis 1965 di album Rubber Soul (Ibu saya baru lahir). Musiknya asik, seperti ada rebana nya gitu sih ya hahahha. Tapi liriknya, ehem..uhuk...cari sendiri kalau mau tahu. Ya mungkin kalian lebih cukup umur dari saya, jadi nggak malu waktu ngucapinnya.
Begitulah, Norwegian Wood The Beatles sepertinya menjadi inspirasi penulis novel nan mashur ini Haruki Murakami. Saya tahu Haruki Murakami dari beberapa penulis yang saya follow di twitter. Setelah mencari tahu, jadi penasaran dengan karya-karyanya. Katanya sih, buat yang baru mau kenal Haruki murakami sebaiknya pertama kali bacanya "Norwegian Wood". Alasannya karena ceritanya paling nyata, tak banyak misteri, dan lain sebagainya.
Bagi saya Norwegian Wood itu seperti Norwegian Wood nya The Beatles banget. Bukan sekedar lagu kesukaan Naoko, gadis yang disukai Watanabe. Naoko itu mantan pacar kizuki sahabat Watanabe yang mati bunuh diri. Intinya, novel ini adalah gambaran kehidupan remaja Jepang masa 60an yang FREE banget. Pembaca diajak melihat sisi wajar dari kehidupan remaja yang aneh-aneh, bebas, dan memberontak tradisi. 
Ternyata saya cocok dengan penulis ini. Gaya bahasanya itu oK. Saya baca versi terjemahan sih, berarti penerjemahmahnya juga oK. Deskripsinya detail tapi nggak berlebihan, alurnya nggak ketebak. Tapi, bagi kalian yang merasa "tabu" untuk mengetahui lebih dalam tentang "pergaulan bebas" (free sex, aktivitas remaja yang menyimpang, orientasi menyimpang, dkk) siap-siap istighfar sepanjang perjalanan membaca. Emmm ya terasa vulgar (ingat bagaimana cara penulisan Ayu Utami kan..). 
Pelajaran yang bisa diambil apa dong? Yah..kadang ada situasi dimana kita sangat labil. Karena kelabilan itu, lalu kita mengambil keputusan untuk mencari kesenangan dengan suatu cara, tapi...cara itu hanya membuat kita semakin labil. 



Buat para PSK

June 19, 2014
Tulisan ini saya buat untuk kalian, kaum wanita yang berada di lokalisasi atau di tempat pijit terselubung...ya ya ya saya juga wanita. kalian dan saya sama-sama wanita, setidaknya saya sedikit ngerti perasaan kalian. Siang ini saya nangis, gelap-gelapan di office. Ini jam tidur siang, tapi saya malah baca laman berita harian nasional. Ya Allah...miris sekali,,,baca beberapa artikel tentang kalian. Bahwa kalian datang ke lokalisasi dengan berbagai latar belakang.
Wanita baik-baik yang diperkosa, wanita baik-baik yang dipaksa nikah dengan lelaki yang tak dicintai, wanita yang tergoda rayuan pacar berjiwa setan, dan masih banyak lagi. Dalam lubuk hati paling dalam....saya yakin, kalian nggak mau...nggak sudi...mengotori bahkan melepas mahkota kalian di tempat itu, tempat nista lokalisasi. Entahlah....makin deras saja air mata saya menuliskan ini.
Lokalisasi ditutup, saya harap kalian bisa jadi wanita 'normal' bukan menjadi pengganggu suami orang. Kembalilah, Tuhan berjanji bahwa Dia akan menerima taubat selama nyawa masih dikandung badan. 

Yang Lo Rasain itu Cinta atau Apa? - shitlicious

Ini nih penjelasan tentang macam-macam perasaan cinta. Semoga...cintaku cinta tanpa syarat. 

Yang Lo Rasain itu Cinta atau Apa? - shitlicious

Saya baik-baik saja kalau banyak posting blog, socmed, doyan baca buku, gemar window shopping. Hahhaah. Itu hidup saya yang normal, no anxiety

Pacaran Di Angkot

Seminggu ini disebalkan sama pemandangan nggak enak bingittt di angkot.
Yang pertama weekend lalu, ada cewe yang posturnya nggak beda sama saya lah. Berhadap-hadapan sama cowo kisaran usia 30an, mmmm nggak good looking. Si cewe donk minta tangannya dipegangin. Wkwkwk saya sih lebih asikan megangin plastik belanjaan. Beberapa saat kemudian, mereka udah cubit-cubitan aja...eeeerrrrr banget nggak sih.
Yang kedua, pas pulang kerja di angkot yang penuh. Samping saya ada mbak-mbak pakai headset sambil telponan. 
"Yang..Yang..makan apa ya enaknya? Tongseng kali ya? Tapi ntar aku jadi darah tinggi."
...saya lirik, si cewe tetap cuek.
"Yang...aku mau fitnes, biar kamu makin suka sama akuhh..,"
....aduh bisa kali mbak nggak usah kenceng-kenceng ngomongnya.
"Yang...aku udah capek lari, kamu tahu nggak. Aku tuh capek lari ngejar-ngejar kamuh..12 tahun".
....astaghfirullah
"Yang..aku nyebelin apa ngegemesin"
.....ya Allah...please saya nggak mau denger obrolan ini.
"Yang...hallo...yang...hallo..hallo.."
Alhamdulillah....Allah langsung mengabulkan doa saya.


100 ideas Wreck this journal Keri Smith

June 10, 2014
Pertanyaanya adalah "emang masa sekarang nggak lebih baik dari masa kuliah?" itu kata teman saya. Memang ada enak dan enggaknya masing-masinh, yang pasti sekarang butuh effort lebih besar buat sekedar tertawa. Teman saya bilang lagi "makanya belajar seneng-seneng sendiri, banyak main di luar". Iya juga ya, sekarang kurang banget bisa explore sekitar. Ada banyak alasan. "Jam kerja kamu kan lebih longgar. Lebih banyak waktu istirahat"..plak plak nampar diri sendiri, aduh selama ini banyak excuse banget sih saya. Pantes aja ya sering sakit, migrainlah pegel-pegel lah, cenat-cenut.
Seperti kemarin, tepatnya dua minggu ini. Saat saya mengerahkan seluruh kampuan otak kiri saja tanpa mengindahkan otak kanan. Endingnya apa? Galau..overload..kebul-kebul.
Pagi ini kebetulan atasan sedang meeting di luar semua, project sedang rehat, jadi...nggak banyak hal yang harus di follow up. Mulai mikir bakal ngelakuin apa aja buat sinkronize otak. Ketemulah ini. I will try...
       
100 ideas by keri smith, pembuat buku Wreck this journal dan how to be an explorer of the world. Yuhuuu...seru kayaknya. 
          
Versi indonesia nya dari maswaditya sudah saya coba. Setidaknya ini benar-benar fokus mengeksplore otak kanan. Sembari melakukan hal-hal yang nggak pernah saya lakukan (positif lho). Kalau mau tahu 100 ideas nya itu apa aja, bisa cek di sini: http://www.kerismith.com/wp-content/uploads/2010/06/100ideas.pdf
Selamat mencoba...dan selamat mencorat coret jurnalnya. 



Sorry Boss

June 09, 2014
"Hello logic, kamu kok sembunyi di dengkul sih hari ini?" Kalau logika sudah nggak jalan, hal sepele saja bikin confuse sampai puyeng. Sejak kemarin memang saya terserang ketidakberesan perasaan (mungkin homesick ...halahh). Tapi, intinya sih gelombang otak saya benar-benar nggak singkron. Saya memilih banyak diam mencoba menenangkan fisik dan menstabilkan otak. Bangun tidur tadi, tidak ada perbaikan. Malah makin parah. Saya lupa hal-hal yang jadi kebiasaan. Jalan seperti mengawang-awang. 
Kebetulan kerjaan sedang banyak, dan tetap saja logika saya bertaburan nggak jelas. Ngolah data jadi lama. Bahkan nggak nyambung kenapa orang-orang heboh, termasuk bos saya. Sore ini, baru tahu kalau besok ada meeting finalized project yang saya terlibat di dalamnya. Pfiiuhh "pak, saya harus siapin apa aja?" Pertanyaanku dengan polosnya. Tadi sempat buat costing product aja ngaco sampai boss ku bilang sambil tertawa "nurul...nurul". 
Cukup segala kekonyolan ini. 

[Review Buku] Jodoh Pasti Bertemu

June 08, 2014
Kisah klasik, perjalanan cinta seorang wanita cantik yang penuh liku dalam mencari jodoh yang berakhir happy ending. Klasik? Ya..klasik banget, nggak beda sama cinderella..putri tidur..atau barbie. Wanita cantik kurang beruntung yang akhirnya ketemu pangeran tampan dan tinggal bahagia di istana.
Judul: Jodoh Pasti Bertemu
Penulis: Astrid Tito
Penerbit: Matahari
Tahun terbit: 2014
Jumlah halaman: 286
Judulnya bikin saya malu baca buku ini di tempat umum, hahaha..terlalu jujur kacang ijo. Berlatar di Jakarta, tokoh utamanya bernama Freya adalah teller bank. Ya ya ya..dari awal saya males baca gara-gara pekerjaan si tokoh. Bukannya apa,,ini terlalu mainstream. Masih banyak hal lain, misalnya sebagai buruh pabrik...bartender..kasir...kenapa harus teller bank sih? Imajinasi Anda kurang dalam. Pun untuk nama-nama tokohnya, kurang asik deh pakai nama anak sendiri. Saya mencari bagian peak novel ini, tapi nggak dapet. Alur maju mundurnya juga nggak bikin cerita jadi asik...biasa aja. 
Sisi positif novel "Jodoh pasti bertemu" ini adalah knowledge yang bisa kita dapatkan. Banyak hal-hal baru terutama pengetahuan di bidang psikologi dan keajaiban sedekah. Saya cukup terganggu dengan ketidakkonsistenan penulisan. Misalnya saja tokoh Lani yang katanya lebih suka manggil orang langsung namanya, eh di suatu bagian manggil tokoh lain pakai "mbak". Juga di akhir cerita ada tokoh namanya Aufar, padahal berkali-kali disebutkannya dengan nama Ashley.
Overall, kurang bisa memainkan perasaan. Cukup 2 dari 5 bintang untuk novel "Jodoh Pasti Bertemu".
Kesimpulan dari bacaan ringan ini adalah..untuk meraih niat, cita-cita dan keinginan, bila kita harus melewati jalan yang panjang, maka yang kita bisa lakukan adalah, tetap menebar energi positif terhadap keluarga dan lingkungan. Di situlah makna sabar dan pasrah padaNya.


Perjanjian yang Berat

June 07, 2014
Saat nafsu berubah menjadi cinta. Haram jadi halal. Maksiat jadi ibadah. Keji menjadi suci. Bebas menjadi tanggung jawab....betapa besarnya perubahan tersebut hingga Tuhan menyebutnya sebagai mitsaqan ghalizah atau perjanjian yang berat. 
Hanya tiga kali Tuhan menyebutkan kata mitsaqan ghalizah dalam Al-Qur'an. Yaitu, pertama saat membuat perjanjian dengan para nabi (nabi Nuh as, nabi Ibrahim as, nabi Musa as, nabi Isa as, dan nabi Muhammad saw), kedua saat Tuhan mengangkat bukit Thur di atas Bani Israel dan menyuruh mereka bersumpah setia kepada Tuhan, dan ketiga saat Tuhan menyatakan hubungan PERNIKAHAN. 
Dia tahu, bahwa pada saat manusia diburu untuk mengejar cita-cita, melaksanakan impian, menunaikan niat, manusia memerlukan seseorang untuk bersedia berdiri di sampingnya. Untuk memberi semangat yang tak lekas padam. Tanpa pura-pura. Tanpa prasangka. Tanpa pamrih. 
Menikah adalah sebuah perjanjian berat yang menggetarkan bumi dan isinya. Menikah adalah pertautan hubungan yang membahagiakan Allah, menggembirakan para malaikat, dan membuat patah hati para setan. 

Tanda-Tanda Jatuh Cinta

June 04, 2014

Kalau cinta jangan diam, bunyi bab di buku Halaqah cinta yang baru saya baca. Di situ dijelaskan tanda-tanda orang jatuh cinta, ahayyyy..pasti pada pernah ngerasain kan? Mirip lirik lagunya Camelia Malik ahahha yang tanda-tanda cinta itu. Ini nih saya share:

1. Pandangan mata yang selalu ingin mengikuti

2. Ada rasa ingin berbicara dengan yang dicintai

3. Gerak tubuh yang menunjukan rasa ingin berdekatan

4. Keraguan sekaligus keceriaan ketika melihat kekasih muncul tak terduga

5. Kepanikan ketika melihat seseorang yang mirip atau mendengar namanya dengan tiba-tiba

6. Melakukan sesuatu yang sebelumnya ia nggak bisa dan nggak pernah lakukan

7. Merasa sempit di tempat yang luas

8. Tertarik pada segala hal yang berhubungan dengan pujaan hati

9. Selalu ingin mendengar namanya dan membicarakannya


Gimana? Bener nggak tuh...


[Review Buku] Halaqah Cinta

June 03, 2014
Buku sederhana yang membuat saya cengar-cengir pas baca. Membahas problematika yang pas banget di usia menjelang 25 ini. Tiada lain tiada bukan mengenai pernikahan. 
Judul: halaqah cinta
Penulis: @teladanrasul
Penerbit: Qultum media
Tahun terbit: 2014
Jumlah Halaman: 302

Sebenarnya halaqah cinta ini terlalu sederhana kalau dijadikan buku. Point-point seperti "masalah yang membuat seseorang telat nikah" atau "tips praktis menjemput jodoh" sebenarnya cukup bermanfaat. Tapi, pengembangan isi buku terasa sangat kurang. Yang sedikit menghibur adalah ilustrasi yang lucu-lucu..ini contohnya. Saya sangat terganggu dengan berantakanya perataan teks. Entah sengaja atau tidak, baru kali ini lho ada buku yang teks nya tidak justify (rata kiri kanan). 
Share sedikit tentang inti dari buku Halaqah cinta. 
Inilah beberapa alasan yang membuat seseorang belum juga mau nikah: 
1. Belum punya pekerjaan tetap
2. Belum dapat izin orang tua
3. Parno, takut ini-itu
4. Belum nemu yang cocok
5. Nggak pede
6. Ingin berbakti dulu sama orang tua
7. Pengalaman buruk di masa lampau.
Kamu yang mana?
Nah kalau tips biar cepet nikah..ini dia nih.
Overall cukup menghibur, kamu bisa skip bacanya karena isinya ya gitu deh. Saya aja cek daftar isi, lalu baca cepat hahaha. 
Cukup 3 dari 5 bintang untuk Halaqah Cinta.








Jika Istrimu Seorang Pekerja Kantoran

June 02, 2014

Perempuan yang bekerja di kantor bukanlah perihal yang langka, terlebih di kota besar sebagian perusahaan atau perkantoran mempekerjakan perempuan sebagai pegawainya. Namun suamiku, pernahkah kamu membayangkan jika istrimu nanti adalah seorang perempuan yang menjadi pekerja kantoran?

Istrimu adalah seorang perempuan pekerja kantoran, aku harus berada di kantor dari jam 8 pagi sampai 4 sore, delapan jam penuh aku habiskan waktu tidak bersamamu maupun anak-anak kita. Istrimu ini adalah seorang yang penyuka rutinitas, berangkat pagi pulang sore begitu setiap harinya. Namun jangan khawatir enam belas jam sisa waktuku setiap hari tentu akan aku habiskan bersama kalian, dan masih ada akhir pekan yang bisa aku habiskan sepenuhnya bersama kalian.

Meskipun setiap hari kerja aku berangkat pagi dan pulang sore namun aku tidak akan serta merta lupa pada tugasku sebagai istri dan ibu. Tentu sebelum berangkat ke kantor akan ku sempatkan untuk membuatkan sarapan untukmu dan anak kita, sarapan bersama di meja makan sesekali sambil mendengarkan sedikit celoteh anak-anak. Pun hal remeh seperti mempersiapkan baju yang akan kamu pakai bekerja atau sekedar menyiapkan kaos kaki bersih untuk si jagoan kita. Entah di kota mana kita akan tinggal dengan segala keriuhan kota itu, entah jam berapa aku sampai rumah, aku ingin sepulang dari kantor kita bisa menikmati secangkir teh hangat di beranda rumah. Jika tidak sore hari sambil menunggu matahari pulang, malam hari pun tak kalah serunya, seseru cerita kita seharian tadi. Meskipun besok aku harus bangun pagi dan mempersiapkan rutinitas seperti biasa, namun aku selalu ingin menemani anak kita belajar atau pun sekedar mendengarkan ceritanya di sekolah tadi.

Aku bukanlah seorang guru atau perawat yang menurutku profesi mereka sangatlah mulia dan bermanfaat buat orang lain. Aku juga bukan seorang wanita penggila karir yang setiap tahunnya harus naik pangkat atau jabatan, aku hanyalah seorang perempuan pekerja kantoran. 


http://kurniawangunadi.tumblr.com/post/87497478822/ceritajika-53-jika-istrimu-seorang-pekerja-kantoran

Jika Kamu Nikah Duluan

June 01, 2014
Pasti saya bahagia, akhirnya kamu bisa move on. Tapi dalam hati.."huwaaa...dia udah lamaran, udah prewed, dan akhirnya nikah...gue kapan..?". Jika kamu nikah duluan, tolong banget gentle. Undang saya, jangan seperti lagunya Desi Ratnasari "tak sengaja..lewat depan rumahmu...kumelihat ada tenda biru..dihiasi indahnya janur kuning, hati bertanya pernikahan siapa." Kalau kamu sekedar ngundang via socmed, yaelah..males gue..itu jangan-jangan kamu cuma ngarepin saya datang sebagai mantan yang kalah. Kalau kamu serius mau menjalin silaturahim, kabari aku secara khusus (telpon bisa..ketemu langsung makin OKe). Bukan maksud saya bakal bikin kamu galau ya. 
Jika kamu nikah duluan, saya rasa ini baik. Bukankah awalnya kita teman, lalu menjadi teman khusus, dan...saya nggak mau saat kita nanti sudah menua, papasan di jalan atau pas ambil raport anak..eh kita diem-dieman. Saya kenal seseorang yang sekarang akan bersanding denganmu, masa kamu tega menjadikan saya dan dia juga musuhan (karena masih ada kecurigaan). 
Jika kamu nikah duluan, coba seperti Amanda di film "Hari Untuk Amanda", yang secara khusus dateng ke rumah mantannya membawa undangan dan sekardus segala kenangan dari masa lalu. Lalu Amanda nggak jadi nikah? Jadi..dan semua clear..sisa cinta yang lalu sudah nggak ada. 

-Bukan apa-apa, hanya resume obrolan di grup watsap "Ibu-Ibu Engineer". 

Kenangan Oat Meal

Tiap makan oat meal ini jadi ingat suatu kejadian dengan Prof.Hadi K.P. Dalam suatu perkuliahan, Pak Hadi menjelaskan bahwa menyajikan oats harus dengan air dingin agar kandunganya tidak rusak. Saya interupsi, karena menurut saran penyajian di bungkus oats yg sering saya makan, harus pakai air panas. Pak Hadi tetap keukeuh. 😃😄.

Hari ini saya tahu..bahwa ada 2 macam oat meal, instant & enggak. Yang instan bisa pakai air dingin, kalau yang enggak instant harus dimasak pakai air panas.
Untuk merek Quackeroats, yang instant warnanya merah. Ada lagi yang biru, itu yang harus dimasak dahulu. Karena anak kos, saya selalu beli yang merah biar mudah menyajikannya. Tinggal tambah air dan susu atau susu kotak. Ini nih, mulai bulan juni...saya harap nggak akan nahan perut perih lagi kalau kerja (karena lapar di saat nggak tepat)..dan saya juga berharap nggak akan beli gorengan pinggir jalan atau nasgor berminyak lagi untuk sarapan.

June wish list

Harus lebih care sama kesehatan. Pagi ini, kuawali hari pertama di bulan juni dengan minum air putih dan dilanjutkan dengan madu. Halalan toyiban adalah tagline yang tepat. Apapun itu, perlu dipikirkan sebelum mendarah daging. 
Targetan bulan lalu hanya kecapai 50%, lampu merah berarti. Ya ya..bulan Mei lebih banyak olahraga, olahrasa, dan olah jiwa. Dihadapkan pada hari-hari yang menguras emosi dan membuntukan jalan pikir sehat. Alhamdulillah, akhir bulan bisa charging jiwa dengan semedi seminggu.
Jadi apa targetan bulan Juni yang sekaligus awal ramadhan? Sebenarnya masih melanjutkan target Mei dan ditambah dengan beberapa langkah menuju hidup sehat, seperti ; minum air putih minimal 1,5 liter sehari, running minimal 1km seminggu, ganti nasi goreng dengan oat meal, makan 6x sehari dengan porsi kecil, konsumsi madu minimal 3 sendok makan sehari, dan perawatan wajah di rumah 1x seminggu.
Tentang pemilu,,,aku sudah tau mau nyoblos siapa..semoga dipermudah nyoblos di sini tanpa pulang kampung. 
Masih adakah hujan di bulan Juni? Aku sih sudah sedia payung. 

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

Auto Post Signature

Auto Post  Signature