Refiew Film X-men: days of future past

May 31, 2014
Apa sih bedanya mutan sama siluman? Intinya kan mereka manusia yang oleh entah suatu hal (dalam ilmu pengetahuan di sebut mutasi genetik) jadi berbeda. Mutan yang ada di X-Men dan para siluman di Kera Sakti...ya bisa dibandingkan. Jadi? This is X-men, para mutan di sini bukan mau ke barat mencari kitab suci. Mereka ingin eksist di dunia menjadi seperti manusia tanpa adanya perang. Jadilah salah seorang diantaranya mengubah takdir dengan kembali ke masa lampau. 
Sinopsis dari situs 21 cineplex seperti ini: mengambil latar masa depan, di mana semua mutan diburu oleh raksasa, robot-robot milik pemerintah yang disebut sebagai Sentinel (Pengawal). Alur cerita kembali ke tahun 1980 dimana Wolverine (Hugh Jackman) yang dikirim ke masa lalu oleh Professor X (Patrick Stewart) untuk membantu Professor X muda (James McAvoy) dan mutan-mutan lainnya. Para mutan yang tahu di masa depan akan diburu oleh Sentinel kini bekerja sama untuk mencegah kehancuran mereka di masa depan.

Genre: Action

Duration: 130 minute

Distributor: 20th Century Fox

Producer: Simon Kinberg, Hutch Parker, Lauren Shuler Donner, Bryan Singer

Director: Bryan Singer

Writer: Simon Kinberg

Cast: James Mcavoy, Michael Fassbender, Patrick Stewart, Ian Mckellen, Hugh Jackman, Jennifer Lawrence, Ha

Site:

Rating: Dewasa


Fokus film ini ada di tokoh Raven yang menurutku mirip banget sama avatar. Sepanjang nonton film ini, santai saja sih nggak tegang banget atau sedih banget atau lucu. Kalau kamu suka film yang ngajak mikir, pas banget nonton ini. Hahaha sampai sudah keluar bioskop saja aku masih bingung tentang salah seorang tokoh yang bisa merubah takdir itu. Apa yang terjadi setelah dia selamat dari acara tenggelam itu? Menjadi misteri. 

Aku beri 3 dari 5 bintang untuk X-Men: Days of future past. 

Hikmah film ini adalah...Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum tanpa kaum itu yang berusaha mengubahnya.





[Review Buku] Total Habibie, kecil tapi otak semua

May 30, 2014
Habibie & Ainun yang ditulis langsung oleh Bapak B.J Habibie sudah saya baca dan sudah saya tonton filmnya. Buku ini, sekedar kilasan-kilasan peristiwa yang dialami BJH. 
Judul: Total Habibie
Penulis: Andi Makmur Makka
Penerbit: Edelweiss
Tahun terbit: 2014
Jumlah halaman: 501
Mengupas kilasan peristiwa sejak Pak Habibie kanak-kanak hingga sekarang. Ceritanya pendek-pendek, cuma 2 halaman kebanyakan. Jujur saja sih, saya kurang greget. Lebih greget dan ngena yang Habibie Ainun (yaiyalah penulisnya aja beda). Membaca potongan kisah dengan sudut pandang "aku" yang kadang saya bingung "aku" disini siapa ya? Akan lebih baik jika setelah judul kisah, disertai sumbernya langsung agar pembaca paham "aku" itu siapa. 
Saya belum selesai bacanya, tapi sudah berat banget buat menyelesaikan (tumben). Oke akan saya paksain sebisa mungkin deh. Harusnya baca buku ini dulu baru Habibie & Ainun. 
Sementara saya kasih 2 dari 5 bintang untuk Total Habibie.

Museum Batik Pekalongan

May 29, 2014
Pernah ke Pekalongan? Sudah pernah belajar membatik belum? Tak lengkap rasanya jika kita berkunjung ke kota Batik cuma belanja batik saja. Sekali-kali cobalah belajar membatik, it's amazing. Saya orang Pekalongan, kalau melihat proses membatik...dulu waktu kecil sering sih. Waktu SMA juga ada tugas membuat motif batik. Tapi, kalau menggoreskan canting langsung di kain...baru kemarin.

Jebakan Akun Wanita Palsu

May 23, 2014
Penjahat nggak cuma ada di dunia nyata, tapi ada juga di dunia maya. Banyak banget orang yang nggak nyadar bahwa apa yang dilakuin di dunia maya itu bisa banget mempengaruhi kehidupan di dunia nyata. Banyak banget modus yang dilancarkan para penjahat dunia maya untuk melakukan berbagai kejahatan. Salah satunya adalah membuat akun palsu dengan avatar wanita padahal sesungguhnya si penjahat adalah pria. 
Berikut bakal gue share beberapa tip biar kalian nggak jadi korban pria beravatar wanita di dunia maya:

1. Cek Album fotonya
Cewek itu biasanya hobby banget foto-foto. Cewek suka banget ngeshare foto aktivitas-aktivitas mereka sehari-hari. Mulai dari foto bangun tidur, sampai foto pas abis cebok dan lupa belum cuci tangan. Nah, biasanya, penipu yang mau make foto cewek buat avatar account palsunya, bakal milih foto-foto dari model cewek yang cantik-cantik, tapi yang kurang terkenal juga. Karena para penipu itu make foto dari model-model, biasanya foto yang ada di galeri twitter atau FBnya nggak bakal ada foto yang biasa. Pasti fotonya pake pose model dan editan yang cantik semua. So, kalian boleh curiga kalo nemu akun twitter/FB beravatar cantik, tapi albumnya nggak ada foto pas ngumpul-ngumpul sama teman-temannya atau foto-foto kegiatan sewajarnya manusia.

2. Cek Obrolannya
Kembali lagi kepada sifat dasar cewek yang suka ngerumpi. Pastinya di twitter dia bakal ditemuin banyak banget obrolan atau rumpian berisi gossip atau bahas perbandingan besarnya diskon antara indomaret dan alfamart bareng teman-temannya. Kalo si penipu itu make avatar cewek cantik dari antah barantah, pastinya di dunia maya dia nggak bakal punya teman yang berasal dari dunia nyata. So pasti, dengan keadaan kayak gitu, tweetnya bakal berisi tweet2 galau, atau nyamberin tweet-tweet orang, atau getol mentionin selebtwit doang. Dia nggak bakal ngobrolin soal pengalaman sehari-hari bareng teman-teman dunia nyatanya. Karena dia nggak punya.

3. Yang difollow siapa aja?
Ini berhubungan dengan point nomor 2. Kalo dia nggak punya teman di dunia nyata, pastinya di dunia maya dia cuma bakal follow akun-akun terkenal doang. Atau, palingan dia bakal follow teman-teman baru yang dia dapet di dunia maya. Ya, bisa aja para teman-teman baru itu adalah "calon korban"nya.

4. Cek sumber potonya
Coba tiap dia upload foto selfie, lo save potonya. Terus, lo buka:http://image.google.com (via KOMPUTER/LAPTOP, bukan yang MOBILE).

5. Tolak permintaan aneh-aneh
Meskipun kalian udah ngerasa akrab sama orang yang kalian temuin dari dunia maya itu, kalian kudu tetap waspada dengan semua sikapnya. Jangan sampe kalian ngikutin gitu aja semua permintaan dia tanpa pertimbangan yang matang. Kalo perlu kalian boleh konsultasi dulu kepada orang yang kalian percaya untuk menghadapi masalah ini. Jangan sampe kalian diporotin, dilecehin atau dijual organ tubuhnya cuma gara-gara keputusan yang gegabah. Kalo tuh orang udah berani minta pulsa, apalagi minta duit dengan alasan aneh-aneh, kalian boleh curiga. Atau, misal si dia ngajakin ketemuan di tempat tidak sewajarnya, misal di semak-semak atau di kuburan cina, kalian juga nggak boleh gegabah ngikutin aja. Siapa tau di sana, kalian udah ditunggu sama gerombolan si berat.

6. Ajakin skype

Kalo admin account abal-abal beravatar seksi tadi adalah cowok, tentunya dia nggak bakal pernah berani buat diajak skype, atau video call. Soalnya kalo ampe dia berani skype-an, tentunya si korban bakal ngeliat jakun si pelaku. Jadinya, identitasnya bisa kebongkar.

6. Jangan Mudah Jatuh Cinta

Ini tip paling manjur untuk menghindari penipuan di dunia maya. Jangan sampe kalian jatuh cinta gitu aja cuma gara-gara avatar si cewek ini terlihat sangat seksi atau cantik. Mau bagaimanapun, yang namanya cinta nggak boleh diawali dari penampilan belaka, apalagi diawali oleh avatar saja. Kunci dari lancarnya modus penipuan di dunia maya memang si penipu ini harus membuat si calon korban untuk jatuh cinta kepadanya. Soalnya, cowok kalo udah dimabuk cinta itu bisa jadi kayak babi yang ditindik hidungnya. Bawaannya nurutttt aja.

Pokoknya, kalian harus bisa bedain antara "Jatuh Cinta" sama "Penasaran Aja". Banyak orang yang mengawali hubungan cinta di dunia maya secara tak sadar cuma karena penasaran aja. Akhirnya, setelah ketemuan dan pasangan nggak sesuai sama ekspektasinya, mereka bakal kehilangan rasa cintanya. Ya, terlalu banyak orang mengawali rasa cinta karena penasaran. Jadinya, susah ngebedain, itu cinta, atau cuma obsesi. Saran gue, dunia maya itu buat nyari hiburan aja. Dunia nyata masih lebih indah dan bisa menyajikan cinta yang nyata kok. :)

Privasi di Social Media

“Jangankan Path, conversation di grup WhatsApp aja suka discreenshot terus ditaro di blog,” begitu tulis Oknum F dalam suatu diskusi di grup WhatsApp.

Saya hampir tersedak membacanya.

“Gue ga ngomongin elo ya, Yun. Gue juga sering screenshot dan taro di tumblr kok,” Oknum F menambahkan. Sepertinya dia sadar kalau takut menyindir saya.

Pada kenyataannya saya memang relatif “rajin” meng-capture hal-hal di grup WhatsApp yang menurut saya dapat dibagikan ke khalayak ramai.

Saat itu topik perbincangan kami di grup WhatsApp adalah soal privasi di era sosial media. Perbincangan terjadi dipicu oleh sebuah postingan milik seseorang di Path yang curhat akan ketidaksediaannya untuk memberi tempat duduk kepada seorang ibu hamil di KRL Commuter Line. Ia kemudian dibully di sosial media. Postingan tersebut tersebar akibat salah seorang temannya meng-capture postingan tersebut dan membagikannya ulang di Path. Postingan tersebut kemudian tersebar tidak hanya di Path, tetapi juga di sosial media lain seperti Facebook, Twitter, Tumblr, Instagram, dan sebagainya. Lebih jauh lagi, postingan tersebut akhirnya naik menjadi berita di salah satu portal berita online bahkan televisi nasional. Mungkin si pelaku sendiri kaget mengetahui bahwa postingannya itu bisa menjadi berita nasional. Ia, sama seperti kebanyakan orang, pasti menganggap bahwa Path adalah sosial media yang cenderung tertutup. Postingan-postingan di sana hanya bisa diakses oleh orang-orang terdekat yang jumlahnya (saat itu) dibatasi hanya 150 orang. Bagi sebagian orang Path dianggap menjanjikan rasa aman akan privasi penggunanya di sosial media. Tetapi kejadian ini meruntuhkan kepercayaan bahwa masih ada privasi di sosial media. Kejadian ini membuktikan bahwa privasi di sosial media adalah mitos belaka.

Saat saya sedang tiduran bersantai di sebuah hostel, Oknum N mengirim message di Facebook kepada saya. Saat dia menyapa dan saya membalas pesannya, dia kemudian bertanya, “Lo lagi di Kyoto, Nus?” Saya langsung heran bagaimana dia tau saya ada di Jepang karena sebelumnya saya ga pernah kontak dengan dia dalam waktu yang lama dan kepergian saya ke Kyoto sama sekali tidak saya publikasikan ke sosial media. Kemudian saya tau bahwa dia melihat geo location dari pesan yang saya kirimkan. Privasi saya pun secara otomatis terbongkar dengan mudahnya hanya dengan berbincang di sosial media.

Tidak ada privasi di sosial media. Sebagai malaikat digital (meminjam istilah Nukman Luthfie), aktivitas kita terekam dengan detail di sosial media. Foto yang kita upload di instagram, lokasi tempat kita berada melalui check in Foursquare, isi hati dan pikiran kita lewat tweet di Twitter, percakapan kita di messenger, resume kita di LinkedIn, status relationship kita di Facebook, sampai kapan kita tidur dan bangun via sleep/awake di Path, semuanya tersimpan dengan baik di sosial media. Tanpa disadari, seringkali kita sendiri lah yang menginginkan kehidupan tanpa privasi melalui sosial media. Kegemaran bersosial media membuat kita lupa bahwa kita butuh kehidupan pribadi.

Kita butuh kehidupan pribadi. Kita butuh privasi. Tetapi apa yang dimaksud dengan kehidupan pribadi itu? Apakah kehidupan peribadi itu berarti kehidupan sendiri tanpa ada orang lain yang mengetahui atau kehidupan tentang diri sendiri yang bisa saja diketahui oleh orang lain? Di era orang-orang hobi melakukan selfie dan bernarsis ria di sosial media seperti sekarang ini, definisi kehidupan pribadi dan privasi terasa buram. Data pribadi kita obral, sosial media kita jadikan tempat paling nyaman untuk kehidupan pribadi. Sedangkan, kehidupan bersama orangtua, misalnya, dianggap sebagai ancaman terhadap privasi. Misalnya saja, sebagian remaja lebih memilih Twitter, Instagram, dan Tumblr dibandingkan Facebook karena alasan tidak ada orangtua mereka di sana.

Ada satu perbedaan mendasar antara interaksi online melalui sosial media dengan interaksi offline yang tidak disadari banyak orang. Interaksi di dunia nyata sehari-hari bersifat private by default dan bersifat public through effort. Contoh sederhananya, di kehidupan nyata akan lebih mudah bagi kita dalam berbicara atau mengumumkan sesuatu secara individual (kepada satu orang tertentu) dibandingkan kepada khalayak ramai. Hal ini berbeda dengan interaksi online yang bersifat sebaliknya, public by default, private through effort. Ketika kita memposting tweet di twitter, artinya kita sedang berbicara kepada sekian ratus atau ribu follower twitter kita, sekaligus jutaan orang lain di luar sana yang tidak menjadi follower kita tetapi bisa mengakses tweet kita melalui internet. Di dunia nyata, perlu usaha agar suara kita didengar oleh banyak orang, sedangkan di dunia maya, perlu usaha agar suara kita didengar hanya oleh orang-orang tertentu saja. Privasi, sekali lagi, bukanlah sifat alamiah dari dunia maya.

Sosial media dan privasi adalah sebuah dilema tersendiri. Bukankah sosial media is all about sharing? Sharing dan privasi adalah dua kutub yang bertolak belakang. Artinya, jika seseorang sudah memutuskan untuk terjun ke sosial media, maka dia sudah siap untuk membuka dirinya kepada semua orang. Jika mau privasi, maka jangan bersosial media. Di sosial media, the less you share, the safer you might be. Selain itu, jika sudah terlanjur kecanduan sosial media, kita bisa mencegah agar tidak setiap orang mengakses data pribadi kita, yaitu dengan melakukan pengaturan privasi di account sosial media. Sayangnya, tidak semua orang memahami benar bagaimana melakukan pengaturan privasi di sosial media. Sebanyak 68% pengguna Facebook tidak mengerti cara pengaturan privasi di sosial media tersebut. Seringkali pengguna sosial media juga tidak menyadari atau lupa bahwa sosial media mereka dapat diakses hampir oleh siapa saja dan apa yang mereka posting cenderung terekam untuk selama-lamanya. Data dari sebuah survey menunjukkan bahwa 55% remaja memberikan informasi pribadinya kepada orang asing di Facebook dan 24% remaja mempersilakan data dirinya dapat diakses oleh umum sewaktu-waktu. Di masa kini, banyak orang merasa kesulitan dalam mengontrol beredarnya informasi mengenai diri mereka di dunia maya, informasi yang mereka berikan sendiri secara sukarela kepada sosial media.

Selamatkan privasi diri kita di sosial media:

1. Review data diri kita di sosial media secara berkala. Pastikan data tersebut hanya bisa diakses oleh orang-orang terdekat saja.

2. Gunakan friend list atau filter untuk mengontrol siapa saja yang bisa melihat postingan tertentu, siapa saja yang bisa melihat postingan yang lain. Oknum K menandai inner circle terhadap seluruh temannya di Path, kecuali bosnya. Jadi jika Oknum K ingin memposting hal-hal yang ia tidak ingin bosnya tau, ia posting menggunakan inner circle. “Lah, kalau kayak gitu kenapa lo temenan sama bos lo di Path?” tanya saya. “Abisnya dia yang ngeadd gue. Masak gue reject?” jawabnya. Pertemanan dan privasi di sosial media sudah sampai level yang begitu rumit.

3. Review postingan-postingan lama kita. Kadang, postingan yang sangat ingin kita posting 2 tahun yang lalu adalah postingan-postingan yang tidak kita ingin orang lain tau sekarang. Lebih penting lagi, pikirkan matang-matang jika kita ingin memposting sesuatu di sosial media. Postingan kamu akan terekam selamanya di sosial media (apalagi jika ada orang lain yang share postingan tersebut di sosial media). Postingan kamu bisa jadi catatan amal baikmu, bisa jadi catatan amal burukmu kelak.

4. Hindari tindakan-tindakan yang dapat membuat sosial media kamu dapat diakses oleh orang lain. Jangan mengakses wifi dari jaringan unsecured, ganti password secara berkala, dan jangan gunakan password yang sama di semua sosial media.

5. Kita ingin privasi kita terjaga di sosial media, demikian pula orang lain. Jangan memposting sesuatu dengan melakukan tag pada orang lain jika postingan tersebut dirasa kontroversial atau dapat merugikan dirinya. Jika tetap ingin melakukan tag, minta izinlah terlebih dahulu atau persilakan dirinya sendiri yang melakukan tag tersebut.

6. Jangan berteman dengan orang yang tidak dikenal di sosial media, terutama jika ada informasi di sosial media kita yang tidak kita ingin orang lain tau.

7. Jika ingin mendapatkan privasi yang sesungguhnya, berhentilah memposting apapun di sosial media. Karena tidak ada jalan lain untuk menjaga kerahasiaan diri selain berhenti dari sosial media.

-- Reblog from: 

http://kuntawiaji.tumblr.com/post/86484343595/privasi-di-sosial-media



Tulisan dinilai dari persepsi, demikian juga emosi. Saya menulis disini dengan cerah ceria, tapi kalau yang membaca sedang dalam suasa hati buruk... akan mudah sekali dia tersinggung dengan isi tulisan saya. Jika saya menulis penuh kemarahan atau kesedihan, bisa jadi pembaca menilainya wise dan positif karena dia dalam suasana hati yang riang gembira. Segala tulisan pada akhirnya berakhir pada penilaian persepsi.

May 22, 2014
--- Ninda


Masa Depan Pangan

May 21, 2014
Tahun 2050 manusia masih makan nasikah? Atau cuma makan kapsul? Prediksinya, pada 2050 jumlah populasi manusia mencapai 9M jiwa. Bagaimana cara mencukupi kebutuhan pangan? Inilah yang sedang dibahas Natgeo. 
Bulan-bulan lalu aku setia baca majalah hiburan semata, kebetulan banget aku beli natgeo bulan ini (karena tertarik sampulnya). Cocok banget nih buat teman-temanku di IPB. Ya..ya saya masih sangat peduli dengan hal ini. Aku akan ikuti tiap episode bulanan natgeo yang sengaja membahas isu food safety hingga penghujung tahun. 

Kalau kamu pernah atau sedang ambil mata kuliah yang ada "embel-embel" pertaniannya, aku rekomendasikan. 
Ada banyak hal yang perlu kita tahu. Bagaimana makanan dihasilkan dan apakah produksi pangan dilakukan dengan cara berkesinambungan, efisien, serta aman. Membandingkan pola pertanian dari seluruh penjuru dunia, ya..di Indonesia mungkin sudah membudaya mewariskan tanah pertanian. Warisan dibagi, lalu dibagi lagi, dst hingga akhirnya lahan pertanian (sawah misal) dimiliki secara perorangan dengan jumlah yang sedikit. Hal ini berdampak sistemik. Mulai dari pola tanam, hingga resistenitas hama. Berbeda kiranya dengan petani gandum di AS, yang kepemilikan lahannya bisa seluas wilayah kecamatan hehe. 
Seperti yang terjadi dengan semua sumber daya lain yang dibutuhkan dalam kehidupan - air, udara, energi - (bukan avatar nih) kebutuhan pangan perlu diseimbangkan dengan kesinambungan. Dalam memenuhi kewajiban kita terhadap kemanusiaan, kita tak boleh mengabaikan tanggung jawab terhadap bumi.

Beberapa kutipan dari NatGeo Magz. 

Mimpi pilpres

May 19, 2014
Nyoblos pilpres di bilik suara benar-benar berbentuk bilik. Anehnya di sana ada kamera CCTV. Tidak ada paku untuk nyoblos, adanya jarum jahit. Aku gugup, meski hanya nyoblos satu pilihan. Bukannya memilih si A yang sesuai hati, malah aku salah coblos ke si B. Dengan wajah bingung, aku keluar dari bilik suara lupa melipat kertasnya. 

Itu mimpiku kemarin malam, semacam random dream. 
Sejujurnya aku takut kalau punya presiden terlalu kaya.
Aku juga takut kalau punya presiden terlalu populer.
Jadi, apakah aku golput saja?

[Review Buku] Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah

May 18, 2014
Sulit sekali bagi seorang wanita mengatakan "ya..aku juga suka kamu." Kelihatannya naif sih, sama-sama suka tapi seperti musuhan. Tapi kadang itulah bagian dari alur cinta. Kalau jodoh, entah takdir..nasib..kebetulan..atau apalah namanya..akan bertemu kembali, meski awalnya berat sekali dan terasa tak mungkin. "Ketika semua terasa berat dan membebani, jangan pernah merusak diri sendiri." Sudah sering kubaca kisah percintaan, tapi yang ini beda. Settingnya bukan Jakarta, Bandung, atau Jogja..melainkan Pontianak. Kisah cinta seorang pengemudi sepit (perahu kayu). Pemuda berhati lurus, kisah cinta realistis.
           
Judul: Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah
Penulis: Tereliye
Penerbit: Gramedia
Tahun terbit: 2012 (2014 cetakan ke-8)
Halaman: 512

Kisah cinta Mei dan Borno ini realistis kenapa? Ya ya..bukan hanya kisah si kaya dan si miskin yang maksain memadu kasih. Dibalik itu, ada kenyataan lain yang terlambat diketahui Borno tentang masa lalu Mei. No spoiler ah, hahaha.
Tereliye berhasil menyuguhkan setting yang tak biasa, kapuas Pontianak. Mungkin akan tak menarik jika setting dan alurnya klasik nan umum. Entah mengapa, mungkin ciri dari Tereliye untuk menghadirkan seorang tokoh yang punya banyak petuah berupa "kakek-kakek". Warna lain ciri tereliye adalah tionghoa. 
Recommended dibaca buat semuanya, terutama yang mau meluruskan lagi cinta yang sedang dijalani.

Dunia ini terus berputar. Perasaan bertunas, tumbuh mengakar, bahkan berkembang biak di tempat yang paling mustahil dan tidak masuk akal sekalipun. Perasaan-perasaan kadang dipaksa tumbuh di waktu dan orang yang salah. 

4 dari 5 bintang untuk Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah.

Quotes favoritku: "aku tidak akan merendahkan kehormatan wanita dengan memegang-megang tangannya."





Prinsip

May 16, 2014
Ini prinsipku, tanpa harus mengumpulkan 7 bola naga. Tugas yang berat, dilaksanakan, dan berusaha mewujudkan. Semua itu demi hidup yang baik. sederhana tapi nyatanya ini yang kuperjuangkan selama ini. 

Semua orang pasti punya prinsip. Tapi, pasti deh sering lupa...lalu jadi cemas nggak jelas (general anxiety). Gue hidup buat apa? Nyenengin siapa? Dsb. Coba sekali waktu menyegarkan, memperbarui prinsip. Rasanya tak ada yang salah dengan perubahan prinsip. 

Musik Dangdut

Aku selalu ditakdirkan dekat sama orang-orang yang suka dangdut. Waktu kuliah, punya temen yang meskipun bahasa inggrisnya cas cis cus, ternyata di hardisknya tersimpan banyak lagu dangdut. Teman yang lain lagi suka banget juga nyenandungin lagu dangdut. Ada juga yang Bapaknya suka dangdut terus dianya jadi hapal lagu-lagu dangdut 70an. Pas kerja, di departemen sebelumnya..teman sebelahku tiap hari nyanyi lagu dangdut. Kapan waktu posisi duduk saya pindah karena ganti bos, eh..si temen samping ternyata juga suka dangdut. Lagu-lagu Rhoma Irama tiap hari saya dengar dari teman yang ini. 
Menurutku, dangdut itu bukan musik biasa..melainkan juga identitas bangsa Indonesia. Minggu lalu terlibat percakapan di path dengan teman-teman kampus. 
        
Ya begitulah. Jangan rendahkan selera orang lain plis. Kuakui, musik luar negeri juga bagus..tapi liriknya itu kurang masuk menyentuh. Mungkin karena pemilihan kata yang berbeda. 
Mungkin dangdut lebih banyak mengisi memori masa kecilku, ya ya sejak kecil lebih akrab dengan musik dangdut daripada jazz atau musik klasik. Aku lho rakyat jelata, ahahah. 


Review Film Godzilla 2014

May 15, 2014
Kekacauan dunia terjadi saat ada dua makhluk raksasa jadi-jadian bernama MUTO hendak kawin. Ada seekor makhluk jadi-jadian pula bernama Godzilla yang tiba-tiba muncul dari dalam laut mencegah perkawinan itu demi keseimbangan alam. Itulah inti film Godzilla 2014 yang sangat seru karena penuh efek dan terasa nyata. 
Jika kamu mengikuti film-film terdahulu Godzilla dari Tv, pasti nggak tahu kan sejarahnya kenapa bisa muncul makhluk ini...dan kenapa dinamakan Godzira alias Godzilla. Tonton sendiri, kalau saya ceritakan di sini pas nonton sudah nggak seru dong. Jangan berpikir bahwa Godzilla di sini dapat peran antagonis ya, justru Godzilla adalah jagoannya. Kok bisa? No spoiler deh. 
Kabar awalnya Godzilla 2014 ini remake dari Godzilla 1998, tapi kayaknya enggak deh..justru ada yang bilang Godzilla 2014 mengambil dari Godzilla 1954. Hah? Setua itu Godzilla?? Ya..2014 ini Godzilla berusia 60 tahun. 
Tadi di bioskop banyak banget anak kecil usia SD yang nonton, pas ada adegan "nggak sesuai umur" ibu-ibu heboh nyuruh anaknya pada tutup mata. Hehe...
Godzilla 2014 itu lengkap. Dapet actionnya, special efeknya, jalan ceritanya, deg-degannya, dan..ada beberapa scene yang bikin aku nangis. Ahahha ini sih agak berlebihan mungkin. 

4/5 bintang untuk Godzilla 2014, kalau mau lebih greget...nonton yang 3D..dan rasakan sensasinya waktu kejadian di atas rel kereta gantung.



Posisi Duduk Bioskop

Kalau waktu sekolah, katanya "posisi menentukan prestasi". Pas kuliah, entah pepatah entah quotes ini dipakai jadi "kiat" ujian. Ahahah..lain lagi kalau kasusnya di bioskop. Bioskop beneran lho ya bukan layar tancap. "Posisi menentukan personality dan status". Aku sih paling anti nonton milih bangku tengah (favorit orang-orang padahal). Aku lebih suka bangku rada atas, pinggir dekat jalan. Alasannya? 

Badan aku nih nggak begitu tinggi, kalau pas di tengah atau di bawah hasilnya "ndengak"..ahaha. Kenapa aku suka di pinggir dekat jalan? Kan repot kalau ada orang lewat. Iya sih, tapi ini karena biasanya aku nonton bioskop sendiri. Kalau di tengah pasti berisik, apalagi kalau kiri-kanan orang pacaran (kayak pas nonton the raid 2). 
Jadi,,,kamu suka duduk di mana kalau di bioskop? 

Berdampak Sistemik

Dear You, yes..you. Ah sudahlah, aku tahu persamanmu dengan Bank Century. Sama-sama berdampak sistemik. Akhir-akhir ini, aku merasa sering tidak fokus hingga akhirnya minum kopi. Tapi justru kopi membuat magh ku kambuh. Akhir-akhir ini aku juga merasa malas makan nasi, akhirnya memilih makan lauk sambal yang pedas. Ini juga salah. Belum lagi rambut rontok, komedo, jerawat. Sungguh dampak sistemik makin meluas. 
Dear You..aku nggak tau ya, yang jelas orang menyebutmu dengan istilah general "stress". Yang kalau di istilah engineering itu, tegangan. 
Rasanya tak salah aku makin sering relaksasi. Bukan tidur model relaksasiku. Aku anti tidur yang nggak diperlukan. Aku suka window shopping (liat-liat,tanya-tanya,pilih-pilih,..nggak beli). Aku juga suka lama-lama di toko buku, atau gelap-gelapan di bioskop. Sendiri. Ya..aku nyaman. Ini relaksasi.
Dampak sistemik harus dapat diselamatkan.
          

Purnama semalam

Menggerutu karena mati lampu itu terlalu mainstream. Bukannya aku anti mainstream juga sih, wong kadang juga ikut-ikutan tren. Semalam beda, listrik PLN padam habis maghrib saat aku lagi asik makan nasi lauk sambal bawang Suroboyo. Pett..nginggg...itulah sensasi mati lampu di komplek ini. Biasanya nih ya, tanpa kita sadari...noise (kebisingan) dimana-mana. Suara exhaust fan, Ac, kendaraan, pokoknya nggak sehening ini.
Kubuka jendela kamar, rembulan penuh. Bulan purnama yang kabarnya diikuti kemunculan saturnus, planet terbesar ke-2 di tata surya kita. Syahdunyaa....wajahku tersibak angin dari dedaunan pohon di depan kamar. 
Dari kecil aku punya sebuah keinginan berupa punya kamar di loteng seperti di film-film luar negeri. Alasannya? Biar bisa leluasa lihat malam kalau mau tidur. Alhamdulillah, meski kamarku di lantai 1 saat ini..jika kubuka tirai jendela malam hari..terhamparlah lukisan langit (langit beneran maksudnya). Semalam, bulan purnama menggantunh sempurna, cahayanya menembus awan, bahkan tekstur permukaanya nampak jelas. Kamarku semarak cahaya bulan, aku berjemur cahayanya hingga tertidur pulas.
"Tuhan, kata Bunda Teresa, bersahabat dengan diam. Kembang tumbuh tanpa kata dan bulan bergerak tanpa berisik." (Goodreads)


Cara stalking yang efektif

May 13, 2014
Kita hidup pada masa dimana investigasi atas sesuatu bisa dilakukan dalam genggaman. Mau tahu tentang seseorang, suatu hal, suatu tempat, nggak perlu manggil jin atau semacam tanya ke kaca ajaib. Kamu biasa stalking? Aku sih Yess. Ahahha tapi nih, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan saat stalking. Suatu ketika, di grup watsap lagi heboh bahas si A yang tunangan sama si B (masih sekampus). Di saat yang lain stalking Fb mereka, aku justru stalking ke repository kampus, tempat bersemayam file skripsi dengan riwayat mereka. Ahahha. 
Ini nih saya bagikan tips-tips stalking, semoga bisa membawa manfaat.

Jika kamu mau stalking seseorang, pastikan target stalking adalah orang yang aktif di sosial media. Indikasinya? Googling nama lengkapnya. Kalau ada banyak bertaburan namanya di Google, apalagi informasinya ada di situs-situs jejaring sosial, maka dia adalah orang yang aktif di sosial media. Saya pernah mencoba stalking latar belakang pacar temen (ya saya tau ini emang ga penting banget) dan berakhir dengan kekecewaan karena ternyata si target tidak aktif di sosial media.

Selalu gunakan berbagai macam sumber, jika memungkinkan. Jika target stalking punya lima jejaring sosial, stalking lah kelima-limanya. Semakin banyak sumber yang kamu gunakan untuk stalking, semakin akurat data yang kamu dapatkan.

Jika kamu stalking via ponsel dan masih seorang amatiran, always watch your finger! Istilah jarimu harimaumu berlaku untuk stalker. Misal nih, stalking twitter terus kepencet favorite atau retweet ahahha. 

Tidak semua data yang kamu lihat di sosial media adalah benar. Jika stalking bukan satu-satunya pilihan, bicaralah langsung dengan orangnya. Perbincangan tatap muka akan membuat kamu mengenal orang tersebut secara lebih utuh, jauh dari apa yang akan kamu dapatkan hanya dengan proses stalking di sosial media. 


http://kuntawiaji.tumblr.com/post/84276251790/stalking

Jika ada orang gila

May 12, 2014
Jika ada orang gila, yang kebetulan pakai baju yang sama denganmu. apa yang akan kau lakukan? Jika orang gila itu memakai baju yang merupakan seragam kerjamu. Rasanya ingin turun dari mobil dan bertanya ke orang gila yang sedang menari-nari di tengah jalan itu "hai..maaf..siapa yang memberimu baju itu? itu seragam perusahaan tempat saya bekerja". Jika ada orang gila yang menari-nari ditengah jalan raya memakai seragam kerjamu, yasudah biarin aja, masa mau ribut sama orang gila. 
*sejam setelah aku nulis post di atas, di twitter tersiar kabar ada orang tenggelam secara tragis dan meninggal dengan ciri-ciri sama seperti orang gila tadi. Tuh kan dikira karyawan tempat kerjaku gegara baju seragam yang almarhumah pakai. 

Jika Mantanmu Nikah Bulan Depan

Janganlah kesendirianmu membuatnya menjadi besar kepala karena menganggapmu masih menunggunya. 

Maka dari itu, semoga dia mengundangmu dan semoga kamu bersedia hadir. 

Kalau kata di ILK  "uji nyali ke kuburan itu serem, tapi lebih serem lagi uji nyali ke nikahan mantan." Kalau aku menempatkan posisi di tempatmu, aku nggak yakin bisa. Walaupun kamu cewek tangguh yang suka melanglang buana, hati kamu ya tetap hati cewek. 

Harusnya, kalau mantanmu sudah memilih orang lain..kedatanganmu nggak akan berefek apa-apa, apalagi akan membuatnya galau di malam pertama, wkekekek. 

Jika Mantanmu nikah bulan depan...sudahlah aku bener-bener terpukul. Ya ya..aku cuma sahabat kamu,,tapi waktu lihat foto prewed dia beredar di socmed...aku malah galau. Ahhaha...kamunya malah hahahihi. 

Jika mantanmu nikah bulan depan, emang sih kamu nggak perlu pers conference seperti Farah Quinn dan bilang dengan santainya "kami masih sayang, tapi hubungan kami sudah berubah, cuma seperti kakak adek"..

Kalau kata Inul Daratista gini "masa lalu biarlah masa lalu..jangan kau ungkit, jangan ingatkan aku." Ya..kemarin dengan berat hati, kuambil kresek hitam besar. Kumasukan sepasang highheels dan pantovel yang menemani masa-masa awal kerja dengan segala keringat dan perjuangan. Kumasukan juga sepasang sendal jepit yang buat dapetinya aku harus jalan 5 km dalam kondisi puasa (ini nggak jelas banget). Ya seperti itu mungkin. 

Review Film Marmut Merah Jambu

May 11, 2014
Bang Dika sukses directing film Marmut Merah jambu sebagai alternatif komedi yang ramah usia. Lucu sih, tapi aku ketawa lebih banyak pas baca bukunya (baca buku Marmut Merah Jambu itu di sela-sela kepenatan kantor). Di Film Marmut Merah Jambu, Raditya Dika mengisahkan pengalamanya saat "jatuh cinta diam-diam jaman SMA". Kehidupan anak SMA yang normal banget, realistis, tapi jadi menarik kalau dibuat film. 

Nggak berat nontonnya, ringaaan banget kayak makan kerupuk. Kalau yang nggak baca bukunya atau yang nggak suka romantic comedy Indonesia, sebaiknya nonton spiderman aja. Dibandingkan film-film sebelumnya, aku rasa yang ini nggak lebih baik Bang. 
Pesan yang kutangkap sih, "kita harus jadi diri sendiri, dan nggak harus jadi populer biar kita bahagia." Selain itu Dika juga ingin bilang kalau sebaiknya "jangan jatuh cinta diam-diam,ungkapin aja." Untold story of first love.

Kenapa marmut merah jambu sih? Ternyata marmut itu perumpamaan untuk Bang Dika yang gigih dan lincah. Lihat gambar marmutnya aku malah jadi ingat Hamtaro. 

3 Martabak telor deh buat Marmut Merah Jambu. 

Setauku cinta itu random
Tak tau kapan datang dan dengan siapa
Buktinya indah ini datang
Dengan tiba-tiba dan dia orangnya
Ku jatuh cinta tuk yang pertama

Cinta itu kayak marmut lucu warna merah jambu
Yang berlari di sebuah roda
Seolah berjalan jauh tapi nggak kemana-mana
Nggak tau kapan berhenti, ku jatuh cinta
Sering aku tersenyum sendiri
Melukis wajahmu didalam mimpi
Dan ku terbangun di pagi hari masih terasa indah
Sekarang baru ku mengerti teka tekimu
Kalimat indah tak pernah ku sadari \
Tulismu ku tak menyangka jatuh cinta semudah ini
Kepada sahabat baruku

Nggak tau kapan berhenti, ku jatuh cinta (ku jatuh cinta, ku jatuh cinta, ku jatuh cinta......)




Modus copet angkot

Berhenti di pinggir jalan dengan tangan gemetaran padahal mall tujuanku masih seperempat jalan lagi. Turun dari angkot entah dimana. Melihat gelagat mencurigakan 3 bapak-bapak di angkot penuh sesak. 2 orang bawa tas jaga pintu. Satu orang pura-pura kram dan mau muntah. Bapak di sampingku grepe-grepe tasku, tapi karena kubekap tasnya yang kena malah tanganku. Langsung aku teriak..kiriiii..dan nggak pakai permisi kaboor. 
Kronologinya begini, tadi aku naik angkot nomor 17 jurusan Cikarang-Lippo yang lewat jababeka. Waktu aku naik, kondisi angkot sudah ramai nggak seperti biasanya. Pokoknya sudah curiga aku sama situasinya. Tas aku dekap di dada, mata fokus, dan baca-baca. Ibu samping aku aneh banget nggak mau geser. Sempat kepikir aku pindah tempat duduk tapi nggak jadi. Di sekitar wilayah electronic city, ada Bapak-bapak naik angkot. Anehnya, kondisi angkot sudah penuh tapi si bapak itu dipaksa naik sama sopirnya. Sampingku ada bapak-bapak juga yang bawa ransel dipangku. Mulai curiga. Bapak yang diseberangku mulai ada gelagat aneh. Buka jendela mau muntah, lalu megangin kakinya kayak kram gitu. Di saat rada gaduh, aku ngerasa ada yang "grepe" tanganku...langsung saja aku teriak Kiriiii kiriii. Turun dari angkot. Fix pasti tadi itu adalah komplotan pencopet spesialis angkot. Aku curiga mereka berkonspirasi dengan sopirnya. Hemmb.
Seminggu yang lalu, aku naik angkot di Dago Bandung. Tanpa sengaja aku baca sticker di pintu angkot tentang imbauan kewaspadaan terhadap berbagai modus pencopetan di angkot. Diantara modusnya adalah penumpang pura-pura muntah, sakit, atau berpindah-pindah tempat duduk. Dan aku juga ingat biasanya diantara komplotan mereka ada yang bawa tas ransel buat naroh barang curian. 
Setelah turun dari angkot, aku cek semua barang-barangku..alhamdulillah aman. Tapi aku sudah nggak punya recehan lagi buat naik angkot. Clingak-clinguk sekitar situ nggak ada toko buat nukar uang. Akhirnya aku jalan sebentar sampai ketemu warung nasi padang. Belilah aku nasi padang sekalian nuker duit. Beberapa menit kemudia sampai juga di mall. Buat nenangin fikiran, kupilih masuk coffe shop. Pesen black coffe, dan tadaaa ini benar-benar black dan pahit..ckkckc. 

Cikarang keras..waspadalah..

Suatu Hari Nanti

Suatu hari nanti aku ingin menulis
bersamamu
di balkon lantai dua
rumah kita,
seperti angin bertiup pelan di kala senja

Suatu hari nanti aku ingin bernyanyi
lagu cinta apa adanya
diiringi lantunan dawai gitar
yang kau petik,
seperti liku-liku doa yang mempertemukan kita

Suatu hari nanti aku ingin membaca
hatimu
meski tidak juga akan sempurna
tidak seperti Dia yang membaca segala
tetapi aku ingin bisa memberimu
tanpa kau ucap sepatah kata

Suatu hari nanti akan tiba
pada saatnya
dan kita akan bahagia


Pattimura sebelas, 060414


http://tersembunyi.tumblr.com/post/81895227654/suatu-hari-nanti

The Candidates

May 10, 2014
We have the responsibility to decide who's going to govern us. Our lives will be affected by these people. The voice of people should be the voice of God, so speak up and vote. 

Pilpres sebentar lagi, para calon sudah mulai terkuak siapa-siapa saja. Koalisi menurut saya itu nggak begitu penting selain cuma buat menambah batas minimum pencalonan. Kita semua mulai care dan lebih milih sosok daripada partai. Masa muda..masa yang berapi-api, nggak suka politik itu bisa dipahami kok..tapi kalau nggak peduli, ya jangan dong. Coba bayangin kalau kita apatis, terus yang jadi presiden itu orangnya nggak pro anak muda...trus dia memBanned social media...jangan sampai deh. 



Seperti Aku Misalnya

Tidak semua orang kesepian saat dia sendirian. Terkadang, ada orang-orang yang menikmati aktivitas sendirian. Duduk sendirian di kafe, membaca sendirian di toko buku, menonton film sendirian, melakukan perjalanan jauh sendirian. Seperti aku, misalnya.


Tidak semua yang di tengah banyak orang tidak kesepian. Ada orang yang merasa dirinya sendirian di keramaian. Merasa asing dan tidak berkawan. Seperti aku, misalnya.


http://kurniawangunadi.tumblr.com/post/85300644182/seperti-aku-misalnya

Resensi Buku : Gusti Noeroel Streven Naar Geluk

Saya punya idola baru, Gusti Noeroel Ngarasati Koesoemawardhani wanita tercantik di Indonesia jaman itu. Beliau tak hanya cantik luar, tapi juga cantik kepribadiannya. 

Judul: Gusti Noeroel Streeven Naar Geluk, mengejar kebahagiaan
Penulis: Ully Hermono
Penerbit: Penerbit Buku Kompas
Tahun terbit: 2014
Jumlah Halaman: 284

       
Biografi singkat dari seorang putri solo yang ayu banget. Melihat foto-fotonya, saya terkesima "wow..jaman segitu di Indonesia sudah ada wanita secantik dan semodis itu". Tahun 30an, jaman buyut saya muda mungkin kebanyakan wanita jawa masih kawin muda (bahkan 10 tahun kata buyut saya). Tapi Gusti Noeroel yang multitalent (berkuda, menari, berenang, modeling) sudah sangat moderen pikiranya. Dalam kemoderenan dan kesejajaran gender itu, Gusti Noeroel tetap memegang trdisi Jawa dan sangat patuh pada Ibu dan Romonya. 
Pandangan beliau tentang poligami membuat saya semangat. Beliau rela baru nikah usia 30, setelah yakin bahwa calonnya tidak akan punya selir. Padahal yang meminang Gusti Noeroel banyak dan bukan dari golongan sembarangan.
Yang menarik adalah, banyak tradisi dan mitos jawa yang baru saya tahu. Seperti saat ketempat pacar tidak boleh makan nasi, atau mas kawin yang dihutang. 
                   Nasihat pernikahan
            Semoga suamiku kelak juga

Wanita Indonesia layak sekali membaca, 3 bintang untuk biografi ini.




Sok penting

May 08, 2014
Tiap kamu berkoar di depanku bahwa kamu penting, aku cuma diam. 
Tiap kamu berkoar di depanku bahwa kamu nggak suka pamer, aku cuma diam.
Tiap kamu berkoar di depanku bahwa kamu paling peduli sama orang lain, aku cuma diam. 
Mungkin kamu benar, tapi tak seharusnya dengan kelebihan kamu itu kamu jadi eksklusive, jadi bisa meremehkan orang lain, yah mungkin kamu nggak sadar. Dalam team, harusnya nggak ada yang bisa bilang "ini lho aku knowledge, talent, dan perannya paling besar." Hello...hello

Ingat ya, buat kamu..salah menurutku kalau kamu ngejar prestis, tapi kamu lupa ngejar keberkahan. Salah satu tanda berkah itu rasa nyaman, nggak gampang galau. 

-sepulang kerja-

Suatu sore di bawah pohon randu

Suatu sore yang indah, di bawah pohon randu yang berguguran daunnya. Sahabat kecil saya berceloteh. Seperti seekor burung sawah yang berisik sambil terbang terbirit-birit. Ini seperti khutbah pengajian. Dimana saya dan teman saya yang lain duduk bersila mendengarkan sabda-sabdanya. Kami bertiga berkumpul di tempat yang sama sejak bertahun-tahun.

Dia, perempuan seorang diri diantara kami bertiga. Bertengger di atas akar yang besar. Dengan gayanya yang mengatur, dia memberikan petuah kepada kami, laki-laki tentang perempuan. Seolah-olah dia sedang membocorkan rahasia besar kaumnya sendiri kepada lawan utamanya, laki-laki. Kuharap dia masih ingat kalau dia seorang perempuan.

"Kalian kaum laki-laki harus paham kunci ini. Perempuan itu benar-benar menyukai kepastian"


Sabdanya dimulai. Bila sudah begini, kami lebih baik diam. Tidak menyela satupun kalimatnya.

"Anak gadis mana yang mau dipermainkan, anak gadis mana yang mau digantungin. Cinta itu omong kosong tanpa kepastian"

Matanya menatap tajam ke arah kami sambil jari-jarinya mengacungkan ranting kecil. Bila sudah begini, kami harus memperhatikan.


"Kalian tahu? kepastian itu bukan soal masa depan kalian gemilang atau bukan, bukan soal uang kalian pasti banyak atau bukan, bukan soal itu. Tapi soal ini"
Ia menunjuk dadanya.
"Kalian tahu, perempuan itu benar-benar menyukai kepastian. Dan cuma satu aja yang perlu kalian pastikan"

Kami saling tatap. Kemudian melihatnya yang tersenyum memancing kami untuk memaksanya memberi tahu.

"Bahwa hatinya aman ditanganmu, bahwa kamu menjadikannya satu-satunya. Meski aku tahu mungkin itu agak bias karena kalian tentu memiliki hal lain. Setidaknya kalian harus memastikan bahwa kalian bertanggungjawab terhadap dirinya, terhadap perasaannya, terhadap hidupnya. Dan pertanggungjawaban itu tidak hanya soal dunia, tapi disaksikan Tuhan. Dan kepastian tertinggi itu dengan melibatkan Tuhan sebagai saksi, atas nama Tuhan kalian menjadikannya teman hidup di sini juga di sana"
Tangannya menunjuk ke langit. Dia diam sejenak.
"Kalian tahu, meski aku tomboy seperti ini. Dalam diriku ini tetaplah perempuan. Meskipun aku tahu kalian melihatku sangat kuat dan tegar, sangat mandiri. Aku merasa tetap membutuhkan sandaran, tempat dimana aku bisa merasa tenang. Ah susah sekali menjelaskannya, kalian bukan perempuan sih"
Dia sebal sendiri. Aku mengacungkan tangan.
"Ya, ada apa"

"Kira-kira apa yang harus kami lakukan kalau kami belum siap memberikan kepastian?",tanyaku.
Dia membetulkan posisi duduknya. Sambil mengacungkan ranting kayu ke depan mukaku.
"Jangan sekali-kali memberikan harapan, camkan itu"




Cinta itu menurut saya saat ini

May 06, 2014
“Cinta itu bukan boncengan sama pacar, tapi boncengan sama Bapak. Cinta itu kangen rumah, bukan kangen pacar. Cinta itu nyisihin gaji buat pulang kampung, bukan nyisihin gaji buat liburan sama pacar. Cinta itu ntraktir keluarga, bukan ntraktir pacar. 
Sekelumit Pengertian cinta saat ini menurut saya."

                  By shitlicious 

Aku belum sampai tahap itu, tapi cinta bagiku saat ini adalah…pulang tiap bulan dan nyisihin gaji buat orang tua. Cinta itu, saat seorang ayah dalam kondisi mata sakit tetap maksain pagi-pagi jemput anaknya di stasiun pakai motor. Hiks nulis ini sambil nangis. Saya akan maksimal menunjukan cinta saya kepada kedua orang tua, mumpung saya masih muda dan mereka masih sehat. 




Siaga 1 Pelecehan Seksual

Im so sad, pemberitaan media sedang ramai banget mentopikan "pelecehan seksual" atau "kekerasan seksual". Lebay  nggak sih kalau saya bilang Indonesia siaga 1 pelecehan seksual? Demi Allah dan Rasulullah ini mengerikan...
                                                                       
Selama ini yang disorot hanya orang dewasa, tapi nyatanya...bara api itu sudah menyebar dahsyat, menggerogoti tunas bangsa, calon pemimpin. Bagai vampir yang menggigit orang normal, si orang akan jadi vampir juga. Pun dengan sodomi, pedofili, atau pelecehan yang lain, para korban bisa banget jadi pelaku cepat atau lambat. 
Siapa yang salah? Banyak pihak, tapi kalau yang paling dekat adalah pola asuh. Pastikan sedari lahir anak dapat perhatian dari keluarga. Rasa aman, tentram, pemahaman yang baik tentang moral dan nilai kehidupan sangat penting. 
Kalau sudah kejadian? Anak harus diterapi. Dimasukin pesantren? Jangaaannn. Plis, makin dekat sama keluarga makin baik. Kenali dan pahami betul. Ah..saya sok tau ya, kayak udah punya anak aja..tapi bener kok..keluarga itu yang paling basic dan paling didengar sama anak. 
Hukuman buat pelaku? Haha..ada yang bilang kekerasan dan pelecehan itu sah-sah saja, bukan kejahatan. Sodomi dan pedofili itu cuma penyimpangan. Anda tahu arti kejahatan? Menurut kamus besar bahasa Indonesia, kejahatan itu ada 4 pengertian. Salah satunya adalah "perbuatan yang melanggar norma & nilai serta didukung hukum tertulis". Masih mau ngelak dan menganggap benar?

Hukum saja dengan pengasingan, hahah kembali seperti jaman Belanda. Bagaimana kalau pelaku pelecehan seksual diasingkan ke papua, kerja nanam singkong. 


5 things I love about Bandung

Sejak pertama kali ke Bandung setahun yang lalu, saya terkesima dengan kota ini. Bandung memiliki daya tarik berbeda dengan kota lain yang sering jadi rujukan kala penat datang, ahayy. 
1. Cuaca
Saya suka cuaca Bandung yang semilir sejuk gimanaa gitu. Iya sih ada panas juga, tapi adem. Gimana ya? Ahaha yang jelas hawa pegunungan lah. Airnya juga sejukkk bener,,dan nggak bau. 
2. Pohon
Nggak nyangka Bandung lebih hijau dari Bogor. Pohon besar dimana-mana, dan tongeret membahana. Yak..tadinya cuma bisa dengar tongeret kalau pulang kampung di Pekalongan, ternyata pas lagi jalan di sekitar Gramedia Bandung ..wowow ada tongeret,,pun di jalan ganesha dan jalan juanda. Sweet..and syahdu. 
   
              Lokasi: Depan ITB

3. Arsitektur Tua
Saya suka banget sama arsitektur Belanda yang vintage gitu. Dan di Bandung banyak banget bangunan tua. 
4. Makanan
Bandung itu surganya makanan, hahaha. Batagor everywhere, kafe everywhere, pilihan banyak...mau yang mahal atau murah..yang kaki 5 apa bintang 5. Ini juga yang bedain Bandung dan Jogja menurut saya. Di Bandung..saya susah tidur tapi nafsu makan...di Jogja saya nyenyak tidur tapi males makan, ahahah.
    
          Lokasi: Bakmi Djowo DU67

5. Orangnya
Bandung adalah representatif sunda asli. Saya sudah lama tinggal di Bogor, tapi beda sundanya sama sunda Bandung. Orang-orang di Bandung sundanya lebih halus, lebih ramah, dan suka senyum. Dua hari saya di Bandung, dua hari pula saya calm down, nggak marah-marah. Santaiii abis. 

Itulah sedikit personal thought dari saya tentang kota kembang, Bandung. 
Parahyangan, bahkan perjalanan ke sana pun terasa indah. 
    
            Lokasi: tol cipularang




Selir

May 04, 2014
Demi cintaku pada ibuku, aku sering menulis sajak-sajak untuk memuji kemuliaannya. Saat aku memandang raut wajah Ibu, di antara terangnya cahaya kamar tidak ada keceriaan sejati. Pada bola matanya, kepedihan hatinya berbicara. Ingin rasanya aku pupuskan kesedihan Ibu. Dalam keseharian, aku merasakan semua ini, mungkin karena Romo yang memiliki banyak selir. Keprihatinannya ini agaknya tercermin pada ucapannya yang sering dilontarkan padaku, "nduk, mugo mugo suk kowe ojo dimaru." (Nak, mudah-mudahan nanti kamu jangan dimadu). 
------
Menjadi istri sultan? Dijadikan permaisuri? Betapa tinggi dan beratnya kedudukan itu. Wanita manapun pasti mengharapkan dan mengidamkannya. Tetapi aku ingat kembali, terbayang wajah ibu yang selalu tampak berduka. Aku ingat ibuku dan harapannya padaku, agar aku jangan sampai dimadu.

"Gusti Noeroel, streven naar geluk"

Mi rebus

May 02, 2014
Mi rebus tanpa aksesori, cuma mi saja itu...cuma menggoda di hidung. Rasanya monoton. Apapun itu..Tut Wuri Handayani buat hari ini.. 

Berpisah

I am truly deeply sorry… For this decision and for everything that i may cause. Allow me to state, I will go through everything with sincere and true responsibility.Saya akan hadapi semuanya dengan penerimaan dan tanggung jawab. Each and any kind of reaction or responses all of you may have about this, akan saya hargai dan saya hormati…And i will still be here, loving you (yes, You) sincerely.The world can can throw you turmoil, hurt, dissapointment, and dark storm. But we all know that there is something Even Bigger than all of that… Playing and directing this game of life we are in.And all that i believe, selama kita hanya berpegangan pada Yang Maha Besar itu… Ia pun akan menyelipkan banyak kemudahan dalam “turmoil” yang sedang kita rasakan dan hadapi.Once again, saying sorry is probably not enough. But i understand, i respect you truly. And and im truly sorry.."Hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashiir."
Tulisan di atas, saya salin dari blog pribadinya Marshanda. Artis muda yang berani nikah muda dan sekarang jadi motivator. Kaget banget baca berita pagi ini. Marshanda menggugat cerai. Dia korban brokenhome juga, dan sekarang akan menjadikan anaknya..balita nan lucu itu juga jadi korban perceraian. Entahlah, pasti mereka sudah berupaya untuk nggak pisah. Tapi,,mungkin ini jalan terbaik. Meski mereka tahu bahwa cerai adalah perkara halal yang dibenci Allah. 



May Wish List

May 01, 2014
Dua bulan lagi insyaAllah sudah bulan puasa. Hidup selalu penuh gelora, tak terasa harus sudah mulai ancang-ancang calm down. Bulan puasa itu seperti pom bensin, ngisi bahan bakar sambil berhenti sejenak, istirahat. 

Bagaimana pencapaian april? Tutup mata deh, 40% saja. April itu random banget saya rasa. Kesibukan banyak tapi tak terorganisir dengan baik. Belum beres ini udah ngerjain itu. Nggak fokus dan banyak yang kelewatan. Sempat ada janji manis tentang karir saya, tapi pas akhir bulan pembagian 'raport' hemm nggak ada yang berubah tuh. Hahha untungnya saya bukan korban keadaan. Saya tetap Taft menerima dan menjalani apa adanya. Halahh. Hahaha.

Kerandoman april diantaranya adalah dari aspek pengendalian emosi. Nggak tahu kenapa banyak banget yang mancing saya untuk marah-marah tiap hari. Hidup terasa keras banget, mungkin pancaroba. Mei harus humble. Oiya tentang gosip kalau saya sombong, itu hanya sudut pandang saja. Karena tak saling kenal personal, jadi ya gitu..banyak yang bilang lho. Yah..karakter manusia ada 16, nggak ada yang jelek..semua punya kelebihan dan kekurangan. Ada yang adaptif, ada yang harus kenal dulu baru bisa nyapa dan senyum kalau papasan di jalan. 
Cuaca yang ikutan random juga bikin bike to work saya terganggu. Hemm yang penting joging tetap berlangsung. 

Bulan Mei ini, ada beberapa harapan. Harapan di bulan April ditambah satu lagi : KURSUS NYETIR MOBIL. Ini penting banget. Tinggal di kota yang random nggak asik banget pakai angkot. Emosi jiwa dan mempertaruhkan nyawa. Jadi, saya harus segera bisa nyetir. 

Beberapa Luck yang saya dapatkan di April diantaranya menang lomba blog Marina dan lomba foto KPK. Haha, jadilah saya duta anti korupsi di Departemen #ngek #ihik . 

Semoga bulan Mei bisa lebih kalem dan saya bisa adaptasi sama budaya Indonesia yang mengharuskan senyum,salam,sapa meski nggak kenal..meski saya takut dikira Sok Kenal..meski saya takut dikira mencampuri urusan orang lain. 

Bismillah...

Auto Post Signature

Auto Post  Signature