Tak Kenal Maka Tak Sayang

September 29, 2014
Suatu sore di sebuah bangku panjang, segerombolan mahasiswa nyamper. "Kakak..maaf ganggu,,kami dari DPM TPB boleh minta foto bareng?" Kata salah seorang diantara mereka. "Hah? Dalam rangka apa ya?" "Ini tugas kak, kami disuruh foto bareng orang-orang yang kami temui" Tanpa nyuruh mereka nyanyi dulu atau kenalan..atau follow twitter aku (aposehh) langsung aja kami selfie,,bukan bukan..groufie ding,,kan ramean. Setelah mereka pergi, aku ngomong ke teman yang sedari tadi nemenin nostalgia di fakultas. "Asik ya mereka, cuma suruh foto. Kita dulu..suruh nanya biodata..tanda tangan..gajelas banget."

Jobdesk
Sehari setelah kejadian di segitiga Fateta itu, tepatnya tadi pagi. Aku dapat jobdesk yang mirip seperti jaman ospek. Ngumpulin data diri orang sedivisi. Sedangkan divisiku itu membernya banyak banget, nggak mesti juga orang-orangnya stay di meja kerja. Bahkan Lab juga ada di bawah divisi ini. Dari office ke Lab jaraknya sekitar 500m, lumayan kan...

Ini seru. Bayangin aja aku nyamperin Bapak-bapak nanya gini 
"Pak..boleh tahu tanggal lahirnya?"
"Wah buat apa ya..ini personal banget" atau "saya malu, saya tulis aja ya".
Selain itu aku juga harus tanya pengalaman kerja mereka. Huwooww. 160 orang. Asik banget sih, kalau nggak gini aku nggak akan hafal nama orang-orang sedivisi beserta posisinya di struktur organisasi. 
Mencurigakan
"Ini bukan kepo ya..Pak." Bla bla bla aku jelasin maksud dan tujuan nanya hal yang personal seperti itu. Tapi nggak semua nerima begitu saja, terutama yang awalnya nggak kenal sama aku. Ada yang curiga mau 'ditandain', dipelet (ngawur ahahah), naik gaji, naik grade. Adapula orang yang nggak aku wawancarain dan galau "kok saya nggak ditanyain?" Hehe aku cuma ngikuti struktur yang ada. 

Badmintonku..
Biasanya jam 5 sore sudah siap-siap pulang. Apalagi petang ini ada badminton ganda campuran final asian games. Tapi sayang banget masih ada 5 orang yang belum diwawancarai. Akhirnya, kuputuskan nggak nonton badminton. 

Quote
tak kenal maka tak sayang..tak tahu maka tak bersyukur (Inayah, 2014)


Karena Hujan

Waktu hujan malam-malam, dipikiran.

A : Untungnya kita sama-sama suka sama hujan ya.
B : Emangnya kenapa?
A : Soalnya hujan menghubungkan langit sama bumi, dua hal yang kata orang-orang beda banget, kayak kita.
B : .....
 
hujan di kaca kereta (taken by iphone 4s)
A : Aku mau mengejarmu, kamu jangan kemana-mana.
B : Aku gak usah dikejar, nanti kamu capek.
A : Lho kok gitu?
B : Diperjuangin aja
A : ....
B : Siapa sih yang gak mau diperjuangin?




25

September 27, 2014
Cowok-cowok umur segini (25) emang lagi waktunya nyari yang terbaik. Mereka memang pasti sedang pilih-pilih. 
Nah cara pilih-pilihnya itu yang kadang bikin gondok. Udah kaya beneran mau jadi, eh cuma embun yang terkena sinar matahari. Menguap alias PHP. Haha.."

No offense ya...

-Drupadi

Membandingkan Diri

September 25, 2014
Bersiaplah bilang “I’m on the verge of breaking down” saat kita mulai membanding-bandingkan diri dengan seseorang.

Berhentilah merasa tak aman. Berhentilah membenci karena merasa terancam. Berhentilah meragu. Dan berhentilah membandingkan diri dengan orang lain sehebat atau serupawanpun ia. (Connie)

Menuntut orang lain memahami kita tanpa tahu benar bagaimana orang lain..hanya akan menciptakan sebuah ketimpangan. Setiap orang telah membawa beban perjalanan hidupnya masing-masing, beban berat dan tidak perlu kita tambah lagi beban untuk menerima kita sedemikian rupa. Pertemuan-perpisahan lebih banyak datang sebagai ujian untuk memberikan pembelajaran-pembelajaran berharga guna bekal kehidupan. Mungkin sempat menjerumuskan seorang manusia dalam sebuah kesalahan, tapi Allah menjanjikan lebih banyak pahala untuk orang-orang yang belajar dari kesalahan. SEBUAH KESADARAN UNTUK TERUS BELAJAR MENJADI LEBIH BAIK DARI HARI INI. (Kurniawan Gunadi)

Tanpa tuntutan, tanpa pula pikir-pikir, dan tentu tanpa sumpah kutukan. Ini bukan kasus Hambalang, hanya kasus sederhana yang terlintas dalam sebuah fase kehidupan. Tanpa maksud menasehati atau menggurui, karena percuma saja..energiku tak sanggup menjangkau kalian. Hanya sebagai pengingat.




#DaAkuMahApaAtuh

Harus Mengalami
Hati kita kadang harus terluka. Agar kita tahu bagaimana rasanya dikhianati. Agar kita tidak mengkhianati. Hidup kita kadang harus hancur. Agar kita tahu bagaimana rasanya dicaci. Agar kita tidak ikut mencaci. Pikiran kita kadang harus jenuh. Agar kita tahu bagaimana rasanya dijauhi. Agar kita tidak menjauhi. 
Seluruh cerita hidup kita kadang harus acak-acakan, harus banyak lubang, terluka di sana-sini. Agar kita tahu bagaimana rasanya dibenci, ditinggalkan, ditipu, diolok-olok, diasingkan, dibiarkan. Agar kita tidak menjadi bagian dari orang-orang yang merusak cerita hidup orang lain.
Seluruh cinta kita kadang harus hancur berantakan. Agar kita tahu bagaimana rasanya tidak berbalas, tahu bagaimana rasanya khawatir, menunggu, ditunggu, diburu waktu, dikhianati, bertepuk sebelah tangan, berharap, bersatu. Agar cinta kita menjadi lebih bijaksana, tidak gegabah dalam mengambil keputusannya.
Hidup kita kadang harus seperti itu. Hanya agar kita tahu bagaimana rasanya. Agar kita belajar dan menjadi lebih bijaksana.

Reblog: www.kurniawangunadi.tumblr.com 


Lahan Pertanian di Pekalongan Menyempit [ #HariTaniNasional ]

September 24, 2014
Sejenak aku terdiam di jok belakang bertumpu pada dagu. Beberapa menit sebelumnya,
“Rul, teman saya bisnis tanah lho di Pekalongan. Dia nyewa tanah gitu, terus ditambang..Pasir juga sih” Oknum E membuka percakapan sambil nyetir.
“oh..iya sih, sekarang emang makin banyak yang nambang pasir di sungai, sama nambang tanah” Jawabku.

Flashback Bencana Tahun 2014
Warga kabupaten dan Kota Pekalongan masih ingat dong pasti, betapa banjir tahun ini datang sampai beberapa chapter. Selain banjir, di bagian selatan juga terjadi longsor yang sampai memutus jalan. Keluhan jalanan rusak sering banget aku lihat di twitter. Jalan akses kabupaten yang tak kunjung diperbaiki dan terus tergerus karena banyak truk pengangkut tanah yang tiap hari melewati (ruas Kedungwuni-Doro).

Menyewakan tanah
Jika di kota besar kebanyakan orang menyewakan ruko dan rumah, di Pekalongan malah menyewakan tanah. Sebidang lahan disewakan ke pihak lain bukan untuk ditanami sesuatu atau didirikan sebuah bangunan melainkan untuk dikeruk, ditambang. Kemudian hasil eksploitasi itu diangkut dengan truk-truk besar yang mencecerkan gumpalan-gumpalan isinya melewati jalan kampung, jalan kecamatan, jalan kabupaten. Selain mendapatkan bayaran dari penyewa tanah,  pemilik juga diuntungkan karena lahan miliknya jadi rata. Mudah baginya jika ingin mendirikan rumah dan lain sebagainya. Mind set tentang kerusakan lingkungan itu masih minim sekali.

Lahan Pertanian
Tanah yang dikeruk kebanyakan adalah lahan pertanian. Pertanian itu bukan melulu soal sawah ya..
Miris aja kalau melihat lahan-lahan gundul warna merah bata itu. Yang tadinya tanah berbukit-bukit warna hijau dengan beraneka pepohonan. Suatu ketika aku melakukan perjalanan ke barat (dari Talun – Kajen) melewati persawahan dan kebun-kebun warga yang masih terjaga. Suatu ketika pula aku melewati perkampungan yang sudah miring ke sungai.
Bukan airnya yang sulit, bukan pula harga jual gabah yang rendah, bisa jadi mereka enggan bertani lagi karena lebih memilih menyewakannya. Masih mending kalau setelah dikeruk, tanah itu ditanami lagi padi atau pohon. Kalau ditanami ruko atau real estate?

Harapan
Aku yang dibesarkan sebagai anak petani di Pekalongan berharap lahan pertanian nggak makin sempit. Tentunya, petani semakin makmur karena memiliki pola pikir yang sudah terbuka. Dalam artian, lebih tahu bahwa apa yang mereka lakukan berdampak global. Pemanfaatan lahan, penggunaan pestisida, cara memanen, dan bagaimana mereka memperlakukan hasil pertanian pasca panen.
Untuk Pemda, mohon untuk sadar dan membuka mata. Jika para penambang itu tak berizin...tindaklah. Jika mereka berizin, tolong dipertimbangkan lagi segala efeknya. Jangan ada lobi-lobi rahasia diantara kalian..ok..

Theme song saat Masa Pengenalan Kampus Mahasiswa Baru:

44..generasi muda
Penuh harapan membangun masa depan
Dengan pertanian mari bergandeng tangan
Mengukir masa depan yang mapan
44..bersama agraris
Ciptakan cinta dan juga rasa bangga
Pada pertanian di Indonesia
Bersama di agraris 44
Hapuskan duka, hilangkan lara,
Dalam tangis dan tawa kita songsong harapan
Kini saatnya kita meraih cita
Bersama kita bisa, dalam kebersamaan
Dalam hati berjanji Fourty Four is the best
Lets be the agent of change
Wujudkan impianmu
Di sini di IPB kita
Kembangkan diri..jadi yang terbaik





#factsAboutYou

September 23, 2014
Ternyata lebih asik nulis deskripsi tentang orang lain daripada diri sendiri. Waktu nulis #20FactsaboutMe terbersit keinginan buat nulis #factsAboutSomeone entah siapa. Kuputuskan melakukannya, yappss..nulis deskripsi tentang kamu. Kamu itu siapa? Ah..kamu juga tahu kok..hahahahha.

Dari fakta yang kukumpulkan tersebut, pasti nggak semuanya benar. Yang paham tentang seseorang, barangkali adalah orang terdekatnya (selain dirinya sendiri). Yang kutulis adalah yang terlihat oleh mataku, orang lain mungkin beda penilaiannya. Semua orang unik, nggak ada yang sama. Dan sebagai manusia normal...sepertiku, kamu juga bisa bikin kesel...bisa bikin ketawa..kalau kamu “flat” bisa jadi kamu itu makhluk astral.

Life is never flat, bukan tag line kentang goreng semata. Itu karena manusia diciptakan berbeda-beda.
“Jika semua manusia itu sama, Allah nggak akan berfirman 'InnaAllaha ma’a shabirin' di Al-Qur’an.” (Yan)

Dan karena hidup itu banyak rasa, Good day solusinya. Yah..tag line kopi malah. Begitulah  Allah menguji keimanan kita. Kadang pas lagi bahagia-bahagianya tiba-tiba jadi merasa asing. Teman yang tiap hari biasa berbagi cerita, menjauh entah karena apa. Acara Tv yang tadinya bagus-bagus berubah drama semua, nyamuk yang makin banyak kalau malam, panas yang makin menyengat, dan banyak hal lain yang bikin kita bilang “whats wrong with me?”


“segala macam kebahagiaan sifatnya titipan. Perasaan itu bisa dibalikkan kalau kita lupa mengendalikan.” (Anindya)

Mobil murah LCGC mau dicabut?

"Kalau saya punya mobil LCGC, janji deh mau pakai Pertamax. Dan yang nggak kalah penting mau pakai plat "G" biar aman masuk Bogor atau Bandung."

Wacana nya, di pemerintahan Jokowi mobil murah LCGC (low cost green car) mau dicabut. Alasanya karena tujuan dari LCGC tidak tercapai.

LCGC
Apa sih LCGC? Jadi ini adalah kependekan dari low cost green car. Mobil murah yang didesain sedemikian rupa agar jadi mobil ramah lingkungan. Salah satu aspek ramah lingkungan dari LCGC yaitu bisa menghemat pemakaian BBM. Kebetulan aku terlibat dalam pembuatan salah satu part untuk LCGC. Produsen mobil memang menerapkan standar yang sangat ketat untuk aspek bahan bakar ini. Selain perilaku konsumen, aspek penghematan juga bisa diakali dari teknologi dalam perancangan produk itu sendiri.

LCGC gagal? 
Kata Pak Jokowi sih gitu. Duh sedih aku. Ya memang sudah pasti ya, kalau dengan adanya mobil yang harganya ekonomis maka jumlah pemilik mobil akan bertambah. Semakin banyak mobil maka konsumsi BBM akan semakin tinggi, dan tentunya.....kemacetan. Tapi ini bukan salah LCGC semata. 
Coba deh analisa lagi, faktor kesadaran dari pengguna juga harus dipertimbangkan. Si mobil memang sudah didesain agar hemat bahan bakar, tapi kalau usernya jadi manja...(misal menempuh 500m aja pakai mobil) itu bukan salah LCGC dong. Lalu masalah macet, banyak solusi lain tentunya. Satu lagi, masalah ekspor LCGC yang di bawah target..hemmm ini juga harus dikaji lagi. 

Solusi
Sudah saatnya mobil-mobil yang melaju di jalanan Indonesia adalah mobil ramah lingkungan. Yang hemat bahan bakar, yang emisi karbonnya rendah, yang kebisingannya rendah, dan faktor-faktor lainnya. Solusi pembatasan jumlah kepemilikan mobil, usia mobil, dan aturan ketat pembelian LCGC aku rasa bijak. Misalnya LCGC hanya boleh dimiliki oleh user dengan pendapatan maksimal sekian juta perbulan. Dan yang tidak kalah penting nih... "Siapapun presidennya kalau pola pikir rakyatnya masih egois, manja, ngga disiplin, ya hasilnya sama saja..."




Kabut Tak Tergenggam

September 22, 2014
Saat itu, Chaska sedang menganalisis sebab musabab kisah cinta Gio yang dianggapnya membingungkan. Dengan sederhana dan tidak banyak tanya, bertahun-tahun Gio mencintai satu orang yang sama. Diarunginya perasaan itu tanpa lelah seperti menaklukkan jeram-jeram. Namun, orang yang dicintainya hadir serupa kabut. Hubungan yang tak pernah beranjak kemana-mana. Ada dan tiada seperti kabut malam yang tak tergenggam. Dan, entah kenapa, Gio selalu memilih untuk tetap memandangi. Merapuh dengan sukarela.

Supernova #2 akar, Dee, hlm. 6-7


Fans Bastian Deva Mahendra

Cewe-cewe Indonesia kayaknya punya idola baru nih. Maksudnya cewe-cewe usia 20 an kali yah. Soalnya kalau yang masih teenagers pasti ngefans nya rombongan ganteng-ganteng serigala, iyakann hahahah. Nih, sitkom favorit aku "Tetangga Masa Gitu". Awalnya biasa aja, tapi karena timingnya pas banget jam leha-leha pulang kerja jadinya nonton terus. Lagian ada Bastian, cowo cakep ala Indonesia.
Nama aslinya Deva Mahendra, ternyata oh ternyata Bastian lebih muda dari aku (dikit). Dia lahir di Makassar 19 April 1990. Nggak banyak yang tau kalo Deva ternyata juga seorang DJ waktu kuliah di Bali. Awal mula Deva ke Jakarta itu ngikutin kontes model. Sekarang kita sering lihat dia jadi presenter dan di sitkom "Tetangga masa gitu" tiap hari.


Teman Hidup

Seorang wanita dengan kado mungil di depan wajahnya, di sebuah meja dengan taplak putih, garpu dan sendok masih terjajar rapi di samping piring. Penunjuk lokasi momen itu adalah sebuah restoran di Bandung. 

Reaksiku ketika melihat momen itu di path seorang teman adalah....langsung bengong, mata berkaca-kaca, ahh..ini romantis. Ini nggak norak, ini nggak alay,,,,tuh buktinya yang ngeLove momen itu banyak banget.

Melihat kemesraan di social media itu sudah biasa banget. Mau itu kemesraan sepasang suami istri maupun kemesraan sepasang ‘kekasih’. Lebih sering  ngerasa risih, atau bahkan geli sendiri. Pokoknya jarang banget sampai yang berkaca-kaca. Si teman aku ini memang orangnya asik, maksudnya ke temen yang nggak akrab kayak aku aja sopan dan baik. Ada sih orang yang sok asik, jatuhnya malah jadi gimanaa gitu hahah. Kalau lihat momen-momen temenku sama pacarnya itu..jauh dari ‘romantis ala ABG’ . Nah..kondisi yang kayak gitu, bikin yang ngelihat  ‘nggak mau ngusik’ artinya nggak akan bisa aku tega ganggu mereka. Ya walaupun nggak ada niatan juga sih ya..hahahah amit-amit jadi orang ke-3.

Ada temen lain yang pernah bilang gini...
“Anggap aja lu milih pacar kayak mau beli mobil. Pilih yang paling cocok, nilai jualnya nggak cepet jeblok, dan yang paling penting itu dirawat, sering di-service.”

Pengalaman senin pagi ini pas sama lagu yang dari tadi terngiang-ngiang di telinga..

Dia indah meretas gundah
Dia yang selama ini ku nanti
Pembawa sejuk, pemanja rasa
Dia yang selalu ada untukku
Di dekatnya aku lebih tenang
Bersamanya jalan lebih terang
Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia



#20FactsAboutMe

September 21, 2014
Sebenarnya nggak enak nulis fakta tentang diri sendiri. Subyektif gimana gitu ya, kayak narsis. Menurut kalimat bijak "kita nggak perlu memberitahukan tentang diri kita kepada orang yang menyukai kita, karena dia pasti sudah tahu. Pun tidak perlu memberitahukan tentang diri kita kepada orang yang membenci kita karena dia tidak akan percaya."
Di social media sedang ramai orang bikin ini. #20factsaboutme ada di instagram, tumblr, seperti saat ice bucket challenge. Jadi, kita harus menantang teman kita untuk melakukan hal serupa. Di instagram aku ditantang sama Sinta. Oke Sin,,this #20FactsAboutMe ;

1. Anak pertama, cucu pertama, jadi nggak punya ponakan. Keadaan ini membuatku sudah biasa jadi leader buat sepupu-sepupu.
2. Cinta banget sama buku. Buku pelajaran, buku kuliah, buku cerita, buku catetan, buku tabungan, haha. Aroma buku, suasana toko buku. Buat bacaan, aku nggak punya genre favorit. Sesuai mood dan kebutuhan saja.
3. Kalau lagi banyak pikiran, mengalihkan perhatian dengan minum teh, lari, bersepeda, atau ngobrol sambil teriak (ini lebay).
4. Jalan cepat, gesit, langkah kaki nggak kedengeran. Nah ini sering ngagetin orang. "Lho kok kamu udah disini, barusan masih di sana" atau "barusan kayak ada yang lewat kok nggak ada rupanya."
5. Sensitif kafein. Kalau habis ngeteh bisa nggak tidur. Kalau habis ngopi bisa pengen lari-lari saking banyaknya energi.
6. Penikmat film. Seat favorit di bisokop di deret paling atas, pinggir dekat jalan, kolom tengah. Genre bebas, sesuai mood. 
7. Tiada hari tanpa motret. Nggak harus pakai kamera bagus, tapi hasilnya pasti bagus. Seringkali di momen penting nggak ada foto penampakanku, karena aku yang motoin.
8. Nulis dimanapun. Di jurnal, blog, socmed, robekan kertas, pokoknya kalau ada kata-kata yang ngena entah dari siapapun pasti langsung ditulis. Bahkan di buku pelajaran SMA dan diktat kuliah banyak quotes nya.
9. Momen syahdu itu habis hujan, bulan purnama, atau menjelang subuh.
10. Kalau kena suhu dingin banget bisa mimisan
11. Dari SD sering ikutan lomba. Apalagi lomba pidato, andalan banget.
12. Punya keinginan keliling Indonesia terinspirasi dari acara "100 hari keliling Indonesia".
13. Suka menjahit, bisa menjahit sejak SD. Bikin baju barbie sendiri, ngumpulin kain perca buat sarung bantal, paling parah sih nggunting seragam buat sapu tangan.
14. Barang-barang yang harus ada di tas: charger, minyak telon, hand sanitizer, lip balm, jurnal, botol minum, payung.
15. Makanan favorit sayuran, minuman favorit air putih.
16. Nunggu ditawarin daripada minta dan bilang langsung meskipun ngarep banget.
17. Nggak gampang nyapa duluan kalau nggak akrab, daripada dikira SKSD.
18. Kalau nggak suka sama seseorang atau sesuatu langsung bilang terang-terangan (kecuali kalau itu orang yang sangat dihormati).
19. Disiplin, janjian selalu berusaha on time. Kalau di forum-forum, lebih memilih  duduk di depan.
20. Mual dengan aroma jeruk pada pengharum ruangan/mobil.

Lebih seru sih nulisin #20FactsaboutYou , eeeaaa. Coba deh kalau lagi KZL (kesel), lagi suka banget, atau lagi kangen sama seseorang...tulis fakta tentang orang itu.


Teaser Supernova #5 Gelombang by @deeLestari

Bagi pembaca setia Supernova yang sudah ada sejak 2001, oktober 2014 ini Dewi Lestari akan mengeluarkan seri ke 5 dari Supernova. Masih ingat kan Supernova Dee ini apa saja? Seri 1 nya adalah Kesatria, Putri dan Bintang Jatuh. Supernova ke-2 adalah Akar, lalu disusul ke-3 Petir. Delapan tahun kemudian, Dee mengeluarkan supernova #4 Partikel. Nah,,ini dia,,banyak yang penasaran akan seperti apa supernova #5 gelombang?


Di Supernova re-publish dirilis juga teaser supernova Gelombang lho.,ini aku share biar nggak penasaran atau malah penasaran ya karena ingin baca seluruhnya.





Nah gimana? Kita tunggu saja ya,,sampai terbit. 






#dietKantongPlastik Tentang plastik biodegradable

September 20, 2014
It was a good news when biodegradable plastic first discovered. Coba deh lihat plastik warna putih yang kamu dapatkan dari swalayan. Ada tulisan "Biodegradable plastic bag". Di majalah langgananku, ada artikel berjudul "Biodegradable plastic bag, are they really a better option?"

Biodegradable plastic bag katanya bisa terurai lebih cepat dan tentunya lebih ramah lingkungan. Tapi apa iya biodegradable plastic bisa jadi solusi buat ngurangin sampah plastik?

The Truth of Biodegradable Plastic
Plastik biasa, dapat terurai sampai 1000 tahun. On the contrary biodegradable plastic has been claimed that it will completely degrade and break down returning to nature within 12-24 months and leaving absolutely NO residue or harmful toxins. But the problem is, the claim may unproven or to good to be true. Biodegadable plastic terbuat dari minyak atau gas alam, seperti kantong plastik pada umumnya. Yang membedakan, dalam pembuatannya biodegadable plastic membutuhkan penambaham zat kimia atau bahan aditif tertentu untuk menurunkan berat molekul agar dapat mempercepat proses degradasi. Selain gas alam, ada juga bahan film yang mengandalkan resin untuk degradasi pada kondisi tertentu. Yang lebih mengkhawtirkan lagi, bahan-bahan tersebut bisa memproduksi gas metana yang dapat memicu efek rumah kaca.

Why it's not an ultimate solution?
Kantong plastik biodegradable memang tidak akan terdegradasi dengan sempurna kalau diletakkan dalam kondisi lingkungan yang tidak mendukung. Hal ini disebabkan oleh zat aditif yang dikandungnya, salah satunya adalah pati (yang bersifat hydrodegrade). Jenis ini dibuat dari jagung, kentang, dan gandum. Kantong plastik yang terbuat dari pati ini membutuhkan kelembapan, panas dan aerasi tertentu untuk bisa terurai. Jadi jenis kantong plastik ini tidak akan terurai di TPA karena ketersediaan oksigen di sana akan minim sekali. Memang perlu sih TPA khusus untuk biodegradable plastik.

What should we do?
It may sound so classic, but stop using any forms of plastic bag. Tapikan.,,,yaudah kita #dietkantongplastik yuk. Aku sengaja menyimpan kantong-kantong plastik yang 'terpaksa' diterima dari kasir. Bukan cuma kantong plastik sih, karet gelang juga. Nah kantong ini bisa dipakai lagi misal buat buang sampah, antar baju ke laundry, atau buat belanja lagi. Nah kalau disimpan begini, kita jadi sadar kalau tiap hari nerima plastik gratisan terus akan jadi sebanyak apa??? Ini nih koleksi kantong plastikku.


Sup Asam Pedas Szechuan #cukupTau

September 19, 2014
Perut sudah lapar saat makanan diantarkan ke meja. Wah apa ya itu yang di mangkok besar? Sengaja pesan menu paket saja biar mudah. Sebelumnya pas baca buku menu, sekilas sih tertulis "sayur asem"...tapi penampakanya pekat gitu ya?.

Ngambil mangkok kecil dan langsung icip-icip sup yang baru kali itu kulihat. "Hemm..rasa dan aroma jamur yang kuat dan kental." Itu komentar pertama, sedangkan Oknum DI diam saja menghabiskan satu mangkok kecil. Di seberang meja, oknum DO "lepehin" sup ke tisu. Yang berkomentar selanjutnya adalah oknum Z "ini rebung nih.." kata dia. Yang paling lahap cuma aku dan oknum DI, malah kata oknum DA sup ini bau makanan ayam. Lhoh. Diantara kami, yang paling doyan makan sebenarnya adalah oknum F, tapi baru kali ini lihat dia ditawarin makanan nggak mau. Hahahah...cukup nyoba sesendok aja dia sup fenomenal itu. 
sup asam pedas Szechuan (mangkok kecil)

Itulah penampakan sup asam pedas szechuan yang aku pesan. Chinese food perpaduan ayam, jamur, tahu, rebung dan aneka bumbu. Yang menyengat adalah mushrom soya dipadu kocokan telur dan maizena sehingga pekat dan kental. Masih mau pesan lagi? #cukupTau .



Mungkinkah

Dokumen yang terbentang di microsoft excel ku berjudul Advance Product Quality Planning. Harus segera dituntaskan sebelum audit awal bulan depan. Mungkin ini efek kopi semalam, dua belahan otak terasa bekerja semuanya secara bersamaan. Sebelah otak bersama dua mata menuju ke PC, dan sebelah otak bersama telinga fokus pada sebuah lagu. Tidak ada yang memainkan lagu, aktualnya yang berdesing hanya suara printer dan deringan telepon.

Lagu Stinky yang berjudul “Mungkinkah” entah terkorek dari folder mana di otak sehingga ter-recall secara tak sengaja. Perlu kutulis liriknya di sini? Terlampau galau sih, malah nggak merepresentasikan perasaan yang sebenarnya kurasakan. Jemari dingin tak seperti biasanya, kuputar kepala mencari remote pendingin ruangan. Ah sudahlah, biarkan saja dingin karena rasa ini akan membuatku sadar bahwa hangat itu nyaman.

Fokusku beralih ke telepon meja, menghubungi departemen seberang memastikan testing external jadi dilaksanakan hari ini. Masih belum bisa fokus ke excel, malah beralih ke browser. Favorit tab laman sebuah harian nasional. Kuputuskan tidak perlu membaca berita, sebab sejak mata baru terbuka pun berita sudah berjejalan. Drama politik yang semakin terasa drama. Mungkin sudah sejak dulu seperti drama, hanya baru sekarang aku memperhatikan dan sadar.

Karena lagu “mungkinkah” masih terus meraung-raung di otak, jari pun tergerak menuliskan kalimat “lirik lagu mungkinkah stinky” di google. Kuingatkan lagi, meskipun kutuliskan di sini, bukan berarti aku sedang segalau Andre.
“sebut namaku..jika kau rindukan aku..aku akan datang.." (kok horor ya?)
“biarkan kupeluk erat bayangmu..tuk melepaskan semua kerinduanku..”
“hilangkanlah..keraguanmu pada diriku.”



Kenapa? Seperti iklan Biskuit

September 18, 2014
Punya temen yang kritis banget, hahaha kenapa? Karena dia sering bilang "kenapa?". Jadi inget iklan biskuat versi Kenapa. Yang ada adek sama kakak lagi mau makan biskuit. Si adek nanya terus..gini nih percakapannya.

"Sekarang Biskuat lebih besar"
"Kenapa lebih besar?"
"Susunya 3x lebih banyak"
"Kenapa?"
"Supaya lebih enak"
"Kenapa?"
"Supaya lebih terasa"


Ngeteh sore..merenungkan yang sedang terjadi.

" I've been having mixed feelings for the past few days. A lot of things are going on...good things and not-so-good things.

Monolog (aku dan aku)
Ya memang benar, apa saya masih waras? Ya..waras..dan selalu semangat. Kenapa ? kenapa ya kok akhir-akhir ini kehidupan jadi terasa random meskipun sudah mencoba senormal mungkin. Hahahaah. Mungkin saya lelah..lelah kenapa? Masa gini doang lelah sih. Mungkin saya butuh piknik. Kenapa piknik?
Seperti ada yang mengganjal aja gitu...



Mempertanyakan Hidup Kita Sendiri

September 17, 2014
Kita tidak tahu apa-apa tentang hidup orang lain, sebagaimana orang lain sebenarnya tidak tahu apa-apa tentang hidup kita. Bahkan sebenarnya kita tidak benar-benar tahu tentang hidup kita sebanyak pertanyaan-pertanyaan yang ada dipikiran kita tentang hidup kita sendiri.

Jawaban-jawaban atas pertanyaan itu pun tidak serta merta ada seketika kita bertanya. Ada waktu yang harus dilepaskan, ada tenaga yang harus dikeluarkan, ada keresahan yang harus dirasakan, ada ketakutan yang harus di hadapi. Demi sebuah jawaban.

Pertanyaan-pertanyaan kita atas hidup kita sendiri semakin membuat khawatir hari demi hari. Seperti menumpuk sebuah masalah padahal tidak asal kita terus melangkah. Kita tidak akan mendapatkan apapun jika kita berdiam diri.
Pertanyaan yang membuat makan kita hilang rasa, membuat tidur kita terbangun, membuat keceriaan kita seketika bungkam. Pertanyaan yang mendatangkan resah. Tapi, siapa sangka keresahan itu membuat doa-doa kita semakin dalam, semakin tulus, terasa lebih dekat kepada Tuhan.

Tidak semua nikmat itu dalam bentuk kebahagiaan. Itu yang aku pahami. Nikmat serupa kekhawatiran pun bisa kita syukuri bila kita paham bahwa kekhawatiran itu benar-benar membuat kita lebih dekat kepada Tuhan. Seolah-olah tidak ada lagi daya yang bisa kita lakukan dan hanya kepada-Nya kita menggantungkan segala bentuk jawaban.

Pertanyaan-pertanyaan hidup kita tentang esok hari, tentang pasangan hidup seperti apa yang akan mendampingi kita, tentang karier, tentang rejeki, bahkan tentang hidup setelah mati. Setidaknya kita jangan berhenti, karena langkah kaki kita akan memperdekat kita kepada semua jawaban dari pertanyaan itu.

                                              

Esok kita akan bertemu dengan orang yang akan mendampingi kita, esok kita akan tahu berapa jumlah anak kita, esok kita akan tahu kita bekerja dimana, esok kita akan mengingat hari ini, bahwa pertanyaan-pertanyaan itu akan selalu ada jawabnya.

Owa Jawa di Pekalongan

September 16, 2014
"Hidup bertetangga dengan satwa langka endemik (Cuma tinggal di daerah tertentu) adalah pengalaman tersendiri. Bisa jadi Anda belum pernah dengar suara Owa Jawa kan? Mendengar langsung suaranya lho ya bukan lewat soundcloud. Syahdunya ketika bukan hanya suara ayam dan burung yang membangunkan tidurmu, tapi juga suara owa. Itu...pagiku yang dulu...beberapa tahun lalu."

Owa Jawa
Owa Jawa yang dikenal dengan nama UWA-UWA (Hylobates moloch), adalah salah satu kera kecil, endemik Jawa yang saat ini masih terdapat di sisa-sisa hutan hujan tropis di Pulau Jawa, tersebar di propinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Kabupaten Pekalongan saat ini masih mempunyai sisa hutan hujan tropis yang relatif baik, dimana Uwa-uwa hanya bisa bertahan hidup di hutan alam, karena jenis primata ini adalah jenis penghuni pohon dan bergerak di antara tajuk-tajuk pohon, dan makanan kesukaannya adalah buah-buahan hutan.
Uwa-uwa mempunyai perilaku unik, bersuara keras di pagi hari, ketika sebelum terbit matahari dan ketika matahari sudah terbit. Mereka adalah jenis primata yang monogami (artinya hanya mempunyai satu pasangan), hidup dalam kelompok kecil (2-7 individu) dan mempunyai jelajah yang tetap.

Owa Jawa di Pekalongan
Beberapa potongan-potongan hutan alam masih bisa di jumpai di beberapa kecamatan, yaitu Kec. Petungkriono (Dusun Sokokembang), Kec. Kajen (hutan lindung di sekitar Linggoasri), Kec. Kandangserang (Ds. Sigugur), Kec. Karangayar (Alas Daon-Ds.Sonto), dan Kecamatan Lebakbarang (Ds.Bantar kulon). Aku tinggal di Donowangun, kecamatan Talun. Dulu di sini saat aku masih SD, sering sekali mendengar suara owa di pagi hari. Bayanganku waktu itu, owa sama dengan orang utan. Sekarang, aku sudah tak pernah mendengar suaranya lagi.
Hutan yang masih Asri di Sokokembang, Petungkriono

Menjaga Habitat
Owa Jawa itu binatang langka, jadi harus dilindungi. Klasik ya kalimatnya...hehehe. Tapi sebenarnya, saat kita melindungi habitat para Owa..tindakan itu sekaligus merupakan penjagaan stabilitas keseimbangan alam yang manfaatnya juga bisa kita rasakan.
Uwa-uwa

Hutan di kawasan Pekalongan bagian selatan merupakan daerah resapan air sekaligus hulu dari sungai-sungai yang mengalir ke seantero kabupaten dan kota Pekalongan. Apa jadinya kalau daerah hulu tak terjaga? Rasanya tidak perlu lagi saya jelaskan panjang di sini.
Bagi yang belum tahu bahwa di Pekalongan ada satwa endemik langka, ini saya sudah bagi infonya,,,sedikit informasi yang semoga bisa membuka keingintahuan ke hal-hal yang lebih luas lagi.


Quote

“Jangan pisahkan dirimu dari binatang."
"Biar apa, Ayah?"
"Biar kamu tidak sombong jadi manusia," ujarnya sambil tersenyum.” 
Sumber:
Informasi pada tulisan: http://www.pekalongankab.go.id/



Meneguk Manfaat Teh hijau

Manakah yang lebih baik, teh hitam atau teh hijau? Lho memangnya beda ya..bukannya teh itu semuanya hijau lalu pas sudah diproses jadinya hitam? Enggak gitu. 

Teh hitam, teh hijau, teh oolong (teh putih)
Teh hijau dan teh hitam pada dasarnya sama, tapi ada perbedaan dalam proses pembuatannya. Teh hijau tidak mengalami proses oksidasi (sering disalah artikan jadi fermentasi). Proses oksidasi pada teh akan menyebabkan warna daun teh kehitaman dan rasanya lebih "sepet". Teh hijau tidak melewati proses oksidasi, kalau teh putih melewatinya 50% aja (oksidasi sebagian). 
Teh hijau warnanya seduhannya lebih terang kan? Dan daun tehnya masih berwarna hijau. Itu sih yang bedain. Kalau secara kimiawi kurang tau juga ya.


a cup of green tea

Beralih ke teh hijau
Budaya ngeteh sudah ada sejak zaman doeloe di keluargaku. Tapi ngetehnya teh hitam. Masuk angin obatnya ngeteh, capek juga disaranin ngeteh, pokoknya kalau ketahuan sehari belum ngeteh bisa diomelin ahahaha. Belakangan ini, mulai ngerasa aja kalau ngeteh hitam hasil nyeduh sendiri pasti jadi segerrrrr seharian semalaman. Aku kalau nyeduh teh, kentel banget sih memang biar mantap. Makanya sekarang beralih ke teh hijau yang kandungan kafeinnya lebih rendah. 

Manfaat ngeteh
Kalau sudah nggak fokus, pengen marah-marah melulu, capek, paling asik ya ngeteh. Aku jarang banget ngopi. Sekalinya ngopi bisa begadang deh ditambah jantung deg-deg an. Usut punya usut teh itu bermanfaat buat kesehatan dan kecantikan. Aku sih memang susah gemuk ya dari dulu, tapi biarpun kurus...selalu lincah hahahhaah. Mungkin salah satu efek dari kebiasaan ngeteh. Banyak yang heran "kok kamu jarang ngemil sih?" emang nggak pingin kok. Kalau menurut yang kubaca sih teh itu bikin kenyang, mengurangi nafsu makan, makanya sering dibilang teh bisa buat diet. Yang paling aku harapkan sebenarnya manfaat kandungan antioksidan nya itu. Tinggal di kota dengan polusi macem-macem sumbernya bikin kita harus waspada dengan ancaman penyakit. Antioksidan ini manfaatnya menangkal radikal bebas. 

Jangan berlebihan
Apa aku ngeteh tiap hari? Iya kalau pas di kampung halaman. Kalau lagi di perantauan sih, palingan sehari segelas (1 kantong teh celup). Teh itu sifanya antideuritik ya, jadi bikin ingin buang air kecil terus. Sebaiknya jangan banyak-banyak deh minumnya, imbangi juga sama air putih.

Quote
"You can't buy happiness...but you can buy tea..and that's kind of the same thing."




#wesBiasa

September 15, 2014
"Maghrib ini dalam doaku..kau menjelma angin yang turun sangat perlahan dari nun di sana.....(1989, Sapardi Djoko Damono)."

"Pak..dateng ya ke nikahan Saya" oknum D menyodorkan undangan ke bos section sebelah. 
"Wah..iya iya..hemm tinggal Nurul doang ni ya yang belom." Si bos ngucapnya kenceng-kenceng. 

Emang bener kok, sesection tinggal SAYA seorang yang jomblo. Mostly sudah berumah tangga. Teman-teman seangkatan di program MT juga sudah pada nikah. Seenggaknya..sisanya sudah tunangan sih. 
Jodoh emang rahasia Allah. Kalau kata Oknum M "jangan lupa berdoa,,biar dimudahkan jodohnya,,sekarang jadi prioritas ya." 

Pem-buly-an berkepanjangan ini semoga segera berakhir. Hahhaha. Amiin. Nggak lucu sih masa diBully gegara belum nikah. Mending juga didoain. Nggak asik masa diBully gegara jomblo. Ini adalah sebuah pilihan hidup. Nggak salah kan milih jomblo, milih suka sama seseorang, milih jatuh cinta diam-diam, milih ngarep, bahkan milih sakit hati, milih porak-poranda. Aku #wesbiasa diBully model beginian, hahahha santaiii aja kayak dipantai..selloww kayak di pullauuw.

Yang pasti,,siapapun Anda..sudah kenal atau belum..sudah di depan mata atau masih di ujung dunia..saya di sini, mempersiapkan dan memantaskan diri untuk Anda. 

"Ketika matahari mengambang tenang di atas kepala, dalam doaku kau menjelma pucuk-pucuk cemara yang hijau senantiasa, yang tak henti-hentinya mengajukan pertanyaan muskil kepada angin yang mendesau entah dari mana (1989, Sapardi Djoko Damono)."


Panakawan by @sudjiwotedjo

September 14, 2014
Panakawan sering disalahkaprahkan jadi punokawan. Padahal, pana berarti menerangi, kawan ya kawan. Kawan yang menerangi kita sebagai majikan. 

Di dalam diri kita itu ada Bagong, berasal dari bahasa Arab yaitu Bagho, artinya suka ngeyel dan membantah. Goblok tapi pertanyaanya mendasar. 
Ada Gareng, dari kata Arab Ghoiron, artinya berbeda. Tak ikut arus. Melihat hal-hal berbeda dari pandangan umum. 
Ada Petruk dari bahasa Arabnya Fatruk yanh artinya meninggalkan semuanya. Beyond keseharian. Segala hal masuk kuping kanan, keluar kuping kiri. 
Kapan kamu lebih mendominasikan Bagong/Gareng/Petruk dalam dirimu untuk merespons hidup sehari-hari? Moderatornya adalah Semar dalam dirimu. 
Semarkanlah dirimu. Dialah moderator munculnya Panakawan dalam dirimu...

~dikutip dari Jiwo J#ncuk hlm.192-193


Cinta..cinta..cinta

Kali ini soal cinta. Soal sejuta rasa. Apalagi coba yang lebih sejuta rasa ketimbang cinta? Saking sejuta rasanya, tak bisa cinta itu dilukiskan dengan kata-kata. Pun tak bisa dikatakan dengan sejuta lukisan.

Gita-gita cinta terus disenandungkan Sepanjang abad. Kenapa? Mungkin karena cinta tak kunjung dimengerti. Orang selalu ingin mendengar penjelasan cinta lewat drama, lukisan, sastra termasuk yang paling banyak adalah lewat musik.

Bagi saya, cinta memang tidak bisa dijelaskan. Cinta berbeda dibanding sepeda motor, negara, borobudur, dan lain-lain. Semua bisa didefinisikan. Semua bisa dijelaskan...but love?...

Paling-paling perkara sejuta rasa ini cuma bisa ditandai gejala-gejalanya, tanpa bisa kita jelaskan tuntas definisinya. Bagi saya, kalau sampeyan ditanya kenapa mencintai seseorang, apa alasannya, dan sampeyan bisa menjawab tuntas, berarti sampeyan bukan sedang jatuh cinta. 
Bukan cinta itu namanya. Itu itung-itungan. Cinta tak pakai alasan-alasan.

*tidak usah takut ngadepin masa tua, hidup wajar saja sekarang. Nggak usah ketat pantang ini-itu. Yang penting ada orang yang mencintai kita. Masa tua kita akan tenang.

Dikutip dari Jiwo J#ncuk @sudjiwotedjo.



[Review Fim] Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno

September 13, 2014
siap-siap dikerjain karena pas sedang tegang-tegangnya eh..muncul credit title, udahan dan bersambung di Rurouni Kenshin: The Legends Ends (Densetsu no Saigo hen) yang mulai tayang di Jepang 13 September 2014.
posternya di blitz
Cast
Takeru Satoh (Himura Kenshin), Emi Takei (Kamiya Kaoru),Tatsuya Fujiwara (Makoto Shishio), dan yang baru nih ada Ryonosuke Kamiki (Seta Sojiro) yang super cute. Senyumnya itu lho, bagaimanapun situasinya selalu senyum.  Ada ya, seorang samurai yang penampilannya serapi itu bahkan kaos kakinya warna putih. Kalau cast cewe nya paling suka Tao Tsuchiya sebagai Makimachi Misao, entah ya dia kok familiar banget mirip siapaa gitu.

Sinopsis (awas spoiler)
Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno diawali dengan adegan pertarungan polisi dengan kelompok pemberontak Juppon Gatana  yang dipimpin Makoto Sishio. Masih ingat nggak live action 2012 yang bagian pertempuran di kebun bambu terus turun salju? Nah, Sishio ini awalnya diperkirakan sudah mati di sana. Setelah ditusuk-tusuk pakai pedang, dia dibakar bersama sejumlah samurai lain. Tapi tiba-tiba turun salju, dan sishio bertahan hidup dengan luka bakar sekujur tubuhnya.

Kenshin yang sudah tinggal di Dajo Kamiya dengan tenang didatangi serombongan utusan dari pemerintah. Mereka meminta pertolongan Kenshin untuk memberantas Sishio and the gang. Tentu kenshin menolak, apalagi Kaoru…ecieeee. Nggak ada yang nembak sih, tapi mereka saling suka tanpa kelihatan banget juga sih sukanya. Hahahah apa deh ini.

Akhirnya, setelah berbagai peristiwa, Kenshin terpaksa menuju Kyoto sesuai keinginan menteri dalam negeri (yang sebelum kenshin sampai di Kyoto dia sudah dibunuh si cute Sojiro). Sojiro ini anak buahnya sishio. Dalam perjalanan ke Kyoto, Kenshin bertemu dengan cewe cantik bagian dari kelompok Ninja yang bernama Misao. Pimpinan ninja itu adalah Okina. Dari Okina, Kenshin tahu bahwa Aoshi masih mencari-carinya. Aoshi ini mirip banget Chef Juna. Eh…hahhaha. Aoshi juga bagian dari kelompok ninja ini tapi sudah keluar. Di perkelahian dengan si cute sojiro, pedang kenshin patah. Okina pula yang memberi tahu harus kemana kenshin membuat pedang lagi.

Shakku Arai si pembuat pedang Kenshin ternyata sudah meninggal. Anaknya tidak mau membuat pedang lagi. Suatu peristiwa percobaan penculikan cucu shakku arai oleh anak buah sishio membuat kenshin mendapatkan pedang terakhir. Pedang yang dibuat untuk kenshin oleh shakku arai dan disimpan oleh anaknya. Peristiwa ini pula yang mempertemukan Kaoru dengan Kenshin di Kyoto.

Bagian akhir film berisi upaya membuat “Kyoto lautan api” oleh Juppon Gatana. Polisi bersama tim ninja dan kenshin berhasil menggagalkan peristiwa ini. Tapi,,…kata kenshin “kenapa semudah ini? Pasti sishio punya rencana lain…seperti pengulangan sejarah..jika benar pengulangan sejarah 10 tahun yang lalu, berarti rencana besar sishio bukan menghancurkan Kyoto melainkan Tokyo.” Kenshin segera lari, dan ditengah jalan dia melihat Kaoru dibawa oleh sojiro. Aoshi datang belakangan setelah Kenshin lari.

Di atas kapal yang berisi team Juppon Gatana dan Kaoru, Kenshin diberi pilihan oleh sishio agar bertarung dengannya atau kaoru dibakar. Kenshin marah, tapi Kaoru mengingatkan agar Kenshin tidak terpancing. Kaoru tidak ingin Kenshin membunuh lagi. Kaoru berontak dan jatuh ke laut, bukannya menyerang sishio, Kenshin malah ikut terjun ke laut. Beberapa saat kemudian, setting sudah siang hari di sebuah pantai. Tampak Kenshin terdampar masih pingsan. Ada seorang pria gondrong yang menggotong Kenshin.
Lalu…aku penasaran…karena bersambung.

Bagaimana dengan Kaoru? Juppon Gatana? Dan Aoshi?
Review
Secara sinematografis lebih bagus dari Ruroken yang 2012. Nggak Cuma main pedang, ada bela dirinya juga dan ada ninja. Tapi yang aku heran,kenapa ninjanya pakai blangkon ya? Hahahha. Dramanya dapet, actionnya juga dapet. Dan yang bikin asik…karena Kyoto Inferno ini masih ada sambungan dari Ruroken 2012,nggak berdiri sendiri. Cast nya juga masih sama, jadi feel nya juga sama. Settingnya yang niat banget dan kelihatan alami bikin mata nggak bosen mengeksplorasi. Tapi…ya itu sih..untuk film yang durasinya 2 jam lebih ini kok ya bersambung di bagian yang bikin penasaran.coba bersambungnya pas Kyoto nggak jadi kebakaran, hahha. Strategi marketing yang bagus.
Kalau kita biasa akrab di versi manga maupun ruroken live action 2012 dengan Kenshin yang pakai baju warna merah bata, di Ruroken Kyoto Inferno baju kenshin sedang dicuci. Seriius ini, bajunya dicuci dan ditinggal di Dajo Kamiya sebelum Kenshin ke Kyoto. Jadinya dia lebih banyak pakai baju warna biru dongker, bunga-bunga, dan di bagian akhir satin krem.

Rate
Untuk plot 1 bintang, action 1 bintang, cast 1 bintang. Jadi 3 dari 5 bintang untuk Ruroini Kenshin: Kyoto Inferno.

Quote
“ Jangan gunakan kekuatan untuk menindas “ (Kenshin)








Indomie Soto Lamongan

Bukan korban iklan sih, cuma penasaran aja. Varian "soto" dalam produk mi instan sudah banyak banget. Ada soto mie, soto spesial, soto banjar....dan sekarang soto Lamongan. Minimal seminggu sekali saya beli soto Lamongan beneran, bukan mie instan. kadang soto Surabaya juga..basicnya sama sih. Mie nya pakai soun, kuahnya bening kekuningan dengan toping koya dan irisan telur rebus. Rasanya lebih mirip sop ayam tapi agak asem seger karena ada jeruk nipisnya.

Indomie soto Lamongan
Setelah mengeluarkan varian Indomie selera asia, ada nih yang baru "kuliner Indonesia". Dua produknya adalah soto lamongan dan mi goreng dendeng balado. Heran sih sama yang soto Lamongan...soalnya ini adalah varian kesekian dari Indomie untuk rasa soto. Bakal kayak apa?
Packagingnya agak beda sama indomie biasanya. Plastiknya seperti yang digunakan untuk indomie selera asia, agak mengkilap gitu dengan hiasan sedikit motif batik. Di dalamnya ada bumbu seperti biasa, minyak soto, koya, dan yang beda dari varian soto lain adalah....bal-bal dan daun bawang. Masih nyambung sih kalau daun bawang..tapi kalau bal-bal? Setauku kalau makan soto Lamongan beneran nggak ada tuh pakai bal-bal. Tau kan bal-bal? Itu lho kayak yang jadi bakso-baksoan..yang rasanya mirip tahu hahaha. 

Soal rasa...
Sama persis dengan indomie rasa soto spesial yang kemasannya ijo muda. Cuma beda di bal-bal, tapi no meaning ah for me. Jenis mie nya pun sama dengan Indomie yang biasanya. 

-Berbeda-beda tetap satu selera-
*kalau Soto nya Indomie, berbeda-beda nama rasanya sama saja :-)


Teman yang aneh

September 12, 2014
"truly great friends are hard to find, difficult to leave & imposible to forget"
A: kadang agak aneh kamu itu, hehehehe
B: bukan kadang, mungkin aku memang aneh
A: emang aneh kayaknya

Marah? Nggak lah. Itu chat antara aku dan temanku yang menganggapku aneh. Hahahaha. Aku suka dengan pernyataan jujur dia seperti itu. Meskipun pada dasarnya semua orang adalah aneh, unik sih istilahnya. Tapi ada keunikan yang nggak bisa diterima, ada yang dimaklumi, dan ada yang malah disukai. Misal, punya teman yang hawanya ngajak debat melulu, jarang banget setuju sama kita....justru yang seperti itu bikin asik. Yang kalau dilihat dari kacamata biasa itu nyebelin, eh kok malah ngangenin. Mungkin karena saking seringnya nemuin  teman-teman yang 'sopan' dengan segala keramah tamahan manusia tapi nggak tulus entah kenapa. 

"Semua orang aneh dengan caranya sendiri. Terkadang keanehanmu tidak cocok dengan keanehan orang lain, jadi mereka menyebutmu aneh. Tetapi terkadang keanehanmu cocok dengan keanehan seseorang, dan kalian bisa berteman." (Annisa Ihsani, Teka-Teki Terakhir)

Nilai

September 08, 2014
"ada kalanya kemajuan zaman malah mengurangi suatu nilai." (Teman, 2014).

Sempat terpikir olehku mengenai pandangan kedepan dari permainan panjat pinang. Ngapain kok aku mikirin masa depan panjat pinang? Ya..kan kita harus visioner, pinang aja dipikirin.
*nyomot foto temen

Pinang masa depan
Coba lihat gambar di atas deh, pohon pinang dengan segala hadiahnya menjuntai. Itu cuma bungkusnya kok. Bayangin kalau itu asli isi kompor gas, pas pinang dinaiki rame-rame, goyang...rafia nya putus...dan benjut (bahasa Pekalongan untuk "remuk") itu kepala. Aku mikir kenapa harus pakai bungkus gitu sih? Kenapa nggak cuma tulisan aja...kertas dilaminating gitu "kompor gas" hahahha. Atau lebih maju lagi, cuma ada 1 styrofoam gede tulisanya "voucher belanja  1 juta". Nahh ini lebih asik, kalau yang manjat ada 10 orang, kan gampang mbaginya. Hahahah. Panitia nggak perlu repot belanja, biar terserah para pemanjat pinang hadiahnya mau dibeliin susu anak apa minyak goreng. Atau mau pakai metodenya Super Deal. Ada 3 pinang dengan puncak yang ditutupin kain. Grup disuruh milih,,,mau naik pinang 1, 2, atau 3..atau mau nggak naik pinang tapi dapat 500rebu. Hahahahha. Yang seru kan kalau sudah nyampe puncak eh dapetnya tulisan Zonk. Tentunya di atas cukup pakai styrofoam aja,,nggak mungkin kan digantung motor. 

Nilai
Balik lagi ke esensi panjat pinang. Esensinya buat dapetin hadiah dengan cara seru dan gotong royong. Budaya panjat pinang ya sudah dari dulu begitu. Mungkin nanti kalau pinang masa depan itu diaplikasikan, banyak yang protes dan nggak mau manjat. Kan repot. Hahaha. Itulah nilai. Meskipun esensi itu lebih penting daripada perwujudan fisik, tapi dalam kasus panjat pinang...wujud fisik hadiah adalah nilai yang harus dipertahankan.

Quote
"Nilai yang diwariskan oleh kemanusiaan hanya untuk mereka yang mengerti dan membutuhkan." (Pramoedya Ananta Toer, Rumah Kaca, hlm. 39).





Mengatasi ketergantungan krim dokter

"Baru pakai krim dokter, kulit jadi kenyal..pas krim abis kulit kering dan perih."
Sering banget dengar pernyataan itu, bahkan menyaksikan sendiri. Teman-teman yang perawatan di skin care pasti paham resikonya. Kalau nggak cocok malah bisa jadi jerawatan. Kalau cocok, siap-siap ketergantungan. Aku nggak mau begitu. 

Efek skin care
Beberapa waktu lalu memang aku sempat perawatan di skin care yang cukup terkenal. Memang asik, jerawatku hilang, kulit kenyal, tapi ya...aku tahu aku harus menyudahi ini. Saat kuputuskan untuk berhenti, seperti yang sudah kuduga...jedarrrr kering banget kulitku. Kena pelembab atau facial wash aja perih seperti kebakar. Kuputuskan untuk sementara cuma pakai sabun bayi dan nggak pakai produk wajah apapun. Polosan gitu? Yakkk....

Berhenti dari skin care
Setelah searching, yang mengalami masalah usai menghentikan perawatan di skin care ini banyak banget. Bahkan ada tuh yang malah jadi jerawatan parah. Intinya harus siap-siap jadi jelek. Solusinya pasti ingin balik ke yang alami dan aman, bukan ke skin care lain. Ada yang nyaranin pakai minyak zaitun dulu beberapa bulan sebelum pakai kosmetik yang di pasaran. Ada juga minyak biji anggur. Overall sih ribet, nggak instan. 

Alami
Aku pribadi sih ingin merawat apa yang sudah ada secara alami, nggak mau pakai obat. Skin care itu obat lho ya,,siapa yang mau tergantung sama obat coba? Meskipun bisa kinclong kayak ibu-ibu sosialita. Hahahah. 
Yang penting aku nggak jerawatan, nggak komedoan, nggak kusam, tapi nggak harus putih. Alaminya memang aku nggak putih kok. 

Aqua Boost Sorbet
Aslinya sih suka yang Halal dan lokal, seperti wardah. Tapi pernah coba dan malah gagal di produk pelembabnya. Untuk saat ini aku cuma cari pelembab wajah. Nggak pernah pakai make up selain pelembab, bedak tabur, lipstick, pensil alis.
Mampirlah aku ke The Body Shop. Nyampein masalah aku,,,curhat..uhuk. Sama mba-mba body shopnya dikasih saran pakai Vitamin E 'aqua boost sorbet'. Teksturnya beneran seperti es krim sorbet. Pas nyampe kulit,,,nyesssss.  Teknologi yang terkandung di dalamnya adalah Aqua Sphere. Teknologi tersebut bekerja seperti spons yang mampu menyimpan air 100 kali lebih efektif sehingga kulit selalu terhidrasi dan tetap kenyal sepanjang hari. Selain itu, Aqua Sorbet mengandung Wheatgerm oil yang merupakan salah satu sumber vitamin E terbaik. Vitamin E sendiri memiliki manfaat sebagai antioksidan yang dapat mencegah efek bahaya radikal bebas seperti keriput dan flek hitam. Kandungan lainnya adalah soya oil dan shea butter yang bekerja untuk memberikan kelembaban dan memberikan nutrisi pada kulit wajah.
So far sih, kulitku sudah terasa enakan..nggak panas lagi, dan keringnya mulai berkurang. Basicly kulitku berminyak, pas pakai pelembab ini cepet banget meresapnya dan nggak kinclong sama sekali. Ini serius. Wanginya juga enak..hahahha.

Harga Aqua Sorbet
Untuk kemasan 50ml ini, harganya Rp. 249 ribu. Terkesan mahal. Jangan dibandingkan sama krim yang biasa, pakai yang lain nyatanya perih dan berminyak. Lagian pas aplikasi nggak perlu banyak-banyak, seujung jari aja cukup. Pakainya juga 1x24 aja. Jadi,,,yakinlah 4 bulan juga cukup hahhaha. Semoga cocok.

Go green 
Selain memilih manfaat, harga, kita juga harus care sama lingkungan. The body shop ini green banget, lihat aja kantongnya. Terus kalau produk kita habis, kemasanya dibalikin lagi biar didaur ulang dan menghindari pemalsuan produk. 


[Review Buku] Republik #Jancukers by @sudjiwotedjo

September 07, 2014
Selama dua pekan itu saya bosen hidup, cuk. Bosen banget. Tapi saya nggak pengin bunuh diri. Ndak enak. Masa' hidup kok frustasi. (the sax hlm. 383)
...koyo ngene rasane..ngenteni wong sing liwat..ket isuk wis meh bangkit surup..galenganku sih mlompong..galenganganing uripku..(After The End, Mirah Ingsun).

Begitulah, Republik #jancukers mengobati kebosanan akut akhir-akhir ini. Bukan buku baru. Justru Rahvayana yang saya baca seminggu lalu nggak seMencerahkan ini. Ya itu kan karena IQ saya yang kelas melati. Hahahha
    
Judul: Republik #jancukers
Penulis: Sujiwo Tejo
Penerbit: Penerbit Buku Kompas
Tahun terbit: 2012
Jumlah halaman: 400.

Review
Pembaca pasti akan terhibur dengan bahasa apa adanya Sujiwo Tejo. Ini adalah kumpulan tweet dari akun @sudjiwotedjo tentang kondisi sosial, politik, nurani, yang dibawakan dengan santaiiiii kayak di pantai..,selowww kayak di pulau...tapi mencerahkan. 
Sejumlah 85 tulisan pendek serta 14 lagu dalam CD terlampir sehingga total berjumlah 99 sajian. Membahas toilet gedung DPR, buruh, social media, perempuan, dan masih banyak hal yang terlihat "sepele" tapi diangkat esensinya tinggi-tinggi membikin pembaca ter "oh..ohh.." . Mbah...sampean bisa menjalarkan keakraban, kehangatan, dan rasa cair seperti harapanmu di cover Republik #jancukers.

Sujiwo Tejo berusaha menghadirkan jancuk sebagai simbol keakraban bukan ketidaksenonohan. 
Saya beri 3 dari 5 bintang untuk Republik #jancukers.

Quote
"Ruang tunggu bukan cuma lounge Bandara..seluruh alam semesta di dalam kehidupan ini pada dasarnya cuma waiting room." (Hlm. 184)

"Hidup tuh yang penting menempelkan kehepian individual pada kehepian komunal. Dan sebaiknya. Saling berbagi." (Hlm. 367)

"Yang penting kita tetap melihat mereka tegar dan tabah sehingga menimbulkan energi bersama untuk melanjutkan hidup." (Hlm. 377)

"Dan mungkin satu-satunya yang khas dari kita tinggallah satu: senyum..senyumlah kehidupan.."(hlm. 382)

Dan yang paling nyesss...

"Saya sering berharap moga-moga segala kebaikan yang kelak akan saya lakukan adalah kebaikan yang tanpa saya sengaja. Begitu, sehingga luputlah saya dari rasa sombong lantaran merasa sudah berjasa." (Hlm. 385)




Trik jualan modus survey

"Adidas dari Jepang atau dari Jerman?" tanya seorang Bapak yang nyamperin saya secara tiba-tiba di atas jembatan yang ramai pejalan kaki. Refleks saya berhenti dan mau jawab "Nepal Pak" hahaha..tapi karena pilihannya cuma Jepang dan Jerman ya saya jawab aja Jepang. Nggak berhenti sampai di situ, saat saya melengos hendak lanjut jalan si Bapak itu nyodorin jam tangan Adidas. "Pilih aja mbak.,tapi tulis nama dulu ya buat survey?". Ngookkk saya bingung dan langsung aja nulis nama secara asal. Hendak kabur lagi. Ditahan lagi. "Mbak ini gratis mba..bisa dibawa jam nya,," saya bingung.."maaf Pak saya buru-buru".."mbak ini mbak bawa mbak..khusus hari ini 29 ribu". Plakkkk...kabooooorrrrr. Langsung parno lari sambil megangin tas, mastiin nggak ada barang yang ilang. Hahaha.

Trik yang perlu diwaspadai ni. Trik membikin bingung pembeli. Atas modus hadiah lah, diskon lah, pembeli dipaksa membeli barang yang nggak murah sebenernya tapi terkesan murah. Kalau pas jaman mengkudu (beberapa tahun lalu) triknya masih pakai salesman yang datang ke rumah-rumah lalu merayu ibu-ibu dapat undian odol. Sekarang jaman kulit manggis, trik ini juga dipakai di jalanan secara liar. Di atas jembatan itu ada sekitar 5 bapak-bapak yang memakai modus survey buat jualan jam tangan adidas abal-abal.

Seperti juga birokrasi, kadang berbelit dan bikin bingung. Rakyat terpaksa nerima aja, atau cari cara mudah dengan kolusi. Sogok menyogok. Modus membuat bingung. Lho malah off the track.
Waspadalah...waspadalah..terhadap berbagai modus kejahatan, marketing, dan modus lainnya.

[Review Film] Hijabers In Love

September 06, 2014
Film remaja yang berbobot, nggak menye-menye apalagi alay. Awalnya ragu sih, tapi esensinya dapet. Nggak Cuma buat anak SMA, anak rohis, anak Bandung, tapi buat kita semua yang sedang ingin merenungkan niat sebenarnya dalam memakai hijab.

Cast
Andania Suri (Annisa), Shawn Adrian (Ananda), Vebby Palwinta (Jelita).

Sinopsis
Saat kita jatuh cinta, kadang kita tak punya pilihan selain terus jatuh.
Annisa, gadis 15 tahun yang periang, terbuka dan bergaya tomboy. Memasuki masa awalnya bersekolah di SMA Tunas Bangsa, ia berkenalan dan akhirnya bersahabat dengan Jelita, gadis 15 tahun yang berjilbab, ayu namun pemalu dan pendiam.
Memasuki masa awal sekolah, ketika dilakukan presentasi sejumlah ekskul, perhatian Annisa tertumpah pada sosok Ananda, penggiat Rohis, yang tinggi, berkulit putih, tenang dan ganteng namun tak mengenal konsep pacaran. Sementara Jelita tertarik dengan aktifitas Rohis dan segera bergabung.
Annisa jatuh cinta pada pandangan pertama pada Ananda. Namun ia melihat Ananda lebih memperhatikan Jelita yang berjilbab. Annisa pun memutuskan berjilbab hanya agar Ananda memperhatikan dirinya.
Siapa menyangka jika ternyata Jelita pun diam-diam memendam rasa suka pada Ananda. Dan membuat persahabatannya dengan Annisa retak. Keputusan Annisa yang berjilbab dengan alasan yang salah menemukan tantangannya ketika ia diterima mengikuti program pertukaran pelajar di Amerika.
Akankah Annisa mampu mempertahankan jilbabnya? Bagaimana pula dengan persahabatannya dengan Jelita? Dan apakah rasa sukanya pada Ananda mendapatkan balasan atau hanya bertepuk sebelah tangan?

Review
Niat awal seseorang untuk memakai hijab pastilah beragam. Ada yang karena perintah suami, pengaruh teman, atau karena seragam sekolah dan lain sebagainya. Apakah salah berniat memulai memakai jilbab dengan niat bukan karena Allah? Di Film Hijabers In Love ini disampaikan bahwa
"apapun niat awalnya, yang penting saat kita sudah menjalani itu…ikhlas apa enggak."
Tujuan dari perintah memakai hijab adalah agar kecantikan perempuan tersembunyi. Lalu bagaimana jika setelah memakai jilbab malah jadi makin cantik? Inilah rezeki bagi si pemakai. Ini..sekelumit pembahasan tentang hijab di film HIjabers in Love. Masih banyak lagi yang seru, hehehe.

Kalau pembahasan tentang Love nya gimana. Ananda, si tokoh cowok keren di film ini adalah “ikhwan bakwan” hahahah ini istilah yang aku tahu ketika kuliah. Ikhwan bakwan itu cowok rohis tapi masih gencar ngejar cewek. Ya anak rohis juga manusia sih ya..hahaha.Cinta itu anugerah kata pak Ustadz..dan quote nya
“Jika cinta datang, sambutlah..tapi jika cinta pergi…segeralah menata hati.”
Kata-kata si Ananda yang nohok gini nih
“Apa gunanya kita nembak, kalau kita nggak boleh pacaran?”
Jadi akhirya nembak nggak tuh si Ananda? Nembak Annisa apa Jelita? Lihat sendiri aja deh. No spoiler.
Menurutku film ini bisa keren karena pemilihan pemain yang pas. Mereka masih segar,bukan para pemeran anak SMA yang sering nongol di sinetron kejar tayang. Karakter nya juga pas. Cuman..si Shawn kurang jenggot dikit..hahahha. Seragam sekolah termasuk jilbab yang dipakai para pemain juga mencontohkan seragam sekolah yang benar. Jadi ingat aturan dulu di SMA ku, jilbab harus polos..nggak nerawang. Nggak harus lebar sih, kalau lebar-lebar malah stereotipnya agak gimana gitu. Hijabers di film ini hijabers yang masih menghalalkan musik. Music mungkin memang salah satu pintu masuk setan. Tapi, segala yang ada di dunia ini sebenarnya adalah pintu masuk setan. Iya kan? Segalanya akan aman jika tak berlebihan.
setiingnya Hijabers in love di Bandung dengan segala keelokannya. Ada pak walikota juga…Pak Ridwan Kamil. Heheh mau tau beliau ngapain di film ini?

3 dari 5 bintang untuk Hijabers in Love. Untuk perpaduan cast yang tepat, setting, serta pesan moralnya.


Source:


Auto Post Signature

Auto Post  Signature