Berkah Ngeblog 2018, Terpilih Ikut Danone Blogger Academy Batch 2

October 10, 2018
Kalau kamu melihat cewek dengan kemeja hitam naik motor matic dengan gontai senin sore 17 Oktober 2018, mungkin itu aku. Di teras minimarket, smartphoneku berbunyi dengan nomor pemanggil berkode area Jakarta. Hmm, biasanya sih tagihan dari marketplace karena aku belum bayar belanjaan. Eh tapi aku salah, ini yang nelpon mas-mas bawa kabar gembira. Aku keterima Danobe blogger academy batch 2 dari 600 pendaftar lho. Semacam berkah ngbelog, ketika mendaftar aku nggak naruh ekspektasi tinggi. Dan sesuai dengan bayangan, Danone Blogger Academy beneran keren. Mau tahu?
Berkah Ngeblog 2018, Terpilih Ikut Danone Blogger Academy Batch 2
lagi konsul gratis sama dokter Clara ehehe

Ketemu blogger-blogger dan influencer senior dan jagoan lomba

Malam hari setelah ditelpon dari pihak Kompasiana, aku chat mba Evrina. Kalau kamu blogger, pasti tahu siapa dia. Lucky me! Dari melihat status mba Ev pada suatu hari, aku tertarik mendaftar Danone Blogger Academy. Dan akhirnya lolooooss. Bahagiaku membuat energi di badan bertambah berlipat-lipat. Padahal itu adalah hari yang melelahkan karena harus mencari paketan penting yang hilang entah di stasiun senen atau Jogja. 

Beberapa hari kemudian, aku mendapat mention di facebook dari mba Arin. Nah, baik mba Evrina maupun mba Arin ini alumni Danone blogger academy batch 1. Dan beliau adalah jagoan lomba, yang kebetulan 1 almamater dengan aku di IPB. Dari mentionan tersebut aku jadi tahu siapa saja 20 blogger terpilih di Akademi menulis Danone. Wow!!! Para senior dong. Aku melihat nama yang tak asing seperti mas Harris Maul, mba Yayat, Bang Zul.

Berkah Ngeblog 2018, Terpilih Ikut Danone Blogger Academy Batch 2
academia. ada yang kenal?
Ketika mendaftar kami diminta memasukan alamat sosial media, dan 2 tulisan terkait kesehatan. Dari sini aku makin nggak percaya sih kalau lolos, followersku masih seuprit dibanding mereka. Kualitas tulisanku juga rasanya jauh lah, secara dari mereka banyak yang sudah nulis buku lho. Tapi apa aku minder? Tentu saja tydaccc. Bukan Inayah kalau susah membaur, hheheh.

Melek tentang Nutrisi

Sebelum ikut Danone blogger academy, jujur saja aku nggak paham tentang stunting. Apalagi menu MPASI yang benar. Tahunya dari sekedar yang terbaca dan tergambar di sosial media. Di DBA, kami dipertemukan dengan para pakar langsung. Misalnya pak Doddy dari Kemenkes dan Dr. Klara yang membuka cakrawala aku soal nutrisi. Sempat terpikir apa jangan-jangan aku ini stunting? Ahaha semoga tidak.

Diajarin nulis

Namanya juga blogger pasti bisa nulis dong. Tapi bagaimana menciptakan tulisan yang berbobot, shareable, dan tentunya valid? Aku suka banget penjelasan mas Wisnu dari Kompas. Bahkan rasanya langsung tersugesti untuk nulis saat itu juga. Pesan dia,
Menulis itu diawali dari skeptic
Benar dong, kalau nggak skeptis sih langsung terima saja semuanya. Dengan skeptic kita jadi kritis, menggali lebih dalam, dan hasilnya bisa lebih lengkap karena disertai analisa. 

Tapi apalah artinya konten bagus jika informais didalamnya nggak valid. Mengandung hoax atau hate speech misalnya. That’s way ada pembicara yaitu ibu Niken dari Kemenkominfo yang memaparkan soal hoax dan infulencer top Jonathan End untuk materi " digital Landscape in Indonesia & Future + Enchance Social Media Skill".

Berkah Ngeblog 2018, Terpilih Ikut Danone Blogger Academy Batch 2
lagi ice breaking
Mas Jon serius banget asli pas bawain materi, ahhaha. Dia cerita soal yang terjadi di diunia sosial media saat ini. Trend podcast bakal meroket di Indonesia, dan memang sudah dimulai di 2018 ini. Aku tertarik, dan sedang dalam proses pembuatan anyway. 

Dilatih bikin foto dan video

Yang bikin blog jadi berwarna adalah ilustrasi. Foto dan video. Jaman kemarin sih, foto cukup. Kalau sekarang, harus pakai video juga ahhaha. Nyatanya aku snediri lebih mudah nerima informasi dalam bentuk audio visual dibanding tulisan. 

Berkah Ngeblog 2018, Terpilih Ikut Danone Blogger Academy Batch 2
lagi nanya soal video
Ada Meizal Rossi lho ngajarin bikin video, dia yang videonya di youtube asli sinematis banget. Para peserta Danone blogger academy diminta praktik dan langsung direview. Seru banget dan tentunya sangat bermanfaat. Untuk sesi ini, aku sudah nulis secara lengkap lho. 


Arbain rambey
om Arbain bikin suasana cair
Menurutku, sesi paling cair dari 3 hari Danone blogger academy adalah saat Arbain Rambey bercerita tentang fotografi. Iya, aku bilang bercerita alih-alih memaparkan materi. Karena beliau ini senior, daripada ngajarin teknis mendingan memang begini ya didongengin pengalamannya yang seabrek-abrek. Ada sesi latihan meotret juga lho dan langsung direview. 

Berkah ngeblog 2018

Nggak berlebihan kalau aku bilang ini berkah ngeblog 2018. Setahun ke belakang aku jarang banget ikutan lomba blog. Bahkan update blog saja mengendur. Lagi banyak project atau memang duniaku lagi ruwet banget dah ahahha. Tapi dengan keikutsertaanku di Danone blogger academy ini, aku merasa bermetamorfosis sebagai blogger. 
5 comments on "Berkah Ngeblog 2018, Terpilih Ikut Danone Blogger Academy Batch 2"
  1. conrats, nay
    keren banget uy. pengen juga nih bisa kayak gini.
    lebih seneng di bagian kumpul sama blogger-blogger senior dan dapet cerita pengalaman bahkan tips dan triknya.

    setuju nih, kayaknya era podcast bakalan banyak bermunculan di tahun ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum pernah ketemu ya kita ahhaha

      Delete
  2. Seru banget Nay. Ilmunya pasti bermanfaat yaaa. Selamat belajar :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya Kia, banget banget deh ilmunya

      Delete
  3. yeay, selamat ya mbak. Duh, dari blog ini aku jadi tahu dan pingin belajar lebih lanjut apa itu podcash....trims

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature