Mengatasi Blog Tidak Dapat Diakses Karena Hosting Disk Penuh

June 04, 2018
Aku frustasi banget ketika panitia lomba blog yang sedang aku ikuti memberikan email bahwa url yang aku berikan tidak bisa diakses. Memang benar, di hari penjurian itulah blog aku nggak nampilin apa-apa. Memang ada email dari penyedia hosting blog bahwa disk space kepenuhan. Aku masih newbie urusan self hosted wordpress blog. Jadi, langsung saja menghubungi pihak hosting dalam hal ini dewaweb buat membantu.
Mengatasi Blog Tidak Dapat Diakses Karena Hosting Disk Penuh

Self hosted wordpress blog

Aku punya blog wordpress yang menggunakan self hosted, namanya pekalonganku.com . Kenapa pakai wordpress berbayar? Alasannya karena aku penasaran saja sih. Blog ini kan sudah terlanjur pakai blogspot custom domain. Tiap tahun palingan ngeluarin 100an ribu buat perpanjdangan domain. Urusan customisasi juga hampir sama dengan blogspot gratisan.
blog pekalonganku

Punya self hosted blog wordpress itu maksa aku buat belajar hal yang lain. Tentang plug in, postingan yang lebih SEO, dan sekarang tentang pengelolaan hosting. Ternyata hosting berbayar itu ada penuhnya juga meksi blog aku yang itu trafficnya juga ngga seramai blog ini.

Blog tidak dapat diakses

Weekend kemarin puncaknya, blog pekalonganku.com nggak bisa diakses sama sekali semua pagenya. Dan parahnya aku tahu hal tersebut justru dari panitia lomba yang lagi aku ikutin. Biasanya aku cek wordpress admin setiap pagi, nah kebetulan banget weekend kemarin itu aku lagi liburan dan nggak sempat cek dari tablet.

Disk space penuh

Keadaan waktu itu menjelang buka puasa, sinyal susah karena aku di pinggir hutan sehingga mau nggak mau harus nyari sinyal biar bisa ngubungin dewaweb selaku penyedia hosting. Alhamdulillah akhirnya ketahuan masalah utamanya adalah disk space aku kepenuhan.

Solusinya adalah upgrade ke paket hosting yang lebih tinggi untuk mendapatkan alokasi resources yang lebih banyak atau optimize script serta mengurangi kurangi plugin yang dipakai. Karena kondisiku lagi nggak mungkin banget buka Cpanel, ya sudah dong langsung upgrade kapasitas hosting.

Tapi aku penasaran sama pemakaian kapasitas disk space. Secara blog aku postinganya masih sedikit dan traffic juga nggak seberapa. Akhirnya membuka Cpanel, melakukan beberapa aksi delete ahaha dan semoga menambah sedikit ruang di sana. Ini lho caranya kalau mau membersihkan file di disk hosting melalui Cpanel.

1| log in Cpanel. Kalau lupa username dan passwordnya, bisa Tanya ke penyedia hosting.
2| klik disk space
3| cek bagian mana yang memakan meory banyak. Kalau aku di public.
4| klik public. Wow disitu banyak banget foldernya, aku nggak tahu mana yang nggak penting. Tapi kalau aku hapus “error log “ sepertinya tidak masalah.
Mengatasi Blog Tidak Dapat Diakses Karena Hosting Disk Penuh
5| Selesai

Ternyata punya self hosted wordpress itu selain urusan biaya yang lebih mahal dari blogspot custom domain, perawatan sehari-harinya juga nggak bisa diabaikan. Buat kamu yang masih bingung mau pakai blogspot atau wordpress berbayar (top level domain), aku mau kasih sedikit pencerahan ya.

Blogspot biar endingan alamat blonya .com atau .id dan sejenisnya itu nggak perlu hosting. Jadi kita bisa beli nama domain saja lalu selesai. Kalau wordpress mau dibikin top level domain, selain beli nama (domain) juga harus beli hostingan. Jadi kita kalau di wordpress itu musti beli rumah sendiri, nggak cuma punya papan nama dan bisa ngekos. Namanya rumah sendiri, ya kita urus dan bangun sendiri dong. Gimana, paham kan?

Adakah yang punya pengalaman serupa? Aku masih penasaran, folder mana yang sebaiknya tidak dihapus dan folder mana yang perlu masuk trash.
11 comments on "Mengatasi Blog Tidak Dapat Diakses Karena Hosting Disk Penuh"
  1. Wah..musti siap2 juga nih aku..padahal aku gaptek bgt nih...urusan stat blog sj blom beres hiks.. TFS, Nay..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahaha ga ribet kok asal ga ngepais lomba

      Delete
  2. Susah juga ternyata. Untung blog ku pakai blogspot. Oiya, memang kapasitas maksimal yang dimiliki self hosting gitu berapa GB, mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. tergantung kita belinya, ada yang 200an mb ada yang bergiga2

      Delete
  3. di paragraph ke-2 sebenarnya agak kurang pas sih disebut self hosted wordpress itu disebut wordpress berbayar, karena Self hosted wordpress itu tetap gratis download di wordpress.org, yang buat berbayar itu hosting + domainnya.

    memang klo udah hosting harus rajin2 lihat kapasitas nya. terutama berbau file foto. Karena makan tempat untuk kapasitasnya. Klo themes yang ga dipakai, lebih baik sih dihapus, karena lumayan bisa menghemat kapasitas. Kadang-kadang nyoba install themes, terus ga dipakai tetap dibiarin aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. fotooo...itu yang bikin jebol. emang bener aku masukin flickr dan sejenisnya sih. makasih mauskannya, lama ga liat di blog hahah

      Delete
  4. Blog aku rata2 blospot, mau ke wordpress selfhosted masih pikir-pikir ni. Hmmm.

    ReplyDelete
  5. aku dulu juga kejadian kayak gini. setelah aku cek ternyata back up files yang makan tempat. udah coba dihapus tapi kok nggak mau hilang. akhirnya aku pindah ke blogspot. hehe

    ReplyDelete
  6. Betul, yang menuh-menuhin space hosting itu biasanya foto, karena kebanyakan langsung upload2 aja foto tanpa diedit, padahal 1 foto zaman sekarang ukurannya bisa di atas 2 MB. Saya biasa me-resize dulu foto2 yg mau saya masukkan ke blog dan mengusahakan ukuran 1 foto masih kurang dari 200 kB.

    Selain disk space, mesti diamati juga statistik lain seperti CPU usage, entry process, I/O usage, dll. Blog saya pernah ga bisa diakses karena entry process nya melebihi batas, huhu.

    ReplyDelete
  7. Alasan ga mau pake wordpress ya salah satunya beginian. Tapi salut buat yang expert perwordpressan

    ReplyDelete
  8. Aku pernah ngalamin ini. Ternyata bisa ya nggak perlu upgrade. Khawatir banget kalau kejadian lagi dan mesti upgrade lagi. Mau upgrade sampai berapa lagi coba. Makasiiiih, Mbak.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature