Menjual Tanah Strategis Kota Madiun

November 19, 2022
Cara Menjual Tanah Strategis di Kota Madiun

Suatu hari di forum Bootcamp digital marketing yang sedang saya ikuti, saya bertanya mengenai bagaimana cara menjual properti khususnya tanah. Sejak 2019 hingga 2022 ini, saya struggle dengan menjual tanah yang ukuranya hektaran. Sering insecure juga kalau melihat iklan-iklan lain orang jualan properti kok pada sold. Ada rasa gagal yang membuat lemas...huft, paham kan rasanya? Jadi bagaimana saja perjuangan ini yang masih belum berhasil? Apa saja kesalahan saya yang harus jadi bahan evaluasi? Aku mau cerita.

 

Persiapan Sebelum Menjual Tanah


Menjual tanah dan properti lainnya tak bisa tanpa persiapan matang. Matang dalam hal ini adalah memastikan aspek-aspek legalitasnya. Apalagi tanah yang akan saya jual ini terdiri dari beberapa sertifikat. Memang cukup luas hingga bisa dijadikan wahana taman hiburan maupun kampus.

Setelah memastikan aspek legal dari surat-surat tanah, hal selanjutnya adalah membuat media promosi. Aku membuat sendiri video promosi tanah tersebut dengan drone agar lebih mudah dipahami calon pembeli. Selain informatif, promosi terkait produk properti harus meyakinkan. 
 

  • Cari informasi selengkap mungkin mengenai keunggulan produk properti. Kita pasti pernah melihat iklan properti yang memberikan fitur-fitur seperti “cuma 5 menit dari pintu tol” kan?
  • Merangkum materi promosi properti dalam proposal yang menarik. Ini adalah bahan utama untuk kita melakukan penawaran ke berbagai pihak.

Setelah aspek legalitas selesai, bahan promosi telah disiapkan, maka saatnya kita menentukan metode apa yang ingin kita gunakan.

Metode Berjualan Tanah Yang Kulakukan


Kembali ke pertanyaan yang diajukan saat bootcamp. “Metode apa sih yang efektif guna menjual tanah?”

Upaya yang sudah saya lakukan adalah sbb:
  1. Direct selling ke perusahaan property.   Carilah informasi sebanyak-banyaknya lalu kontak satu persatu perusahaan tersebut. Minta kesempatan untuk berbicara langsung dengan pengambil keputusan terkait pengembangan wilayah. Jika tidak bisa, maka kirimkan proposal via email ataupun surat.
  2. Direct selling ke instansi, pengusaha. Selain ke perusahaan property, penawaran langsung yang sama dengan point ke-1 adalah juga menyasar instansi dan pengusaha. Daftar kontaknya bisa didapatkan dari berbagai sumber termasuk sosial media. Kadang ada pengusaha atau public figure yang cukup aktif di sana dan bisa kita kontak.
  3. Berkolaborasi dengan agen properti. Ini adalah cara yang konvensional, tapi dari sini penyebaran iklan kita menjadi luas sekali. Sebelum kolaborasi, pastikan terlebih dahulu kesepakatan fee serta term and conditionnya. Agen properti dari perusahaan ternama biasanya meminta fee 1-3% disertai dengan surat kesepakatan untuk ‘dijualkan propertinya’ dari pemilik property. Tapi, banyak juga kok agen perorangan yang meminta fee 1% saja dan tidak perlu surat perjanjian.
  4. Berkolaborasi dengan rekan, teman. Coba ingat-ingat, teman kita ada nggak sih yang bisa berjejaring dengan poin 1-3 atau malah bagian dari poin 1-3. Manfaatkan dengan mengajak kolaborasi, tentunya jika sudah saling kenal akan lebih enak untuk berkomunikasi.
  5. Digital marketing. Saya pernah mencoba teknik ini, yaitu melalui iklan facebook. Akan tetapi hasilnya sangat mengecewakan. Memang di kemudian hari, saya tahu bahwa cara ini SANGAT TIDAK TEPAT. Properti dalam hal ini tanah dengan harga puluhan Miliar lebih cocok diiklankan digital lewat SEM daripada FB ads. Sebab, FB ads itu untuk sesuatu yang tak perlu pikir panjang. SEM atau search engine marketing akan membuat iklan tersodor dalam pencarian search engine yang menuju ke web/landing page kita. Sebelum memutuskan membeli, calon pembeli properti pada umumnya akan menimbang-nimbang terlebih dahulu.
  6.  Situs jual beli properti. Sebenarnya ini berkaitan dengan poin 3 dan 4. Situs jual beli properti itu isinya para agen properti. Jadi lebih sering yang merespon iklan kita di sana adalah agen yang akhirnya membantu menjualkan.

Evaluasi Cara Jualan Tanah Yang Salah

Sayangnya DARI SEMUA YANG SUDAH KUUPAYAKAN belum ada sama sekali yang berdampak positif. Tapi dari poin 1- 6, yang menurut saya lumayan poin 3. Karena penyebaran iklan oleh agen properti apalagi jika perusahaan besar, itu masif. Beberapa kali ada calon pembeli yang sampai survey, datang dari medium agen properti.

Jualan Properti Yang Benar Bagaimana?

Tanah akan selalu dibutuhkan, dan tidak akan kemana-mana. Bangunan dan bisnis datang dan pergi, tetapi tanah tetap ada. Karena tanah adalah sumber daya yang terbatas, jadi masuk akal kalau tanah menjadi investasi yang menguntungkan. TAPI MENGAPA TANAH SAYA BELUM LAKU? oke mari kita evaluasi dari belajar melalui berbagai sumber.
  • Cek Prospek Lokasi:  Pastikan Anda mengetahui dan memahami secara menyeluruh dari tanah yang akan ditawarkan. Parameter yang harus dipahami adalah: batas wilayah, akses, peta yang terdapat di sertifikat, fasilitas penunjang di sekitar lokasi, bangunan atau kepemilikan tanah lainnya di sekitar lokasi. Pembeli pasti akan menanyakan ini, jangan sampai kita tidak mengetahuinya atau hanya mengetahui dari google maps.
  • Pertimbangkan Menggunakan Agen Properti Terpercaya. Bagaimana ciri agen properti terpercaya?
Aktif berkomunikasi: Sangat penting memiliki agen yang aktif memberikan informasi terbaru, atau calon pembeli potensial yang ingin membeli properti Anda. Ini masih jarang kutemui, jujur saja. Dari 30 agen sebut saja, hanya 5 yang begini itu pun sampai 1 calon pembeli saja. Misalnya setelah calon pembeli survey dan kurang cocok, si agen sudah tidak aktif lagi.
Proaktif: Agen yang baik seharusnya secara proaktif menghubungi pembeli potensial. Selain itu proaktif mengupdate ke pemilik tanah.
Memahami sensitivitas waktu: Karena kebutuhan tiap klien berbeda, bisa saja ada yang jual santai namun ada yang ingin segera laku. Penting bagi agen mengetahui motivasi menjual tanah lalu menyesuaikan iramanya.
Bersertifikat: Tentunya kita ingin bisa dibantu menjualkan oleh orang yang benar-benar paham dan terpercaya. Seorang broker yang kredibel setidaknya harus memiliki Surat Izin Usaha Perusahaan Perantara Perdagangan Properti. Meski tak menutup kemungkinan ada ‘orang biasa’ yang lebih jago.
 
  • Aktif Beriklan dan Melakukan Pemasaran. Selain melalui agen, kitanya sendiri juga perlu rajin iklan. kalau perlu, bikin sosmed khusus di tanah tersebut. Tempat pertama untuk mulai memasarkan tanah Anda adalah menjualnya melalui koneksi yang Anda miliki. Dimulai dari memberi tahu tetangga Anda bahwa Anda sedang menjual lahan. Semakin banyak orang di jaringan Anda yang mengetahui bahwa tanah Anda dijual, semakin baik peluang Anda untuk menemukan pembeli dari mulut ke mulut. Dan ini adalah salah satu cara menjual tanah dengan cepat yang cukup efektif. 
  • Manfaatkan Media Sosial. Selain beriklan secara natural, kita bisa menggunakan cara layaknya affiliate marketing ecommerce yang tebar link. Namun, karena yang kita jual bukan barang konsumsi maka kita tebar di lokasi yang relate misalnya tweet viral tentang memilih sewa atau bangun rumah sendiri bagi milenial. Triknya adalah dengan mendapatkan sebanyak mungkin eksposur soal lahan Anda. Hal ini akan meningkatkan kemungkinan Anda dalam menemukan pembeli tanah dan menjual tanah dengan cepat.
  • Menjual Tanah ke Bank. Ini sama sekali belum terpikirkan, saya juga baru tahu ada cara ini. Untuk menjual tanah ke bank, Anda perlu menempuh beberapa tahap. Sebetulnya saat menjual tanah ke bank bukan berarti bank akan bertindak sebagai pembeli tanah. Bank hanya akan menjadi pihak ketiga yang membantu Anda terhubung dengan calon pembeli. Ini lantaran bank dapat menjadi penghubung dengan program kredit kepemilikan tanah.
  • Pasang Harga yang Kompetitif. Pastinya ini sudah saya lakukan dengan riset kondisi tanah di wilayah tersebut. Harga adalah raja, jadi menentukan harga properti tanah Anda dengan benar adalah salah satu langkah pertama untuk menemukan pembeli yang termotivasi dan menjual tanah Anda dengan cepat.
  • Cari Tahu Kebutuhan Pembeli. Cari tahu semua info yang Anda perlukan untuk memberi tahu pembeli dan buat mereka merasa yakin bahwa properti tanah Anda cocok untuk mereka. Kebanyakan orang ingin tahu apa yang dapat mereka lakukan dengan tanah tersebut. 
    Menjual Tanah Strategis di Kota Madiun

    Menjual Tanah Strategis di Kota Madiun

  • Menjadikan lokasi tanah sebagai bahan pembicaraan publik secara positif. Apa bisa? Jika Anda masih ingat lokasi pembuatan film Ada Apa Dengan Cinta 2 menjadi viral, ini adalah contoh menarik. Film yang terkenal dan memiliki fandom akan menarik dari segala hal termasuk lokasinya. Selain melalui film, hal lain agar menjadi bahan pembicaraan adalah bekerjasama dengan konten kreator ternama untuk mengambil lokasi shooting di tanah tersebut.

Kesimpulan

Banyak hal yang harus saya perbaiki, diantaranya adalah melakukan pemasaran yang lebih gencar lagi. Misalnya saya rutinkan sabtu untuk beriklan di whatsapp dan sosmed saya, Rabu untuk follow up agen-agen, dan Kamis untuk menjajaki calon pembeli baru. Setiap aktivitas harus tercatat baik perencanaan maupun progresnya.

Jika Anda tertarik membantu saya menjualkan atau malah ingin membeli, bisa email atau dm ke IG saya.
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature