Cashless Journey In Surabaya

October 24, 2016
Cerita bca, pengalaman bersama bca, jaringan prima

Sekarang ini bukan masanya lagi memesan  kamar hotel langsung di resepsionis. Bukan pula jamannya membawa banyak uang di dompet saat traveling. Jangankan untuk pergi-pergi jauh, sehari-hari saja saya lebih suka untuk membawa uang receh seperlunya. Selebihnya, selama bisa menggeseknkartu debit...aman deh. Seperti pengalaman saat di Surabaya kemarin ini, seharian jalan-jalan di sana...saya hanya bermodal receh di dompet dan selembar paspor Bca. Nekat ya?

Memesan Tiket Kereta Bandung-Surabaya

Untuk kereta jarak jauh, saya tidak pernah membelinya di loket. Apalagi kalau keberangkatan kita sudah terencana. Paling jauh, 90 hari sudah bisa lho memesan bangku kereta. Situs penyedia tiket banyak banget sekarang ini, tapi mau dimanapun belinya metode pembayaranya selalu pilih klik Bca. Selain cashless, kita juga ngga perlu jalan ke ATM lagi. Kenapa? Karena seringnya saya berburu tiket di dini hari hahaha.

Catat ya, Pesan tiket: Cashless

Ngojek Dari Stasiun

Awalnya saya termasuk yang terpaksa membuat rekening Bca. Secara sudah punya beberapa rekening sebelumnya. Eh, dari perusahaan gajiannya kan lewat BCA tuh. 5 tahun lalu, pertama kalinya si hijau paspor BCA menghiasi dompet.

Ternyata enak banget pakai BCA debit karena bisa tarik tunai dimana-mana. Seperti saat baru datang ke Surabaya kemarin, karena butuh receh buat bayar ojek...saya mencari-cari Atm sekitaran terminal pasar Turi. Ketemu deh sama ATM Prima. Meski bukan ATM bank BCA, it's oke kok. Sebenarnya, ojek online juga bisa cashless kalau saya nggak malas top up. Saldo habis euy di akun ojek online saya.

BCA itu masuk jaringan prima yang sudah terintegrasi dengan 60 bank lain serta meiliki 93.000 mesin ATM. Urusan tarik tunai di segala kondisi gampang-gampang saja jadinya.
Pengalaman bersama bca, jaringan atm prima, atm prima
ATM berlogo Prima ada dimana-mana

Ngojek: cash money

Ngafe dan Instameet Surabaya

Selama ini, sehari-hari saya memakai kartu debit saat belanja di mininarket atau mall. Destinasi pertama di Surabaya siang itu adalah sebuah kafe yang cukup hits, namanya Titik Koma. Seperti kebanyakan kafe kekinian, Titik Koma juga memakai mesin EDC Bca Lho. Uuuw senangnya. Lebih praktis karena ngga ngantongin receh kembalian atau malah ga ribet kalau pas belanja uang kita kegedean.

Karena malamnya saya ngga sempat tidur ulas di kereta, Titik Koma Caffee ini menjadi tempat melepas lelah nunggu waktu check in hotel. Bercengkrama dengan teman-teman instagramers Surabaya sambil ngopi rasanya enak banget.

“mas, bisa pakai kartu debit BCA kan?” tanya saya ke mas barista cafe

“iya mba, kartu debit bisa, kartu flazz bca juga bisa”

“asikk...saya kartu debit aja deh”
Kartu debit bca, pengalaman bersama bca, jaringan prima
Kalau bisa pakai kartu ngapain harus cash

Untuk transaksi yang memang menyediakan fasilitas mesin EDC, ya mendingan gesek kartu debit. Kalaupun tidak ada mesin EDC BCA, tenang saja deh. Sebab, kartu debit BCA yang berlogo Prima bisa digunakan di mesin EDC bank lain yang berlogo Prima juga. Ada 41 bank yang terintegrasi di jaringan prima debit lho saat ini.

Jadi, urusan ngafe dan jajan setengah hari gimana? Cashless juga.

Hunting Foto


Pantai kenjeran, surabaya, pengalaman bersama bca

Sudah ngumpul dengan instagramers enaknya ya hunting foto lah. Tempat-tempat hits seperti anjungam pantai kenjeran, padang rumput kenjeran park, dan lorong pohon adalah tujuan kami.

Seru banget sebab menuju ke semua tempat itu, saya dipinjami motor. Bisa sekalian kan ngamatin jalanan dan ikon-ikon yang ada di Surabaya.

Selesai hunting, tahu-tahu sudah maghrib saja. Badan lelah, pengennya segera makan penyetan dan selonjor di Hotel.

Selama hunting, saya nggak ngeluarin uang sepeser pun. Paling bayar tiket masuk kenjeran park, itupun ditraktir hehehe.
Pengalaman bersama bca, bca, jaringan prima

Menginap di Maxone, Hotel Instagramable

Saya itu anaknya online banget ya, apalagi untuk urusan booking hotel. Situs OTA sudah semakin banyak, tapi metode pambayannya tetap nggak ganti kok. Klik BCA dengan bantuan key BCA adalah pilihan terbaik. Seminggu sebelum ke Surabaya itu, saya sudah memilih hotel instagramable incaran. Tinggal klik-klik, voucher hotel masuk deh ke email.

Ada banyak banget hotel budget di Surabaya. Pilihan saya jatuh pada Maxone hotel yang terletak di jalan Tidar. Hotel ini masih baru, desainnya instagramable dan yang paling penting adalah dekat kemana-mana.

Hotel dan sarapan: Cashless
Kartu debit bca, jaringan prima, pengalaman bersama bca

Coba perhatikan, kapan saya mengeluarkan uang cash? Cuman pas bayar ojek aja kan? Iya, itupun sebenarnya bisa cashless kalau saldo di akun masih ada.

Cashless journey sehari di Surabaya kali ini lancar jaya karena pakai BCA. Kalau kamu punya rekening BCA apapun, saya sarankan banget buat bikin kartu debit dan key BCA. 5 tahun nggak ngecewain lho.
34 comments on "Cashless Journey In Surabaya"
  1. Memang nyaman banget ya Nay kalo bisa jalan-jalan dengan modal cashless kek gini ya. Ga rempong mikirin duit emang syarat liburan nyaman.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Sepele tapi kudu diperhatikan

      Delete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  3. Setuju mbaaa, klo bawa uang cash banyak2 juga seremmmm >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begitu. Apalagi traveling kan bawaan rempong ya. Takut ga kontrol

      Delete
  4. Aku kemana2 udah jarang banget bawa banyak duit cash. Tenang aja gitu. ATM BCA mah ada di mana-mana. Gak cuma di kota besar, di kota kecil juga banyak. Klo gak ada juga, aku paling ngambil di Indomaret sambil jajan. Praktis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, cash mah receh ya...yg beneran ribuan buat ngangkot

      Delete
  5. jadi pertanyaannya adalahh
    yang potoin dikau siapaa haha

    ReplyDelete
  6. belum punya rekening BCA dan pengin punyaaa
    hemeh hemeh hemeh

    ReplyDelete
  7. stasiun yang rame di gubeng rulnay :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya...yg ini sepi tapi enak jadinya

      Delete
  8. Aku masih ingat lamanya perjalanan naik kereta Bandung-Surabaya sekitar 16 jam...turun kereta rasanya badan goyang-goyang bhuahahahaha

    ReplyDelete
  9. Duh kalo aku kudu pegang duit pas traveling takut ngga ada atm..asiknyaa jalan-jalan jadi mupeeng..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi kalau bawa anak anak emang lebih aman gitu kali ya mba

      Delete
  10. Innayah ke Surabaya gak bilang2, ih.. :D
    Aku ke kemarin ke Bandung naik kereta. Lumayan lama ya ternyata haha. Tapi karena Bandung kotanya menyenangkan jadi gak terasa lelahnya

    ReplyDelete
  11. Aku biasanya bawa kombinasi, tunai dan ATM. Kuncinya: gunakan dengan sebaik-baiknya! :).

    ReplyDelete
  12. Suka deh baca kisah jalan-jalan para blogger. Ya siapa tahu suatu hari nanti ada rezeki bisa mengekslpore daerah yang ditulis para blogger. Jadi udah ada gambaran, gitu....

    ReplyDelete
  13. Wah serulah ceritanya... BCA emang manfaatnya banyak ya....kerenlah

    ReplyDelete
  14. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  15. naik kertea apa? Harina bukan? :)

    ReplyDelete
  16. Asyik nih bisa jalan2 ke surabaya. Meski sehari, dicukup-cukupin lah

    ReplyDelete
  17. Enaknya kalo semuanya udah bisa cashless. Sayangnya di beberapa kasus malah merepotkan dan bermasalah.

    Padahal aku senangnya cashless karena lebih hemat dan gak ribet. Hehehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha kamu trauma gesek kartu blanja

      Delete
  18. BCA emang saik. Kl m keluar negri jg gk perlu rempong2 amat nuker valas ke moneychanger nyari2 pula n takut dikadalin soal nilainya, secara tggl pake atm aja n valas pun keluar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nha iya...cucok buat yang suka transaksi keuangan

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature