Warkop mewah di 1500 mdpl Pekalongan

February 26, 2016

warung kopi petungkriyono, warung kopi pekalongan, petungkriyono pekalongan, pekalongan, wisata pekalongan, kopi, coffee shop, warkop, kopi arabika, kopi robusta, caffe latte, cappucino, kopi vietnam, espresso, curug bajing, jenis kopi,
ngopi ganteng !
Saya bukan penikmat kopi garis keras, tapi karena pengaruh lingkungan dan demi mencari wifi gratisan akhirnya berani ngopi juga. Ngga mesti tiap hari, bahkan di target tahunan saya membatasi konsumsi kopi sebulan cukup sekali. Namanya juga demi wifi, ngopinya diirit-irit dari pagi sampai siang biar ngga rugi. Kalau minggu lalu, sensasinya beda. Ngopi di warkop mewah pada ketinggian 1500 mdpl Pekalongan. Bukan demi wifi..bukan demi prestise..tapi demi sensasi menakjubkan. Siapa mau ikut?

 Latte Cantik
Salah satu hal yang bikin saya bilang warkop ini mewah adalah penyajian kopinya yang ala coffee shop. Latte dengan topping taburan kopi aneka bentuk nan cantik itu siapa yang sangka jika harganya di bawah 10.000 rupiah. 
warung kopi petungkriyono, warung kopi pekalongan, petungkriyono pekalongan, pekalongan, wisata pekalongan, kopi, coffee shop, warkop, kopi arabika, kopi robusta, caffe latte, cappucino, kopi vietnam, espresso, curug bajing, jenis kopi,
murah meriah


Cangkir ini berisi latte robusta punya saya dan latte arabica punya Gilang. Lihat saja daftar harganya,,hemm..jauh banget kan sama coffee shop. Kalau dibanding warkop pada umumnya ya setara. Tapi ..warkop kebanyakan menyediakan kopi instan. 

Kopi berkualitas baik
Di warkop ini, kopi yang tersaji berasal dari kopi lokal. Kopi petungkriyono Pekalongan. Kalau kamu ingin tahu lebih jauh soal kopi Petungkriyono ini, bisa cek di video yang merupakan dokumentasi acara coffeee story di kompas Tv berikut ini.



Mi instan rasa ayam bawang
Saya adalah fans garis keras mi instan rasa ayam bawang. Yeah..siang itu, saya pesan mi instan rasa ayam bawang pakai rawit hijau dan telur 2 mangkok. Bukan buat saya aja kok, Gilang juga. Sensasinya gimana ya..ahh..bisa dilihat aja deh gambarnya nih..
indomi rebus, warung kopi petungkriyono, warung kopi pekalongan, petungkriyono pekalongan, pekalongan, wisata pekalongan, kopi, coffee shop, warkop, kopi arabika, kopi robusta, caffe latte, cappucino, kopi vietnam, espresso, curug bajing, jenis kopi,
rasa ayam bawang

Menu di warung kopi petung
Jadi, warung kopi mewah yang letaknya di 1500 mdpl ini menyediakan banyak menu menghangatkan. Ada nasi, mi instan, camilan, oleh-oleh khas Petungkriyono, dan tentunya kopi. Buat kopinya sendiri, banyak banget pilihannya...silakan dipilih saja. Manual brewing, french press, vietnam drip.
 
Yang suka pahit-pahit, coba deh espresso. Kamu bisa pilih mau espresso robusta, espresso robusta peaberry, espresso arabika, dan espresso arabika peaberry.  
Kalau saya sih..yang soft saja ah. Yang ditambah susu gitu. Silakan ya dicoba mau capppucino robusta, cappucino arabica, moccacino robusta, moccacino arabika. Kalau cappucino itu, perbandingan kopi dan susunya..lebih banyak di kopi. Moccacino sendiri adalah sejenis kapucino tapi ada tambahan cokelatnya.
Yang saya belum tahu, kenapa di sini dipakai istilah brown coffee alih-alih black coffee. Apa karena kopi petung itu warna seduhannya cokelat? Ada 2 pilihan brown coffee, arabica dan robusta. Memang apa sih bedanya robusta dan arabica? Jadi..kalau robusta dari sisi rasa dia lebih fruiti. Arabica lebih pahit dan kopi banget. Kalau suruh bedain bijinya, saya belum bisa 100% valid. coba tantang saya bedain pohonnya..insyaAllah tepat. Hweheheh. Kalau masih salah juga..nilai A dulu itu patut dipertanyakan.
Banyak orang yang takut mengkonsumsi kopi karena punya masalah lambung. Dengar-dengar, white coffee aman kan ya buat itu. Di warung kopi petung ada kok sist and broo. White coffee robusta juga arabica. Atau mau latte seperti saya? Latte itu komposisi kopi dibanding susu, lebih banyak susunya ya. Dominan susu gitu deh..jadi, coffee latte robusta pesanan saya benar-benar ngga pahit. Tapi ya ngga rasa gula juga kayak kopi instan heheh.
Barista
Kopi-kopi cantik dan enak ini pastilah diracik barista handal. Barista six pack nan klimis berpomade. Hihii...tolong ya itu semua dicoret dari imajinasi. Karena, barista warung kopi petung adalah mbak-mbak dan ibu-ibu berjilbab, yuhuuuu.
Pemandangan menakjubkan
1500 mdpl? Bisa dibayangkan dong, pasti kiri kanan gunung. Yaps..udaranya segar, kiri kanan gunung, dan di belakang warung kopi ini jeng jeng...curug bajing yang megah.
warung kopi petungkriyono, warung kopi pekalongan, petungkriyono pekalongan, pekalongan, wisata pekalongan, kopi, coffee shop, warkop, kopi arabika, kopi robusta, caffe latte, cappucino, kopi vietnam, espresso, curug bajing, jenis kopi,
curug bajing as our background
Antara pelestarian dan Eksploitasi
Ketika saya menuliskan ini, sejujurnya ada perang batin. Saya takut, dengan semakin banyaknya orang tahu maka alam petungkriyono akan semakin terjajah. Bukan Cuma habitat owa, namun juga tingkah wisatawan yang abai terhadap sekitar. Promosi yang gencar dengan adanya sosial media terbukti ampuh banget mengubah daerah ini yang dulu hanya sekedar ‘katanya’.
Beberapa bulan lalu, saya berkunjung ke sini. 12 tahun lalu, untuk pertama kalinya saya menjejakkan kaki di bumi Petungkriyono. Ketika minggu lalu saya kesana lagi, dan...sungguh berbeda. Sebut saja kios bensin dan bengkel yang mulai kelihatan agak banyak. Jalanan yang semakin ramai,,dan rumah yang makin banyak. Saya tidak tahu persis perputaran uang di petungkriyono sejak go public dan setiap kampung punya lokasi wisata di sana. Pastilah ekonomi masyarakat terangkat juga,,yang dulunya hanya bertani dan berburu..sekarang bisa berdagang atau membuka usaha di bidang jasa.
Rute ke warung kopi petung
Dari kota Pekalongan, mengarahlah ke selatan. Sebaiknya pakai kendaraan pribadi saja. Sebab dari kecamatan Doro, kamu tidak akan mendapatkan angkutan umum yang memadai. Dari kecamatan Doro, lurus terus ke Selatan melewati perkebunan karet PTPN IX kebun Jolotigo. Nanti kamu akan menemukan pertigaan dengan Plang lokasi konservasi Petungkriyono. Sipp..meluncur teruss..mengarah ke Curug bajing. Tenang, petunjuk jalan sudah banyak.



Terima kasih sudah stay tuned di Friday hobbies episode kelayaban.



51 comments on "Warkop mewah di 1500 mdpl Pekalongan"
  1. Wah desain kopinya cantik banget
    Jadi engga tega buat minumnya
    Kalo engga diminum sayang udah beli
    Loh kok kopi engga diminum
    Diminum takut rusak desain indahnya
    Aduh jadi serba salah
    Enaknya diapain ya?

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Iyahh..explore Pekalongan ceritanya

      Delete
  3. kopinya beneran mewah tapi murah ya mba :D

    ReplyDelete
  4. waaaahhh keren..
    lattenya ngalahin kafe2 di mall ya..
    pengen ikut jalan2 haha

    ReplyDelete
  5. Waah...cakeep... jadi penasaran.. Pengen ke Petungkriyono lagi aah.. mudah2an perjalanan berikut gak se'heboh' sebelumnya..hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Motoran aja mba lebih seru dan enak haha

      Delete
  6. penggemar kopi ngences bangettttsss :O

    ReplyDelete
  7. Iya mewah banget ya kopi2nya dihias2 gitu Dan harganya ga bikin sakit hati.
    Keren. Usaha yg kaya gini sih yg seharusnya di dukung pemerintah untuk memajukan daerahnya.

    PA. Aku jg ga suka kopi maupun ngopi2 syantik di kafe mahal. Kalo lagi pengen, ya beli aja kopi sasetan, trus seduh sendiri deh. Hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau di kantor..udah mana sasetan..minta pulak hahha

      Delete
  8. Wah, masih lumayan beloknya dari jalur Pantura ya. Kalau dari tikungan pusat kota (dekat pom bensin & plaza, bukan yang jalur truk) kira-kira masih berara km / menit kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh masih jauh..dari pusat kota itu 2 jam pakai motor

      Delete
  9. Replies
    1. Next time kalau kesitu aku mau foto sama baristanya hahah

      Delete
  10. Kondisi jalannya bagaimana Min ? Bisakah dilewati kendaraan kecil ?
    Terima kasih sudah sharing.

    Salam,
    Panduan Wisata Indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf kak..jangan pakai link hidup ya heheh.

      Kami kesitu pakai motor matic..kuat kok

      Delete
    2. OK, maaf ya hehehe .... gak diulangi deh ..
      kalo mau dihapus silahkan ... di komentar lain udah enggak koq :D

      Delete
  11. Wah, keren sekali ya warkop. Warkop dengan kemampuan meramu kopi jadi cantik seperti ini mah pantassnya dihargai lebih ya. Apalagi pemandangan sekitarnya cakep, bener :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begitulah kalau bukan di kota besar mba..

      Delete
  12. ahhh lattenya sayang untuk diseruput, udah cantik banget bentuknya apalagi disantap di ketinggian, mantaab

    ReplyDelete
  13. Ahhhhh, tempatnya terasa nyaman :-)
    Sayang untuk dilewatkan sambil ngopi hehehhhhee

    ReplyDelete
  14. Aiiiiih ambience-nya kece banget kayaknya. Eh btw maaf ya udah lama nggak main2 ke blog kamu. Huhuhu aku sok sibuk.

    Sebagai coffee lovers kayaknya aku jd pengin main ke pekalongan. :O

    ReplyDelete
  15. Ini sih penyajiannya sangat berkelas, suka sam lattenya

    ReplyDelete
  16. Aku juga suka kopi yang soft. Penen cobain yang robustanya, deh. Diih, harganya murce banget sih, Inna. Jadi pengen ke sana.

    ReplyDelete
  17. Ya ampun kece banget di antah-berantah sajian kopinya spt di cafe. Kreatif. Jadi pengin kesana gara2 kamu posting terus. AKu merasa nista 8 tahun di Pkl nggak tau apa2.

    ReplyDelete
  18. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  19. ya, nih kepo sama barisan baristanya
    Tampilan kopinya saja sudah menggoda, konon pula rasanya yaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Next time mau bahas baristanya hahaha

      Delete
  20. harga kopinya masih murah2 ya mba..ga kayak warung strbck :D

    ReplyDelete
  21. Iiiiih! Epik banget. Puasa ngopi di Cafe Jakarta sekali, dapat ngopi 10 kali di sini. :))

    ReplyDelete
  22. 1500 mdpl sambil minum kopi plus mie instan ayam bawang pake telor pisan...itu surga bangeeeet mb :)

    ReplyDelete
  23. aku lihat di IG dan FB mu foto mie ini tapi nga tau kalau ini di pekalongan. Menggiurkan sekali.. Kalau kopi robusta itu rasanya agak asem inayah, aku juga susah menjelaskannya tapi menikmati kopi dengan kalau kadar robustanya banyak pas tak icip berasa bangat asemnya.

    kalau ditempat lain warung kopinya kopi sachetan disini kopi lokal gitu yach, keren.. hasil alam yang ada disekitar bisa langsung dikreasikan dan dijadikan produk sekelas kafe tapi harganya terjangkau. hebat dech

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ka Adel..kopi di sini ternyata emang ngga dijual di luar Pekalongan. Niatnya biar jadi ciri khas gitu..dan memberdayakan masyarakat lokal

      Delete
  24. boleh dicoba nih kalo pas lewat pekalongan, sharing sharing lagi pak kalo nemu tempat yang bagus kaayak gini

    ReplyDelete
  25. sering lewat pekalongan ta[i belum tau tempat ini, kapan-kapan bisa mampir hehehe, mantep infonya.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature