Review dan Tutorial Steadycam murah agar Video Tidak Goyang

November 13, 2017
Konten video saat ini lagi booming, akibatnya segala hal yang terkait dengannya juga jadi perhatian. Kayak aku yang minggu lalu nulis soal cara membuat video agar stabil nggakgoyang-goyang. Di pembahasan sebelumnya aku sempat menyinggung soal steadycam atau stabilizer. Iseng-iseng nih, akhirnya sudah beli dan nyobain steadycam. Tapi bukan yang jutaan kok hahaha, steadycam murah saja yang 200ribuan. Bagaimana hasilnya?
Review dan Tutorial Steadycam murah agar Video Tidak Goyang


Unboxing steadycam murah


Aku beli steadycam 200ribuan ini di marketplace aja kok. Ada banyak yang jual, tinggal pilih saja yang sesuai. Harga juga ngga beda-beda jauh antara satu toko dan yang lainnya. Coba saja search “steadycam” atau “stabilizer”.

Ketika barang yang aku beli datang, ternyata ada wadah kardusnya yang lumayan kuat. Setelah dibuka, wow…pantes aja lha isinya besi semua. Eh ngga tahu ding besi apa material lain, intinya logam lah. Di dalam paket pembelian itu ada seperangkat steadycam yang terdiri dari pegangan, pemberat, penghubung, dan tambahan catokan hape. Semua part tersebut masih terpisah sehingga harus kita rangkai sendiri. Masalahnya adalah, tidak ada manual book di dalamnya.

Tutorial Merangkai steadycam

Jujur saja aku agak frustasi lho nyari tutorial cara merangkai steadycam. Pasalnya, setiap kamera kan punya berat beda-beda ya. Belum lagi soal titik berat kamera yang ngga mesti di tengah. Coba deh cek kameranya, kalau Fujifilm XA2 punyaku berat samping. Jadi, urutan merangkai steadycam adalah sebagai berikut:

1| Rangkai bagian penghubung antara dudukan kamera dan pemberat
2| Pasang pemberat, langsung 3 sekalian
3| Pasang handling
4| lepaskan strap kamera
5| pasang kamera pada dudukan
6| Balancing. Inilah bagian tersulit dan sampai 2 hari aku penasaran banget kenapa ngga balance juga sih. Intinya kamu harus gerakin kamera maju mundur kiri kanan buat nemuin posisi seimbang pada pegangan. Posisi handling juga bisa kamu maju mundurin. Begitupun dengan banyaknya pemberat, bisa dikurangi atau ditambah.

Review Penggunaan Steadycam

Jadi, setelah steadycam agak balance aku mencoba dong untuk bandingin hasil videonya dengan saat aku cuma pegang pakai tangan. Ternyata memang ada efek kok, lebih smooth sedikit saja ehhee. Ya namanya juga murah, lagipula settinganku belum balance 100% sebenarnya. Kalau lihat tutorial bule-bule gitu kok halus banget hasilnya.

Hasil yang masih belum smooth ini bisa diakalin pakai software. Kalau kamu pakai Adobe premiere pro, ada fitur warp stabilizer yang bisa mengompensasi shaking. Aku belum explor lebih dalam, tapi tutorialnya di youtube sudah bertebaran kok.
review steadycam murah

Masalah lain yang timbul adalah steadycam ini kurang travel friendly. Aku bayangin tongsis is the best lah hahaha, tapi ya beda fungsi kan? Berat alat ini totalnya sekitar 900gram, hampir sekilo. Kalau digabung dengan kamera (Fujifilm XA2 sekitar 500 gram), jadinya 1.4 kilogram. Lumayan berat lho kalau kamu bawa-bawa pas jalan-jalan gitu dan sambil ngeshoot kontinyu.

Oiya, misal kamu saat ini sudah setting secara benar dan hasilnya balance…habis itu kan dilepas lagi. Ketika mau pakai ya harus setting ulang, jadi agak makan waktu sih. Makan tempat juga jangan dilupain, karena ini bendanya besar.

Perlukah steadycam?

Perlu banget, tapi saranku sih beli elektronik gimbal sekalian saja meski mahal. Kalau niat kamu itu mau ngevideoin pas lagi traveling, pasti ribet pakai alat ini. Lain cerita kalau cuma ngevlog di lingkungan sekitar. Ada harga ada rupa, apapun itu. Biar lebih jelas, tonton videonya saja ya.
20 comments on "Review dan Tutorial Steadycam murah agar Video Tidak Goyang"
  1. aku banget nih kalo video goyang2 mulu ga jelas.. haha

    harus bgt sih emang punya steadycam

    ReplyDelete
  2. Aku sempat kepengen beli steadycam ini tapi lihat banyak reviewnya kayak kurang euy, mungkin kalau buat camera mirrorless membantu ya. Aku masih pakai hape buat ngevlog soale. Sejauh ini masih naksir gimbal euy.

    ReplyDelete
  3. Stabilizer bantu bgt ya pas shoot video, apalgi tangan ak selalu tremor, aku pernah naksir yg buat hp, reviewnya sih bagua, tp hargany lumayan.. Hhe

    ReplyDelete
  4. terimakasih jadi ada jalan untuk youtuber pemula seperti saya mengatasi video yag kayak gempa bumi

    ReplyDelete
  5. Pengen ini tapi berat ya kalau buat jalan :D

    ReplyDelete
  6. Kayak kurang praktis gitu ya kalau buat mobile. Kalau dipakai buat di rumah atau tempat yang gak pindah-pindah sepertinya bagus deh :)

    ReplyDelete
  7. Aduh, pengen punya yang gimbal2 gitu. tapi mahal euy...sementara baru bisa beli tahu gimbal seporsi aja, belum kuat beli gimbal kamera yang harganya jutaan.

    ReplyDelete
  8. mantap dah artikelnya senang bisa baca di blognya agan...
    http://essenaquatic.xyz

    ReplyDelete
  9. Kalo aku sih tetep lah gimbal juaranya... Tahu gimbal maksudnya enyaaakk hehehhe...

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature