Top Social

[ Review Buku ] The Fault In Our Stars #TFIOS

August 14, 2014
Filmnya sudah keluar, dan saya baru sempat ke bioskop sehari setelah habis masa tayangnya. Okay. Okay. Sebenarnya sudah tahu buku ini cukup lama. Tapi nunggu versi terjemahmya, hahha. Kenyataanya, baru baca Full hari ini. Sekilas lihat thriller The Fault In Our Stars yang di youtube, pendapat saya "bukunya lebih sopan daripada filmnya." Hahhaa yaiya itu pasti terjadi. Tapi, penulis begitu sopannya menuliskan adegan itu di buku. Adegan yang kalau di versi filmnya memaksa saya tutup mata.

Judul: The Fault in Our Stars
Penulis: John Green
Penerjemah: Ingrid Dwijani Nimpoeno
Genre: Fiksi
Cetakan 1: 2012
Penerbit: Qanita
Juml. Halaman: 424
Buku yang sudah menyabet berbagai penghargaan di dunia. Diantaranya adalah #1 New York Times Best Seller. Tokohnya Hazel Grace, gadis 16 tahun penderita kanker paru-paru yang kemana-mana harus membawa tabung oksigen. Hazel punya prinsip dia akan meminimalisir jumlah orang yang akan menderita saat dia harus meninggal. Dia memiliki buku favorit yang sudah dibaca ribuan kali berjudul "kemalangan luar biasa." Buku itu penuh misteri karena tidak berakhir dengan titik (kalimat masih menggantung). Suatu hari dia bertemu dengan Augustus Waters yang juga penderita kanker. Tentu hari indah di sisa akhir hidup mereka dilewati bersama, termasuk ke Belanda menemui Peter Van   Houten si penulis "kemalangan luar biasa" untuk menjawab misterinya.
Saya selesai membaca dalam 1 minggu. Alurnya mudah diikuti. Metafora nya bagus. Applause untuk penerjemah, karena terjemahannya mantap. Tapi, masih kurang menyentuh. Entah, saya pikir akan berderai air mata ternyata tidak. 
Cukup 3 dari 5 bintang untuk The Fault In Our Stars.


Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature