Top Social

Bingung dengan Niche Channel Youtube

February 03, 2021

Bingung dengan Niche Channel Youtube

Ini adalah sepojok area di apartemen studio saya yang luas keseluruhanya hanya 20 meter persegi. Space yang saya tata ini semoga menjadi penyemangat untuk sosok yang belum konsisten dengan niche channel youtube ini. Ngeyutub sejak 9 tahun lalu, kenapa subscriber masih ratusan saja? Mungkin saya kurang genuine, kurang punya keunikan, dan yang pasti kurang konsisten.

Niche youtube sepenting itukah?

Algoritma google termasuk youtube berganti-ganti, dan sayangnya itu misterus kadang-kadang. Kapan bergantinya, bagaimana detail prosesnya, wallahu a’lam. Kita pasti tahu banget lah ya, kalau youtube sejak 2017 sampai 2021 ini sudah semakin riuh. Dulu kita melihat konten-konten yang emang berkualitas. Sekarang, entah kenapa kalau buka youtube dan secara random klik channel yang direkomendasikan maka...huft.


Ooh, konten reaction bertebaran. Lagu nih ya, kalau jaman kemarin-kemarin itu dibuat cover...sekarang dibuat reaction. Ahhahaha, lebih mudah kan? Jadi apakah niche khusus semacam cooking, education, sains, beauty, fashion, gadget, etc. Masih penting?


Membangun branding for channel/social media/ personal. Tentu dong ya, sama halnya dengan blog ataupun socmed lain. Ya kita atau channel kita itu mau dikenal sebagai apa? Expert di bidang apa? Karena kalau orang engga sengaja masuk ke channel youtube kita lalu menemukan video lain yang orang tersebut masih related, bisa jadi dia akan subscribe dengan loyal. Kalau video kita campur-campur, kecuali kita sudah terkenal banget ya...subscriber enggak akan cepet (SAYA BUKTINYA). Viewers lumayan, tapi subscriber hanya circle sendiri saja.


Kalau prank ya prank semua, tips ya tips semua, ahhaha. Kayaknya secara mata manusia, saya lebih suka channel yang fokus dengan 1 tema deh. Kecuali channel orang terkenal ya.

Bagaimana mengakali niche channel youtube campur-campur?

Tidak perlu ekstrim menghapus channel sih, sama halnya dengan ketika saya struggle dengan niche blog. Ngakalinnya dengan membuat ciri khas. Saya batasin ‘kerandoman’ saya dalam beberapa topik yang saya posting dengan hari yang telah saya tentukan.


Baca: Agar blog gado-gado jadi terkonsep


Karena youtube itu visual banget, ini bisa didongkrak dari visualisasi video kita. Ciri kita itu dimunculkan dari thumbnail, judul, maupun gaya video kita. Tanpa melihat kontennya kayak gimana, secara engga langsung kita bisa menggaet pemirsa buat mengenali kita.

Niche channel youtube Innnayah

Konon sekarang ini pemirsa youtube kebanyakan adalah orang-orang rural, bukan orang urban. Yang mana lebih suka konten straight forward macam bola, drama, atau sejenis televisi gitu lah. Jadi gimana, channel youtube innnayah mau dipakein niche apa? Ahhaha. Saya itu barusan banting stir, memutuskan untuk berhenti dari niche masak-masak yang setahun ke belakang saya jalani. Berat banget sungguh, bukan soal viewersnya ya tapi lebih ke preparation hingga beberes nyuci-nyuci alat dapurnya itu loh.


Belum lagi kalau ketika trial nih, hasilnya failed. Masakan tuh emang baiknya reseonya dicobain dulu biar engga merepotkan dan menyesatkan. Cukup 12 bulan lah, jadi channel masak. Biarin saja vidionya ada di sana, sebagai pengingat dan penambah viewers hehe.


Untuk saat ini saya mau balik ke niche lama channel saya, keseharian. Urban living kali ya lebih tepatnya. Ya, kadang bakal bahas film dan buku yang memang layak buat dibahas. Di kesempatan lain kalau sempat traveling ya traveling vlog (huhu kangen).


Kalau deeptalk yang ke arah psikologi dan filsafat itu biar tetap saya taruh di podcast beropini. Karena ini lokasi cocok banget buat pengantar tidur orang-orang yang mendengarnya.


Kalau kamu membaca tulisan ini sampai akhir, kemungkinan masuk dalam golongan orang-orang yang punya channel youtube namun sedang mencari jati diri ehhehe.


Selamat berkarya, berkreasi, memberikan dampak positif buat peradaban. Subscribe lah !!! ada thumbnailnya di blog ini, scrol saja.

2 comments on "Bingung dengan Niche Channel Youtube"
  1. Kok ini bener ya ? "Kalau kamu membaca tulisan ini sampai akhir, kemungkinan masuk dalam golongan orang-orang yang punya channel youtube namun sedang mencari jati diri".
    lagi butuh penyegaran untuk akun yutub akyu

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature