Review: Jilbab Traveler

December 05, 2012
Paperback: 328 pages
Published: February 2009 by AsmaNadia Publishing House
ISBN : 9789791915
edition language: Indonesian
original title:Jilbab Traveler
urlhttp://www.jilbabtraveler.co.cc/

Sinopsis:
Jilbab Traveler mengungkapkan kisah seru perjalanan 10 jilbaber ke berbagai negara: Paris, Amerika, Iran, Korea, China, Karibia, Rusia, dll. Pengin tahu gimana orang di luar negeri melihat sosok berjilbab? Dari yang dikirain TKW, dicurigain teroris, diteriakin Madame Theresa, sampai-sampai ditanyain,
"Bajunya bagus sekali! Di mana saya bisa dapat?"
keseruan pengalaman menaiki taxi legal di Karibia yang berujung dengan perkelahian antar sopir taxi; atau kesialan mendapat kamar hotel di Belanda yang lebih tepat disebut kandang ayam. Ada juga informasi pasar di Iran yang penjualnya ramah, dan yang penjualnya ketus. Tak luput bumbu misteri yang terkisah dari pengalaman Asma Nadia ketika bertandang ke Tembok China. Selain bisa melihat dan menikmati udara luar negeri, keuntungan traveling adalah didapatkannya teman dan sahabat baru. Dari sekian banyak negara yang diceritakan, setiap kisah diakhiri dengan ‘Secuil Kamus Survive’ yang berisikan kalimat/ kata yang umum digunakan dari negara tersebut. Terselip juga tips mempersiapkan traveling hingga tips ketika berada di lokasi. Hanya saja, foto yang ditampilkan dirasa sangat kurang mengingat banyak sekali tempat-tempat menarik yang disampaikan dalam buku ini.
Review:
saya suka traveling (sendirian) adalah alasan saya beli buku ini. saya rasa akan banyak manfaatnya. memang sih banyak manfaatnya tapi bagi yang travelingnya masih sebatas pulau jawa rasanya hanya akan membuat angan-angan saja. bukannya tak berani bermimpi, tapi akan lebih baik kalau tidak semua kisahnya diambil di luar negeri.
kecewa juga sih, ternyata sampai akhir bagian buku ini tak ada yang berkisah misalnya traveling tips ke Bromo, Karimun Jawa, atau sekedar tips traveling di Ibukota. apa traveling itu maknanya hanya bepergian jarak jauh dan ke perkotaan? enggak kan..justru yang perlu banget itu dijelaskan tips bagi jilbaber yang suka traveling ke gunung, lautan, atau yang suka bepergian pakai angkutan kereta.
Mungkin penulisnya lupa untuk menjelaskan mengenai tips sholat selama perjalanan, wudhu, tayamum, atau bagaimana kalau si jilbaber ini berhalangan. memang sih ini buku fun bukan buku fikih, tapi akan lebih berbobot jika ada content tersebut.
overall bermanfaat dan menyematkan sedikit impian menjelajah dunia. 
Post Comment
Post a comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Komentar berisi LINK HIDUP akan DIHAPUS.

^^ @Innnayah

Auto Post Signature

Auto Post  Signature